Lidah Buaya : Pre-Wash Treatment for Scalp & Hair

Rabu, 16 Agustus 2017
Kemarin kan saya cerita ya kalau ngga cocok pake minyak kelapa (VCO) untuk perawatan rambut. Rasanya gemeessshh deh rambut malah makin ngga keruan hahaha.

Baca juga : Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil)

Jadi, saya coba pake lidah buaya setelah dapat tips dari temen saya. Dia sempat rutin menggunakan lidah buaya setiap hari sebelum keramas dan hasilnya bagus.

Saya browsing-browsing "aloe vera for hair" reviewnya pun positif dan banyak yang cocok.


What's cool?

Lidah buaya kaya akan mineral, vitamin, dan asam amino.

Untuk kulit kepala (scalp), lidah buaya dapat mengatasi build up karena mengandung enzim yang dapat memecah timbunan sel kulit mati dan ketombe [1].

Khasiat lainnya yaa seperti yang kita ketahui, rutin menggunakan lidah buaya dapat menyuburkan rambut dan mengurangi rasa gatal pada kulit kepala. Rambut juga jadi mudah diatur dan lebih berkilau.

Cara Pemakaian

Cara tradisionalnya dengan memotong lidah buaya dan aplikasikan langsung ke kulit kepala dan rambut.

Kamu juga bisa membuat spray lidah buaya, untuk aplikasi yang lebih praktis...

Apa saja yang diperlukan untuk membuat spray Lidah Buaya?

(1) Lidah buaya
(2) Air secukupnya
(3) Pisau
(4) Wadah
(5) Blender
(6) Saringan
(7) Botol spray kosong
(8) Kulkas


Untuk lidah buaya yang besar seperti foto di atas, kita potong jadi tiga bagian dulu. Setelah itu baru dikupas dan dikeluarkan dagingnya.


Masukkan lidah buaya dan air ke dalam blender. Airnya cukup 300-500 ml saja untuk 1 lidah buaya.


Pisahkan pulpy dan cairannya dengan saringan.

Pulpy-nya bisa langsung kamu gunakan di rambut, sayang kalo dibuang hehehe.


Tuangkan larutan lidah buaya ke dalam botol. Spray lidah buaya bisa bertahan sekitar 4 minggu kalau disimpan di kulkas.

Pssstt! Yang di foto ini airnya memang kebanyakan, makanya jadi 3 botol wkwk. Idealnya sih dua lidah buaya itu jadi 2-2,5 botol.


---

Review

Itu saya gegayaan aja bikin yang spray karena lihat tutorial di youtube. Abis males juga potong-potong lidah buaya tiap pake, enakan langsung semprot hehe.

Untuk lidah buaya utuh (bukan yang spray), hasilnya beyond expectation. Saya perhatikan, tanpa conditioner pun rambut tidak mudah kusut dan lebih lemas. Padahal jarang-jarang lho ada resep DIY hair care yang langsung cocok di saya (tanpa perlu diakali).

Lidah buaya juga (baik yang utuh maupun spray), mampu mengontrol produksi minyak dan mengatasi gatal di kulit kepala. Rambut di dekat scalp pun jadi sangat halus.

Saya kurang bisa memastikan apakah lidah buaya menguatkan rambut atau tidak. Lidah buaya juga kurang ampuh untuk mengatasi batang rambut yang kering.

Untuk nge-boost pertumbuhan rambut, larutan lidah buaya bisa dicampur dengan bubuk jahe.

Kalau tidak ada bubuk jahe, kamu bisa pake jahe yang digeprek. Diamkan dulu larutannya sekitar 15-30 menit, lalu aplikasikan di kulit kepala.

Kamu bisa browsing lebih lanjut pake keyword "ginger for hair growth".


Final Thought

Hasil terbaik adalah menggunakan lidah buaya utuh.

Larutan lidah buaya juga bagus, tapi ngga se-wow lidah buaya utuh. Kayaknya yang bikin bagus tuh malah cairan kental lidah buayanya. Makin pekat, makin oke.

Oh iya, kamu juga bisa mencampur lidah buaya dengan bahan lain seperti tea tree oil, argan oil, madu atau jahe. Tapi pastikan kombinasi bahan-bahan tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rambutmu.

Baca juga : Apple Cider Vinegar (Sari Cuka Apel) untuk Perawatan Rambut

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
2 komentar on "Lidah Buaya : Pre-Wash Treatment for Scalp & Hair"
  1. Hallo Mba Hani >.<

    Lidah buaya + jahe ini bisa ngebantu (atau memperlambat) untuk rambut yang rontok karena faktor genetik gak ya? Di laki-laki kebotakannya soalnya keliatan bgt kan, dibanding perempuan dgn masalah yang sama. Wkwkwk.

    Makasih kaka :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga Mba Hen... Wallahu a'lam, aku kurang tau soal itu ^^ soalnya untuk kerontokan parah, asupan gizi, level stres, dan proses penuaan juga ngaruh. Wallahu a'lam.

      Hapus

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^