HANITIS

Skin Care-Ku Dulu Tak Begini

Selasa, 08 Mei 2018

Bismillah...

Hello, it's been a whiiiiiiile, lol.

Akhirnya bisa posting-posting lagi setelah... sebulan(?). Haha.

Eniwei, pernah ngga merasa hopeless dengan produk yang kita gunakan? :D

Dulu produknya bagus, tapi sekarang sudah ngga ngaruh...

Sebelumnya ngefek, tapi sekarang ngga mempan.

Topik kali ini sangat umum. Bisa dialami siapa saja.

Namun jika salah menyikapi, akan berujung penyesalan (tsah).

Berikut dua penyebab yang paling umum, kenapa produk yang kita gunakan terasa berkurang keampuhannya...

(1) Kebutuhan dan kondisi kulit berubah

Tidak bosan-bosannya saya kutip ulang...

Tipe dan kondisi kulit kita pun bisa berubah seiring berjalannya waktu.

Entah karena faktor penuaan, sun damage, polusi, perubahan iklim, penggunaan obat-obatan tertentu, dan lainnya.

Jadi, bukan produknya tidak bagus, tapi kondisi dan kebutuhan kulit kita sudah berubah.
Jika demikian, carilah produk yang tekstur dan formulanya sesuai dengan tipe dan kondisi kulit terkini.

---

(2) Sudah lewat PAO (Period After Opening)

PAO (Period After Opening) adalah jangka waktu pemakaian setelah kemasan produk dibuka pertama kali.

Biasanya tercantum di kemasan dengan simbol 6M, 12M, 24M, atau 36M.

Contoh : 6M berarti produk layak digunakan selama 6 bulan sejak kemasan dibuka. Lebih dari itu kemungkinan kualitas produk dan efektivitasnya menurun.

PAO lebih pendek dari tanggal kedaluwarsa.

Baiknya kita mencatat tanggal buka di notes hp atau di kemasan produk yang kita gunakan.

Kalaupun tidak dicatat, setidaknya kita ingat kapan pertama kali buka dan usahakan disiplin menggunakan produk hingga habis.

Umumnya, serum dan essence mesti dihabiskan dalam 1-2 bulan. Sheet mask hanya bisa digunakan sekali. Sedangkan toner, krim, dan lainnya baik digunakan sekitar 3-6 bulan setelah kemasan dibuka.

Sudah pernah dibahas juga di sini : Cek Arti Simbol/Logo Kemasan Produk Kosmetika

---

Di samping dua poin yang kita bahas, ada juga beauty expert yang berpendapat wajar kalau makin kesini efek skin care yang kita gunakan tidak sedramatis di awal penggunaan.

Tapi tetap tidak membenarkan sikap kita untuk gegabah ganti-ganti produk.

Disabarin aja...

Betapa banyak di antara kita yang menyesal ganti-ganti produk, padahal dulunya cuma pake produk skin care biasa dan kulit baik-baik saja.

Karena itulah... Remaja dan dewasa awal (early 20s) sebisa mungkin tidak perlu menggunakan produk skin care "berat" (konsentrat maksimal).

Nanti kalau sudah "ngga mempan" malah bingung sendiri mesti pake apa. Akhirnya kudu treatment macam-macam deh buat ngeboost kesehatan dan kualitas kulit.

Trus kapan dong ganti produknya? :(

Saat produk yang kita gunakan sudah tidak sesuai dengan kondisi kulit. Misal karena tipe kulit berubah, kucel parah, kulit mengalami kering dehidrasi, dst.

Yang perlu digarisbawahi... 

Amati baik-baik kondisi kulit kita.

Kita harus objektif dan realistis dalam memilih produk, tidak semata-mata karena napsu atau lapar mata :D

Kalau hanya sekedar kusam, biasanya masih bisa diatasi dengan rutin eksfoliasi, maskeran, face spa, face toning, dan treatment lainnya (sebulan 1-2 kali).

Atau kita cukup mengganti 1-2 produk saja (misal pembersih dan pelembab).
Mengganti total regimen (rangkaian produk) skin care harian hanya saat benar-benar butuh dan mendesak.
Apalagi kalau kulit kita rentan bermasalah, mesti dipertimbangkan baik-baik. Soalnya lumayan susah lho menemukan produk skin care yang bersahabat untuk kulit trouble prone.

---

Psst! Ganti Produk Karena Kurang Putih

Ada yang mudah mengganti produk (walau sudah klop), hanya karena produk yang dia gunakan tidak bisa memutihkan kulit seperti artis Korea.

Seperti yang kita tahu, warna kulit itu bawaan lahir.

Bisa sih "diganti" (suntik putih dan sejenisnya), tapi kalau ngga hati-hati, risikonya juga besar.

Sebenarnya, kulit kuning langsat dan tanned juga keren kok, yang penting PEDE :))

Warna kulit apapun, kalau sehat, maka akan terlihat fresh dan glowing dengan sendirinya.

Untuk memperoleh natural glow, coba konsumsi makanan seperti tomat, bayam, teh hijau, apel, alpukat, extra virgin olive oil, dst (note to myself too xixixi).

Lebih lanjut bisa browsing tentang vegan diet dan manfaatnya untuk kesehatan kulit :D

Baca juga : Salah Satu Tips Supaya Cakep : Minum Air Putih

Wallahu a'lam.
Smeoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Something To Keep In Mind

Minggu, 06 Mei 2018

Bismillah...

Selama ini hanya Allah yang menemani, di saat dunia yang kau kejar meninggalkanmu.

Engkau terus bermaksiat seolah-olah tidak akan mati, sementara Allah tetap berlaku lembut dan menutup aib-aibmu.

Engkau berprasangka buruk atas keputusan-Nya, padahal itu demi kebaikanmu juga.

Duhai hamba Allah...

Sungguh, hidupmu bergelimang nikmat dan penjagaan dari bahaya yang tidak engkau sadari.

Engkau pun tidak tahu apa yang sedang Allah siapkan untukmu di dunia, maupun di Akhirat.

Tetapi hanya karena satu doa yang belum terkabul, engkau menganggap Allah tidak adil, kemudian berpaling dari-Nya.

Lupakah engkau atas pertolongan, rezeki yang tak diduga-duga, serta pengabulan doa yang telah lalu?

"Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pengasih?" (QS. Al Infitar, ayat 6)

Jika segala yang kau inginkan ada di genggamanmu sekarang, apakah ada artinya jika detik berikutnya engkau berhadapan dengan sakaratul maut?

Mudah saja bagi Allah untuk mewujudkan doa-doamu.

Namun... Kalau bukan karena ujian, maka tidak akan tampak keutamaan sabar, ridho, dan tawakkal (red. Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Syifaaul 'Alil).

Bisa jadi balasan dari ujianmu lebih baik dari apa yang engkau minta.

Sebagian kesusahan berakhir dengan kemuliaan.

Maka janganlah berputus asa dari rahmat Allah.

Dialah Rabb yang menyayangimu, lebih dari ibu kandungmu sendiri.

Wallahul musta'an.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Foundation Free

Selasa, 10 April 2018

Bismillah...

Alhamdulillah karena saya sudah bisa Foundation Free, jadi pengen share tentang hal ini...

Mungkin ada di antara kamu yang berpikir, "Ahh... Mukanya Titis udah mulus kali, makanya pede tanpa make up..."

^^;

FYI, kulit muka saya tipikal acne proner pada umumnya : pori-pori lebar, gampang komedoan, dan ada beberapa noda bekas jerawat yang belum hilang sejak tahun lalu.

Manfaat Foundation Free luar biasa buat saya pribadi, karena mempercepat proses pemulihan kulit yang bermasalah. Makanya bisa berlanjut sampai sekarang hehe.

---

Troubled Skin dan Make Up

Acne proner kan suka bingung tuh pake make up atau ngga...
Selama proses pengobatan, biasanya dokter menganjurkan untuk mengurangi atau bahkan menghindari penggunaan make up.
"Ngga bisa sist, tuntutan kerja..."

"Kesannya tidak profesional, kucel, dekil, pucat..."

Wah... Kalau ini saya no comment :')

Hanya saja, baiknya tetap usahakan untuk Foundation Free di hari-hari tertentu (mis. weekend) :D

Why?

Bisa jadi ada ingredients yang berpotensi menyumbat pori dan mengiritasi.

Produk yang formulanya gentle saja masih berisiko memperparah jerawat kalau bersihinnya ngga telaten.

Ngomong-ngomong, waktu itu (2014) saya hanya boleh pake bedak tabur.

Sampai sekarang, saya menghindari penggunaan alas bedak saat kulit sedang berjerawat (apalagi kalau parah).

Trust me...

Mendempul kulit yang bermasalah dengan make up bukan solusi.

Kulit yang bermasalah dan sedang diobati (apalagi pake obat keras), biasanya jauh lebih sensitif.

Lebih baik fokus dulu untuk mengobati sampai benar-benar tuntas.

Takutnya malah menimbulkan masalah baru dan memperlambat proses penyembuhan.

Atau kamu nabung buat treatment (laser, RF, dst), supaya kulit bisa flawless tanpa make up xixixi :D

---

Go Foundation Free!

Foundation Free adalah istilah saat kita tidak menggunakan foundation dan sejenisnya.

Bukan berarti mutlak menghindari make up yaa... Kita masih bisa dandan di momen-momen tertentu kok :D

Ini recap dari video lama... Step by Step Foundation Free dari Liah Yoo cukup membantu orang-orang yang cenderung "ketergantungan" dengan foundation.

#1 Acknowledge that no one really cares

Kalau diperhatikan, setidaknya ada tiga alasan kenapa wanita menggunakan make up...

(1) Passion,
(2) Tuntutan kerja,
(3) Insecurity.

Dulu saya masuk dalam kelompok yang ketiga :))

Saya menggunakan bb cream karena malu dengan tampilan kulit yang dihiasi jerawat dan bekasnya. Setiap hapus bb cream rasanya agak-agak sedih gimana gitu, karena before-after-nya beda hehe.
Padahal orang lain tidak memusingkan apakah kita menggunakan make up atau tidak, lol.
Ada juga social experiment tentang no make up, subjek malah dipuji tampak lebih fresh.

Mengejutkan ya... karena yang bersangkutan sudah nervous duluan takut dibilang pucat dan capek.

Kalaupun ada orang yang menilai kamu semata-mata dari make up dan penampilan...
"Those are the people who are not really worth keeping in your life, to be honest." (Liah Yoo)

#2 Self Affirmation
Credit pic belongs to : Liah Yoo
Pelan-pelan ubah mindset kita...

Dari yang awalnya bertanya-tanya bisa ngga ya Foundation Free, hingga akhirnya mampu meyakinkan diri bahwa kita bisa dan berusaha untuk komit Foundation Free.

#3 Take your time

Masing-masing orang butuh waktu dan proses yang berbeda.

Ada yang bisa langsung lepas, ada pula yang prosesnya berangsur-angsur.

Apalagi kalau sudah terbiasa, memang lumayan susah ya... Giliran ngga pake, rasanya malah ngga nyaman melihat bare face kita sendiri.

Foundation Free bisa dimulai dengan beralih dari full coverage foundation ke medium coverage. Kemudian diganti lagi ke alas bedak yang coverage-nya light atau sheer.

Kamu juga bisa menggunakan sheer concealer, hanya untuk menutupi spot yang bermasalah dan noda bekas jerawat.

#4 Don't forget sunscreen

Dengan atau tanpa alas bedak, kulit kita tetap butuh produk tabir surya (note to myself too).

Baca juga : Produk Tabir Surya : Quick Review & FAQ

#5 Sleep well and eat well

Tidur dan istirahat yang cukup dapat meremajakan dan menyehatkan kulit.

Kulit juga cerminan dari kondisi dalam tubuh kita.

Tentang makanan dan gaya hidup sudah pernah dibahas sepintas. Walau postingannya cukup jadul, kamu bisa ceki-ceki...

Di link ini : Perawatan Kulit Wanita Korea Selatan

---

Akhir kata...

Pertimbangkan besarnya manfaat Foundation Free untuk kesehatan kulit kita.

Kalau diingat-ingat, sebelum kenal bb cream, kayaknya saya fine-fine aja :D

Jadi, saya coba fokus ke produk skin care.

Awalnya kulit memang tampak kusam banget. Lama baru kelihatan mendingan.

Meski belum sekinclong artis korea, lumayanlah... Bare face tampak lebih sehat, kulit ngga begitu rewel, dan kalau bermasalah alhamdulillah lebih cepat pulih.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Dimana Cek Statistik Blog Yang Kredibel?

Selasa, 27 Maret 2018
Bismillah...

Halo halo!

Melihat statistik blog yang ratusan ribu hingga jutaan memang sedap-sedap gimanaaa gitu ya.

Apalagi jika blog tersebut bener-bener dirintis dari 0 pageview.

Pas awal-awal blogging berasa monolog ngomong sendiri, sampai akhirnya ada orang yang nyasar baca haha.

ETAPI TUNGGU DULU!

Kamu sudah cek statistik blog melalui sumber lain?

Hasilnya bisa beda jauh lho :D

Sebagaimana yang kita tahu, statistik bawaan blogspot kurang tepat perhitungannya. Traffic yang ditampilkan lebih banyak dibanding aslinya, karena dia juga melaporkan kunjungan bot dan spam (cmiiw).

Maka jangan heran kalau di statistik bawaan blogspot pageview-nya bisa jutaan, tapi kenyataannya~ pas dicek di Google Analytics cuma setengah atau bahkan sepertiganya saja.

LOL, when reality hits you hard.

Berikut beberapa situs recommended untuk mengecek statistik blog...

Google Analytics


Sudah jelas betapa pentingnya(?) Google Analytics haha.

Pelajarilah walau dikit-dikit. Ben ketok pinter. Lumayan sebagai motivasi untuk memperbaiki kualitas konten dan blog kita secara keseluruhan :D

Baca juga : Memilih Artikel yang Perlu Diperbaiki dengan Google Analytics

Statcounter


Saya pakai ini sejak tahun lalu.

Hitungannya 11-12 dengan Google Analytics dan tampilannya lebih bersahabat buat orang awam seperti saya.

Selain Statcounter, ada juga Histat yang fiturnya mirip-mirip.

Grafiknya kok menurun sist?

Sudah saya ceritakan sepintas di link berikut :D

Baca juga : Wah, Blogku Debuan!

Similarweb


Hmmm... ini situs buat yang suka cek-cek peringkat dan dapetin informasi traffic dari situs/blog kompetitor.

Kalau baca-baca sih, yang mastah-mastah bilang lebih bagus Similarweb daripada Alexa (cmiiw).

Jauh banget memang rank di Alexa dan Similarweb (karena cara ukurnya memang beda). Kalau dicek, yang agak mendekati (tidak persis ya) dengan laporan di Google Analytics adalah Similarweb.

Barracuda Panguin SEO Tool



Bagi orang yang mengelola situs besar, Barracuda Panguin Tool sangat recommended sebagai pendamping Google Analytics.

Jadi situs ini mencocokkan rekam data dari Analytics dengan jadwal update algoritma Google.

Dari situ kita bisa lihat, bagaimana dampak update algoritma Google ke situs/blog kita.

Blog saya traffic-nya ngga besar sih, tapi lucu aja kalau lihat laporannya :D

Di bawah ini contoh efek kena update algoritma Google xixixi :))

Klik link : https://barracuda.digital/panguin-seo-tool/

InsyaAllah safe and secure.

---

Eniwei, ada yang kena timpuk algoritma Google juga ngga bulan ini? :)) *haha unjuk tangan sendiri karena jarang posting.

Lagi musim update algoritma lagi nii, jadi wajar(?) kalau traffic naik turun secara dramatis. Nikmatin aja... Emang suka gitu si Mbah *LOL, malah nyalahin Google.

---

Catatan :

Standar kualitas situs yang ideal ditinjau dari E-A-T [1][2].

Expertise : penulis adalah ahli di bidang yang dibahas. Poin ini penting untuk situs kesehatan, keuangan, dan hukum. Selain itu, yang jadi tolok ukur situs ideal adalah informatif dan bermanfaat.

Authority : kurang lebih tentang review yang positif dan percakapan berkualitas di forum diskusi (cmiiw).

Trustworthy : penekanan untuk situs e-commerce dan/atau situs-situs yang menerima informasi pribadi, serta memfasilitasi transaksi pembayaran online.

---

Akhir kata...

Kalau kamu rutin posting konten yang bermanfaat, blog kamu bisa survive kok insyaAllah.

Dan denger-denger update yang terbaru cenderung support ke situs/blog yang berkualitas tapi underrated (cmiiw).

Baca juga : Kenapa ya Blogku Ngga Berkembang?

Wallahu a'lam.
Mohon maaf jika ada kesotoyan yang kurang berkenan.
Modal browsing doang soalnya hehe.

Semoga bermanfaat.
Happy blogging and have a nice day! :D

Sabar

Senin, 19 Maret 2018

Bismillah...

Sebelum lanjut ke seri Happiness berikutnya, sepertinya saya perlu posting tentang ini.

Mungkin di antara kamu ada yang sedang mengalami stres berat, putus asa, dan merasa stuck... seolah-olah, kata "bahagia" itu too good to be true :')

---

#1 Sadari bahwa ini ujian

Klise ya?

Masalahnya... Sebagian orang tahu kalau hidup ini isinya ujian, tapi sikapnya tidak seperti orang yang sedang diuji dan diawasi.

Saat kita diuji, kadang kita lebih fokus pada rasa sakitnya ketimbang ujiannya.

Al Hasan Al Bashri rahimahullah menjelaskan... Dalam kondisi sehat/senang, semua "sejajar dalam iman". Tapi begitu bala'/cobaan datang, barulah tampak... siapa yang benar-benar kokoh imannya.

Dalam kondisi netral dan senang, mudah sekali mengutip petuah tentang kebersyukuran, baik sangka sama Allah, memaafkan, senyum adalah sedekah, dst.

Nah, saat diuji, apakah kita masih bisa bilang Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)?

Beda lho rasanya mengucapkan Alhamdulillah saat kita sedang di atas angin... dan mengucapkan Alhamdulillah saat lagi jatuh-jatuhnya.

Maka coba pelan-pelan perhatikan reaksi kita saat diuji.

Amati juga kira-kira pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kejadian tersebut.
"Seorang mukmin adalah orang yang senantiasa merasa diawasi oleh Allah, mengevaluasi dirinya, dan membekali diri untuk menyambut akhiratnya." (Sahl bin Abdullah rahimahullah)
---

#2 Rencana Allah selalu lebih baik
Maybe you're asking for a drop of water and Allah wrote for you the ocean. (Unknown)
Seringkali kita tidak sadar kalau sedang dipersiapkan untuk sesuatu yang lebih baik dan dijauhkan dari marabahaya yang lebih besar.

Ada kalanya hikmah dari apa yang kita alami tidak langsung tersingkap saat itu juga.

Maka jangan tergesa-gesa menyimpulkan suatu kejadian.

Apa yang Allah takdirkan, itulah yang terbaik untuk dunia, agama, dan akhiratmu.

---

Akhir kata...

Apa yang kamu alami saat ini pun akan berlalu, sebagaimana ujian-ujian sebelumnya.

Selama kamu bertaqwa, pasti akan ada solusi dari arah yang tidak diduga-duga.

Hanya Allah yang Maha Tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Baik sangkalah kepada Allah, karena kamu sendiri tidak tahu takdirmu.

Kamu tidak tahu apa yang sedang Allah siapkan untukmu.

Ingatlah selalu bahwa Allah menginginkan kebaikan untukmu, lebih dari dirimu sendiri.

InsyaAllah bersambung... (PTG, Gratitude, dst)

Wallahu a'lam.
I hope this makes you feel better.
Thanks for reading and have nice day.

Be Gentle with Your Skin

Jumat, 16 Maret 2018

Bismillah...

Rutinitas merawat kulit adalah saat-saat yang saya senangi... ibarat memanjakan diri sendiri.

Yaahh... walau kulit saya juga belum kinclong-kinclong amat haha :))

Sebenarnya topik ini sering diulang ya, karena saya pun suka lupa.

Kadang kita terlalu semangat untuk merawat kulit, sampai-sampai ngga sadar kalau sudah berlebihan (overdoing).

Uring-uringannya pas kulit berasa aneh, padahal produk yang digunakan cocok dan bagus-bagus semua.

Pernah ngga kamu mengalami hal tersebut? :D

Baca juga : Apakah Kamu Berlebihan Merawat Kulit Wajah?

---

Belakangan ini saya sedang mencoba beberapa produk perawatan pori untuk dibandingkan.

Produk-produk tadi saya gunakan selang-seling hampir setiap hari. Ceroboh banget memang...


(Agak-agak mendung gitu ya fotonya...)

Awalnya bagus, komedo berkurang drastis...

Tapi saya lupa kalau kondisi kulit saya saat ini cenderung kering dan dehidrasi. Sedangkan (you know-lah) produk-produk perawatan pori identik untuk tipe kulit berminyak.

Lambat laun, kulit wajah saya jadi kering aneh dan muncul dry patch di hidung. Kurang lebih sama seperti saat dulu memakai baking soda sebagai scrub.

Reaksi negatif tampak jelas setelah menggunakan produk tabir surya. Saat diraba, kulit wajah terasa kasar mrintisan.

Saya pikir mungkin sudah ngga cocok dengan sunscreen-nya. Jadi, selama beberapa hari saya skip penggunaan sunscreen karena kulit terasa begah. Padahal sebelumnya ngga ada masalah sama sekali lho.

Beberapa hari lalu saya baru sadar, kalau penyebab kulit saya bermasalah adalah...

Overexfoliated!

Lol, sudah sangat jelas sebenarnya, tapi baru ngeh.

---

What to do?

Jika mengalami hal yang serupa...

Stop total produk skin care yang kamu gunakan untuk menenangkan kulit.

Etapi ngga perlu stop total kalau setelah dipertimbangkan kulit kamu tetap butuh produk-produk tertentu :D (lah... gimana sih bosque?).

Maksudnya, kamu cukup mengurangi jumlah produk yang digunakan (mis. yang mengandung agen exfoliant) dan/atau mengatur frekuensi pakainya. Kemudian amati progres kulit kamu...

Ketika kulit membaik, pelan-pelan kamu bisa mulai regimen skin care yang lebih sesuai dengan kondisi kulit terkini.

Bdw, setelah kurang lebih 2-3 hari skip menggunakan produk skin care, alhamdulillah kulit saya pulih.

Baca juga : Kulit Rentan Bermasalah? Yuk, Puasa Produk Kosmetika.


---

Tips!

Mengatasi komedo dan kroni-kroninya di kulit kering memang sangat menantang(?).

Bagi kamu yang kulitnya kering dehidrasi, cari bahan atau produk yang relatif ringan untuk membersihkan kulit dan mengangkat sel kulit mati.

Misal...

Konjac sponge.
Cleansing sponge.
Cleansing brush dengan bristle yang lembut.
Cleansing pad yang terbuat dari silikon.
Kain muslin atau washlap (baby towel) yang dibasahi air hangat.
Kapas dan acid toner (mis. Lactic acid) yang formulanya gentle.
Oil cleansing method.

Lebih lanjut bisa browsing sendiri yaa, terutama tentang OCM dan acid toner for dry skin :D

Contoh produk...






Noted!

Eksfoliasi cukup 1 kali seminggu untuk kulit yang sangat kering.

Hindari scrub yang kasar (termasuk diy scrub dari bubuk kopi dst) serta produk peeling yang harsh.

Hindari juga overcleansing. Sudah dibahas di post sebelumnya...

Baca juga : Skin Care itu Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Kondisi Kulit

Sel kulit mati di wajah itu beda dengan daki pas kita luluran. Jadi, ngga perlu keras-keras ngegosok kulitnya. Sel kulit mati diusap kapas dan exfoliating toner saja sudah rontok kok :))

Setelah eksfoliasi (plus maskeran~ optional), segera lembabkan kulit kamu.

---

Melembabkan kulit yang sedang bermasalah

Cari produk pelembab yang tekstur dan formulanya ringan (mis. yang ditujukan untuk kulit sensitif).

Beberapa ingredient pelembab yang baik untuk kulit kering [1], di antaranya...

Glycerine
Hyaluronic acid
Sorbitol
Allantoin
Oats
Honey
Aloe
Minyak tumbuh-tumbuhan (yang tidak mengiritasi)
Sodium PCA

Oh iya, sekarang banyak hydrating/moisturizing toner yang bagus.

Kalau mau lebih praktis, sebagian tonernya bisa kamu pindahkan ke botol spray. Jadi, tinggal disemprot-semprot saat kulit terasa kering kerontang.

Facial spray dari thermal spring water seperti Avene, Evian, dan sejenisnya masih jadi produk recommended. Terlebih kalau kamu menghindari zat pewangi dan ingredient tertentu yang berisiko mengiritasi kulit yang rentan.

Eniwei, pas kulit lagi "normal", thermal spring water memang kayak ngga ngefek. Khasiatnya baru terasa saat kulit sedang bermasalah.

Baca juga : Evian Natural Mineral Water Brumisateur Facial Spray

---

Kulit sudah membaik, tapi masih rada dehidrasi...

Hydrating, hydrating, hydrating.

Ngomong sih gampang ya :))

Quick fix yang biasa dianjurkan adalah...

(1) Melayer toner,
(2) Chizu Saeki Method (CSM),
(3) dan sheet mask.

Sedangkan untuk perawatan harian, kurang lebih...

(1) Menggunakan hydrating essence/booster/toner, 
(2) cari pembersih yang pH balanced (tidak membuat kulit jadi kering kesat),
(3) dan jangan berlebihan membersihkan wajah.

Lebih lanjut bisa ceki-ceki juga link berikut...

Kulit Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Silakan jika ada yang ingin menambahkan :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Hati-hati dengan Pujian dan Popularitas

Kamis, 15 Maret 2018

Bismillah...

Al Fudhayl bin Iyadh rahimahullah berkata...

"Wahai sungguh kasihan engkau...

Engkau berbuat buruk, namun engkau merasa berbuat baik.

Engkau tidak tahu, namun engkau merasa seorang alim.

Engkau pelit, namun engkau merasa dermawan.

Engkau dungu, namun engkau merasa cerdas.

Sesungguhnya ajalmu pendek, sementara angan-anganmu panjang."

(Siyar A'lamin Nubala, 8/440)

---

Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata...

"Aku berteman dengan orang-orang yang jika salah seorang dari mereka ditunjukkan kepada hikmah, maka ucapan itu bermanfaat baginya dan bagi teman-temannya.

Tak ada yang mencegahnya untuk mengucapkan hikmah itu, kecuali karena takut menjadi terkenal.

Jika salah seorang dari mereka lewat di jalan, lalu melihat bahaya di sana, maka tak ada yang mencegahnya untuk menyingkirkan bahaya itu, kecuali karena takut menjadi terkenal."

(Ibn Al-Mubarak, Az Zuhd)

---

Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata...

"Tidaklah bertakwa kepada Allah orang yang ingin kebaikannya disebut-sebut orang."

(Ta'thirul Anfas, hal. 286)

---

Al Fudhayl bin Iyadh rahimahullah berkata...

"Engkau memperindah dirimu untuk pujian manusia.

Engkau melakukan pencitraan untuk sanjungan manusia.

Engkau mempersiapkan diri untuk mereka.

Dan engkau senantiasa menampakkan dirimu untuk dilihat oleh mereka, sampai akhirnya engkau terkenal di kalangan mereka.

Mereka berkata : Ini adalah orang shalih!

Mereka pun memenuhi semua kebutuhanmu.

Mereka memperluas majelis untukmu, mereka mengagungkan dirimu.

Celaka engkau!

Sungguh jelek dirimu bila demikian keadaanmu!

Bila engkau mampu untuk tidak dikenal, maka lakukanlah.

Tiada mudharat bagimu bila engkau tidak dikenal.

Tiada bahaya bagimu bila engkau tidak dipuji.

Tiada dosa bagimu bila engkau dicela oleh manusia, namun engkau terpuji di sisi Allah."

(At Tawwabin, karya Ibnu Qudamah rahimahullah)

---

Catatan

Para Sahabat radhiyallahu 'anhuma dan ulama-ulama besar terkenal. Tapi mereka tidak peduli jadi orang terkenal atau tidak. Mereka tidak berambisi untuk dipuji.

Benarlah nasihat Ahli Ilmu...

Jangan takjub dengan diri sendiri.

Jangan terbuai.

Terus mengintrospeksi jiwa, karena nafsu condong pada pujian.

Allahul musta'an.
Thanks for reading and have a nice day.