Skin Care Talk // Personal Thought // Blogging Experience

Masker Putih Telur

Minggu, 14 Mei 2017

Beberapa waktu terakhir saya pake virgin coconut oil (alias minyak kelapa, lol) sebagai minyak pembersih dan pijet-pijet muka. Naahhh, komedo saya tuh malah membludak dan rambut halus di wajah jadi makin banyak huhuhuhu.

Akhirnya browsing tentang DIY peel off mask dan facial hair remover. Ada beberapa tutorial yang menggunakan putih telur. Jujur banget dari lubuk hati yang terdalam, saya ngga tertarik untuk mencoba. Putih telur kan amis :( Tapi muter-muter cari resep DIY nemunya putih telur mulu, yasudah... Lama-lama penasaran juga, karena masker putih telur ini populer banget kan.

Masker putih telur (((katanya))) recommended untuk menangani jerawat, garis halus, kerut, dan kusam. Jika digunakan rutin, dapat mencerahkan, meratakan warna wajah, menghaluskan tekstur, dan meningkatkan elastisitas kulit.

Yang kita butuhkan...

Putih telur mentah (1 butir telur), kuas masker, dan wadah. Tisu wajah ini optional yaa... Untuk maskeran biasa, ngga perlu pake tisu. Tinggal oles putih telurnya di permukaan kulit. Tapi kalau kamu mau bikin masker peel off, mesti pake tisu.


Saya hanya pake satu lembar tisu. Kan selembar tisu ada dua lapis tipis tuh...


Cara pemakaiannya sebenernya mudah, tapi susah(?) *lah gimana sih.

Pertama, oleskan putih telur sampai kuyup (bener-bener basah) di area kulit yang kita inginkan. Kemudian, tempelkan selembar tisu tipis. Setelah tertempel, oles lagi dengan putih telur. Begitu sudah kuyup, tempelkan lembaran tisu tipis kedua. Terakhir, oleskan lagi putih telurnya.

Idealnya, putih telur dioles rapi dan hati-hati, supaya tisunya ngga gitu kisut kayak gini...


Tunggu sampai maskernya mengering dan mengeras. Kupas tisu dengan arah yang berlawanan dari rambut halus dan komedo. Untuk pemakaian sewajah, tisunya dikupas mulai dari dagu dan rahang. Kalau di area hidung, kupasnya seperti pore pack :D


---

Hasilnya?

Ngga gitu ngangkat Bro. Cuma sekitar 5-10% aja. Itupun sudah coba 2x di dua kesempatan yang berbeda. Saya cek ulang lihat tutorial di youtube dan tanya ke temen-temen yang lain. Mereka kok bisa puas, cara pakenya gimana :))

Saya juga coba tambahin gula pasir (supaya efek rekatnya makin bagus), tapi hasilnya tetep failed. Kurang lihai sepertinya haha.

Ngomong-ngomong, pas cuci muka, kulit memang jadi lebih halus dan licin. Sayangnya setelah itu muka saya malah jadi bentol-bentol. Ngga lama sih... bentol-bentolnya cepet mereda, tapi kayaknya memang fix ngga cocok deh.

Menurut Dermreview, putih telur mengandung collagen, protein, dan vitamin A. Oleh karena itu, efek sementara yang bisa kita rasakan adalah kulit jadi lembab dan kencang. Hanya saja, karena dia mengandung vitamin A, jadi tetep ada risiko reaktif di kulit yang sensitif. Apalagi jika dicampur dengan perasan lemon, salah-salah kulit bisa jadi kering dan iritasi.

Baca juga : Jangan Mengatasi Jerawat dengan Cara Alami Ini

Selain itu, masker putih telur juga berpotensi menyumbat pori dan meningkatkan risiko break out di kulit acne prone (nah lho, ternyata malah bertolak belakang sama "klaim" yang beredar). Efek lainnya adalah penyebaran bakteri dari telur mentah di permukaan kulit. Jadi pilih telur yang kualitasnya baik.

Tapi banyak yang cocok kok, Sist...

Kulit yang cenderung normal dan ngga gitu bermasalah memang fine-fine saja Sist. Bahkan ada yang sampe jadiin masker putih telur sebagai must have item untuk perawatan anti agingnya.

Cuman, yang kita garis bawahi adalah kesesuaiannya untuk kulit acne prone dengan skin barrier yang lemah. Saya berani coba masker putih telur juga mesti tunggu sampai kulit menjinak dulu, tapi ternyata tetep ada reaksi negatif. Yaa ujung-ujungnya tetep cocok-cocokan juga hehe.

Kalau kulit kamu rentan bermasalah, tapi masih penasaran dengan khasiat putih telur... Baiknya pilih dalam bentuk produk jadi yang sudah diformulasikan secara profesional.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
2 komentar on "Masker Putih Telur"
  1. Han, aku biasanya pakenya buat yang ngangkat komedo gitu. Hehe, jadi dipakenya dipusatkan di hidung doang. Kalo pake semuka aku ga kayak kamu ._. langsung sekali oles aja. Udah >.< Kayanya kapan2 kudu dicoba nih.

    Eh emang kalo ngangkat pore pack idung dari mana ke mana sih?


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pake semuka krn buat ngangkat bulu halus. Kalo diliat sepintas lalu ga keliatan, tp itu bikin kulit jd keliatan kasar dan pori-poriku keliatan lebih lebar.

      Ngangkat pore pack kudu cepet, dari arah samping bawah kan? (ya ngga sih?) haha

      Hapus

Selain melalui kotak komentar, bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com. Also, please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^