White-Neng Skin Whitening Cream

Senin, 16 Januari 2017
Halo halo. Beberapa tahun lalu, produk pemudar noda yang kita ketahui masih terbatas. Tak jarang kita melirik produk luar, karena ragu dengan keampuhan produk lokal. TAPI, sekarang sebagian produk lokal pun tak kalah bagusnya. Terlebih teknologi di bidang kosmetika saat ini sudah maju. Salah satunya ya White-Neng ini...


WHITE-NENG
Skin Whitening Cream
Membantu menyamarkan noda-noda hitam

WHITE-NENG adalah krim yang diperkaya dengan Alpha Arbutin, Vitamin C, ekstrak Mulberry, ekstrak Licorice, dan Niacinamide (Vitamin B3) yang dapat membantu mengurangi kekusaman dan membantu menyamarkan noda-noda hitam. Serta ekstrak Aloe Vera yang dapat membantu melembabkan kulit.


Cara Penggunaan
Oleskan pada permukaan kulit tertutama pada bintik-bintik hitam atau noda hitam, dua kali sehari pada pagi dan malam hari setelah kulit dibersihkan. Pijat secara lembut sampai krim terserap sepenuhnya ke dalam kulit. Tunggu selama 10 menit sebelum menggunakan kosmetik.

Pada waktu siang hari, gunakan krim tabir surya pada wajah untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Perhatian!
Hindari daerah sekitar mata.
Hindari kontak langsung dengan mata, mulut, dan membran mukosa.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.
Hanya untuk pemakaian luar.

Jika terjadi iritasi/kemerahan, hentikan penggunaan.
Jangan gunakan jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 12 tahun.


---

FYI

White-Neng punya kemiripan formula dengan Verile Acne Blemish Cream. Ngga sama persis, tapi mirip. Selain Niacinamide dan ekstrak Licorice, White-Neng juga mengandung Alpha Arbutin, Vitamin C, dan ekstrak Mulberry. Intinya, ingredients dalam dua produk tersebut dapat mengatasi hiperpigmentasi akibat radang tanpa memicu masalah baru.

Alpha Arbutin bekerja dengan menghambat pembentukan melanin, tanpa efek samping seperti hydroquinone. Zat ini efektif mencerahkan, meratakan warna kulit, dan mencegah kulit menggelap setelah terpapar sinar matahari. Alpha Arbutin juga lebih stabil dan bekerja lebih cepat dibanding Beta Arbutin.

Ngga heran kan kenapa Alpha Arbutin ngetop banget di dunia skin care. Ngomong-ngomong, produk lokal lain yang terkenal dengan Alpha Arbutin-nya adalah Biokos Derma Bright dan Wardah White Secret Intense Brightening Essence.

Tentang Vitamin C sudah ada postingannya sendiri ya.

Baca juga : Vitamin C dalam Produk Kosmetika

---

Review

Kesan pertama, tekstur produk ini seperti balm yang agak lumer. Lebih pekat dibanding Verile Acne Blemish Cream. Tekstur White-Neng kurang disukai tipe kulit berminyak, karena biasanya malah bikin kulit makin greasy. Bdw, kulit saya kombinasi dengan area kering yang dominan.


Umumnya produk spot treatment cukup ditotol atau oles tipis, tapi produk ini perlu dipijat lembut hingga meresap ke kulit. Kalau tidak dipijat hingga meresap, produknya tidak bekerja dengan maksimal dan terasa agak lengket di kulit.

Menurut saya, hasilnya lebih bagus dibanding Verile Acne Blemish Cream. White-Neng mampu memudarkan noda yang lebih lebar dan gelap dalam kurun waktu yang sama. Errr... tapi bisa juga karena produk ini saya gunakan bersamaan dengan Glycore 8% (di malam hari, bukan dilayer).


Perbedaan lainnya... Di kulit saya, progres White-Neng lambat di awal pemakaian. Di minggu pertama berasa ngga ada perubahan. Setelah produknya habis, baru deh kelihatan nodanya sudah memudar. Kebalikannya, Verile Acne Blemish Cream progresnya cepat di awal, setelah itu melambat.


Secara keseluruhan hasilnya memuaskan, walau namanya agak-agak....

Harganya sekitar Rp 30.000an. Saya beli di Guardian. Kalau susah dapetinnya, bisa cek di Tokopedia.

Oh iya, silakan baca postingan Verile Acne Blemish Cream ya, di sana juga bahas perbandingan dengan produk pemudar noda lain seperti Melanox Cream 2% Hydroquinone ^^

Baca juga : Verile Acne Blemish Cream

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Mazaya Masker Peel Off : Acne & Anti Aging

Rabu, 04 Januari 2017

Dulu saya salah menggunakan Mazaya masker peel off. Saya pikir ini masker bubuk biasa, eeh ternyata rubber mask. Jadi, penggunaannya tidak seperti masker bubuk lain yang bisa dihemat.

---

Mazaya Masker Peel Off terdiri dari tiga varian, yaitu Acne, Anti Aging, dan Whitening. Yang saya review di postingan ini hanya seri Acne dan Anti Aging.

Mazaya Masker Peel off Acne
Masker yang mengandung bahan aktif calcium sulphate, alginate, dan LHA sebagai anti acne agent. Berfungsi mengangkat kotoran, komedo, dan mengecilkan pori-pori sehingga kulit tampak lebih halus.


Mazaya Masker Peel Off Anti Aging
Masker yang mengandung bahan calcium sulphate, alginate, dan vitamin A sebagai anti aging agents. Berfungsi mengangkat kotoran dan memperlambat tanda-tanda penuaan dengan memperbaiki struktur kulit dan mengencangkan kulit yang menua.


Cara penggunaan
Tuang masker ke dalam wadah, masukkan air secukupnya, oles ke wajah secara merata, diamkan hingga kering, lalu bilas.

Mazaya Masker Peel Off adalah masker sekali pakai (bubuk maskernya langsung dihabiskan). Kesalahan saya, dulu pake maskernya sedikit-sedikit. Biar irit gitu maksudnya haha.



Tekstur
Maskernya kental dan lengket. Seperti adonan kanji. Saya butuh sekitar 4-5 tutup botol air mineral untuk mendapat konsistensi yang pas. Setelah jadi, harus cepat-cepat diaplikasikan ke kulit wajah. Kalau tidak, adonannya bisa menggumpal, sehingga sulit dioles dan diratakan.


---

Review

Sebelumnya saya penasaran, kenapa ya masker ini lengket banget. Susah pula dibersihkan. Yah ternyata cara pemakaiannya yang salah. Nyesel deh baru tau belakangan.

Ngomong-ngomong, yang saya posting ini maskernya rada menggumpal. Padahal adonannya cuma didiamkan di wadah ngga sampai 5 menitan (buat foto).

Jadinya kayak gini... Tapi ngga didiamkan juga memang susah sih pakenya. Mesti diratakan dengan spatula masker.


Saat mulai mengering, maskernya memadat dan kenyal seperti karet.


Kelihatan ngga? Masker bagian dalam (yang kontak dengan permukaan kulit) masih agak basah.


Kalau maskernya langsung dipakai dan diratakan dengan baik (hingga ke bawah rahang dan dagu), jadinya seperti di bawah ini.


Sori. Horor.

Ini fossil masker yang sudah mengering. Pas dikupas, berasa lepas topeng silikon. Seperti di film-film eksyen. Kontur muka kita jadi kecetak gitu.

---

Ini kali pertama saya mencoba peel off mask yang mampu mendinginkan kulit. Setelah dikupas pun ampas maskernya masih terasa dingin lho. Padahal saya hanya menggunakan air mineral biasa (bukan air es/dingin). Efek lembabnya juga top. Kulit jadi terasa kenyal dan kencang (sementara).

Saya juga ngga merasa masker ini harsh atau apalah. Kan ada ada tuh masker peel off yang malah bikin kulit jadi terasa pedih, kering, atau memerah. Meski demikian, baiknya Mazaya Masker Peel Off cukup dipakai 1-2 kali saja dalam seminggu.

Awalnya saya ngga berharap banyak dari varian Acne dan Anti Aging. TAPI dua varian ini juga punya efek mencerahkan (sementara) yang bagus. Jadi, asumsi saya kalau ada yang ingin mengatasi kusam, varian Whitening lebih recommended.

Secara keseluruhan, hasil akhir setelah maskeran dengan Mazaya Masker Peel Off memuaskan banget. TAPI proses pembuatan dan pemakaiannya itu lho, bikin emosi hahaha. Lengket kemana-mana :))

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Pesan dalam Surat Al Kahf (untuk Muslim)


Saya hanya mengulas apa yang disampaikan Ustadz Nouman Ali Khan ya. Bahasan mengenai surah Al Kahf sangat penting untuk dipahami kaum muslimin, terutama di akhir zaman yang penuh fitnah (ujian). Surat ini diajurkan untuk dibaca setiap hari Jumat. Maksud dari nasihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam adalah membaca dengan merenungkan maknanya.

Bismillahirrahmanirrahim.

Materialisme (underestimate vs overestimate)

Surat Al Kahf memiliki susunan yang unik. Di dalamnya terdapat empat kisah, yang berhubungan satu sama lain.

Pesan di bagian awal surat Al Kahf salah satunya mengenai hakikat materialisme. Materialisme bukan hanya tentang mencintai uang, kekayaan, dan status. Materialisme juga berarti meyakini bahwa hanya materi yang bisa menolong.

Allah mematahkan doktrin materialisme melalui dua kisah di paruh pertama surat Al Kahf. Kita tidak boleh terjebak dalam keindahan dunia, karena itu semua hanya untuk menguji siapa yang lebih baik amalnya (QS. Al Kahfi ayat 7).

Kisah pertama tentang sekelompok pemuda yang bertahan dari ujian berat dan tetap berpegang teguh pada keyakinannya. Allah menidurkan mereka di dalam gua selama ratusan tahun lamanya dan tidak ada seorang pun yang tahu.

Orang-orang bisa saja meremehkan (underestimate) pemuda-pemuda tersebut. "Jika mereka sembunyi di gua, tahan berapa lama? Kan bisa mati kelaparan... Atau bisa juga mereka ditangkap. Memangnya anak muda bisa apa sih?"

Yang perlu kita pahami, Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang meninggalkan kesenangan dunia demi mentauhidkanNya. Dia mampu membengkokkan hukum alam untuk menolong para pemuda ini. Kita tidak boleh meragukan kekuasaan Allah, karena sumber materi itu sendiri tunduk kepada Allah.

Kisah kedua tentang dua orang pekebun. Salah satunya sangat kaya, memiliki banyak properti, kebunnya luas dan ada sungai yang mengalir di tengahnya. Sedangkan pekebun yang lain memiliki aset yang sangat kecil, sehingga pekebun yang kaya merendahkannya. 

Pekebun yang kaya menilai aset materinya terlalu tinggi (overestimate), sehingga dia menjadi angkuh. "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku kira hari Kiamat itu tidak akan datang, dan sekiranya aku dikembalikan pada Tuhanku, pasti aku mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini." (QS. Al Kahf ayat 35-36). Allah pun memberi pelajaran dengan mengambil semua aset pekebun yang kaya.

Jadi, jika kita tidak memiliki apa-apa, masih ada Allah yang menjaga kita. Dan jika kita punya segalanya, jangan sombong. Allah bisa mengambilnya, agar kita paham bahwa sedari awal kita memang tidak punya apa-apa (ref. makna innalillahi wa inna ilaihi roji'un).

---

Ada rencana besar di balik semua kejadian

Allah mengajarkan hal lain dalam paruh kedua surat Al Kahf. Di antaranya adalah kisah nabi Musa alaihissalam - Khidir dan kisah Zulqarnain. Keduanya sama-sama melakukan perjalanan, berhenti di tiga tempat, dan berusaha melakukan hal yang benar. 

TAPI salah satu dari mereka benar-benar tak kuasa untuk mengubah situasi.

Nabi Musa alaihissalam diinstruksikan oleh nabi Khidir, "Kamu tidak boleh protes." Kemudian Nabi Musa menyaksikan pengrusakan kapal. Ada pula seorang anak lelaki dibunuh di depan matanya. Beliau pun harus melakukan pekerjaan berat tanpa kompensasi.

Di sisi lain, Zulqarnain melihat ketidakadilan dan berusaha memperbaikinya. Dia diberi kemampuan untuk memecahkan masalah dimanapun dia pergi. 

Yang Allah bandingkan dalam kisah Musa alaihissalam dan Zulqarnain adalah terkadang kita bisa turun tangan dan memperbaiki hal-hal yang terjadi di hadapan kita. Sebaliknya, kadang kita hanya bisa menyaksikan ketidakadilan tanpa mampu berbuat apa-apa.

Orang yang beriman harus paham bahwa satu saat mereka memiliki materi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Sedangkan di lain waktu mereka tidak berdaya sama sekali. Dalam hidup, kita akan selalu terjebak dalam salah satu kondisi tersebut.

Melalui surat Al Kahf, Allah mengajarkan tentang bagaimana kita menyikapi kehidupan di dunia yang fana. Jika kita memiliki materi dan kekuasaan, gunakan dengan baik. Allah bisa mengambilnya kapanpun sekehendakNya.

Jika tidak, pahamilah bahwa ada alasan mengapa Allah tidak memberikan kekuasaan dan kemampuan tertentu pada kita. Mungkin saja ada hikmah yang tidak kita ketahui dan rencana besar yang sedang berlangsung di balik semuanya.

Lengkapnya bisa tonton video di bawah ini ya...


Ustadz Nouman Ali Khan - Quran Weekly Ramadhan 1437 H/2016
Get to know - Surah Al Kahf (10 menit)
Diterjemahkan oleh Nouman Ali Khan Indonesia

Tafsir kisah Ashabul Kahfi juga pernah disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA. di Yufid TV. Sedangkan Story of Musa and Khidr : Surah Al Kahf in-depth bisa ditonton di Bayyinah TV, dibawakan oleh Ustadz Nouman Ali Khan (6 sesi, masing-masing sekitar 20 menit).

---

Reality check

Dengan memahami surat Al Kahf, orang beriman diharapkan tidak terpana dan terpesona dengan hal-hal duniawi yang ditemuinya. Tahu bahwa dunia dan semua yang di dalamnya bersifat sementara. Bukan berarti muslim tidak boleh kaya, tapi jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama kita. Dunia hanya sarana untuk meraih akhirat.

Selain itu, orang beriman harus sadar bahwa di balik segala yang terjadi, ada kuasa Allah yang sedang berlangsung. Kepercayaan kita seutuhnya harus ditujukan pada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Pesan dari Ustadz Firanda... "Apapun fitnah yang terjadi, yang penting kita beribadah. Selama kita beribadah, tidak meninggalkan sholat malam, menyisihkan waktu untuk pengajian dan baca Quran, insya Allah, Allah akan menjaga kita. Kalaupun meninggal, kita meninggal dalam kemuliaan."


Wallahu a'lam.
Semoga Allah memberikan hidayahNya dan senantiasa menjaga kita.

Reminder, terutama buat saya.
My posts don't make me pious.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Shampoo Hijab : Sariayu & Sunsilk

Minggu, 01 Januari 2017

Postingan ini lanjutan dari review Shampoo kemarin. Saya pisah karena kedua shampoo ini sama-sama seri Hijab. Btw, Rejoice iklannya menampilkan muslimah berhijab juga. Tapi karena saya sudah males coba shampoo baru jadi yasudahlah dua ini saja yang direview haha.

Noted.
Saya cari shampoo yang enak di kulit kepala. Rambut saya cuma bisa dijinakkan dengan conditioner dan vitamin hehe.

Baca juga : Sharing Seputar Scalp Care dan Shampoo Reviews

---

Sariayu Hijab Shampoo

Rawatlah rambut berkerudungmu dengan Sariayu Hijab Shampoo. Shampoo yang mengandung bahan-bahan alami Urang Aring, Lidah buaya, Mangkokan, Cabe Rawit, Mint, dan bahan lainnya yang bermanfaat membersihkan sekaligus merawat kehitaman dan kekuatan rambut. Mengurangi ketombe dan rasa gatal karena ketombe, menjaga kesegaran rambut agar tidak lepek.

Lengkapi dengan Sariayu Hijab Conditioner, Hair Tonic Lotion, dan Hair Mist untuk perawatan optimal rambut berkerudung.

Hentikan pemakaian bila terjadi alergi/iritasi.



---

Sunsilk Hijab Recharge
Hijab Refresh Shampoo

Dikreasikan bersama Jamal Hammadi, pakar perawatan rambut dengan bahan alami. Buah Tin yang mengandung Antioksidan dan Fragrance Release Pearls yang memberi kesegaran pada rambut sepanjang hari.


---

Review

Selama menggunakan Sunsilk, rambut saya jadi ngga mudah lepek dan wangi apel(?)nya juga tahan lama. Sedangkan Sariayu Hijab shampoo membuat rambut saya kering, bener-bener mesti dibantu dengan conditioner.

Dari segi tekstur, Sariayu Hijab shampoo yang lebih encer. Jadi, yang paling enak di kulit kepala saya adalah Sariayu. Rasanya dingin semriwing. Kepala jadi ngga gatel dan begah. Sebaliknya, Sunsilk Hijab Recharge biasa aja di kulit kepala.


In my opinion...

Sariayu Hijab shampoo recommended untuk kamu yang menginginkan sensasi segar di kulit kepala. Sementara Sunsilk Hijab Recharge lebih cocok buat orang-orang yang ngga gitu masalah dengan kulit kepala dan ingin shampoo yang wanginya tahan lama.

Ngomong-ngomong, wajar sih kalau banyak produk kecantikan yang berlabel "Hijab". Muslimah yang berjilbab banyak banget sekarang, jadi iklannya lebih relatable kali ya. TAPI kurang lebih shampoo hijab sama saja dengan shampoo biasa. Yaa kirain bakal ada apanya gitu ya... (hah? apa?)

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.