Penyaluran Harta Riba (Bunga)

Selasa, 11 Desember 2018

Bismillah..

Biasanya kita meremehkan bunga yang ditambah ke tabungan.

Toh bunganya ngga seberapa. Bakal terpotong dengan biaya administrasi bulanan.

Ternyata pemahaman seperti ini keliru...
Biaya administrasi memang dipotong dari tabungan kita, tapi tidak mengeluarkan dosa riba dari bunga yang kita terima.
Tambahan bunga yang ada sejatinya bukan harta kita, maka tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi (mis. biaya administrasi bulanan).

Selain itu, sedekah tidak bisa "mencuci" harta haram.

Harta haram yang kita peroleh tidak berubah menjadi halal, hanya karena disedekahkan sebagian.

Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Zat yang thayyib (baik) dan hanya menerima yang thayyib.

Harta haram mesti disalurkan ke fakir miskin, dikembalikan ke pemiliknya, atau dikeluarkan untuk fasilitas umum dan sejenisnya (cmiiw). [1][2]

---

Menyimpan Uang

Biasanya sistem payroll dari perusahaan harus ke bank konvensional.

Ada yang begitu terima gaji langsung ditarik (tidak dibiarkan mengendap berbunga).

Ada juga yang simpan uang di rumah (uang puluhan juta sekarang hanya sekian gepok). Kemudian begitu sampai nominal tertentu, dibelikan emas, diputar untuk usaha, atau beli aset.

Kalau darurat... Contoh, uang kamu sekitar 1 trilyun, dan khawatir bahaya jika disimpan di rumah, maka bisa buka rekening di bank syariah dengan Akad Wadiah (tidak diniatkan untuk mencari bunga; tanpa bonus atau penambahan nilai).

Jelasnya ikuti kajian fiqih muamalah yaa teman-teman...

---

Mengeluarkan Dana Riba

Hitung jumlah bunga yang kita terima (bisa minta print out rekening koran), lalu keluarkan bunganya.

Salurkan untuk fasilitas umum, seperti perbaikan jalan, selokan, jembatan, dan lainnya.

Beberapa cara yang pernah dishare...

(1) Menyalurkan ke RT/RW untuk perbaikan jalan kompleks perumahannya.

(2) Menyalurkan ke masjid. Tapi kotaknya terpisah gitu...


Masjid Raya Bintaro Jaya.
Tangerang Selatan, Banten.
Foto dari @xbank.indonesia

(3) Transfer ke rekening khusus penyaluran harta riba.

Rekening Penyaluran Harta Riba dan Syubhat (samar haram/halalnya)

Bank Syariah Mandiri (BSM)

Kode Bank 451

748 000 6668

Atas Nama Al Ilmu Ribhat

Konfirmasi 0838 0662 4622

---

Wallahul musta'an.
Barakallahu fiikunna.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day!
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^