Ini Lho Pembersih yang Saya Gunakan (2017)

Kamis, 22 Juni 2017
Sebagian pengunjung mungkin heran ya :)) Di postingan X, saya bilang pake cleansing oil dan facial foam sebagai pembersih. Di kesempatan lain, bilangnya pake micellar water. 

Yang bener yang mana nih? 

Jadi gini... Saya memilih produk sesuai dengan kondisi kulit terkini. Selain itu, karena kulit saya kadang rewel, maka produk-produk pembersih yang saya gunakan pun dibagi jadi dua, yaitu pembersih utama dan pembersih alternatif.

Pembersih utama adalah produk pembersih yang bisa kita gunakan setiap hari dan tidak menimbulkan reaksi negatif walau digunakan 2-3 kali sehari.

Pembersih alternatif adalah produk pendamping dan produk back up saat kulit kita bermasalah atau saat kulit butuh extra-pembersihan.

Baca juga : Bingung Pilih Produk Pembersih? Cek Quick Post Ini!


Noted!

Artikel ini kelanjutan dari post kemarin, berkaitan dengan contoh penerapan pembersih utama dan alternatif.

Berikut sharing beberapa produk pembersih yang saya gunakan, sebagai gambaran untuk memudahkan kamu menetapkan produk pembersih dalam regimen skin care harian :D

Tipe kulit saya : Kombinasi.
Kondisi : Dehidrasi dan acne prone.


Pembersih Utama
ala Hanitis (per 2017)


Micellar Water

Kita tahu ya kalau merawat tipe kulit kombinasi itu lumayan menantang hahaha, karena ada dua tipe kulit dalam satu wajah. Paket kombo yang paling umum adalah kering di U-zone dan berminyak di T-zone.

Nah, kalau kamu punya kulit kombinasi dan bingung mau pake pembersih apa, TRY THIS!!! Lol ((ngetik sepenuh hati, sampe capslock jebol)).

Setelah dipakai berbulan-bulan, pembersih berbasis air rupanya sangat sesuai untuk tipe kulit kombinasi dan dehidrasi. FYI, merk micellar waternya bisa pilih suka-suka kamu :D

Kemarin-kemarin saya buat postingan tentang micellar water. Kalau kamu tertarik masukin micellar water dalam regimen skin care, bisa baca-baca link di bawah ini...

Baca juga : Micellar Water : Yay or Nay?


Setelah coba beberapa produk micellar water, kayaknya saya bakal stick dengan Garnier, insya Allah.

Alasannya, formula produk ini simpel (ngga neko-neko), harga reasonable (sekitar Rp 28.000 untuk 125 ml), dan gampang banget dapetinnya (di minimarket macam Indomaret dan Alfamart juga ada).

Baca juga : Garnier Micellar Water

---

Pembersih Alternatif
ala Hanitis (per 2017)

DIY Face Cleanser

Sekarang sudah banyak yang beralih ke skin care alami (DIY/homemade skin care). Ada yang pake DIY Cleanser dari yoghurt, madu, activated charcoal, homemade balm, dst.

Saya juga punya DIY cleanser andalan... Apalagi kalau bukan Oatmeal haha. Setelah ngubek-ngubek postingan lama, ternyataaa Oatmeal sudah saya gunakan selama hampir 5 tahun!

Yeaayy! :')) Antara syok dan terharu hahaha.

Baca juga : Oatmeal Face Cleanser (2012)

Saya menggunakan oatmeal sebagai masker sekaligus cleanser. Jadi, sesaat sebelum mandi, saya maskeran dulu pake oatmeal (cukup 1 sendok untuk sewajah dan leher). Begitu selesai mandi, oatmealnya digosok pelan (seperti scrubbing), lalu dibasuh dengan air.


Terinspirasi dari masukannya Yozora... Supaya oatmealnya ngga gitu berantakan, baiknya kita haluskan pake blender dan disimpan di toples. Hasilnya emang lebih rapi dan lebih gentle juga di kulit wajah.

Oh iya, seperti biasa oatmeal yang saya gunakan adalah Quaker Oat Instant yang bungkus merah. Sepengalaman saya sih lebih lembut daripada yang bungkus biru :D


---

Cleansing Oil

Minyak sangat efektif untuk membersihkan kotoran dan make up yang waterproof sekalipun. Saya mulai suka menggunakan Minyak Biji Anggur sebagai pembersih sekitar tahun 2013. Tipe dan kondisi kulit saya saat itu masih berminyak dan sangat rentan berjerawat.

Ngomong-ngomong, sekarang saya membatasi penggunaan minyak sebagai pembersih harian (di rumah cuma nyetok virgin coconut oil aja soalnya huhu).

Kulit saya mudah dehidrasi dan belakangan ini komedo rentan banget membludak. Paling saya pake buat bersihin muka pas lagi kotor banget (double cleansing) :D

Baca juga : The Body Shop Camomile Silky Cleansing Oil


Kalau kamu penasaran dengan Oil Cleansing Method, berikut trik-trik supaya minyak (sebagai pembersih) ngga bikin komedoan...

(1) Cari jenis minyak yang sesuai dengan tipe dan kondisi kulit kamu.

(2) Untuk kombinasi 2 jenis minyak (mis. extra virgin olive oil dan castor oil), cari tahu takaran perbandingan yang pas (mis. 1 : 2 atau 1 : 3, dst). Yang ini butuh trial and error sih...

(3) Basuh wajah dengan air hangat di bilasan terakhir, atau

(4) Setelah dibalur minyak, bersihkan wajah dengan facial brush/silicon pad, atau

(5) Bekap wajah yang sudah dibalur minyak dengan washlap hangat, kemudian basuh dengan air hangat.

---

Sabun wajah

Saya sudah stop menggunakan Hada Labo Tamagohada Face Wash. Yang kadang masih saya gunakan adalah Hada Labo Gokujyun Face Wash (pinjam punya adek hihi), sebagai bagian dari double cleansing.

Baca juga : Hada Labo Tamagohada Face Wash


Banyak di antara kita yang ngerasa kurang bersih kalo ngga sabunan. ((Sugesti))

Sebenernya, kulit yang sangat kering kurang sesuai jika dibersihkan dengan sabun (apalagi yang ngga pH balanced). Salah-salah, kulit malah makin kering dan rentan iritasi.

Tapi aku tuh ngga bisa sist, kalo ngga sabunan!

Okey, sekedar info... Hada Labo Gokujyun face wash pernah saya gunakan saat kulit kering (karena obat kalo ngga salah). Seingat saya, waktu itu ngga nyetok oatmeal, trus bingung mo bersihin muka pake apa haha. Alhamdulillah relatif aman, yang penting difoaming hehe.

Selain Hada Labo, temen saya yang kulitnya kering dan sensitif juga suka banget dengan sabun wajah Cetaphil. Ada juga beauty guru yang dapat rekomendasi pake Cetaphil dari dermatologis :D

Lebih lanjut tentang info produk face wash (untuk kulit kering dan sensitif) lainnya bisa browsing sendiri yaa...

Baca juga : Beberapa Pertanyaan Seputar Skin Care (2016)


Terakhir, Kojie San. Saya sudah lama pake produk ini, tapi jarang banget dibahas haha. Fungsinya sebagai produk pendamping yang bantu mencerahkan kulit wajah.

Baca juga : Review Kojie San Skin Lightening Soap

---

Kesimpulan

Pembersih utama saya saat ini (per Juni 2017) adalah micellar water. Alhamdulillah cukup untuk membersihkan wajah saya sehari-hari.

DIY Oatmeal cleanser saya masukkan ke dalam pembersih alternatif, yaitu saat kulit mengalami alergi atau pas dulu mengobati kulit pake Mediklin TR. Sekarang oatmealnya lebih sering dipake buat maskeran :D

Sedangkan Kojie San adalah "produk emergency" kalau kulit saya mengalami kusam. Jadi hanya digunakan dalam jangka waktu tertentu saja.



Minyak dan facial foam juga saya kelompokkan sebagai pembersih alternatif (pemakaian sewaktu-waktu, saat kulit butuh extra-pembersihan). Keduanya kurang sesuai untuk dijadikan pembersih utama dengan kondisi kulit saya saat ini, hiks...

Oh iya, beberapa waktu terakhir, pas kulit lagi kotor banget (tapi ngga cocok dengan sabun), saya double cleansing menggunakan minyak dan micellar water.

Caranya... setelah ngebalur kulit wajah dengan minyak, saya lap dengan kapas kering. Baru kemudian saya bersihkan wajah dengan kapas yang dibasahi micellar water.

Baca juga : Cuci Muka Pake Air Teh Hijau

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
10 komentar on "Ini Lho Pembersih yang Saya Gunakan (2017)"
  1. iya nih pen nyobain micellar water

    BalasHapus
  2. Setuju Garnier Micellar Water Favo !
    Mana harganya sgt terjangkau dan gampang di temui di minimarket.

    https://coretantanganwinda.wordpress.com

    BalasHapus
  3. q lagi pake the saem cleansing water yg tea tree, secara keseluruhan sih q rasa buang" duit ajah 😂😂 padahal biasa pake pixy juga udah oke banget, niatnya sih mau beli the saem varian greentea kalo yg ini habis, tapi liat di indomaret pixy cleansing lagi promo 😂😂 garnier bagus tah mba ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh temenku ada yg pake the saem malah cocok bgt :D dia compare sama produk apa gitu ya lupa huhu.

      Iyaa Pixy juga aku suka ^^; tapi akhirnya pilih Garnier krn trasa lebih gentle di bibir dan kulit, trus ngga mengandung wewangian juga. Cuman namanya skin care cocok-cocokan sih, ada jg yg ngga puas pake Garnier, lol.

      Hapus
  4. Aku juga dulu pake kojie san. Bagus sih cuma aku beruntusan pas pake krim nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waa ngga cocok ya sis :( aku belum pernah coba krimnya hehe.

      Hapus
  5. Ga sengaja nemu blog Mbak dan tadaaa, kek berasa nemu temen senasib (tapi gak seperjuangan) Mbak, hehe. Aku rawat muka make rangkaian Acnes Mbak. Mulai dari facial foam, toner, sunblock, obat jerawat dan oil film. Aku masi ragu kalo mau coba macem2 produk atau DIY gitu Mbak. Salam kenal ya Mbak. Makasih banyak, blognya bermanfaat banget buat aku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe alhamdulillah kalo bermanfaat, salam kenal juga yaa :D Iyaa ditelateni aja apa yang udah cocok. Kulitku duluuu mulai bermasalah krn aku latah gonta-ganti skin care hiks.

      Hapus

Selain melalui kotak komentar, bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com. Also, please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^