Be Gentle with Your Skin

Jumat, 16 Maret 2018

Bismillah...

Rutinitas merawat kulit adalah saat-saat yang saya senangi... ibarat memanjakan diri sendiri.

Yaahh... walau kulit saya juga belum kinclong-kinclong amat haha :))

Sebenarnya topik ini sering diulang ya, karena saya pun suka lupa.

Kadang kita terlalu semangat untuk merawat kulit, sampai-sampai ngga sadar kalau sudah berlebihan (overdoing).

Uring-uringannya pas kulit berasa aneh, padahal produk yang digunakan cocok dan bagus-bagus semua.

Pernah ngga kamu mengalami hal tersebut? :D

Baca juga : Apakah Kamu Berlebihan Merawat Kulit Wajah?

---

Belakangan ini saya sedang mencoba beberapa produk perawatan pori untuk dibandingkan.

Produk-produk tadi saya gunakan selang-seling hampir setiap hari. Ceroboh banget memang...


(Agak-agak mendung gitu ya fotonya...)

Awalnya bagus, komedo berkurang drastis...

Tapi saya lupa kalau kondisi kulit saya saat ini cenderung kering dan dehidrasi. Sedangkan (you know-lah) produk-produk perawatan pori identik untuk tipe kulit berminyak.

Lambat laun, kulit wajah saya jadi kering aneh dan muncul dry patch di hidung. Kurang lebih sama seperti saat dulu memakai baking soda sebagai scrub.

Reaksi negatif tampak jelas setelah menggunakan produk tabir surya. Saat diraba, kulit wajah terasa kasar mrintisan.

Saya pikir mungkin sudah ngga cocok dengan sunscreen-nya. Jadi, selama beberapa hari saya skip penggunaan sunscreen karena kulit terasa begah. Padahal sebelumnya ngga ada masalah sama sekali lho.

Beberapa hari lalu saya baru sadar, kalau penyebab kulit saya bermasalah adalah...

Overexfoliated!

Lol, sudah sangat jelas sebenarnya, tapi baru ngeh.

---

What to do?

Jika mengalami hal yang serupa...

Stop total produk skin care yang kamu gunakan untuk menenangkan kulit.

Etapi ngga perlu stop total kalau setelah dipertimbangkan kulit kamu tetap butuh produk-produk tertentu :D (lah... gimana sih bosque?).

Maksudnya, kamu cukup mengurangi jumlah produk yang digunakan (mis. yang mengandung agen exfoliant) dan/atau mengatur frekuensi pakainya. Kemudian amati progres kulit kamu...

Ketika kulit membaik, pelan-pelan kamu bisa mulai regimen skin care yang lebih sesuai dengan kondisi kulit terkini.

Bdw, setelah kurang lebih 2-3 hari skip menggunakan produk skin care, alhamdulillah kulit saya pulih.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.

---

Tips!

Mengatasi komedo dan kroni-kroninya di kulit kering memang sangat menantang(?).

Bagi kamu yang kulitnya kering dehidrasi, cari bahan atau produk yang relatif ringan untuk membersihkan kulit dan mengangkat sel kulit mati.

Misal...

Konjac sponge.
Cleansing sponge.
Cleansing brush dengan bristle yang lembut.
Cleansing pad yang terbuat dari silikon.
Kain muslin atau washlap (baby towel) yang dibasahi air hangat.
Kapas dan acid toner (mis. Lactic acid) yang formulanya gentle.
Oil cleansing method.

Lebih lanjut bisa browsing sendiri yaa, terutama tentang OCM dan acid toner for dry skin :D

Noted!

Eksfoliasi cukup 1 kali seminggu untuk kulit yang sangat kering.

Hindari scrub yang kasar (termasuk diy scrub dari bubuk kopi dst) serta produk peeling yang harsh.

Hindari juga overcleansing. Sudah dibahas di post sebelumnya...

Baca juga : Skin Care itu Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Kondisi Kulit

Sel kulit mati di wajah itu beda dengan daki pas kita luluran. Jadi, ngga perlu keras-keras ngegosok kulitnya. Sel kulit mati diusap kapas dan exfoliating toner saja sudah rontok kok :))

Setelah eksfoliasi (plus maskeran~ optional), segera lembabkan kulit kamu.

---

Melembabkan kulit yang sedang bermasalah

Cari produk pelembab yang tekstur dan formulanya ringan (mis. yang ditujukan untuk kulit sensitif).

Beberapa ingredient pelembab yang baik untuk kulit kering [1], di antaranya...

Glycerine
Hyaluronic acid
Sorbitol
Allantoin
Oats
Honey
Aloe
Minyak tumbuh-tumbuhan (yang tidak mengiritasi)
Sodium PCA

Oh iya, sekarang banyak hydrating/moisturizing toner yang bagus.

Kalau mau lebih praktis, sebagian tonernya bisa kamu pindahkan ke botol spray. Jadi, tinggal disemprot-semprot saat kulit terasa kering kerontang.

Facial spray dari thermal spring water seperti Avene, Evian, dan sejenisnya masih jadi produk recommended. Terlebih kalau kamu menghindari zat pewangi dan ingredient tertentu yang berisiko mengiritasi kulit yang rentan.

Eniwei, pas kulit lagi "normal", thermal spring water memang kayak ngga ngefek. Khasiatnya baru terasa saat kulit sedang bermasalah.

Baca juga : Evian Natural Mineral Water Brumisateur Facial Spray

---

Kulit sudah membaik, tapi masih rada dehidrasi...

Hydrating, hydrating, hydrating.

Ngomong sih gampang ya :))

Quick fix yang biasa dianjurkan adalah...

(1) Melayer toner,
(2) Chizu Saeki Method (CSM),
(3) dan sheet mask.

Sedangkan untuk perawatan harian, kurang lebih...

(1) Menggunakan hydrating essence/booster/toner, 
(2) cari pembersih yang pH balanced (tidak membuat kulit jadi kering kesat),
(3) dan jangan berlebihan membersihkan wajah.

Lebih lanjut bisa ceki-ceki juga link berikut...

Kulit Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Silakan jika ada yang ingin menambahkan :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
2 komentar on "Be Gentle with Your Skin"
  1. Pengen pakai COSRX juga, soalnya kulit kusam makin bertumpuk. Pakai face scrub biasa kayak gak mempan haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hu'um, emang bagus lho produk ini :D Tapi rada mixed result gitu ya kalo browsing reviewnya... Jadi mesti lewatin trial n error untuk nemuin cara pemakaian dan frekuensi pakai yang pas di kita.

      Hapus

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^