Note To Myself Too

Sabtu, 15 September 2018

Bismillah...
Bro, temen gue buat senang-senang banyak, tapi temen buat ke Akhirat cuma segelintir. Kalau ngga nemu gue di Surga, tolong cari gue ya...
Sering kita menemukan komen seperti itu saat ada bahasan tentang syafa'at teman shalih di Akhirat.

Ngomong-ngomong, perkataan yang dikutip di atas sebenarnya tidak dianjurkan (cmiiw). Jadi, jangan dibiasakan gaes...

Kita tidak mengingkari adanya syafa'at dari orang-orang shalih, tapi sadari bahwa syafa'at itu milik Allah 'Azza wa Jalla. Nabi sekalipun tidak bisa memberi syafa'at tanpa izin dan ridho Allah (kepada pemberi syafa'at dan yang diberi syafa'at). [1]
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (yang artinya), "Katakanlah: Syafa'at itu hanya milik Allah semuanya. Milik-Nya lah kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan." (QS. Az Zumar, ayat 44) [2]
Daripada tag-tag teman di social media, baiknya dari sekarang kita doa minta syafa'at di Akhirat kepada Allah...

Selain itu, meski kita takut akan konsekuensi dosa-dosa kita, seorang muslim jangan sampai berputus asa dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang sangat luas.

Sebagaimana yang sering dijelaskan para Ahli Ilmu, rasa takut itu idealnya diarahkan agar kita bertaubat serta membenahi diri; dengan memperbanyak istighfar, berbuat baik, dan beramal shalih.
"...Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah)." (QS. Hud, ayat 114) [3]
Lagipula yang namanya teman sejati tanpa diminta pun akan saling mencari dan memastikan keselamatan satu sama lain.

Kita memohon kepada Allah agar dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang selamat, aamiin.

My posts don't make me pious.
Correct me if I wrong.

Barakallahu fiikunna.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day!
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^