Sist, Kok Ngga Posting?

Selasa, 25 April 2017
Beberapa waktu lalu, saya posting artikel tentang "Pengen berhenti blogging", tapi bukan berarti sekarang saya mau berhenti...

Postingan ini follow up post sebelumnya ya, karena sampai ada yang kirim email buat kasih support. Maap kalo kesannya ambigu.

Jadi gini... Kurang lebih saya paham dengan blogger yang mandeg, trus merasa ngga dapet apa-apa. Udah gitu ide domain dan artikelnya dicopas, dst. Saya pun mengalami kekhawatiran yang sama sekitar 2-3 tahun lalu. 



Oke, saat kita sudah telaten ngeblog, kadang kita mengharapkan sesuatu yang "lebih". Bro, domain aja bayar kan sekarang? Hehe.

Saya memang pasang adsense (monetisasi), tapi ujung-ujungnya juga muter buat ngelola blog. 

Baca juga : Monetisasi Blog

Cumaa... there's so much more than money.

Kalau memang tulus dan senang dengan apa yang dijalani, walau secara kasat mata kita ngga dapat bonus materi yang sepadan, insyaAllah, Allah akan bayar lebihnya dengan hal-hal yang ngga kita sangka-sangka. Contohnya didekatkan sama orang-orang yang baik, dimudahkan di urusan yang lain, dst.

---

Dalam blogging, kelemahan saya memang di frekuensi dan jadwal posting. Kadang bisa 1-2 minggu jedanya. Saya belum bisa konsisten posting pada hari tertentu. Yang saya usahakan saat ini adalah konsisten posting setidaknya 4-6 post per bulan. 


Kalau saya lama ngga posting, alasannya ngga jauh-jauh dari tiga hal ini...

#1 Kuota habis

Iyaa, ngga pake wifi soalnya. Ngga lanjutin isi ulang, karena masa promonya sudah habis haha.


---

#2 Writer's block

Saat kulit bermasalah

InsyaAllah, sekarang saya mau kelarin review produk dulu... dan FYI saya paling males review produk skin care saat kulit sedang bermasalah. Kayak ngga dapet feel-nya gitu lho. 

Saya juga khawatir... nanti kesannya justru produk itu yang bikin kulit saya rewel, padahal bukan. Udah saya bahas sepintas juga di post sebelumnya.


Itulah kenapa di bulan Februari saya cuma posting 3 artikel. Padahal rencananya saya mau kelarin semua review produk, baru setelah itu bahas beauty talk banyak-banyak.

Kesulitan saat ngedraft

Saya sudah lama mau nyusun artikel tentang perawatan pori, minyak untuk wajah, hingga ingredient yang kontroversial seperti paraben. Tapi keburu jiper duluan dengan beragam pendapat yang kadang bertolak belakang satu sama lain.

Ini yang bikin saya stuck dan kesulitan nyusun alur penyampaiannya.

Blank tanpa sebab

Atau... kadang ide sudah ada, tapi susah banget dikeluarinnya. Saya ikutan blank melihat halaman entri post yang blank. Bingung mau mulai nulis apa hahaha.

---

#3 Keyboard bermasalah

Yang baru-baru ini saya alami adalah keyboard laptop yang error. Ketiknya apa, yang muncul apa. Kalau udah gitu, laptop saya harus didiemin dulu, sampai akhirnya berfungsi normal kembali. Jadi, harap maklum yaa...


Demikian sekilas info. Jazaakunnallah khayran buat supportnya. Mohon masukannya juga kalau ada hal-hal yang kurang berkenan.

Happy blogging.
Thanks for reading and have a nice day.

Micellar Water : Yay or Nay?

Senin, 24 April 2017
Makin kesini makin banyak varian produk skin care yang bersahabat untuk kulit bermasalah. Salah satu yang sering direkomendasikan adalah Micellar Water. 

Produk berlabel micellar water jadi booming banget karena kepraktisannya (tanpa bilas). Sering diklaim sebagai All-in-One cleanser, karena fungsinya memang sebagai pembersih sekaligus toner.

Dulu merk yang beken cuma Bioderma. Sekarang beragam merk ikutan eksis menawarkan micellar water dengan formula yang dapat menutrisi dan meningkatkan kualitas kulit.

Apa itu Micellar Water?
Scientifically speaking, micellar water is a low-foaming cleanser. Micelles are nothing more than cleansing molecules that attract dirt and oil. (Nicki Zevola Benvenuti via Futurederm)
Micellar water mengklaim mampu membersihkan make up dan kotoran tanpa zat kimia yang merusak kulit (harsh). Cara kerjanya dengan memecah kotoran dan ampas make up, sehingga mudah diangkat dengan kapas.

Apa pentingnya pembersih yang ringan?

Oh, penting dong. Pembersih yang harsh (umumnya membuat kulit jadi kering kesat) dapat mempercepat proses penuaan dan membuat kulit jadi rentan iritasi.

---

Cara pemakaian

Tuangkan micellar water di kapas secukupnya, kemudian usap di permukaan kulit wajah.

FYI, formula micellar water yang ringan dan gentle kurang efektif membersihkan make up berat. Jadi sangat dianjurkan untuk melakukan double cleansing untuk membersihkan make up.

Kalau lagi rajin(?), saya menggunakan minyak dulu, baru kemudian micellar water. Bdw, ada juga yang pake dengan urutan micellar water - sabun pembersih (difoaming yaa) - toner.

Baca juga : Apakah Sabun Menyebabkan Purging?

---

Micellar Water yang terjangkau

Ada empat micellar water yang menurut saya best buy banget, dari segi formula, ukuran, dan harganya. Produk-produk tersebut dapat ditemukan di toko kosmetik, drugstore, hingga minimarket di sekitar kita.

Plus, kadang ada promo diskonannya. Macam Nivea pernah diskon Buy 1 Get 1 lhoo (yang berarti satuannya kena Rp 25.000an sajaa).


Garnier Micellar Cleansing Water
125 ml Rp 28-32.000

Pure Active

Untuk kulit kombinasi, berminyak, dan berjerawat. Teksturnya ringan seperti air. Diperkaya dengan Micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata, dan bibir seperti magnet.

Dengan formula tanpa parfum yang menyegarkan. Mengurangi minyak berlebih tanpa membuat kulit kering. Kulit menjadi bersih menyeluruh, terasa segar dan nyaman.

Komposisi
Aqua/Water, Hexylene Glycol, Glycerin, Alcohol Denat, Disodium Cocoamphodiacetate, Disodium EDTA, Poloxamer 184, Polyaminopropyl Biguanide (B162919/4).

Sensitive

Teksturnya ringan seperti air. Diperkaya dengan Micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata, dan bibir seperti magnet. Tidak perlu diusap dengan keras untuk menghilangkan kotoran dan make up.

Dengan formula yang tidak lengket di wajah, tidak berminyak, tanpa parfum. Cocok untuk semua jenis kulit termasuk kulit sensitif. Kulit menjadi bersih menyeluruh, terasa halus dan tampak sehat.

Komposisi
Aqua/Water, Hexylene Glycol, Glycerin, Disodium Cocoamphodiacetate, Disodium EDTA, Poloxamer 184, Polyaminopropyl Biguanide (B162919/4).

Baca juga : Review Garnier Micellar Water

Mineral Botanica Cleansing Water
100 ml Rp 37-50.000

Lifts dirt, cleanses skin.
Alcohol free.
Gently removes make up.
Moisturizes.

Komposisi
Aqua, PEG-7 Glyceryl Cocoate, Poloxamer 184, Butylene Glycol, Glycerin, Hamamelis Virgiana Leaf Extract, Aloe Barbadensis Extract, Allantoin, Phenoxyethanol, Diazolidynil Urea, DMDM Hydantoin, Fragrance, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Propylene Glycol, Triethanolamine, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin.

Baca juga : Review Mineral Botanica Micellar Water

Nivea Make Up Clear Cleansing Water
200 ml Rp 54.000

Formula inovatif yang dapat membersihkan make up di wajah dan bahkan di area mata tanpa meninggalkan rasa berminyak. Membersihkan secara menyeluruh, melembabkan, dan menyegarkan kulit dengan formula pembersih yang efektif dan ringan, serta tidak meninggalkan sisa-sisa make up.

Tidak mengandung pewarna, parfum, alkohol, paraben, dan silikon. Telah diuji secara dermatologi dan optalmologi cocok untuk kulit.

Komposisi
Aqua, PEG-40, Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Glycerin, 1,2-Hexanediol, Sorbitol, Poloxamer 124, Trisodium EDTA, Decyl Glucoside, Panthenol, Polyquaternium-10, Vitis Vinifera Seed Oil, Disodium Cocoyl Glutamate, Glyceryl Glucoside, Sodium Chloride, Citric Acid, Sodium Acetate, Propylene Glycol.

Baca juga : Review Nivea Cleansing Water

Mana yang paling bagus?

Tinggal disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit kita saja. Kalau kamu aware dengan moisture barrier, bisa coba Garnier Sensitive, Mineral Botanica, dan Nivea.

Kalau kamu ngga suka dengan sensasi licin dan lengket setelah membersihkan wajah, ada Garnier Pure Active.

---

Daya bersih

Di post sebelumnya, saya ngga gitu mendalam bahas daya bersih (mis. untuk eyeliner dan mascara). Karena saya memang ngga make up-an. Boro-boro pake eye make up. Area mata saya rada sensitif dan gampang kering.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.

Jadi, yang saya bahas paling daya bersih micellar water untuk make up ringan dan kesesuaiannya dengan kulit yang rentan bermasalah.


Menurut saya, daya bersihnya standar. Ampas bb cream tidak bisa terangkat sempurna. Itu baru bb cream yang ringan lho, apalagi heavy foundation. Butuh berapa kapas coba buat bersihinnya hehe. Karena itulah untuk membersihkan make up, sebaiknya di-double cleansing.


Foto sekali usap. Surprisingly, walau daya bersihnya pada beda tipis, tapi Mineral Botanica (yang notabene merk lokal) sedikit lebih unggul.

---

Multifungsi

Saya pernah baca di newsfeed kalau micellar water ini serba guna. Bisa digunakan sebagai korektor make up, hand sanitizer, pembersih brush, membersihkan parfum yang aplikasinya kebanyakan, dan lainnya.

Iseng-iseng saya pernah coba cuci tangan pake Pure Active setelah makan (lol), emang bersih dan bau makanannya hilang. Tapi untuk brush ngga gitu ampuh ya, lebih bersih pake sabun batang.

Baca juga : Cara Mudah & Murah Membersihkan Kuas Make Up

---

Micellar Water : Yay or Nay?

Micellar water bukanlah "produk alami", meskipun tampilannya bening seperti air. Nyatanya, micellar water juga mengandung chemical ingredients yang seaman apapun tetap ada kemungkinan ngga cocok di sebagian orang.

Klaim All-in-One cleanser memang kedengarannya muluk-muluk sekali yaa. Apalagi sudah banyak yang ngeh kalau pake micellar water saja kadang kurang bersih (untuk bersihin make up). 

Micellar water recommended untuk kulit normal, kering, kombinasi, sensitif, dan dehidrasi (note: no alcohol). Namun, kurang sesuai untuk tipe kulit yang berminyak, karena pemakaian single use biasanya bikin kulit makin greasy. Kudu trial and error juga untuk cari micellar water yang cocok :D

Jadi, untuk kulit berminyak (apalagi yang acne prone/pori mudah tersumbat), baiknya menggunakan pembersih yang mengandung salicylic acid. Tujuannya buat bantu merawat pori dan ngontrol bakteri P. Acnes.

Baca juga : 15 Gosip Seputar Jerawat

Akhir kataa... Kalau saya sih Yay! Haha, praktis banget soalnya. TAPI teteep syarat dan ketentuan berlaku, misalnya no alcohol, no perfume, dan ngga bikin kulit saya makin bermasalah.

Baca juga : Tips Memilih Pembersih sesuai Tipe & Kondisi Kulit

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Garnier Micellar Cleansing Water : Pure Active & Sensitive

Senin, 17 April 2017

Garnier Micellar Water sempat ngehip banget sebagai dupe-nya Bioderma. Awalnya produk ini hanya dijual di online shop, yang mana sellernya pada impor dari US (cmiiw). Harganya dulu sekitar Rp 180-200.000an untuk ukuran 400 ml.

Sekitar akhir tahun lalu, Garnier Micellar Water resmi masuk Indonesia. Dikemas dalam ukuran 125 ml dengan harga sekitar Rp 28-32.000.

Sebagian besar review Garnier Micellar Water itu positif. Bagus-bagus. Pertama kali launching langsung ludes. Laris manis bangetlah.

Ini saja saya bisa dapet karena nitip ke teman. Soalnya cek ke Guardian kosong terus. Alhamdulillah sekarang lebih mudah diperoleh, di minimarket juga ada.

---

Deskripsi Produk

Ada dua varian Garnier Micellar Water yang beredar saat ini (per 2017), yaitu pink yang aman untuk kulit sensitif sekalipun dan biru Pure Active untuk kulit yang berminyak.

GARNIER
Micellar Water Sensitive

Untuk semua jenis kulit, termasuk kulit kering dan sensitive.


All-in-one Micellar Cleansing Water pertama dari Garnier yang dapat membersihkan dan menghapus make up dalam 1 kali usap.

Teksturnya ringan seperti air. Diperkaya dengan Micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata, dan bibir seperti magnet.

Tidak perlu diusap dengan keras untuk menghilangkan kotoran dan make up.

Dengan formula yang tidak lengket di wajah, tidak berminyak, tanpa parfum. Cocok untuk semua jenis kulit termasuk kulit sensitif.
Hasil : Kulit menjadi bersih menyeluruh, terasa halus dan tampak sehat.
Cara pakai

Usapkan atau sapukan pada wajah, mata, dan bibir dengan kapas tanpa menggosoknya.


---

GARNIER
Micellar Water Pure Active

Untuk kulit kombinasi, berminyak, dan rentan berjerawat.


All-in-one Micellar Cleansing Water pertama dari Garnier yang dapat membersihkan dan menghapus make up dalam 1 kali usap. Untuk kulit kombinasi, berminyak, dan berjerawat.

Teksturnya ringan seperti air. Diperkaya dengan Micelles yang dapat mengikat dan mengangkat kotoran dari wajah, mata, dan bibir seperti magnet.

Tidak perlu diusap dengan keras untuk menghilangkan minyak berlebih, kotoran, dan make up.

Dengan formula tanpa parfum yang menyegarkan. Mengurangi minyak berlebih tanpa membuat kulit kering.
Hasil : Kulit menjadi bersih menyeluruh, terasa segar dan nyaman.
Cara pakai

Usapkan atau sapukan pada wajah, mata, dan bibir dengan kapas tanpa menggosoknya.


---

Review

Bahas apa nih?
Daya bersih?
Standar hehe.

Untuk make up butuh banyak kapas sampai ampasnya bener-bener terangkat. Jadi, biasanya saya double cleansing.

Kalau untuk membersihkan wajah sehari-hari (debu dan minyak berlebih), Garnier Micellar Water saja cukup sih sebenernya.

FYI, ada macam-macam varian Garnier Micellar Water.
Di kemasan produk, tercantum keterangan klaim "telah diuji secara dermatologi dan ophtalmologi". Ini berarti... Garnier Micellar Water relatif aman untuk digunakan di kulit wajah dan area sekitar mata.

Tapi pada prakteknya saya ngga pake buat bersihin area mata.

Dupe?

Garnier Micellar Water menggunakan Hexylene Glycol, Disodium Cocoamphodiacetate, dan Poloxamer 184 sebagai agen pembersih yang dapat memecah kotoran, minyak, dan ampas make up sehingga mudah terangkat oleh kapas.

Kandungan Glycerin-nya juga bantu menangani gumpalan kotoran sembari menjaga kelembaban kulit.

Banyak yang bilang ini dupe-nya Bioderma. Yang namanya "dupe" (apalagi harganya beda jauh), tentu formula dan daya bersihnya ngga sama persis.

Dari pertimbangan budget~ memang Garnier top banget haha hemat dot com :)) Yaa bisalah jadi alternatifnya Bioderma... Terlebih kalau kulit kita ngga gitu reaktif dengan produk skin care (ngga ada pantangan tertentu).

Bdw, meski Bioderma (((katanya))) lebih unggul dibanding Garnier, tapi ada beauty expert yang bilang lebih suka Garnier lho :D

Bedanya Pure Active (biru) dan Sensitive (pink)?

Yang membedakan adalah kandungan alcohol denat di varian Pure Active.

Pure Active memang ditujukan untuk tipe kulit berminyak. Info dari Meti yang tanya ke cs-nya Garnier, kadar alkohol Pure Active rendah banget, tidak setinggi astringent.

Jadi ngga bikin kulit berasa kering ketarik atau bahkan iritasi. Cuma buat ngangkat minyak berlebih.

Baca juga : Perlu Toner atau Tidak?

Kalau diamati, varian Sensitive-pink bikin kulit jadi lebih lembab. Sedangkan varian Pure Active-biru tidak selembab Sensitive-pink, tidak meninggalkan sensasi greasy, dan tidak lengket sama sekali.

Kulit saya kombinasi dengan area kering yang dominan. Alhamdulillah, sejauh ini aman-aman saja coba yang Pure Active.

Berasa bikin keringnya ya pas kulit lagi dehidrasi dan bermasalah saja. Karena itu saya lebih sering pake yang Sensitive-pink.

Secara keseluruhan, Garnier Micellar Water bagus kok. Kemasannya mini. Ngga makan tempat, jadi bisa dimasukin ke dalam tas dan dibawa jalan.

Bagi yang aware banget sama alkohol dkk (takut ganggu moisture barrier), bisa coba yang Sensitive-pink aja.

Oh iya, Garnier Micellar Water Sensitive juga saya gunakan untuk membersihkan wajah pas kulit lagi rewel beberapa waktu lalu.

Alhamdulillah membantu banget, karena bisa membersihkan kulit dengan gentle. Ngga bikin kulit makin jadi hehe.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have  nice day.

Mineral Botanica Micellar Cleansing Water

Selasa, 04 April 2017

I looove micellar water. Makin senang lagi karena sudah ada produk lokal yang ngeluarin micellar water dengan harga yang terjangkau: Mineral Botanica!

Hmmm... Mari kita duduk cantik nunggu merk lokal lain launching micellar water haha.

Bdw, post ini quick review :D insya Allah nanti ada bahasan sendiri tentang micellar water.

Baca juga : Mineral Botanica Fresh Face Mist

Deskripsi produk

Micelle merupakan molekul yang terdiri dari kepala dan ekor.

Bagian kepala bersifat hydrophilic cenderung tertarik dengan kandungan air, ekor bersifat lipophilic yaitu cenderung tertarik dengan minyak, lemak, dan sejenisnya.

Sementara itu, kapas juga bersifat hydrophilic sehingga akan mengikat kepala molekul Micelle, sedangkan bagian ekornya dengan bebas menarik semua kotoran, minyak, dan apapun yang bukan air.

Micellar Cleansing Water tidak mengandung sabun, alkohol, deterjen, dan bahan kimia berbahaya lainnya yang tidak cocok bagi kulit sensitif.

Sebaliknya, Micellar Water justru meninggalkan sensasi kulit yang lembab, fresh, dan clean feeling.


Cara pemakaian

Tuangkan di kapas, kemudian usapkan di permukaan kulit wajah. Micellar water adalah produk pembersih praktis berbasis air.

---

Review

Klaim produk

Lifts dirt, cleanses skin.
Alcohol free.
Gently removes make up.
Moisturizes.


Mineral Botanica micellar water mengandung witch hazel, ekstrak lidah buaya, dan allantoin. Fungsinya sebagai antioksidan dan soothing agent.

Produk ini tidak mengandung alkohol, jadi insya Allah witch hazelnya ngga bikin kulit kering dan pedih.

Sebagaimana umumnya produk kosmetika... Meski aman untuk sebagian besar orang, tapi tetap ada kemungkinan Mineral Botanica micellar water berpotensi mengiritasi kulit yang sangat sensitif (cmiiw).

Alhamdulillah, kulit saya sama sekali ngga reaktif dengan produk ini. Buktinyaa~ produk ini lolos uji pas kulit saya rewel kemaren hehe.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.

Sebagian orang (yang kulitnya berminyak) juga ngga suka dengan sensasi lengket selepas menggunakan Mineral Botanica micellar water.

Di saya malah terasa licin, ngga gitu lengket. Kurang lebih setelah pemakaian, lembabnya mirip dengan Hada Labo lotion.

Eniweei, daya bersihnya standar. Mineral Botanica micellar water cukup untuk membersihkan make up ringan (bb cream dan lipstick), tapi untuk heavy make up baiknya di-double cleansing.

Harganya sekitar Rp 37-50.000 untuk ukuran 100 ml (tergantung beli dimana). Akses belinya rada susah, karena belum masuk supermarket dan drugstore. Secara keseluruhan, walau merk lokal, tapi ngga kalah sama merk luar :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.