Iri Yang Keliru

Rabu, 01 Agustus 2018

Bismillah...

Sebagian dari kita kadang merasa sedih... Sudah rajin shalat, puasa sunnah, sedekah, berusaha meninggalkan yang makruh dan haram, berupaya mencari penghasilan yang halal, berbusana syar'i, tapi rezeki seret.

Di sisi lain, kita melihat orang yang semangat meninggalkan shalat, sengaja tidak puasa Ramadhan, gemar bermaksiat, dan bangga akan kemaksiatannya, tapi "rezeki" lancar.

Akhirnya pada buruk sangka dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena merasa ketetapan-Nya tidak adil.

Wal 'iyyadzubillaah.

---

Istidraj

Ternyata masih banyak yang belum tahu apa itu istidraj. Soalnya pas baca-baca postingan atau quote tentang taqwa dan rezeki, biasanya ada yang komplain di komentar :

"Tapi kok orang yang (contoh) kerjanya haram, suka nipu, zalim, ngga sholat, dst rezekinya lancar..."

Ngomong-ngomong, dalil yang paling sering disampaikan untuk membahas istidraj adalah ini (cmiiw)...

Dari Ubah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتَ اللَّهَ تَعَالى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنْهُ اسْتِدْرَاجٌ

"Apabila Anda melihat Allah memberikan kenikmatan dunia kepada seorang hamba, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat, maka itu hakikatnya adalah istidraj dari Allah."

Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah,

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

"Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa." (QS. Al-An’am, ayat 44)

(HR. Ahmad, no. 17349, Thabrani dalam Al-Kabir, no. 913, dan dishahihkan Al-Albani dalam As-Shahihah, no. 414).

Read more : Istidraj

Singkatnya, istidraj itu azab berbalut nikmat. 

Ada orang-orang yang lalai untuk memohon ampun (istighfar dan taubat), karena kemaksiatannya justru dibalas dengan nikmat serta kemudahan-kemudahan di dunia.

Nikmat-nikmat tersebut diberikan supaya seseorang tetap dalam maksiat dan kesesatannya, sehingga dia semakin jauh dari Allah 'Azza wa Jalla. 
Balasan perbuatannya diulur oleh Allah 'Azza wa Jalla dan azab yang dia terima akan semakin pedih.
---

Kebahagiaan yang semu

Sekitar tahun lalu, mungkin ada yang masih ingat saya pasang quote ini...


Terjemahan bebasnya : "Kalau Allah tidak suka, kenapa kita berpikir (dan berasumsi) bahwa dengan itu kita akan bahagia?"

Kita mudah kagum dengan kemasan hidupnya seseorang, tanpa mengetahui hakikat dirinya yang sebenarnya.

Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menjelaskan, barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Nya sungguh baginya kehidupan yang sempit (ref. QS. Thaha, ayat 124).

Jadi biar banyak duit dan bergelimang nikmat, tapi hidupnya sengsara, hartanya ngga berkah, hati tidak tenang, dst.

---

Akhir kata...
Semata-mata pemberian nikmat di dunia, bukan tanda Allah ridha pada seseorang.
Kalau dunia adalah parameter keridhaan Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka orang shalih akan dibuat kaya semua dan orang fajir akan dibuat miskin semua.

Mengutip perkataan Ibnul Qayyim rahimahullah (yang artinya)...

Jika orang-orang merasa kaya dengan dunianya, maka kamu harus merasa kaya dengan Allah.

Jika mereka merasa senang dengan dunianya, maka harusnya kamu senang dengan Allah.

Jika mereka merasa akrab dengan teman-teman karib mereka, maka jadikanlah keakrabanmu itu dengan Allah.

Jika mereka mencari kenalan para penguasa dan pembesarnya, serta orang-orang yang mendekati mereka untuk mendapatkan kemuliaan yang tinggi...

Maka "kenalkanlah" dirimu kepada Allah dan carilah kasih sayang-Nya, niscaya kamu akan meraih kemuliaan dan kedudukan yang tinggi.

Hanya Allah yang memberi hidayah dan taufik.

*Correct me if I wrong #reminderformyselftoo

Wallahu a'lam.
Barakallahu fiikunna.
Thanks for reading and have a nice day!
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^