Vitamin C dalam Produk Kosmetika

Artikel ini cukup panjang, karena dirangkum dari berbagai sumber. Saya hanya membahas vitamin C secara garis besarnya saja, tidak mendetail (karena bukan bidang saya ^^;).


Yaelah, Vitamin C doang. Emang ngefek?

Masih banyak orang yang lebih memilih skin care berbahaya, dengan alasan produk di pasaran tidak mempan. Padahal, bukan tanpa alasan vitamin C masih jadi andalan industri kosmetika hingga saat ini.

Vitamin C didaulat sebagai salah satu ingredient anti aging terbaik, karena mampu membantu sintesis collagen dan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas (kerusakan dari paparan sinar matahari, polusi, dan lainnya). [1][2][3]

Bentuk vitamin C yang paling sering digunakan dalam produk kosmetika adalah Ascorbic Acid (atau L-ascorbic acid). Umumnya ditemukan dalam konsentrasi 5-20%.

Ngomong-ngomong, tidak hanya konsentrasi tinggi yang bagus. Ada penelitian yang membuktikan kalau konsentrasi 0,6% pun mampu berfungsi sebagai antioksidan dan memberi manfaat anti aging untuk kulit. Konsentrasi tinggi hanya digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang benar-benar membandel. Jadi, disesuaikan saja dengan kebutuhan kulit kita. [4][5]

Beberapa jenis vitamin C lainnya yang stabil dan efektif, tapi jumlah penelitiannya tidak sebanyak Ascorbic Acid.

Saat menggunakan produk vitamin C yang diformulasikan dengan baik, maka hasil yang dapat kita harapkan adalah...
  • Menyamarkan noda kecokelatan dan masalah lain yang disebabkan oleh sinar matahari.
  • Meningkatkan produksi collagen, sehingga kulit jadi lebih kencang. 
  • Mengurangi inflamasi (radang) dan iritasi pada kulit.
  • Menyamarkan/mengurangi noda kemerahan yang biasa terjadi setelah break out dengan meningkatkan respon pemulihan alami kulit.
  • Meningkatkan efektivitas produk tabir surya yang kita gunakan dan menguatkan pertahanan kulit dalam melawan sinar uv.

Too good to be true?

Tentu vitamin C juga punya kelemahan. Sangat sulit untuk mengantarkan vitamin C ke kulit dalam bentuk/kondisi yang stabil, efektif, dan tidak mengiritasi kulit.

Ascorbic acid berisiko memicu kemerahan dan rasa pedih, juga tidak stabil di atas pH 3,5. Saat tidak stabil, produk yang kita gunakan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Salah-salah malah bahaya, karena dapat membantu pembentukan radikal bebas.

Isu yang jadi perhatian pada masing-masing tipe kulit...
Serum vitamin C (AA) bagus untuk tipe kulit berminyak, karena pH yang rendah membantu eksfoliasi sel kulit mati. Namun, di sisi lain, pH rendah berisiko mengiritasi tipe kulit normal dan kering. Konsentrasi serum yang tinggi juga terlalu "keras" di kulit yang sensitif dan tipis.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit (+++ Info Lainnya)

Selain itu, menggunakan produk vitamin C (serum) secara berlebihan juga dapat menyebabkan inflamasi dan meningkatkan sensitivitas kulit. Terutama jika pH produk terlalu rendah atau konsentrasinya terlalu tinggi.

Baca juga : Apakah kamu berlebihan merawat kulit wajah?

***

TIPS 

Memilih Produk Vitamin C [6]

1 | Dari semua turunan vitamin C, Ascorbic Acid yang paling sering diteliti. AA terbukti efektif untuk bekerja sesuai fungsi utamanya, yaitu memelihara kulit dari kerusakan yang disebabkan sinar uv, meningkatkan sintesis collagen, dan mengurangi pigmentasi. [7]

2 | Kadar vitamin C yang dapat terserap secara optimal oleh kulit kita adalah 20%. Hasil terbaik umumnya diperoleh pada rentang konsentrasi 10-15%.

3 | Formula akan lebih efektif jika vitamin C dikombinasikan dengan antioksidan lain (misal vitamin E). Kombinasi keduanya dapat meningkatkan fungsi antioksidan dari produk. Vitamin C meningkatkan perlindungan kulit terhadap UVA, sedangkan vitamin E lebih efektif melawan radiasi UVB. [8]

4 | Tingkatkan konsentrasi secara bertahap. Untuk pemakaian pertama kali, gunakan konsentrasi rendah dulu, misal 10%. Saat kulit sudah terbiasa, baru dinaikkan jadi 15-20%.

5 | Cermati jika air ada di urutan pertama dalam list ingredient, karena berpengaruh ke efektivitasnya. Kalaupun mengandung air, cari produk yang menggunakan agen penstabil, supaya produknya tetap efektif.

6 | Semua antioksidan (termasuk vitamin C), rentan tidak stabil saat terekspos udara dan cahaya. Jika ingin memperoleh hasil yang maksimal, maka pilihlah produk vitamin C yang dikemas dalam tube/botol opaque (tak tembus cahaya), kedap udara, atau menggunakan pump.

7 | Kalau bisa, cari produk vitamin C dalam bentuk magnesium ascorbyl phosphate. Lebih stabil dari ascorbic acid, manfaatnya sama, dan efektivitasnya lebih tahan lama. Biasanya produk luar.

8 | Pastikan memilih produk vitamin C yang aman untuk tipe dan kondisi kulit kita. Kulit yang rentan berjerawat (acne prone) dianjurkan memilih serum dengan tekstur yang ringan dan tidak menyumbat pori.

Lainnya...

1 | Penting untuk menggunakan produk skin care apapun sesuai anjuran pakainya. Pemakaian yang tepat akan meningkatkan efektivitas produk.

2 | Gunakan serum sebelum pelembab. Serum mudah terserap oleh kulit, sedangkan pelembab bekerja di permukaan. Jika menggunakan pelembab terlebih dahulu, kulit kita akan kesulitan menyerap serum tersebut.

3 | Setelah menggunakan produk yang mengandung vitamin C (mis. serum), baiknya tunggu beberapa saat sebelum menimpanya dengan produk lain (seperti pelembab dan sunblock). Ingredient produk lain bisa memicu oksidasi. Vitamin C-nya juga tidak aktif jika dilayer sebelum terserap sempurna.

Noted!
Hentikan pemakaian bila mengalami iritasi atau reaksi negatif lainnya. Jika kondisi kulit makin memburuk, segera konsultasikan ke dokter.

***

Frequently Asked Question
seputar Vitamin C [9][10][11]


1| Serum vitamin C ditujukan untuk siapa?
Produk vitamin C direkomendasikan untuk orang-orang yang fokus mencerahkan kulit dan memperlambat proses penuaan.

2 | Lebih bagus produk vitamin C yang leave on atau wash off?
Vitamin C (kosmetika) lebih baik dalam bentuk leave on product (krim, lotion, serum), bukan wash off (sabun, pembersih, scrub). Karena jika dibasuh air, akan mengurangi jumlah yang terserap di kulit.

3 | Apa keunggulan serum dibanding produk vitamin C dalam bentuk lainnya?
Serum vitamin C mengandung konsentrat yang lebih tinggi dan daya penetrasi yang lebih baik, dibanding produk biasa seperti pelembab dan pembersih.

4 | Serum digunakan di area apa saja?
Dianjurkan untuk pemakaian sewajah dan leher. Kedua area tersebut menunjukkan tanda-tanda penuaan yang lebih cepat, seperti kulit kendor akibat kurangnya collagen, noda sun spot, dan lainnya.

5 | Haruskah produk disimpan di kulkas supaya tetap ampuh dan fresh?
Formula produk umumnya sudah distabilkan dalam proses produksi. Hanya saja, tetap ikuti standar penyimpanan produk kosmetika yang baik, yaitu tutup rapat setelah pemakaian dan taruh di suhu ruangan. Simpan di kulkas jika perlu atau memang ada anjuran dari produknya.

6 | Bisakah dicampur dengan produk lain?
Sebaiknya, kita menggunakan serum vitamin C secara terpisah. Contoh: serum vitamin C - pelembab - sunblock. Tunggu beberapa saat sebelum dilayer, bukan diteteskan/dicampur jadi satu dengan produk lain.

7 | Warna serum berubah. Apakah masih bisa digunakan? (umumnya, serum vit C bening)
Perbedaan warna memang kerap terjadi (mis. agak kuning dan bening gading). Namun, yang perlu diperhatikan jika terjadi perubahan warna yang signifikan (menjadi kuning pekat, oranye, atau cokelat). Itu menandakan bahwa produk sudah kurang aktif. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan PAO (period after opening) produk.

Baca juga : Cek Simbol/Logo Kemasan Kosmetika

8 | Kapan waktu terbaik untuk menggunakan serum vitamin C?
Kapan saja sebenarnya tidak masalah. Untuk pemakaian siang hari, serumnya bisa dilayer dengan sunblock. TAPI, jika kulit kita terasa tidak nyaman saat terpapar sinar matahari, cukup digunakan tiap malam saja.

9 | Tanggapan mengenai DIY Vitamin C Serum/Toner yang dibuat sendiri.
Hal-hal yang menjadi kelemahan DIY/Homemade vitamin C serum/toner adalah kemungkinan pH tidak sesuai, tidak stabil, dan risiko iritasi tinggi. Lebih baik menggunakan produk vitamin C yang diformulasikan secara profesional. Kecuali jika sampeyan memang kompeten untuk membuat produk vitamin C sendiri ya ngga masalah :D

Baca juga : Jangan Merawat Wajah dengan Cara "Alami" Ini

***


Produk-produk Vitamin C

Sependek pengetahuan saya, berikut beberapa serum vitamin C bisa diperoleh di Indonesia (offline - online). Saya lampirkan deskripsi produknya dan urutkan berdasarkan harga per Juni 2016 ^^;


#1 | Theraskin Serum Vit C (10% stabilized)
8 ml - Rp 38.000 (foto produk dari Toko Cantik Aisa)

Serum antioksidan dengan vitamin C 10%, isi 8 mL, cocok untuk kulit normal cenderung berminyak. Membantu mengurangi flek-flek ringan dan membuat kulit tampak lebih cerah. Dapat digunakan ibu hamil dan menyusui. Hentikan pemakaian bila timbul rasa pedih, panas, gatal dan kemerahan kulit.

Semprotkan serum ke telapak tangan secukupnya, lalu oleskan merata ke seluruh kulit wajah.

Mungkin masih banyak yang belum familiar dan ragu dengan Theraskin. Apalagi harganya murah meriah. Theraskin merupakan produk yang peredarannya terbatas di kalangan dokter, apotek, dan klinik kecantikan (tidak masuk supermarket ^^;). Lebih lanjut silakan cek ke situs resminya PT L'essential.

#2 | Mazaya Dermo Vitamin C with Astaxanthin
10 ml - Rp 50-60.000

Vitamin C generasi terbaru yang memiliki kekuatan 3x lebih besar dibandingkan Vitamin C biasa, lebih stabil, dan efektif. Serum ini digunakan untuk mencerahkan kulit.

Kandungan Astaxanthin sebagai anti oksidan yang sangat tinggi dan Vit C dengan konsentrasi tinggi berfungsi menghambat pembentukan melanin sehingga kulit tampak lebih cerah, memperbaiki elastisitas dan tekstur kulit, serta menjaga kelembaban kulit.

Oleskan serum secara merata pada wajah, pijat lembut untuk membantu penetrasi bahan aktif.

#3 | Wardah C-Defense Serum
17 ml - Rp 70-80.000

Wardah C-Defense Serum dengan powerful antioxidant Hi-Grade Vitamin C. Dengan kemampuan penetrasi yang lebih sempurna ke dalam lapisan kulit.

#4 | I-Face Vitamin C Serum (10% stabilized)
10 ml - Rp 80-100.000

Saya tahu produk ini karena baca selebaran. I-Face bisa dibeli di apotek.

I-Face Vitamin C Serum 10 % adalah produk perawatan kulit berbentuk serum yang mengandung stabilized ethyl L-ascorbic acid (vitamin C yang stabil), dengan konsentrasi tinggi dan diproses dengan Micronized Technology sehingga mampu menembus lapisan kulit bagian dalam (dermis), efektif menghaluskan, mengencangkan, menjaga kekenyalan dan mencerahkan kulit. Cocok untuk semua jenis kulit. Mudah meresap dan tidak lengket.


#5 | Erha21 C Serum (10% stabilized)
19 ml - Rp 140-160.000

Serum yang mengandung 10% Vit C sebagai pencerah kulit.

Rejuvenation Serum ini mengandung Vitamin C yang stabil sehingga lebih efektif mencerahkan kulit wajah dibandingkan Vitamin C biasa serta DMAE yang membantu menyamarkan garis halus. 

Erha C Serum praktis digunakan, cepat meresap ke dalam lapisan kulit serta sangat aman digunakan karena tidak mengandung parfum atau pewarna. Erha C Serum dikemas secara eksklusif dalam botol airless pump dan anti-UV sehingga kualitas dan kandungan bahan aktif tetap terjaga.

Erha21 C Serum adalah produk over the counternya Erha (bisa dibeli tanpa resep dokter). Produknya mudah diperoleh di klinik Erha atau Erha Apothecary di mal-mal.

Baca juga : Review Erha21 C Serum

#6 | By WishTrend Pure Vitamin C21.5 Advanced Serum (21,5% vitamin C)
30 ml - $ 25 (sekitar Rp 330.000)

Sebelumnya bernama O.S.T.  Kemudian ganti nama jadi C20. Baru-baru ini ganti lagi jadi By WishTrend dengan formula yang telah diupgrade. Katanya untuk mempermudah proses produksi dan distribusi.

Formula baru dengan kualitas yang ditingkatkan. Pure Vitamin 21.5 Advanced Serum mengandung 21.5% vitamin C untuk memelihara kulit secara maksimal. Aman digunakan dan tidak terasa lengket di kulit. Produk ini mampu menghidrasi, menyehatkan, dan meremajakan kulit.

Saat menggunakan Pure Vitamin 21.5 Advanced Serum, hindari produk yang mengandung AHA atau BHA (termasuk Betain Salicylate), Retinol, dan Vitamin C (Ascorbic Acid) dengan kadar tinggi.

#7 | The Body Shop Vitamin C Facial Radiance Powder Mix (5% vitamin C)
10 ml - Rp 459.000

Serum dan serbuk yang mengandung 5% vitamin C jika dicampur. The Body Shop Vitamin C Facial Radiance Powder Mix dapat meningkatkan skin tone sehingga kulit tampak lebih cerah.

PAO produk ini hanya 10 hari. Cmiiw ya, soalnya kemarin saya lihat di kemasannya: hanya dipakai 10 hari setelah kemasan dibuka. Cara mencampurnya ngga seribet buka kapsul trus diaduk-aduk. Cukup menekan leher/ujungnya (lupa -_-), nanti tercampur sendiri di dalam botolnya.

#8 | Paula's Choice Resist C15 Super Booster (15% stabilized)
20 ml - $ 48 (sekitar Rp 650.000)

Resist C15 Super Booster adalah produk yang dapat digunakan bersama serum Paula's Choice lainnya (sebagai booster) atau digunakan sendiri. Produk ini mengandung 15% vitamin C dengan pH 3.0, vitamin E, ferulic acid dan peptides yang dapat memperbaiki tanda-tanda penuaan dan menstimulasi produksi collagen. 

Resist C15 Super Booster mampu mencerahkan dan meratakan warna kulit, memudarkan noda, serta menyamarkan kerut halus. Teksturnya ringan seperti air. Sesuai untuk semua tipe kulit. Kulit akan tampak lebih muda, sehat, dan cerah secara dramatis hanya dalam hitungan minggu.

Produk Paula's Choice punya reputasi yang sangat baik, karena formulanya disesuaikan untuk kulit yang rentan bermasalah. Selain Paula's Choice, sebenarnya ada juga yang formulanya agak mirip, yaitu Skinceuticals CE Ferulic 15%, tapi di Indonesia masih sulit ditemui, mesti beli langsung dari luar.

#9 | Kiehl's Powerful-Strength Line-Reducing Concentrate (10,5% vitamin C)
50 ml - Rp 850.000

Mengurangi tanda-tanda penuaan yang tampak di wajah. Kiehl's Powerful-Strenght Line-Reducing Concentrate juga dapat memperbaiki tekstur kulit, mencerahkan, dan menyamarkan kerut halus.

Produk ini yang paling banyak volumenya. Dikemas dalam botol pump. Populer karena sering mejeng di meja rias beauty guru youtube.

***

Akhir kata...

Berdasarkan penelitian selama puluhan tahun, vitamin C adalah ingredient unggulan (A-list of great skin care ingredients) yang dapat meremajakan, menyehatkan, dan mencerahkan kulit. Produk yang kaya vitamin C sangat baik digunakan untuk memulai perawatan anti aging.

Paula Begoun menyebut Vitamin C sebagai powerful tool in your anti aging arsenal. Begitu pula menurut situs AlwaysHealthyLiving, vitamin C sangat baik untuk menjadi bagian dari rutinitas skin care kita sehari-hari [12].

Namun, sama halnya dengan tubuh, kita juga memerlukan "nutrisi" lain untuk merawat kulit. Tentunya mengandalkan satu produk saja (serum vitamin C) tidak cukup. Untuk memperoleh hasil terbaik, harus digunakan secara strategis dengan rangkaian produk lain seperti tabir surya dan pembersih, agar kulit tetap sehat.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
7 Juni 2016 13.01 delete

Yang aku inget banget, pernah pake vit c serum trus karena belum ngerti digabung sama yang ngandung niaciamide, kulit jadi kusem gimana gitu *jedorin kepala*. Jadi harus teliti banget soal ingredient kalo mau tambahin kandungan vit c di skincare regime nya

Reply
avatar
7 Juni 2016 17.14 delete

Huum. Sebenernya ngga cuma vitamin C aja, menggunakan produk lain juga mesti teliti. Aku udah beberapa kali ngga dapetin hasil yg maksimal dari skin care, hanya karena cara pakenya suka-suka (ngga sesuai anjuran) hehe ^^;

Reply
avatar
8 Juni 2016 00.01 delete

mbak kemana ajaaa? lama nggak ngepos
nambah wawasan nih meskipun aku nggak pake produk vit c begini

Reply
avatar
8 Juni 2016 00.13 delete

Halo-halo :D Alhamdulillah kalo bermanfaat. Bulan lalu aku bikin blog baru Nin, jadi kemaren lebih sering posting di sana.

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon