Minyak Zaitun (Extra Virgin Olive Oil)

Kamis, 07 Desember 2017
Suatu hari saya sempat syok.

Pas cek statistik blog, ada yang googling, "Bolehkah minum minyak zaitun Herborist?"

Speechless.

Oke, ini jawabannya :

TIDAK!

TYDAQ mbak! TIDUCK!

JANGAAAAN!

NOOOOOOO~!

Kamu masih muda. Jangan gegabah ambil keputusan.

Kami masih sayang kamuuu~

...

Dan itu juga berlaku untuk minyak zaitun cosmetic grade merk lainnya :D

Kalau kamu mau masak atau minum minyak zaitun, carilah yang food grade berlabel Extra Virgin Olive Oil (EVOO). Biasanya dijual di rak minyak makanan Supermarket.

EVOO aman untuk dicerna langsung, sedangkan minyak zaitun cosmetic grade seperti Herborist, Mustika Ratu, Ovale, Wardah, dan lainnya hanya untuk pemakaian luar.


Ada apa dengan Extra Virgin Olive Oil?

Minyak zaitun food grade ada beragam jenisnya. Meski sama-sama bebas dari zat tambahan, tapi proses ekstraksi minyaknya menentukan seberapa banyak nutrisi yang terkandung.

Minyak zaitun yang terbaik adalah Extra Virgin Olive Oil.

EVOO diperoleh dari perasan pertama buah zaitun tanpa melewati proses pemanasan (cold pressed).

Proses pemanasan dapat menghilangkan banyak nutrisi, sehingga menurunkan kualitas minyak. Ini berarti, kandungan nutrisi EVOO lebih kaya dibanding minyak zaitun food grade biasa.

Anjuran penyimpanannya sama dengan Minyak Kelapa (VCO) yang sudah saya post beberapa waktu lalu.

Baca juga : Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil)

Manfaat EVOO banyak sekali jika dikonsumsi secara rutin. Di antaranya baik untuk kesehatan jantung, melancarkan sistem pencernaan, anti kanker, dan menurunkan risiko penyakit berat lainnya.

Setelah baca-baca di Wellness Mama, ternyata di US banyak Extra Virgin Olive Oil abal-abal. Maksudnya, minyak zaitun yang tidak lolos standar kualitas EVOO, tetap dilabel sebagai EVOO.

Jadi, kalau untuk dikonsumsi (buat masak-masak atau kesehatan) baiknya beli EVOO yang merknya sudah terkenal luas.

Ciri lain dari EVOO yang bagus adalah botolnya gelap... fungsinya untuk menjaga kualitas minyak dari paparan cahaya.

Lebih lanjut, review Minyak Zaitun pada postingan ini hanya terbatas untuk kecantikan saja ya.


Pilih minyak zaitun cosmetic grade atau food grade?


Perbedaan yang paling mendasar adalah pemrosesan minyak tersebut.

Seperti yang sudah kita bahas di awal, minyak zaitun cosmetic grade dibuat khusus untuk kecantikan. Tidak bisa digunakan untuk masak dan tidak boleh diminum.

Sedangkan EVOO adalah minyak zaitun murni yang bebas zat tambahan, sehingga aman untuk dikonsumsi atau dicerna langsung.

Tentang pro kontra minyak cosmetic grade sudah pernah dibahas di sesi komentar. Tapi saya cantumkan kembali di sini.

Pro cosmetic grade

Minyak zaitun cosmetic grade sudah diproses sedemikian rupa agar sesuai dan aman untuk perawatan kulit (meminimalisir risiko contact dermatitis, iritasi, dan reaksi negatif lainnya). Teksturnya lebih ringan, cepat meresap, dan ngga begitu greasy dibanding minyak food grade.

Inilah kenapa banyak beauty expert yang tidak menganjurkan penggunaan EVOO untuk kulit wajah. Namun sebagai gantinya mereka merekomendasikan produk (mis. cleansing oil) dengan ekstrak minyak zaitun.

Kontra cosmetic grade

Minyak zaitun cosmetic grade diformulasikan dengan zat-zat tambahan seperti pewangi, penstabil, dan lainnya (yang biasanya dihindari orang dengan tipe kulit sensitif dan penggemar skin care DIY/organik).
"Kalau yang gue taruh di kulit ngga bisa dimakan, berarti ngga aman." (kurang lebih begitu)
Minyak food grade (yang dicerna langsung) membutuhkan standar pemrosesan yang lebih ketat dibanding minyak cosmetic grade, sehingga murni dari zat-zat tambahan.

Tapi, bukan berarti EVOO lebih bagus secara mutlak.

Ada juga kok minyak cosmetic grade berkualitas (mis. diproses hanya untuk menghilangkan baunya). Contohnya minyak dari produsen skin care organik hehe (cmiiw).

Noted!

Meski demikian, sulit untuk menemukan skin care berbasis oil yang benar-benar cocok untuk kulit kita (khususnya wajah).

Kalo sudah ngga cocok, mau pake yang cold pressed/organik/mahal/blablabla sekalipun, kita ngga akan dapat hasil yang memuaskan.


---

Eniwei, Minum Minyak Zaitun? Serius?

Kalau kamu pengunjung lama blog ini, mungkin pernah baca dulu (2014) saya sempat rutin minum EVOO (Filippo Berio) untuk menyehatkan kulit.

Kamu bisa browsing lebih lanjut tentang diet Mediterania (berkenaan dengan minyak zaitun). Umumnya yang rutin minum EVOO kulitnya lebih sehat, lembab, dan glowing.

Anjurannya minum 1-3 sendok setiap 1-3 kali sehari.

Setelah minum EVOO, biasanya saya akali dengan tidak mengecap lidah ke langit-langit mulut (supaya tidak berasa ayepnya). Kemudian langsung minum air putih atau madu.

Tapi sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga (lah ngga nyambung buk peribahasanya hahaha).

Walau hasilnya bagus, saya berhenti karena ngga kuat dengan rasanya yang... (hmmm). Makanya saya tercengang (pas baca diet Mediterania) ada yang minum minyak zaitun satu gelas sehari. Subhanallah...

Kalau kamu tertarik untuk minum EVOO, ngga perlu parno dengan rasanya... Sekarang banyak kok yang jual suplemen EVOO dalam kapsul.

---

Minyak Zaitun untuk Rambut

Minyak ini memang multifungsi banget! Haha.

Anjuran pakai yang paling umum adalah gunakan minyak zaitun di ujung rambut yang kering (kira-kira dari bawah telinga hingga ke ujung rambut). Diamkan setengah jam, kemudian keramas hingga bersih.

Takaran minyak yang digunakan juga tidak perlu banyak-banyak, karena kalau keramasnya ngga bersih, hasilnya malah bikin rambut jadi lepek dan berminyak banget.

Khusus untuk orang yang rentan berketombe dan memiliki kulit kepala berminyak... Hindari penggunaan EVOO di kulit kepala, kecuali jika kamu akan membekap kepala dengan handuk hangat. Soalnya, salah-salah EVOO akan memperparah problem ketombe yang kamu alami.


Saya menggunakan minyak zaitun murah untuk ujung rambut yang sangat kering. Hasilnya lebih bagus daripada minyak kelapa (VCO). Tapi karena penggunaannya sangat tricky... saya putuskan untuk berhenti dan balik menggunakan conditioner sebelum keramas.

Kalau mau yang lebih praktis, kamu bisa cari vitamin rambut yang dibuat dari ekstrak minyak zaitun. Aromanya jelas lebih wangi. Teksturnya pun tidak lengket dan berminyak, sehingga bisa digunakan setiap hari.

---

Minyak Zaitun untuk Bibir

Secara khusus, saya tidak pernah menggunakan minyak zaitun untuk mencerahkan warna bibir.

Katanya sih bagus untuk mengembalikan warna alami bibir. Tapi imho, efeknya mungkin lebih untuk melembabkan kali ya... (cmiiw).

Updated! Dapat masukan kalau ada yang warna bibirnya jadi lebih cerah setelah menggunakan EVOO.

DIY EVOO lip mask simpel banget. Siapkan jar kosong 5-10 ml, kemudian campurkan EVOO dan madu. Oleskan di bibir setiap malam sebelum tidur.

Untuk DIY lip scrub, campur EVOO dengan madu, gula pasir, atau brown sugar ala vlogger youtube. Tapi baiknya tidak mengeksfoliasi kulit bibir yang sangat kering dan pecah-pecah.

Kalau kamu fokus mencerahkan warna bibir... Sebisa mungkin aplikasikan juga sunblock di bibir atau pilih lip balm yang mengandung tabir surya. Kulit bibir kita juga butuh diproteksi dari sinar matahari supaya tidak menggelap.

Baca juga : Caraku Mengatasi Bibir Pecah-pecah dan Menggelap

---

Minyak Zaitun untuk Kulit Badan

Sejak berabad-abad lalu, minyak zaitun sudah lazim digunakan untuk memijat dan merawat kulit badan. Betapa tidak? Minyak zaitun diklaim mampu mengatasi kulit kering dan menyamarkan stretch mark.

Yang jadi pertanyaan, aman ngga sih untuk ibu hamil dan menyusui?

Sependek pengetahuan saya, aman, asal kamu tidak alergi minyak zaitun.

Cara tahu alergi atau tidak, yaitu dengan patch test di lengan atas bagian dalam. Oleskan sedikit minyak zaitun, kemudian amati apakah ada reaksi negatif yang muncul.

Beberapa kali saya ketemu review yang bilang (untuk kulit badan) hasilnya lebih nampol EVOO dibanding minyak zaitun cosmetic grade.

Baca juga : Minyak Zaitun Herborist, Ovale, dan Wardah

Selain dibalur seperti biasa, ada juga cara unik melembutkan tangan dengan EVOO. Saya tahu dari Bubzbeauty (video jadulnya).

Tips ini bagus untuk yang kulit tangannya kasar atau yang sering pake cat kuku.

Caranya, hangatkan EVOO, kemudian balurkan merata di tangan. Gunakan sarung tangan plastik atau karet dan diamkan hingga setengah jam. Setelah itu, bilas dan lembabkan tanganmu.

Jadi "perawatannya" bisa dilakukan sambil cuci piring, jemur baju, dan lainnya, lol.


EVOO juga bisa dicampur di hand cream, scrub, atau body lotion favoritmu.

Cukup campurkan beberapa tetes saja ya T.T Itu yang di foto ngga sengaja tumpah.

Baca juga : Cara Asyik Menggunakan Hand Cream


---

Minyak Zaitun untuk Kulit Wajah

Untuk badan? Oke.

Untuk wajah? Tunggu dulu...

Ada beberapa hal yang mesti kita pertimbangkan sebelum memakai EVOO untuk kulit wajah, yaitu tipe, kondisi kulit, dan riwayat break out.

Yang biasanya cocok menggunakan EVOO sebagai pelembab harian adalah tipe kulit kering, kulit yang mengalami penuaan, dan kulit yang jarang bermasalah. Itupun cukup dioles tipis-tipis saja.

Sedangkan untuk membersihkan wajah (Oil Cleansing Method) masih bisa untuk semua tipe kulit, namun syarat dan ketentuan tetap berlaku (terutama untuk kulit berminyak). Di antaranya mesti tahu takaran perbandingan yang sesuai, dibasuh dengan air hangat, dilap dengan washlap hangat, atau menggunakan face wash/toner peringkas setelah OCM.

Untuk daya bersih, EVOO dan minyak zaitun cosmetic grade sepertinya 11-12 (kalau di kulit saya hehe).

#FYI

Sepanjang saya browsing-browsing, bisa disimpulkan ada tiga pendapat tentang EVOO untuk kulit wajah.

Ada yang berpendapat bahwa minyak zaitun sifatnya comedogenic. Ada pula yang menyanggah risiko nyumbat porinya rendah. Ada juga pendapat pertengahan yang bilang tidak menyumbat pori, tapi karena minyak ini greasy dan lambat terserap di kulit, jadi dia menarik partikel-partikel di udara sehingga berisiko menyumbat pori.

Pokoknya kalau kamu ada bakat acne prone, baiknya main aman aja. Jangan melembabkan kulit dengan EVOO. Masih banyak alternatif selain EVOO yang lebih bersahabat untuk kulit berminyak dan acne prone.

Kalaupun tetap tertarik untuk mencoba, amati jika ada reaksi yang tidak wajar, seperti komedo yang membludak, gatal, bruntusan, dan lainnya. Risiko ditanggung pengguna.

---

Bagusan cosmetic grade dong?

Sulit untuk menyatakan mana yang lebih bagus. Masing-masing punya keunggulan dan kekurangannya sendiri. Tinggal disesuaikan dengan selera(?) dan kebutuhan.

Karenaa namanya produk perawatan itu cocok-cocokan. Tergantung minyaknya akan digunakan untuk apa dan gimana reaksi kulit terhadap produk atau regimen skin care secara keseluruhan.


---

IMHO, Final thought!

Untuk rambut (pre-wash), lebih bagus EVOO daripada minyak zaitun cosmetic grade (seperti Herborist, Ovale, dan Wardah). Tapi kalau kamu mau yang praktis, vitamin rambut yang mengandung minyak zaitun juga ngga kalah oke.

Untuk badan, saya lebih suka kalau EVOO-nya dicampur dengan hand cream hehe. FYI, banyak juga yang puas dengan khasiat EVOO untuk menyamarkan stretch mark (digunakan dengan cara memijat atau sebagai DIY scrub campuran bubuk kopi).

Untuk wajah? Saya pilih skip skip skip. Tipe kulit saya kombinasi (dominan kering), acne prone, dan gampang dehidrasi. Jadi, masih setia pake Hada Labo Gokujyun Lotion dan Garnier Micellar Water :D

Untuk diminum? Pengen sih telatenin lagi, tapi ngga dulu deh haha. Alhamdulillah sudah cocok dengan Habbatussauda.


Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
4 komentar on "Minyak Zaitun (Extra Virgin Olive Oil)"
  1. Hani! Aku baru banget pingin diet pake EVOO, cuma kuat 3x -_- baunya nggak ngaruh tapii teksturnya yg oily di mulut pingin muntah >_< memang memberikan efek kenyang jangka panjang tapi rasanya... Aku pilih cuka apel kemana-mana, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk kuat-kuatan napas ya kalau minum EVOO Fiii... Aku malah ngga gimana-gimana dengan teksturnya, aroma juga bisa pura-pura(?) ngga cium, tapi rasa ngga bisa bohong haha... Eh kita ngomong gini takutnya malah kasih sugesti negatip ke yg pengen coba minum EVOO :)) astaghfirullah...

      Bdw emang bener kata kamu, walau cuma sekian sendok, EVOO ngga bikin cepet laper ya :D thanks for sharing!

      Hapus
  2. Saya pakai EVOO buat first cleanser dan diminum juga. Tapi belinya yang kapsul :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waa double cleasing pake EVOO ya? :D Thanks for sharing!

      Hapus

Please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^