Skin Care-Ku Dulu Tak Begini

Selasa, 08 Mei 2018

Bismillah...

Hello, it's been a whiiiiiiile, lol.

Akhirnya bisa posting-posting lagi setelah... sebulan(?). Haha.

Eniwei, pernah ngga merasa hopeless dengan produk yang kita gunakan? :D

Dulu produknya bagus, tapi sekarang sudah ngga ngaruh...

Sebelumnya ngefek, tapi sekarang ngga mempan.

Topik kali ini sangat umum. Bisa dialami siapa saja.

Namun jika salah menyikapi, akan berujung penyesalan (tsah).

Berikut dua penyebab yang paling umum, kenapa produk yang kita gunakan terasa berkurang keampuhannya...

(1) Kebutuhan dan kondisi kulit berubah

Tidak bosan-bosannya saya kutip ulang...

Tipe dan kondisi kulit kita pun bisa berubah seiring berjalannya waktu.

Entah karena faktor penuaan, sun damage, polusi, perubahan iklim, penggunaan obat-obatan tertentu, dan lainnya.

Jadi, bukan produknya tidak bagus, tapi kondisi dan kebutuhan kulit kita sudah berubah.
Jika demikian, carilah produk yang tekstur dan formulanya sesuai dengan tipe dan kondisi kulit terkini.

---

(2) Sudah lewat PAO (Period After Opening)

PAO (Period After Opening) adalah jangka waktu pemakaian setelah kemasan produk dibuka pertama kali.

Biasanya tercantum di kemasan dengan simbol 6M, 12M, 24M, atau 36M.

Contoh : 6M berarti produk layak digunakan selama 6 bulan sejak kemasan dibuka. Lebih dari itu kemungkinan kualitas produk dan efektivitasnya menurun.

PAO lebih pendek dari tanggal kedaluwarsa.

Baiknya kita mencatat tanggal buka di notes hp atau di kemasan produk yang kita gunakan.

Kalaupun tidak dicatat, setidaknya kita ingat kapan pertama kali buka dan usahakan disiplin menggunakan produk hingga habis.

Umumnya, serum dan essence mesti dihabiskan dalam 1-2 bulan. Sheet mask hanya bisa digunakan sekali. Sedangkan toner, krim, dan lainnya baik digunakan sekitar 3-6 bulan setelah kemasan dibuka.

Sudah pernah dibahas juga di sini : Cek Arti Simbol/Logo Kemasan Produk Kosmetika

---

Di samping dua poin yang kita bahas, ada juga beauty expert yang berpendapat wajar kalau makin kesini efek skin care yang kita gunakan tidak sedramatis di awal penggunaan.

Tapi tetap tidak membenarkan sikap kita untuk gegabah ganti-ganti produk.

Disabarin aja...

Betapa banyak di antara kita yang menyesal ganti-ganti produk, padahal dulunya cuma pake produk skin care biasa dan kulit baik-baik saja.

Karena itulah... Remaja dan dewasa awal (early 20s) sebisa mungkin tidak perlu menggunakan produk skin care "berat" (konsentrat maksimal).

Nanti kalau sudah "ngga mempan" malah bingung sendiri mesti pake apa. Akhirnya kudu treatment macam-macam deh buat ngeboost kesehatan dan kualitas kulit.

Trus kapan dong ganti produknya? :(

Saat produk yang kita gunakan sudah tidak sesuai dengan kondisi kulit. Misal karena tipe kulit berubah, kucel parah, kulit mengalami kering dehidrasi, dst.

Yang perlu digarisbawahi... 

Amati baik-baik kondisi kulit kita.

Kita harus objektif dan realistis dalam memilih produk, tidak semata-mata karena napsu atau lapar mata :D

Kalau hanya sekedar kusam, biasanya masih bisa diatasi dengan rutin eksfoliasi, maskeran, face spa, face toning, dan treatment lainnya (sebulan 1-2 kali).

Atau kita cukup mengganti 1-2 produk saja (misal pembersih dan pelembab).
Mengganti total regimen (rangkaian produk) skin care harian hanya saat benar-benar butuh dan mendesak.
Apalagi kalau kulit kita rentan bermasalah, mesti dipertimbangkan baik-baik. Soalnya lumayan susah lho menemukan produk skin care yang bersahabat untuk kulit trouble prone.

---

Psst! Ganti Produk Karena Kurang Putih

Ada yang mudah mengganti produk (walau sudah klop), hanya karena produk yang dia gunakan tidak bisa memutihkan kulit seperti artis Korea.

Seperti yang kita tahu, warna kulit itu bawaan lahir.

Bisa sih "diganti" (suntik putih dan sejenisnya), tapi kalau ngga hati-hati, risikonya juga besar.

Sebenarnya, kulit kuning langsat dan tanned juga keren kok, yang penting PEDE :))

Warna kulit apapun, kalau sehat, maka akan terlihat fresh dan glowing dengan sendirinya.

Untuk memperoleh natural glow, coba konsumsi makanan seperti tomat, bayam, teh hijau, apel, alpukat, extra virgin olive oil, dst (note to myself too xixixi).

Lebih lanjut bisa browsing tentang vegan diet dan manfaatnya untuk kesehatan kulit :D

Baca juga : Salah Satu Tips Supaya Cakep : Minum Air Putih

Wallahu a'lam.
Smeoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
Post Comment
Posting Komentar

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^