Kulit Bermasalah Setelah Ganti Produk Skin Care

Jumat, 07 Desember 2018

Bismillah...

Halo, halo!

Beberapa waktu lalu ada teman saya yang kulitnya bermasalah setelah ganti skin care. Qadarullah saya juga mengalami hal yang sama hehe.

Teman saya dari krim dokter (skin care klinik kecantikan), ganti ke skin care alami/organik.

Sedangkan saya, produk sebelumnya ngga kenapa-kenapa, bagus banget maasyaaAllah. Tapi setelah mempertimbangkan akses beli (mesti online), mungkin lebih baik menggunakan produk yang gampang didapat saja.

---

Kesalahan saya...

Tidak ada jeda saat ganti produk skin care baru.

Idealnya, kulit diistirahatkan dulu sebelum ganti.

Kalaupun tidak dijeda, baiknya diselang-seling. Misal digunakan 3 hari sekali selama 2 minggu (cmiiw). Kalau tidak ada reaksi negatif, baru ditambah frekuensi pakainya jadi 2 hari sekali, dst.

Cuma ya gitulah kalau ada barang baru, bawaannya pengen langsung nemplokin aja.

Jadi kulit kayak kaget gitu lho huhu...

---

Catatan Jika Lepas Dari Krim Dokter

Kalau kulit kita bermasalah setelah lepas dari krim dokter itu tidak selalu diartikan sebagai ketergantungan.

Tapi itulah kondisi kulit kita yang sebenarnya tanpa krim dokter (atau skin care lainnya).

Misal kita tidak eksfoliasi sel kulit mati, tidak pakai serum pencerah... kemudian kulit jadi kusam gradakan, bukan berarti "ketergantungan".

Kulit kita kalau ngga dirawat ya memang begitu tampilan aslinya.

Apalagi krim dokter itu biasanya mengandung konsentrat ingredient aktif yang tinggi, karena itu pemakaiannya mesti di bawah pengawasan dokter (cmiiw).

Jadi, memang berasa jomplang saat kita beralih ke produk organik atau produk over the counter biasa.

---

What to do?

(1) Sabar

InsyaAllah jadi penggugur dosa.

(2) Doa

Pegang bagian tubuh yang sakit, lalu membaca...

(3x) بِاسْمِ اللَّهِ 

(7x) أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ


"Bismillah (3x)

A'udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7x)."
Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai. (HR. Muslim no. 2202)
(3) Stop atau kurangi frekuensi pemakaian produk

Saat kulit telah membaik (kalem), baru kita kembali ke rutinitas skin care biasa dengan produk-produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit terkini.

Oh iya, yang jadi pertimbangannya adalah reaksi kulit kita. Kalau hanya 1-2 jerawat, ngga perlu lepas total, tapi frekuensi pemakaian produknya dikurangi.

Selain itu, usahakan Foundation Free saat kulit sedang bermasalah.

Baca juga : Puasa Produk Kosmetika

(4) Kalau parah, fokus mengobati dulu.

Ngomong-ngomong, penting banget untuk menyusun skala prioritas saat membeli produk skin care (note to myself too).
Masalah kulit yang harus diprioritaskan adalah yang paling mendesak (parah), baru kemudian yang paling ringan.
Contoh...

Jerawat,
berminyak,
kusam.

Nah, fokus utamanya berarti di jerawat dan memulihkan skin barrier.

Misal dengan menggunakan produk pore care dan pelembab yang ringan. Bukan di produk yang fokusnya untuk mencerahkan.

Baca juga : Skin Care Itu Disesuaikan Dengan Kondisi & Kebutuhan Kulit

(5) Jaga kesehatan

Misal dengan banyak minum air putih (sekitar 2 liter per hari), minum smoothies, minum vitamin, jaga makanan, tidur cukup, meredakan stres, kurangi konsumsi gula dan kafein, stretching, olahraga, dst.

Kalau badan kita sehat, insyaAllah proses pemulihan kulit juga lebih cepat.

Baca juga : Kebiasaan Mudah Berfaidah Untuk Kulit Wajahmu

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikunna.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day!
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^