Mengatasi Bau Badan

Senin, 05 Februari 2018

Saya orang yang sangat-sangat-sangat insecure dengan yang namanya bau badan. Karena kalau kita sendiri mencium sedikit bau, aroma yang tercium di orang lain bisa berkali-kali lipat menusuknya.

Kadang orang yang bau badan dikira water-proof (baca: males mandi). Padahal ada yang badannya cepat bau meski sudah mandi.

Bau badan karena keringat?

Keringat berfungsi untuk mengatur suhu tubuh.

Sebenarnya, keringat kita tidak bau lho. Yang menyebabkan bau tidak sedap adalah bakteri.

Selain itu, faktor-faktor lain seperti hormonal, stres, makanan, penyakit, dan obat-obatan tertentu juga menyebabkan bau badan lebih tajam dibanding biasanya.

---

Cara Mengatasi Bau Badan Tak Sedap

#1 Hilangkan bulu ketiak 

Bulu ketiak memperlambat proses menguapnya keringat, sehingga bakteri punya waktu lebih banyak untuk mengubah substansi keringat jadi lebih bau.

Maka usahakan rutin menghilangkan bulu ketiak untuk mencegah bakteri numpuk di ketek kita sodara-sodara.

Coba dijadwalkan saja... misal tiap hari Jumat atau weekend. Bisa dengan waxing, cukur, cabut, atau laser kalau mau menghilangkan secara permanen.

#2 Sabun badan anti-bakteri

Sabun mandi yang saya gunakan adalah Dettol.


Beli yang labelnya Body Wash ya, bukan Hand Wash. Hati-hati tertukar, karena kemasannya mirip banget.

Banyak sih sabun anti-bakteri merk lain yang bagus. Tapi yang langsung muncul trriiing~ di kepala saya tuh Dettol :))

#3 Menggunakan deodorant dan/atau anti-perspirant

Sekilas info...

Deodorant : mengurangi bau badan.

Anti-perspirant : mengurangi keringat.

Alhamdulillah saya tidak bermasalah dengan keringat berlebih, jadi produk yang saya gunakan adalah deodorant (tanpa anti-perspirant).

Eniwei, sudah 3 tahun saya menggunakan deodorant alternatif yang (katanya) lebih aman. Kadang ada deodorant yang residunya bikin lipatan baju jadi kuning-kuning dan kaku gitu.

Berikut beberapa produk yang pernah saya pakai...

Crystal Body Deodorant Stick

Deodorant alami yang paling populer adalah Crystal. Produk ini tidak berbau, tidak lengket, dan tidak meninggalkan residu.

Cara kerjanya dengan membentuk layer untuk mengatasi bakteri penyebab bau badan.


Deskripsi produk 

Natural deodorant protection. Safe for environment. Endorsed by Cancer Treatment Centers.

Crystal body deodorant is made of Natural Mineral Salts which prevent body odor by creating an invisible protective barrier against odor causing bacteria.

It is fragrance free, non-sticky, non-staining, leaves no white residu and can be used by both men and women.

Crystal body deodorant can last up to a year of daily use.

Directions : Moisten the top of the stone and smooth under arms or soles or feet.

Ingredients : Potassium Alum (Natural Mineral Salt)


Bisa dibilang Crystal ini semacam... err... tawas canggih(?).

Kemasannya bulky dan ringkih. Untuk coba-coba, lebih baik beli travel size-nya.

Crystal awet banget lho. Bisa untuk setahun lebih pemakaian.

Cara pemakaiannya kurang praktis, karena mesti dipakai dalam kondisi basah. Jadi, kalau mau dibawa kemana-mana mesti bawa botol spray isi air untuk membasahi ketiak dan Crystal-nya.

--

G-OX Natural Deodorant

Nah ini versi lokalnya Crystal.

Harganya jauh lebih murah. Sekitar Rp 14.000-18.000an (tergantung beli dimana).

Selain Potassium Alum, G-ox juga mengandung minyak daun sirih dan minyak serai. Kalau dari pengalaman pribadi, G-ox malah lebih baik dibanding Crystal (tapi ngga tau kalau di orang lain gimana...).

Cara pemakaiannya sama dengan Crystal. Hanya berfungsi jika dipakai dalam kondisi basah.


Deskripsi produk

Safe and chemical-free alternative for you.

G-ox diproduksi untuk membantu mengatasi masalah bau badan pada pria dan wanita yang selalu ingin tampil lebih segar dan tidak repot.

Komposisi : Piper Betle leaf oil, Aqua, Potassium Alum, Cymbopogon Nardus Oil, Cl 19140, Cl 42090.


Bentuknya bulat simpel, tapi kurang ergonomis. Suka ngga selamat pas jatuh.

Trus gambar kemasannya juga agak-agak ya... macam produk apalah gitu.


--

Bedak Purol

Ini produk yang paling lama saya gunakan. Pertama kali tertarik dengan Purol itu waktu di-review sama Momzhak (Halabea) :D

Isinya banyak, jadi cukup awet kalau hanya digunakan untuk area ketiak saja.


Deskripsi produk

Bedak Harum purol anti-bakteri membantu melindungi kulit keluarga Anda.

Mengurangi bau badan dan menyerap keringat.
Membantu melindungi agar kulit tetap sehat dan segar.
Memberikan wangi feminin yang lembut.

Usapkan secara perlahan ke seluruh tubuh, terutama di bagian kulit yang terkena iritasi ringan.

Perhatian! Tidak cocok digunakan untuk anak berusia di bawah 3 tahun. Jauhkan serbuk dari hidung dan mulut anak-anak.

Komposisi : Talc, Zinc Oxide, Corn (Zea Mays) Starch, Sulfur, Water, Silica Dimethyl Silylate, Salicylic Acid, Perfume, Canola Oil, Dimethyl Phenylbutanol, Propylene Glycol, Styrax Benzoin Resin Extract, Glycerin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Lecithin, Ascorbyl Palmitate, Citric Acid.


--

Bedak Lejen Fenomenal MBK

MBK itu singkatan dari Menghilangkan Bau Keringat.

Produk ini sempat populer sebelum ada slogan burket (bubur ketek). Yaelah, namanya juga bedak... :)) Kesannya nista banget, kalau bedakin ketiak.

Baru sebulanan ini saya coba MBK. Serbuk bedak MBK lebih halus dibanding Purol, dan aromanya juga wangi banget.


Deskripsi produk

Dapat mengurangi bau badan yang tidak enak untuk pria dan wanita.

Cara pemakaian : setiap habis mandi, pakailah bedak ini dan ambillah dengan jari tangan Anda, lalu gosoklah dengan rata di ketiak Anda, maka akan mengurangi bau tak sedap.

Ingredients : Tawas, Talc, dan Perfume.


Ngomong-ngomong... sekitar awal bulan lalu, ada teman saya (yang lama tak jumpaaa) liburan ke Makassar. Ngga usah sebut nama deh, karena ini menyangkut reputasi dia :))

Iseng-iseng, saya tanya, "(Udah sore), badanku bau ngga?"

Sambil ngendus, dia jawab, "Ngga kok."

"Aku pake MBK tau..."

"Lah, samaaa!" :))

...dan kami pun tertawa (sori, absurd).

Itu saya keluar rumah dari jam 9 pagi sampai maghrib lho. Lumayan banget kan daya tahannya? :D

Kekurangannya MBK... hmmm paling dicap alay xixixixi.

Review MBK rata-rata positif kok di Female Daily [1]. Lucu aja baca pengalaman orang ada yang tahan malu pas beli di warung :))

Bedak MBK juga dijual di drugstore (Guardian) dan supermarket (Hypermart). Harga sasetannya murah, sekitar Rp 1.500-2.500an. Sedangkan harga per dus-nya sekitar Rp 20.000-30.000an.

--

Catatan

(1) Deodoran alternatif (tanpa anti-perspirant, terutama bedak) kurang ampuh untuk orang-orang yang produksi keringatnya berlebih.

Untuk mengatasi basket (basah ketek), sekarang ada armpit pad. Kalau versi DIY-nya bisa pake (maaf) panty liner yang dilekatkan di lipatan baju.

(2) Bahasan tentang Alumunium Chlorohydrate dan kawan-kawannya (anti-perspirant, cmiiw) sangat kontroversial, karena sering dikaitkan dengan Alzheimer dan Kanker. Allahul musta'an.

Ada yang berpendapat kalau bukti penelitiannya kurang kuat. Ada juga yang menyarankan sebaiknya kita hati-hati.
Kalaupun kita menghindari ingredient tertentu, idealnya juga dibarengi dengan asupan gizi dan gaya hidup yang sehat.
Crytal dan G-ox juga mengandung Alum, apa bedanya?

Kalau dari penjelasan produsennya, molekul Potassium Alum lebih besar ketimbang Alumunium Chlorohydrate. Jadi tidak sampai terserap masuk ke dalam. Fungsinya sebatas membentuk layer di permukaan kulit (invisible layer) yang mengatasi bakteri penyebab bau badan.

(3) Bedak talc bahaya?

Talc yang beredar di pasaran umumnya sudah murni dari asbes. BPOM juga mengeluarkan statement bahwa produk terdaftar yang mengandung talc aman untuk digunakan [2].

Meski demikian, baca anjuran pakai produk dan baiknya hindari penggunaan bedak di area genital.

(4) Deodorant alternatif jaman sekarang cukup beragam.

Kamu bisa coba deodorant spray (yang dijual di toko-toko organik), yang lebih praktis. Biasanya mengandung peppermint oil, tea tree oil, rosemary oil, citrus oil, dst.

Ada juga yang menggunakan DIY deodorant dari susu magnesia (magnesium hydroxide); campuran minyak kelapa dan baking soda(?); himalayan salt, dan lainnya.

Himalayan salt yang dimaksud sudah dipadatkan dan dibentuk menjadi bola kecil. Cara pakainya sama dengan Crystal. Saya cuma lihat di youtube sih :( Ngga tau juga di sini beli dimana (atau cara buatnya seperti apa).

(5) Deodorant alternatif biasanya kurang tahan lama dibanding yang umum beredar di pasaran.

Disarankan memakai tisu basah atau tisu kering sebelum apply ulang.

---

#4 Jaga makanan!

Bau badan erat kaitannya dengan kondisi dalam tubuh kita. Contoh, makanan yang pedas (rempah) dan daging merah juga bisa memperparah bau badan sebagian orang.

Intinya sih banyak makan sayur dan buah.

Untuk poin ini, saya cocok banget minum klorofil.


Kesannya seperti minuman ilmu hitam gitu ya... Tapi rasanya biasa saja, kayak rendaman daun.

Itu jadi gelap banget juga karena tuangnya kebanyakan. Yang kita butuhkan cukup 1-2 sloki untuk segelas air putih.

Sedangkal pengetahuan saya, tidak semua orang cocok minum klorofil (cmiiw). Kalau memang tidak cocok, kamu bisa cari alternatif lain, misalnya smoothies, jus buah, atau teh herbal (peppermint tea, dst).

Baca juga : Minum Air Putih!

---

#5 Sedia Tisu Basah

Updated ya lupa dimasukkan.

Jika bau badan mulai tercium, sementara kita sedang tidak di rumah, baiknya lap badan (terutama ketiak) dengan tisu basah anti bakteri.

Selain menghilangkan bau, juga bisa membuat badan kita fresh secara instan.


---

Akhir kata...

Selain mengandalkan produk, perhatikan kondisi dalam tubuh untuk menghindari bau tak sedap.

Belajar kontrol stres juga manteman. Coba perhatiin deh, saat kita stress (cemas, ketakutan, dst), keringat jadi lebih banyak dan baunya rada beda.

Oh iya, sebisa mungkin gunakan baju-baju longgar dengan serat yang memudahkan kulit untuk "bernapas", supaya keringat cepat menguap.

Terakhir, yang namanya produk deodorant/anti-perspirant juga cocok-cocokan. Kalau produksi keringat kamu tidak wajar atau kamu mengalami iritasi dan alergi, baiknya konsultasikan ke dokter ya :D

Baca juga : Parfum Arab Wangi Murah Meriah

Wallahu a'lam.
Mohon maaf jika ada kesotoyan yang kurang berkenan.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
6 komentar on "Mengatasi Bau Badan"
  1. Hani..itu yg di dettol bkn gambar jeruk nipis,tp timun.
    Ak jg slalu pake dettol,krn pnya masalah bau ketek.Kadang iri sm org yg ketekny gk bau walaupn gk mandi,makany ak slalu pake sabun antiseptik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Astaghfirullah! Haha yaa Allah maaf aku ngga teliti :)) udah aku edit ya. Terima kasih sudah berkenan mengoreksi dan sharing :D

      Hapus
  2. Hai Titis.. Itu klorofilnya merek apa yah? Udah lama pingin nyoba minum suplemen klorofil nih hehe.. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Lintang, merk K-Link. Itu dari jaman aku SMA orang rumah selalu nyetok itu :D

      Hapus
  3. Kalo pake deo macam dove malah jadi gradakan lengket bin bikin gerah dan setelah googling mungkin gegara alumnya. Jadinya sekarang malah setia sama pixy dan cologne :D
    Etapi penasaran sama mbk deh mbak soalnya tiap ke pasar pasti ada dan baru tau kalo bisa ngurangin bau badan segitu drastis dan mursidah :))

    Wah klorofil ternyata bisa juga buat ngurangin bau badan. Saya kira cuma pake kemangi atau daun sirih. Ntar saya telatenin ah ngejus daun cincau hijaunya. Tengkyu infonya mbak hani~ :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha aku juga awalnya karena penasaran. Ini produk kok lama banget bertahan di pasaran, padahal jaman sekarang deodorant udah macem-macem. Mungkin ya karena banyak juga yang masih pake :D wallahu a'lam, tapi imho emang beneran bagus kok.

      Klorofilnya bukan dari daun cincau, tapi dari daun alfalfa (cmiiw).

      Sama-sama, Melo :D

      Hapus

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^