Frekuensi Posting dan Traffic

Beberapa bulan terakhir, saya sering blogwalking ke lifestyle blog. Frekuensi posting mereka luar biasa, dan itu dilakukan tanpa mengurangi kualitas kontennya. Wajar sih, karena rata-rata sudah aktif blogging lebih dari 5 tahun. Cukup jadi penyemangat dan bahan introspeksi buat saya yang jarang posting :D

Saya senang membuat artikel yang seperti ini dan ini, jadi dipublish seselesainya. Tentu kebiasaan ini punya sisi negatif, yaitu ada jeda yang cukup lama antara artikel satu dan lainnya ^^; FYI, awalnya mau coba 8-10 kali posting dalam sebulan, tapi ternyata kemampuan saya masih terbatas di 4-6 kali haha.

Berikut hasil browsing tentang frekuensi dan traffic yang jadi pembelajaran saya...


Frekuensi posting yang ideal?
Sebenarnya tidak ada aturan baku HARUS posting berapa kali dalam sehari atau seminggu, karena mesti disesuaikan juga dengan tujuan blog dan kemampuan adminnya. Namun, begini nasihat blogger-blogger senior....

#1
Supaya blog baru cepat terindex di Google (atau mesin pencari lainnya), baiknya rutin posting. Kalau bisa setiap hari 3-5 kali. Ada juga yang menyarankan posting 10 artikel per hari di blog baru. Jelas ya, makin banyak konten, makin banyak pula pintu masuk dari search engine ke blog tersebut. Apalagi kalo blognya juga sering dipromosikan.

Noted!
Kalau mau yang slow but sure, juga silakan :D Postingannya ngga harus artikel dengan 300-1000 kata lho. Bisa juga berupa foto yang diberi caption atau kutipan-kutipan.

#2
Saat blog sudah memperoleh traffic yang relatif stabil, baru kemudian dikurangi frekuensi postingnya. Jadi, 1 hari 1 post atau 2 hari sekali.

#3
Saat traffic sudah cukup tinggi bisa diatur jadi 1-3 kali dalam seminggu.

Fun Fact! (untuk blog yang sudah punya traffic)
Terlalu sering posting dalam jangka waktu berdekatan ternyata rada annoying bagi sebagian besar subscriber. Kecuali kalau blog kita memang tipe-tipe situs portal gitu ya dimaklumi kalo tiap hari posting puluhan artikel.

Posting berkali-kali dalam sehari membuat artikel tersebut hanya bertahan di spot recent post dalam waktu singkat. Sedangkan frekuensi 1-3 kali seminggu memberikan cukup waktu bagi pengunjung untuk menyimak artikel baru. Info ini pernah disurvey oleh situs luar, tapi maaf, lupa situsnya apa T.T

Apa efek ngga posting dengan traffic?
Efeknya ngga gitu signifikan kalo traffic kita sudah relatif stabil.

Dulu, saya juga pernah update sebulan 1-2 kali. Traffic ngga menurun drastis, tapi pelan-pelan ditinggalkan pengunjung dan terlempar ke halaman-halaman belakang mesin pencari. Bagi orang-orang yang punya concern untuk membangun readership, jelas frekuensi posting dan traffic akan jadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Tapi ada pengecualian... Sebenarnya ya, bisa-bisa aja kalau kita mau posting 1-2 kali dalam sebulan. ASAL artikelnya benar-benar berbobot, lengkap, informatif, dan mind blowing (contoh: panduanIM). Orang-orang pasti memaklumi dan rela menunggu lama, karena ekspektasinya terpuaskan.

Cara Mengatur Jadwal Post
Sebagian blogger mampu membuat beberapa artikel dalam sehari. Umumnya, mereka memanfaatkan fitur Jadwal untuk mengatur jam terbit, supaya tidak terkesan spamming. Ini juga biasa dilakukan oleh situs besar yang sudah punya jadwal fix (mis. terbit tiap senin-pagi-jam 8, dst). Saya pribadi lebih senang ketik-ketik trus langsung publish hehe.

Contoh di Blogspot
Pilih Jadwal --> Klik Setel tanggal dan waktu --> Atur jadwal sesuai keinginan --> Klik Selesai.


Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
5 Agustus 2016 13.10 delete

mantap keren Panduamim.com.
Jangan lupa mampir buat semuanya diwebsite ku yang acak kadut www.motortrabas.com

Reply
avatar
5 Agustus 2016 20.52 delete

Sukses gan buat situsnya :D

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon