Skin Care Talk // Personal Thought // Blogging Experience

Jangan Su'udzon kepada Allah (untuk Muslim)

Selasa, 31 Januari 2017
Postingan ini berisi rangkuman kajian Ustadz Nuzul Dzikri di Rumah Ilmu Al Hilya Cinere. Sayang banget videonya di youtube sudah tidak ada. Padahal bagus lho kajiannya.

---

Bismillah...

Kita sepakat kalau manusia itu "kolektor dosa", baik disengaja maupun tidak. Dalam sehari ini saja, ada ngga dari kita yang hanya melakukan tiga kesalahan? Kenyataannya, mungkin lebih dari itu.

Boros air dan tidak menyempurnakan gerakan wudhu. Menunda-nunda sholat, udah gitu sholatnya terburu-buru dan ngga khusyu. Bikin jengkel orang tua. Gosip. Meremehkan, menyinggung, atau menyakiti orang lain. Pamer, ujub, iri dengan nikmat orang lain, dan sebagainya.

Dengan manusia yang sama-sama banyak salahnya aja kita ngga boleh buruk sangka [1]. Apalagi kepada Allah? :(

---

Saat Takdir seolah tidak berpihak padamu

Saat kita berhadapan dengan takdir Allah, berupa musibah, penyakit, dan lainnya... Jangan su’udzon.

Hati-hati, berprasangka buruk kepada Allah hanya akan mendatangkan azab (ref. QS Al Fath ayat 6). Tidak ada alasan bagi kita untuk berburuk sangka pada Allah, karena…

(1) Setiap dosa ada konsekuensinya.

Banyak orang yang marah pada Allah ketika diberi musibah. Padahal Allah sudah wanti-wanti...
“Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura, ayat 30)
Musibah, pahit, dan getir yang kita alami itu disebabkan kesalahan-kesalahan kita sendiri. Itupun sudah didiskon sama Allah, ngga semuanya. Misal hari ini kita ngelakuin 200 dosa, besoknya kita diuji atau dapat musibah karena 100 dosa saja. Yang 100 lainnya dimaafin sama Allah.

Jadi, aneh kalau kita yang salah, kita juga yang marah-marah ke Allah (iya, ini ngetik sambil kegampar haha).

(2) Karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menyampaikan, kira-kira seorang ibu tega ngga melemparkan bayinya ke kobaran api? Ngga kan? Allah lebih sayang sama kita, daripada kasih sayang ibu ke anaknya. Tidak mungkin Allah memberi takdir yang menghancurkan kita. Sebagaimana firman Allah...
“Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (QS. Al Ahzab, ayat 43)
Allah tahu perjalanan kita masih panjang. Masih ada alam kubur, masih ada hari Kiamat yang begitu mengerikan dan lamanya luar biasa. Allah tidak mau kita gagal di sana. Adapun dunia itu ngga ada harganya di sisi Allah.

Kalau kita melakukan kesalahan yang bisa merusak kehidupan kita di alam kubur dan akhirat, Allah tegur dengan musibah dan takdir yang tidak menyenangkan. Supaya kita terhentak, sadar, dan memperbaiki diri. Bukankah banyak orang yang baru mengenal dan kembali pada Allah setelah ditimpa musibah?

Selain itu, musibah meninggikan derajat dan pahala sabar pun ditetapkan tanpa batas. Jika kita tidak menangkap hikmah ini, salah-salah kita berpikir bahwa Allah sedang menyengsarakan kita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik)
Lebih lanjut baca juga : Orang yang Diinginkan Kebaikan oleh Allah


(3) Karena apa yang kita alami, itulah yang terbaik.

...asal disikapi dengan tepat. Kuncinya syukur saat diberi kesenangan dan sabar saat menghadapi kesulitan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan orang yang beriman, semua urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia tertimpa kesenangan maka bersyukur. Maka itu baik baginya. Dan apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar. Maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)
Baca juga : Hakikat Sabar

Contoh sederhananya... Saat kena macet kita ngedumel. Bisa jadi kemacetan itulah yang menyelamatkan kita dari bahaya. Mending kena macet 1 jam, daripada diserempet kendaraan yang ugal-ugalan di jalan lain.

Hikmah kejadian biasanya tidak langsung diberikan. Mungkin kita baru menyadari sebagian hikmahnya setahun atau bahkan bertahun-tahun kemudian. “Oh, begini hikmahnya. Ternyata seperti ini alurnya…” Dan setelah tahu, kita tidak menyesal dengan apa yang kita alami.


---

Buruk sangka dengan syariat Allah

Terkadang keluar dari lisan kita statement yang mengarah ke buruk sangka. “Duh, pake jilbab ribet banget sih. Udah ribet, panas, pengap, keringetan.” Seakan-akan kita menuduh Allah hendak menyusahkan dan memberatkan hidup kita.

Ada juga yang nyeletuk, “Ribet banget sih sholat 5 waktu. Akhirnya kan shopping kita di mol jadi terganggu. Harus cari tempat buat sholat maghrib lah. Udah gitu musholla-nya di basement, tempat parkir. Sumpek, gerah.”

Kita anggap ucapan-ucapan seperti itu sepele, padahal fatal menurut Allah. Kita tidak boleh buruk sangka saat berhadapan dengan perintah dan laranganNya, karena...

(1) Allah tahu, manusia kalau ngga diatur itu "liar".

Ada beberapa contoh dalam keseharian kita agar mudah memahami hal tersebut.

(a) Coba kalau kita punya anak, “Mah aku mau pergi yaa, pulangnya jam 2 malam.” Kira-kira diizinkan ngga? Biasanya bakal dilarang karena itu kemalaman. Pada hakikatnya, larangan diterapkan untuk melindungi si anak.

(b) Tanpa lampu merah, jalanan akan kacau. Kalau semuanya pengen jalan ya bakal stuck, deadlock di pertigaan atau perempatan. Tidak masalah berhenti 1 menit, yang penting jalanan ke depannya lancar dan semuanya selamat sampai tujuan.

(c) Sebuah perusahaan saja harus ada aturannya supaya bisa sukses. Kita pun mendaftarkan anak ke sekolah yang penerapan aturan dan disiplinnya bagus kan?

Dengan kata lain, kita tahu kalau manusia butuh diatur. Tapi yang jadi masalah, banyak orang Islam yang ngga mau diatur sama Allah, Tuhannya sendiri. Maunya semua halal. Kalau ustadznya bilang haram, malah ngeles, “Ustadznya ngga bener nih, aliran keras.”
Allah menghalalkan segala yang baik dan mengharamkan segala yang buruk (ref. QS. Al A’raf, ayat 157). 
Salah satu cara Allah menunjukkan kasih sayangNya adalah dengan mengatur dan melarang kita. Jadi, saat Allah bilang kita ngga boleh begini, ngga boleh begitu... itu bentuk kasih sayangNya Allah. Terlepas kita tahu hikmah dan side effectnya atau tidak.

Hal-hal yang Allah larang sejatinya akan menghancurkan kita, baik itu berkaitan dengan makanan, minuman, penampilan, gaya hidup, tutur kata, dan lainnya. Ini yang tidak ditangkap dengan jeli oleh sebagian orang. Akhirnya mereka merasa dibelenggu oleh aturan agama. Merasa dipersulit sama Allah.

(2) Peraturan Allah itu mudah. 
"Allah menginginkan kemudahan untukmu dan tidak menginginkan kesukaran untukmu." (QS. Al Baqarah, ayat 185)
Menariknya, statement ini Allah sebutkan dalam ayat tentang puasa. Padahal puasa identik dengan lapar, haus, “tersiksa”.

Kalau kita merasa berat (meskipun mampu), jangan salahkan syariatnya. Allah sudah bilang syariatnya mudah. Jangan-jangan karena hati kita yang lagi sakit. Namanya hati berpenyakit, sesuatu yang mudah jadi terkesan berat. Nabi sholat tahajjud baca Al Baqarah ngga ngeluh. Kita yang sholat baca Tri Qul (Al Ikhlas, Al Falq, An Naas) ngeluhnya banyak banget.

---


Sekali lagi... 
Yang terbaik adalah apa yang Allah pilihkan untuk kita.

Sayangnya karena ilmu kita terbatas, jadi komplain melulu. Kebanyakan sok tahu dan menyimpulkan sendiri T.T Akhirnya gampang sakit hati dan sering berburuk sangka sama Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berpesan bahwa semua yang kita alami itu yang terbaik. Rasulullah tidak pernah bohong lho, dan beliau tidak pernah berbicara dengan hawa nafsunya, namun dari wahyu yang sampai pada beliau.

Terakhir, yang perlu kita pahami... Allah sengaja tidak mengungkapkan seluruh hikmah kejadian dengan segera. Dirahasiakannya hikmah kan juga ujian buat kita :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.

My posts don't make me pious.
Yang posting justru lebih butuh reminder ini.
Thanks for reading and have a nice day.

TRESemme Conditioner : Keratin Smooth & Total Salon Repair

Jumat, 27 Januari 2017
Setelah kemarin tuntasin review Shampoo, kali ini saya mau share tentang Conditioner favorit dari TRESemme. Yang Keratin Smooth sudah saya gunakan selama bertahun-tahun :D baru coba yang lain setelah varian Total Salon Repair dipasarkan.

Baca juga : TRESemme Keratin Smooth - Smooth & Shine Conditioner

---

TRESemme
Keratin Smooth & Total Salon Repair
Conditioner

Deskripsi produk dikutip dari situs TRESemme Indonesia.


TRESemme Keratin Smooth Conditioner

Kondisioner ini mengandung keratin untuk memberi nutrisi ke tiap helai rambut untuk menjadikannya lembut dan mudah diatur. Sistem TRESemme Keratin Smooth Shampoo dan Conditioner membuat rambut halus, mudah ditata, dan bebas kusut.


TRESemme Total Salon Repair Conditioner

TRESemme Total Salon Repair Conditioner merawat kerusakan rambut dengan cepat dan menjadikan rambut kuat untuk mencegah kerontokan*.

*) Berdasarkan tes laboratorium terhadap kelembutan rambut, proses penyisiran rambut, dan rambut patah, memperbandingkan rambut yang menggunakan shampoo + conditioner dan non-conditioning shampoo.


Cara Penggunaan

(1) Setelah keramas, gunakan pada rambut dari batang hingga ujung (dari tengah hingga ujung rambut). Sisir dengan jari agar merata.
(2) Diamkan selama 2-3 menit.
(3) Bilas hingga bersih.

---

In my opinion...

Dari tekstur, kelihatannya Total Salon Repair lebih light karena mirip gel yang moist. Tapi sama aja kok. Sama-sama mudah dibilas. Trus, saya coba bandingkan Total Salon Repair di bagian kanan rambut dan Keratin Smooth di bagian kiri. Hasilnya di rambut saya juga sama.


Cuman, yang mesti dijadikan pertimbangan itu kesesuaian formula dengan kondisi rambut. Total Salon Repair memberi hasil yang lebih instan, karena kandungan silikonnya lebih banyak dibanding Keratin Smooth. Rambut yang kasar dan kusam bisa jadi halus dan berkilau dengan cepat. Kekurangannya hmm... kalau ngga hati-hati, berisiko meninggalkan residu yang nantinya jadi build up di kulit kepala.

Sedangkan Keratin Smooth lebih cocok untuk menutrisi rambut rusak dan rapuh akibat treatment (catok, blow dry, mewarnai rambut, dll). Cara kerjanya dengan memperbaiki dan menguatkan struktur rambut. Rambut kita sendiri juga tersusun dari keratin. Jadi, keratin dalam produk perawatan rambut ibarat menambal bagian keratin yang hilang (cmiiw).

Eniwei, keratin yang digunakan dalam produk ini adalah hydrolyzed keratin. Itu terbuat dari tanduk dan kuku binatang yang biasanya diproses dengan asam dan suhu panas yang ekstrim. Karena melalui proses kimiawi yang harsh, jadi efektivitasnya tidak sebaik functional keratin yang asalnya dari wol domba (keratinnya lebih lekat di rambut).

---

No Conditioner?

Sebenarnya ngga semua orang cocok dengan conditioner (tepatnya yang silicone-based). Karena itu banyak yang "back to nature", menggunakan conditioner alami seperti coconut oil dan kawan-kawan. Banyak juga orang yang ngga perlu conditioner karena rambutnya sudah bagus dari sananya.

Saya? Ha-ha -__- conditioner macam barang wajib. Jadi walau ada yang bilang conditioner silicone-based itu ngga bagus buat rambut (luarnya smooth, tapi batang rambut aslinya rapuh), tapi saya ngga bisa lepas karena belum menemukan produk atau alternatif lain sebagus conditioner yang bisa menjinakkan rambut saya. Ngga tau sih kedepannya gimana haha.

Baca juga : Sharing Seputar Scalp Care & Shampoo Reviews

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Jangan Pamer : 'Ain itu Nyata

Jumat, 20 Januari 2017

Dulu saya sama sekali tidak tahu apa itu 'ain (evil eye). Pertama kali kenal dengan istilah 'ain adalah saat melihat foto bayi yang diblur. Kalau foto perempuan yang diblur wajar ya, supaya bantu cowo-cowo menjaga pandangannya. Tapi kalo bayi?

"Takut kena 'Ain", jawab ibunya.

Saat itu saya tidak ngeh dengan bahaya 'ain. Jadi ya info tersebut saya anggap sebagai angin lalu saja. Baru setelah beberapa lama, saya dengar kajian tentang 'ain, dan itu bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh.
‘Ain diambil dari kata ‘ana-Ya’inu (bahasa Arab) artinya "apabila ia menatap dengan matanya". Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu dan diikuti oleh jiwanya yang keji. Kemudian orang tersebut menggunakan tatapan mata untuk menyampaikan racun jiwanya. (Nurfitri Hadi, Konsultasi Syar'iah)

Lebih lanjut bisa baca Hakikat 'Ain (Konsultasi Syar'iah)

Intinya, 'ain adalah "pandangan mata berbahaya" yang muncul karena kedengkian orang yang memandang atau kagum. Saat orang yang dengki mengagumi sesuatu dari diri kita, tanpa mendoakan keberkahan (Masya Allah, Tabaarakar-Rahmaan, Barakallah, -semoga Allah memberkahi, dan semisalnya [1]), maka pandangan matanya bisa merusak.

Ciri anak yang terkena 'ain itu tau-tau kena penyakit kulit, sering nangis kesakitan tanpa alasan, dan lainnya.

'Ain tidak hanya dapat terkena pada anak (biasa kan ada ibu-ibu yang membangga-banggakan kepintaran dan paras rupa anaknya), tetapi juga orang dewasa, barang, bahkan pernikahan pun bisa pecah. Rencana kita juga bisa batal lho karena 'ain.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Bantulah kesuksesan hajat-hajat kalian dengan merahasiakannya, karena setiap orang yang memiliki nikmat itu akan menjadi sasaran hasad orang lain." (Ath Thobarani dan Al 'Uqalli, dishahihkan oleh Syekh Albani dalam silsilah al ahadits ash shahihah no 1453)
Dih, apaan sih udah 2017 masih percaya gituan.

Memang ngga semua kejadian buruk berasal dari 'ain :D Tapi sebagai orang beriman kita harus percaya dengan semua yang dikabarkan RasulNya Shallallahu 'alaihi wasallam.
Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim)

Tapi kan aku juga susah :( ngga ada yang bisa di-iri-in.

Kita bisa bilang begitu karena kita tidak menilai diri dari persepsi orang lain. Justru orang yang sudah dengki akut, malah makin seneng kalau tau kita ada masalah dan ditimpa kemalangan.

Trus harus gimana?
Kunci utama agar terjauhkan dari ‘ain adalah mendekatkan diri pada Allah dengan tawakkal pada-Nya, juga selalu rutinkan dzikir setiap harinya. Hanya kepada Allah tempat berlindung sebagaimana disebutkan dalam surat Al Falaq, kita berlindung dari kejelekan orang yang hasad ketika ia hasad. (Muhammad Abduh Tuasikal, Rumaysho.com)
---

Akhir kata

Kebahagiaan, kebanggaan, dan kemewahaan memang selalu menggoda untuk dipamerkan. Tapi kita harus hati-hati dengan yang namanya 'ain. Orang yang hidupnya sederhana dan ngga pamer aja masih bisa jadi sasaran hasad orang lain. Jadi, jangan overexposed kehidupan pribadi kita. Pilah mana yang bisa dishare, mana yang tidak.
Don't show off and then blame the evil eye. You show off everything you own, then cry about evil eye. Nobody is saying don't own nice things, but why rub it in people's faces? We should be considerate of others. Don't talk about your wealth next to the poor. Don't talk about children next to those who can't have kids, etc. (@alidawah via instagram)

Baca  juga : Pamer di Social Media

Allahul musta'an.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

White-Neng Skin Whitening Cream

Senin, 16 Januari 2017
Halo halo. Beberapa tahun lalu, produk pemudar noda yang kita ketahui masih terbatas. Tak jarang kita melirik produk luar, karena ragu dengan keampuhan produk lokal. TAPI, sekarang sebagian produk lokal pun tak kalah bagusnya. Terlebih teknologi di bidang kosmetika saat ini sudah maju. Salah satunya ya White-Neng ini...


WHITE-NENG
Skin Whitening Cream
Membantu menyamarkan noda-noda hitam

WHITE-NENG adalah krim yang diperkaya dengan Alpha Arbutin, Vitamin C, ekstrak Mulberry, ekstrak Licorice, dan Niacinamide (Vitamin B3) yang dapat membantu mengurangi kekusaman dan membantu menyamarkan noda-noda hitam. Serta ekstrak Aloe Vera yang dapat membantu melembabkan kulit.


Cara Penggunaan
Oleskan pada permukaan kulit tertutama pada bintik-bintik hitam atau noda hitam, dua kali sehari pada pagi dan malam hari setelah kulit dibersihkan. Pijat secara lembut sampai krim terserap sepenuhnya ke dalam kulit. Tunggu selama 10 menit sebelum menggunakan kosmetik.

Pada waktu siang hari, gunakan krim tabir surya pada wajah untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Perhatian!
Hindari daerah sekitar mata.
Hindari kontak langsung dengan mata, mulut, dan membran mukosa.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.
Hanya untuk pemakaian luar.

Jika terjadi iritasi/kemerahan, hentikan penggunaan.
Jangan gunakan jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 12 tahun.


---

FYI

White-Neng punya kemiripan formula dengan Verile Acne Blemish Cream. Ngga sama persis, tapi mirip. Selain Niacinamide dan ekstrak Licorice, White-Neng juga mengandung Alpha Arbutin, Vitamin C (Ethyl Ascorbic Acid), dan ekstrak Mulberry. Intinya, ingredients dalam dua produk tersebut dapat mengatasi hiperpigmentasi akibat radang tanpa memicu masalah baru.

Eniwei, umumnya Niacinamide tidak disandingkan dengan Vitamin C (L-Ascorbic Acid) [1]. Tentang Vitamin C sudah ada postingannya sendiri ya.

Baca juga : Vitamin C dalam Produk Kosmetika

Alpha Arbutin bekerja dengan menghambat pembentukan melanin, tanpa efek samping seperti hydroquinone. Zat ini efektif mencerahkan, meratakan warna kulit, dan mencegah kulit menggelap setelah terpapar sinar matahari. Alpha Arbutin juga lebih stabil dan bekerja lebih cepat dibanding Beta Arbutin.

Ngga heran kan kenapa Alpha Arbutin ngetop banget di dunia skin care. Ngomong-ngomong, produk lokal lain yang terkenal dengan Alpha Arbutin-nya adalah Biokos Derma Bright dan Wardah White Secret Intense Brightening Essence.

---

Review

Kesan pertama, tekstur produk ini seperti balm yang agak lumer. Lebih pekat dibanding Verile Acne Blemish Cream. Tekstur White-Neng kurang disukai tipe kulit berminyak, karena biasanya malah bikin kulit makin greasy. Bdw, kulit saya kombinasi dengan area kering yang dominan.


Umumnya produk spot treatment cukup ditotol atau oles tipis, tapi produk ini perlu dipijat lembut hingga meresap ke kulit. Kalau tidak dipijat hingga meresap, produknya tidak bekerja dengan maksimal dan terasa agak lengket di kulit.

Menurut saya, hasilnya lebih bagus dibanding Verile Acne Blemish Cream. White-Neng mampu memudarkan noda yang lebih lebar dan gelap dalam kurun waktu yang sama. Errr... tapi bisa juga karena produk ini saya gunakan bersamaan dengan Glycore 8% (di malam hari, bukan dilayer).


Perbedaan lainnya... Di kulit saya, progres White-Neng lambat di awal pemakaian. Di minggu pertama berasa ngga ada perubahan. Setelah produknya habis, baru deh kelihatan nodanya sudah memudar. Kebalikannya, Verile Acne Blemish Cream progresnya cepat di awal, setelah itu melambat.


Secara keseluruhan hasilnya memuaskan, walau namanya agak-agak....

Harganya sekitar Rp 30.000an. Saya beli di Guardian. Kalau susah dapetinnya, bisa cek di Tokopedia.

Oh iya, silakan baca postingan Verile Acne Blemish Cream ya, di sana juga bahas perbandingan dengan produk pemudar noda lain seperti Melanox Cream 2% Hydroquinone ^^

Baca juga : Verile Acne Blemish Cream

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Mazaya Masker Peel Off : Acne & Anti Aging

Rabu, 04 Januari 2017

Dulu saya salah menggunakan Mazaya masker peel off. Saya pikir ini masker bubuk biasa, eeh ternyata rubber mask. Jadi, penggunaannya tidak seperti masker bubuk lain yang bisa dihemat.

---

Mazaya Masker Peel Off terdiri dari tiga varian, yaitu Acne, Anti Aging, dan Whitening. Yang saya review di postingan ini hanya seri Acne dan Anti Aging.

Mazaya Masker Peel off Acne
Masker yang mengandung bahan aktif calcium sulphate, alginate, dan LHA sebagai anti acne agent. Berfungsi mengangkat kotoran, komedo, dan mengecilkan pori-pori sehingga kulit tampak lebih halus.


Mazaya Masker Peel Off Anti Aging
Masker yang mengandung bahan calcium sulphate, alginate, dan vitamin A sebagai anti aging agents. Berfungsi mengangkat kotoran dan memperlambat tanda-tanda penuaan dengan memperbaiki struktur kulit dan mengencangkan kulit yang menua.


Cara penggunaan
Tuang masker ke dalam wadah, masukkan air secukupnya, oles ke wajah secara merata, diamkan hingga kering, lalu bilas.

Mazaya Masker Peel Off adalah masker sekali pakai (bubuk maskernya langsung dihabiskan). Kesalahan saya, dulu pake maskernya sedikit-sedikit. Biar irit gitu maksudnya haha.



Tekstur
Maskernya kental dan lengket. Seperti adonan kanji. Saya butuh sekitar 4-5 tutup botol air mineral untuk mendapat konsistensi yang pas. Setelah jadi, harus cepat-cepat diaplikasikan ke kulit wajah. Kalau tidak, adonannya bisa menggumpal, sehingga sulit dioles dan diratakan.


---

Review

Sebelumnya saya penasaran, kenapa ya masker ini lengket banget. Susah pula dibersihkan. Yah ternyata cara pemakaiannya yang salah. Nyesel deh baru tau belakangan.

Ngomong-ngomong, yang saya posting ini maskernya rada menggumpal. Padahal adonannya cuma didiamkan di wadah ngga sampai 5 menitan (buat foto).

Jadinya kayak gini... Tapi ngga didiamkan juga memang susah sih pakenya. Mesti diratakan dengan spatula masker.


Saat mulai mengering, maskernya memadat dan kenyal seperti karet.


Kelihatan ngga? Masker bagian dalam (yang kontak dengan permukaan kulit) masih agak basah.


Kalau maskernya langsung dipakai dan diratakan dengan baik (hingga ke bawah rahang dan dagu), jadinya seperti di bawah ini.


Sori. Horor.

Ini fossil masker yang sudah mengering. Pas dikupas, berasa lepas topeng silikon. Seperti di film-film eksyen. Kontur muka kita jadi kecetak gitu.

---

Ini kali pertama saya mencoba peel off mask yang mampu mendinginkan kulit. Setelah dikupas pun ampas maskernya masih terasa dingin lho. Padahal saya hanya menggunakan air mineral biasa (bukan air es/dingin). Efek lembabnya juga top. Kulit jadi terasa kenyal dan kencang (sementara).

Saya juga ngga merasa masker ini harsh atau apalah. Kan ada ada tuh masker peel off yang malah bikin kulit jadi terasa pedih, kering, atau memerah. Meski demikian, baiknya Mazaya Masker Peel Off cukup dipakai 1-2 kali saja dalam seminggu.

Awalnya saya ngga berharap banyak dari varian Acne dan Anti Aging. TAPI dua varian ini juga punya efek mencerahkan (sementara) yang bagus. Jadi, asumsi saya kalau ada yang ingin mengatasi kusam, varian Whitening lebih recommended.

Secara keseluruhan, hasil akhir setelah maskeran dengan Mazaya Masker Peel Off memuaskan banget. TAPI proses pembuatan dan pemakaiannya itu lho, bikin emosi hahaha. Lengket kemana-mana :))

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Pesan dalam Surat Al Kahf (untuk Muslim)


Saya hanya mengulas apa yang disampaikan Ustadz Nouman Ali Khan ya. Bahasan mengenai surah Al Kahf sangat penting untuk dipahami kaum muslimin, terutama di akhir zaman yang penuh fitnah (ujian). Surat ini diajurkan untuk dibaca setiap hari Jumat. Maksud dari nasihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam adalah membaca dengan merenungkan maknanya.

Bismillahirrahmanirrahim.

Materialisme (underestimate vs overestimate)

Surat Al Kahf memiliki susunan yang unik. Di dalamnya terdapat empat kisah, yang berhubungan satu sama lain.

Pesan di bagian awal surat Al Kahf salah satunya mengenai hakikat materialisme. Materialisme bukan hanya tentang mencintai uang, kekayaan, dan status. Materialisme juga berarti meyakini bahwa hanya materi yang bisa menolong.

Allah mematahkan doktrin materialisme melalui dua kisah di paruh pertama surat Al Kahf. Kita tidak boleh terjebak dalam keindahan dunia, karena itu semua hanya untuk menguji siapa yang lebih baik amalnya (QS. Al Kahfi ayat 7).

Kisah pertama tentang sekelompok pemuda yang bertahan dari ujian berat dan tetap berpegang teguh pada keyakinannya. Allah menidurkan mereka di dalam gua selama ratusan tahun lamanya dan tidak ada seorang pun yang tahu.

Orang-orang bisa saja meremehkan (underestimate) pemuda-pemuda tersebut. "Jika mereka sembunyi di gua, tahan berapa lama? Kan bisa mati kelaparan... Atau bisa juga mereka ditangkap. Memangnya anak muda bisa apa sih?"

Yang perlu kita pahami, Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang meninggalkan kesenangan dunia demi mentauhidkanNya. Dia mampu membengkokkan hukum alam untuk menolong para pemuda ini. Kita tidak boleh meragukan kekuasaan Allah, karena sumber materi itu sendiri tunduk kepada Allah.

Kisah kedua tentang dua orang pekebun. Salah satunya sangat kaya, memiliki banyak properti, kebunnya luas dan ada sungai yang mengalir di tengahnya. Sedangkan pekebun yang lain memiliki aset yang sangat kecil, sehingga pekebun yang kaya merendahkannya. 

Pekebun yang kaya menilai aset materinya terlalu tinggi (overestimate), sehingga dia menjadi angkuh. "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku kira hari Kiamat itu tidak akan datang, dan sekiranya aku dikembalikan pada Tuhanku, pasti aku mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini." (QS. Al Kahf ayat 35-36). Allah pun memberi pelajaran dengan mengambil semua aset pekebun yang kaya.

Jadi, jika kita tidak memiliki apa-apa, masih ada Allah yang menjaga kita. Dan jika kita punya segalanya, jangan sombong. Allah bisa mengambilnya, agar kita paham bahwa sedari awal kita memang tidak punya apa-apa (ref. makna innalillahi wa inna ilaihi roji'un).

---

Ada rencana besar di balik semua kejadian

Allah mengajarkan hal lain dalam paruh kedua surat Al Kahf. Di antaranya adalah kisah nabi Musa alaihissalam - Khidir dan kisah Zulqarnain. Keduanya sama-sama melakukan perjalanan, berhenti di tiga tempat, dan berusaha melakukan hal yang benar. 

TAPI salah satu dari mereka benar-benar tak kuasa untuk mengubah situasi.

Nabi Musa alaihissalam diinstruksikan oleh nabi Khidir, "Kamu tidak boleh protes." Kemudian Nabi Musa menyaksikan pengrusakan kapal. Ada pula seorang anak lelaki dibunuh di depan matanya. Beliau pun harus melakukan pekerjaan berat tanpa kompensasi.

Di sisi lain, Zulqarnain melihat ketidakadilan dan berusaha memperbaikinya. Dia diberi kemampuan untuk memecahkan masalah dimanapun dia pergi. 

Yang Allah bandingkan dalam kisah Musa alaihissalam dan Zulqarnain adalah terkadang kita bisa turun tangan dan memperbaiki hal-hal yang terjadi di hadapan kita. Sebaliknya, kadang kita hanya bisa menyaksikan ketidakadilan tanpa mampu berbuat apa-apa.

Orang yang beriman harus paham bahwa satu saat mereka memiliki materi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Sedangkan di lain waktu mereka tidak berdaya sama sekali. Dalam hidup, kita akan selalu terjebak dalam salah satu kondisi tersebut.

Melalui surat Al Kahf, Allah mengajarkan tentang bagaimana kita menyikapi kehidupan di dunia yang fana. Jika kita memiliki materi dan kekuasaan, gunakan dengan baik. Allah bisa mengambilnya kapanpun sekehendakNya.

Jika tidak, pahamilah bahwa ada alasan mengapa Allah tidak memberikan kekuasaan dan kemampuan tertentu pada kita. Mungkin saja ada hikmah yang tidak kita ketahui dan rencana besar yang sedang berlangsung di balik semuanya.

Lengkapnya bisa tonton video di bawah ini ya...


Ustadz Nouman Ali Khan - Quran Weekly Ramadhan 1437 H/2016
Get to know - Surah Al Kahf (10 menit)
Diterjemahkan oleh Nouman Ali Khan Indonesia

Story of Musa and Khidr : Surah Al Kahf in-depth bisa ditonton di Bayyinah TV, dibawakan oleh Ustadz Nouman Ali Khan (6 sesi, masing-masing sekitar 20 menit).

---

Reality check

Dengan memahami surat Al Kahf, orang beriman diharapkan tidak terpana dan terpesona dengan hal-hal duniawi yang ditemuinya. Tahu bahwa dunia dan semua yang di dalamnya bersifat sementara. Bukan berarti muslim tidak boleh kaya, tapi jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama kita. Dunia hanya sarana untuk meraih akhirat.

Selain itu, orang beriman harus sadar bahwa di balik segala yang terjadi, ada kuasa Allah yang sedang berlangsung. Kepercayaan kita seutuhnya harus ditujukan pada Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Wallahu a'lam.
Semoga Allah memberikan hidayahNya dan senantiasa menjaga kita.

Reminder, terutama buat saya.
My posts don't make me pious.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Shampoo Hijab : Sariayu & Sunsilk

Minggu, 01 Januari 2017

Postingan ini lanjutan dari review Shampoo kemarin. Saya pisah karena kedua shampoo ini sama-sama seri Hijab. Btw, Rejoice iklannya menampilkan muslimah berhijab juga. Tapi karena saya sudah males coba shampoo baru jadi yasudahlah dua ini saja yang direview haha.

Noted.
Saya cari shampoo yang enak di kulit kepala. Rambut saya cuma bisa dijinakkan dengan conditioner dan vitamin hehe.

Baca juga : Sharing Seputar Scalp Care dan Shampoo Reviews

---

Sariayu Hijab Shampoo

Rawatlah rambut berkerudungmu dengan Sariayu Hijab Shampoo. Shampoo yang mengandung bahan-bahan alami Urang Aring, Lidah buaya, Mangkokan, Cabe Rawit, Mint, dan bahan lainnya yang bermanfaat membersihkan sekaligus merawat kehitaman dan kekuatan rambut. Mengurangi ketombe dan rasa gatal karena ketombe, menjaga kesegaran rambut agar tidak lepek.

Lengkapi dengan Sariayu Hijab Conditioner, Hair Tonic Lotion, dan Hair Mist untuk perawatan optimal rambut berkerudung.

Hentikan pemakaian bila terjadi alergi/iritasi.



---

Sunsilk Hijab Recharge
Hijab Refresh Shampoo

Dikreasikan bersama Jamal Hammadi, pakar perawatan rambut dengan bahan alami. Buah Tin yang mengandung Antioksidan dan Fragrance Release Pearls yang memberi kesegaran pada rambut sepanjang hari.


---

Review

Selama menggunakan Sunsilk, rambut saya jadi ngga mudah lepek dan wangi apel(?)nya juga tahan lama. Sedangkan Sariayu Hijab shampoo membuat rambut saya kering, bener-bener mesti dibantu dengan conditioner.

Dari segi tekstur, Sariayu Hijab shampoo yang lebih encer. Jadi, yang paling enak di kulit kepala saya adalah Sariayu. Rasanya dingin semriwing. Kepala jadi ngga gatel dan begah. Sebaliknya, Sunsilk Hijab Recharge biasa aja di kulit kepala.


In my opinion...

Sariayu Hijab shampoo recommended untuk kamu yang menginginkan sensasi segar di kulit kepala. Sementara Sunsilk Hijab Recharge lebih cocok buat orang-orang yang ngga gitu masalah dengan kulit kepala dan ingin shampoo yang wanginya tahan lama.

Ngomong-ngomong, wajar sih kalau banyak produk kecantikan yang berlabel "Hijab". Muslimah yang berjilbab banyak banget sekarang, jadi iklannya lebih relatable kali ya. TAPI kurang lebih shampoo hijab sama saja dengan shampoo biasa. Yaa kirain bakal ada apanya gitu ya... (hah? apa?)

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.