Skin Care Talk // Personal Thought // Blogging Experience

Pengen Berhenti : Kenapa ya Blogku Ngga Berkembang?

Jumat, 31 Maret 2017
Aku sudah blogging bertahun-tahun. Pengen sih dapet duit banyak kayak blogger lain... Tapi jangankan tawaran sponsor, pageview dan visitor mentok segitu-gitu saja.

Ada satu titik dimana aku ngerasa, apa sih gunanya aku blogging? Boro-boro menghasilkan, waktu dan usaha yang aku curahkan juga ngga diapresiasi. Belum lagi ada orang-orang ngga tau diri yang asal copas artikel yang aku buat.

Apa aku harus berhenti blogging? Karena blogku gini-gini aja... I'm hopeless. Banyak banget situs dan blog yang juga membahas topik yang sama, lebih bagus malah.


Pernah mengalami hal tersebut? Fyuh, kamu tidak sendirian. Bahkan blogger populer sekalipun pernah bertanya pada diri mereka sendiri, "Is it worth it?", but they keep going :)

Saya juga pernah stuck dan mikir, "Lanjut ngga ya?". Terlebih saya ngga gitu dapet dukungan dari orang terdekat untuk blogging. "Meh, ngapain capek-capek buat orang lain. Wong kamu sendiri ngga dapet apa-apa."

Daripada gundah gulana, berikut beberapa poin yang perlu kita pahami saat hopeless melihat statistik blog yang errr... mengecewakan.

Sorry, edited. Bukan berarti sekarang saya pengen berhenti gaes. Postingan ini saya share siapa tahu bisa jadi insight buat kamu juga :D

Baca juga : Sist, Kok Ngga Posting?

---

#1 Niche

Bentar-bentar. Apa hubungannya perkembangan blog dengan Niche?

Ada niche tertentu yang akan selalu jadi trending, yaitu kesehatan (menurunkan berat badan, nutrisi, kehamilan, dll), nasihat relationship (tips pdkt, manajemen konflik, dst), portal berita, dan tips bisnis (mencari uang secara online).

Kalau niche blog kita ngga populer, ya jelas butuh waktu lumayan sampai punya traffic. 

Sangat dianjurkan untuk memilih topik yang benar-benar kita sukai, supaya kita ngga kehilangan passion buat mengeksplor. Lagian kalau dipaksakan (bahas topik yang kita ngga suka) ya bakal kelihatan palsu.

Setelah memilih niche, ngga berarti semua bahasan dalam topik itu harus kita cover. Kalau dikerucutkan, ada lagi yang namanya micro niche. Contohnya untuk niche beauty, topik utamanya make up, micro nichenya fokus di swatch lipstik.

Topik utama blog ngga harus satu lho. Kita bisa gabungkan 2-3 topik dalam satu blog. Kalau mau, diarahkan saja jadi lifestyle blog. FYI, untuk menjadi lifestyle blogger yang populer idealnya mesti memiliki gaya hidup, sudut pandang, dan keseharian yang menarik untuk dibaca.

Lifestyle blog kerap dipandang sebelah mata. Padahal kalau dipromosikan dengan tepat, lifestyle blog juga bisa cepat berkembang kok. 
---

#2 Kenali pengunjung blogmu

Ada alasan kenapa saya terus berusaha menyampaikan hal yang rumit agar mudah dimengerti.

Menurut situs Smart Blogger, pengunjung website dapat dibagi dalam tiga kelompok, yaitu beginner, intermediate, dan advanced.

Saya yakin situasi ini juga dialami blogger/content writer lain. Kadang karena kita sudah lama blogging, jadinya lupa... Dikira pengunjung blog ya masih itu-itu saja, yang sudah lama mengikuti blog/situs kita.

Kita pikir, "Ahh ngga masalah, mereka udah paham ini". Padahal tiap harinya bisa ada ratusan pengunjung baru yang ngga ngeh sama sekali tentang apa yang sedang kita bahas.

FYI, di dunia internet yang luas, pengunjung kelompok beginner jauh lebih banyak dibanding pengunjung intermediate dan advanced. 

Jadi, pelajari minat dan perilaku pengunjung blog kita melalui situs Analytic. Mulai dari laporan demografi pengunjung, lama kunjungan, jenis artikel yang disukai, dan lainnya.

Kemudian dari komentar dan email yang masuk juga kita bisa screening kebutuhan pembaca dan cara penyampaian yang sesuai.

---

#3 Target yang jelas

Banyak blogger yang tidak menyelaraskan harapan dan prakteknya. Akhirnya malah uring-uringan sendiri.

Contoh...
Si A pengen diundang ke event dan dapet produk-produk yang baru dilaunching. Tapi dia tidak memantaskan blognya supaya layak dapat penawaran tersebut. Template masih berantakan, posting seadanya, ngga aktif di socmed, dan ngga ada usaha buat mengasah keterampilan menyusun konten.

Ya susah kan kalau gitu...

Trus gimana memperbaikinya?

Setiap blogger punya tujuan yang berbeda-beda. Ada yang tujuannya untuk monetisasi, personal branding, publikasi karya fotografi, memberi dampak positif ke masyarakat, dan lainnya.

Dari tujuan tadi, bisa kita break down jadi target-target bulanan, mingguan, dan harian. Target ini yang nantinya memudahkan kita untuk mengevaluasi dan mengarahkan website/blog supaya selamat sampai di tujuan (halah).

Contoh target...
Memperbarui template secara berkala (1-2 tahun sekali),
ikut workshop menulis (1 bulan sekali),
menarik ribuan pengunjung baru per bulan,
memperbaiki artikel lama (1 minggu sekali)
posting artikel 1-3x seminggu,
ngedraft 15-30 menit per hari,
dan promosi artikel di fb, twitter, instagram tiap 2 hari sekali.

*Bisa dirinci lebih spesifik sesuai visi kita.

---

#4 Buat standar suksesmu sendiri

Sebagian orang berpendapat bahwa standar blogger yang sukses adalah banyak duit, diundang ke event-event, sering dikirimin produk, dan diliput media.

Tapi ada hal yang kadang luput kita sadari. Semakin ramai traffic, jelas semakin berat pula tekanannya. Macem-macemlah problemnya.

Ada yang sedih melihat blognya sekarang macam advertorial. Ada yang merasa ngga leluasa karena hidupnya jadi sorotan. Ada pula yang jadi incaran orang yang punya itikad buruk. Allahul musta'an.

Jadi, saat melihat "kesuksesan" orang lain, pikirkan juga konsekuensinya.

Berangkat dari situ saya menyadari pentingnya membuat standar kesuksesan yang realistis menurut kita sendiri. Memang ngga masalah terima masukan dari orang lain, tapi pada akhirnya kita sendiri kan yang bakal jalani.
"Just because something is an opportunity, doesn't mean it's the right opportunity for you." (Marie Forleo)
Sekalian sharing... Tahun 2014-2015, banyak blogger yang mulai (bahkan sudah) membangun networking di social media dan merambah ke youtube. Saya juga pernah ditanya... Kenapa ngga coba bikin channel di youtube, bikin fanpage, dan lainnya supaya traffic makin padat dan tentunya lebih "menghasilkan".

Masalahnya, saya ngga gitu suka posting-posting di socmed dan ngga tertarik buat vlogging. It's like I'm not me. Saya lebih suka jadi orang di belakang layar dan enjoy dengan aktivitas blogging yang seperti ini. Adem ayem. My blog feels like home. Saya biarkan blog Hai Hanitis tumbuh secara alami dari traffic organik.

---

#5 Belajar! 

Kalau kita ngga belajar, kita ngga bakal tahu bagian mana yang perlu dipertahankan dan mana yang perlu dibenahi. Jika statistik blog tidak berkembang sebagaimana yang kita inginkan, yaa itu berarti kita harus lebih semangat belajarnya :D

Sekarang pelatihan dan workshop menulis kreatif cukup sering diadakan. Kalaupun terkendala akses, banyak banget situs yang mengajarkan keterampilan menulis online, lengkap dengan webinar, podcast, dan infografis.

Untuk "mentor", walaupun ngga spesifik tentang penyusunan konten, tapi saya dapat banyak inspirasi dari Marie Forleo, Lavendaire, dan The Minimalists.

Baca juga : Blog yang Sempurna?


---

#6 Last, but not least : Konsisten!

Sebagian besar orang memang ngga sabaran. Kita tidak suka menikmati proses. Kita ingin hasil yang instan. Padahal untuk mencapai kesuksesan yaa butuh konsistensi dalam waktu yang relatif lama.

Kunci supaya kita bisa konsisten adalah rencana yang matang (bulanan/mingguan), fokus di target yang kita buat, dan harus dipaksa pas lagi males-malesan. Makanya blogger planner dan editorial calendar sangat penting bagi orang-orang yang serius blogging.

Eniwei, sebesar apapun passion kita, pasti tetap ada masa-masa jenuh. Cuman, saat kita kelamaan "istirahat", biasanya akan terasa sulit untuk mulai dan nemuin ritme yang pas untuk posting lagi. Kalau saya, ngatasinnya dengan menambah topik baru di blog ^^ supaya ngga bosen hehe.
The more challenges you face, the more you have content to share. (Chris Lema)
Akhir kata... Sayang banget ngga sih, kalau ngelepas blog atau situs yang sudah lama kita rintis dari nol? Mungkin bukan ngga berkembang sama sekali, tapi progresnya yang lambat. Daripada berhenti, mending diperbaikin, supaya kita juga lebih nyaman bloggingnya hehehe. Ayo dong, semangaat! :D

Wallahu a'lam.
Happy blogging and have a nice day.
21 komentar on "Pengen Berhenti : Kenapa ya Blogku Ngga Berkembang?"
  1. nicheku belum jelas coba -_- mau nyampur ke lifestyle n travel tapi kok malah berantakan ==;

    suika-lovers.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm... Aku malah suka liat blog gado-gado :)) kelihatan ni orang wawasannya luas hehe. Apalagi kalo tiap postingan dibahas mendalam, wuih. Tinggal dirapiin aja kategorinya Fii sama perbaiki navigasi blog :D Wallahu a'lam.

      Hapus
  2. Artikelnya bermanfaat banget mbak... dulu saya juga pengen di undang event-event tapi sayanya gamau berkembang, template acak-acakan males ikut komunitas. Tapi Alhamdulillah setelah saya sadar bahwa itu salah, sayapun ikut gabung komunitas dan efeknya positif banget. Harus banyak belajar ya mbak...

    khhrnisa.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau bermanfaat :D iyaa, gabung di komunitas blogger bikin semangat blogging. Hu'um, mesti belajar teruus xD

      Hapus
  3. Han, tau gak yang bikin aku betah banget disini? karena ya kayak kamu bilang diatas, bahasamu enak banget dipahami. Apalagi obrolan tentang skincare. Waaaaaah membuka wawasanku banget.

    Niche blog ku.. hm, masih gado-gado. Tapi akhir2 ini merambah ke dunia beauty. Ealah.. aku jadi inget. Belum posting postingan terbaru T.T


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah tabarakallah ^^; alhamdulillah kalo bermanfaat. Iyaa Sherly posting lagi gih hihihi. Bdw, sku sering blogwalking walau jarang ninggalin komen T.T

      Hapus
    2. hahahaha si Hani silent readerku ternyata :3

      Hapus
  4. Menurutmu blogku nichenya apa Hani? Haha aku juga sering bertanya gitu kok. Makanya taun 2015 aku sempet setahun cuma nulis dikit. Tapi inget kalau selama ini banyak rejeki yang tak sengaja aku dapetin dari situ dan dapet dukungan dari pembaca itu hal yang membuatku terus aja. Walaupun aku menyebut diriku lifestyle blog, cuma aku bingung bener itu apa gak haha. Makanya nanya kamu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari beberapa tahun lalu aku mratiin emg lebih ke lifestyle blog kok. Aaand you're already on the right track lhoo, imho. Suka gabung di komunitas, rajin blogwalking, dan feed social media kamu juga terkonsep. Sukses teruus Erny :*

      Hapus
  5. Assalamualaikum mba hani.....mba... aku Alhamdulillah bentar lagi wisuda...nah aku gamau pake make up menor dan medok...ak cm pengen wajahku kelihatan sehat dan minyaknya terkontrol.....kira2 foundi atau bb cream lokal yang cocok buat ngecover wajah aku yang banyak bekas jerawat juga apa yah mba ?? mohon secepatnya dibalas yah mba....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaykumsalam warahmatullah wabarokatuh. Alhamdulillah selamat ya :D kalo lokal aku ngga tau, paling banter PAC liquid foundation. Kalau merk luar, untuk tight budget ada Maybelline Fit Me, coveragenya oke, reviewnya jg bagus-bagus. Untuk hasil yg natural pake beauty blender (bisa pake dupe-nya yg dari real technique). Idealnya pake primer/make up base dan kudu diset lagi pake bedak tabur atau setting spray, supaya tahan lama. Wallahu a'lam.

      Hapus
  6. Baru kali ini saya betah bacain blog orang lain sampe hampir baca semuanya hhihi..

    Dari cara penyampaian nya, penulisan nya dan foto2 nya juga simple tp menarik banget! Selain itu karena saya juga punya kulit berjerawat jadi makin seneng deh bacanya, jadi lebih paham produk2 buat ngatasin muka berjerawat hehehe...

    Jangan sampe berhentiiiii blogging ka:(

    Tetep semangat update buat review dan skincare nya!!!! ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah tabarakallah :D waah acne proner juga?? Tosss duluuu x))

      Siiiaaappp kakaaakk! Semangat buat kita semua~

      Hapus
  7. Padahal aku baru gabung komunitas baru-baru ini Hani, karena dulu merasa malas haha.

    BalasHapus
  8. Lanjuut teruuus ka hani :)
    Akuu salah satu pembaca setia hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you, dear! :D it means alot to me.

      Hapus
  9. Tetep semangat yah kak blogging nya 😊😊😊

    BalasHapus
  10. Aku nemu blog mba yang ini dari searching2 tentang beauty products, eh suka sama cara reviewnya =)

    Kalau aku labil ketika nulis blog. M suka sastra tapi pengen ngereview product jugaa.. Tp jadi ga singkron malahan wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah tabarakallah. Tulis semua aja hahaha. Banyak kok blogger yang ternak blog. Jadi tiap topik dibuatin blog yang beda-beda :D

      Hapus

Selain melalui kotak komentar, bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com. Also, please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^