Sabar

Senin, 19 Maret 2018

Bismillah...

Sebelum lanjut ke seri Happiness berikutnya, sepertinya saya perlu posting tentang ini.

Mungkin di antara kamu ada yang sedang mengalami stres berat, putus asa, dan merasa stuck... seolah-olah, kata "bahagia" itu too good to be true.

---

#1 Sadari bahwa ini ujian

Klise ya?

Masalahnya... Sebagian orang tahu kalau hidup ini isinya ujian, tapi sikapnya tidak seperti orang yang sedang diuji dan diawasi.

Saat kita diuji, kadang kita lebih fokus pada rasa sakitnya ketimbang ujiannya.

Al Hasan Al Bashri rahimahullah menjelaskan... Dalam kondisi sehat/senang, semua "sejajar dalam iman". Tapi begitu bala'/cobaan datang, barulah tampak... siapa yang benar-benar kokoh imannya.

Dalam kondisi netral dan senang, mudah sekali mengutip petuah tentang kebersyukuran, baik sangka sama Allah, memaafkan, senyum adalah sedekah, dst.

Nah, saat diuji, apakah kita masih bisa bilang Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)?

Beda lho rasanya mengucapkan Alhamdulillah saat kita sedang di atas angin... dan mengucapkan Alhamdulillah saat lagi jatuh-jatuhnya.

Maka coba pelan-pelan perhatikan reaksi kita saat diuji.

Amati juga kira-kira pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kejadian tersebut.
"Seorang mukmin adalah orang yang senantiasa merasa diawasi oleh Allah, mengevaluasi dirinya, dan membekali diri untuk menyambut akhiratnya." (Sahl bin Abdullah rahimahullah)
---

#2 Rencana Allah selalu lebih baik
Maybe you're asking for a drop of water and Allah wrote for you the ocean. (Unknown)
Seringkali kita tidak sadar kalau sedang dipersiapkan untuk sesuatu yang lebih baik dan dijauhkan dari marabahaya yang lebih besar.

Ada kalanya hikmah dari apa yang kita alami tidak langsung tersingkap saat itu juga.

Maka jangan tergesa-gesa menyimpulkan suatu kejadian.

Apa yang Allah takdirkan, itulah yang terbaik untuk dunia, agama, dan akhiratmu.

---

Akhir kata...

Apa yang kamu alami saat ini pun akan berlalu, sebagaimana ujian-ujian sebelumnya.

Selama kamu bertaqwa, pasti akan ada solusi dari arah yang tidak diduga-duga.

Hanya Allah yang Maha Tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Baik sangkalah kepada Allah, karena kamu sendiri tidak tahu takdirmu.

Kamu tidak tahu apa yang sedang Allah siapkan untukmu.

Ingatlah selalu bahwa Allah menginginkan kebaikan untukmu, lebih dari dirimu sendiri.

Wallahu a'lam.
I hope this makes you feel better.
Thanks for reading and have nice day.
2 komentar on "Sabar"

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^