Sharing Tentang Iklan Di Blog

Rabu, 26 Desember 2018

Bismillah...

Mohon maaf sebelumnya...

Tolong dipahami ini adalah koreksi atas postingan-postingan lama saya.

Mudah-mudahan juga bisa jadi bahan pertimbangan bagi muslim yang sedang browsing tentang penghasilan iklan (mis. Adsense), khususnya di blog.

Sebelumnya saya pikir buat apa posting tentang ini, karena mungkin sudah pada tahu.

Saya juga sungkan sharing panjang lebar, karena ini topik yang sangat sensitif bagi sebagian orang.

Tapi rupanya sampai sekarang lebih banyak yang belum tahu...

---

Dulu kamu kemana aja?

Pas awal-awal browsing tentang Adsense, jawaban yang saya dapat rata-rata ngambang gitu.

Ngga ada yang tegas bilang : tidak boleh.

Karena praktiknya kita menyediakan tempat untuk menyiarkan iklan.

Selama bisa dikontrol, sepertinya ngga masalah. Wallahu a'lam.

Kenyataannya... Bagi saya pribadi, sangat sulit untuk mengontrol iklan yang muncul di Google Adsense.

Kita mesti rutin setiap hari mencekal puluhan atau bahkan ratusan iklan-iklan yang tidak relevan.

Ini lumayan menyita waktu bdw.

Apalagi banyak banget iklan dengan kata-kata yang tak pantas dari domain [.ru].

Bingung juga... Ngga tahu kenapa bisa lolos dari sistemnya Google.

Sudah dicekal, tapi tetap subur. Muncul lagi dengan akun baru ckck...

Ada juga iklan riba (mis. pinjaman online), perempuan buka aurat, dll.

Di bahasan fiqih muamalah, iklan seperti ini dilarang, karena jatuhnya tolong-menolong dalam kemaksiatan.
"Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksa-Nya." (QS. Al Maidah, ayat 2)
---

Hmmm... Banyak tuh yang pake model perempuan juga buat jualan jilbab.

Ngomong-ngomong, seller gamis syar'i yang paham dan hati-hati biasanya ngga pake model untuk jualan.

Set gamisnya digantung di hanger atau dipasang di manakin tanpa kepala.

---

Noted

Kalau traffic blog kita ngga besar, kadang duit dari iklan ngga sebanding dengan effort yang kita keluarkan untuk mengelola blog.

Cara yang lebih menghasilkan untuk monetisasi blog adalah paid review, link afiliasi, dan jual produk.

---

Akhir kata...

"Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena ketaqwaan kepada Allah Ta'ala, kecuali Allah pasti akan memberikan sesuatu (sebagai pengganti) yang lebih baik darinya." (HR. Ahmad no. 20739)

Hanya Allah yang memberi taufiq.

Barakallahu fiikum.

Thanks for reading and have a nice day.
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^