Blog yang Sempurna?


Dulu, lingkar readership blog Hai Hanitis masih sangat kecil. Jadi, penyampaiannya pun suka-suka. Ejaan tidak sesuai EYD, alur penuturan lompat-lompat, dan istilah yang digunakan hanya dipahami oleh saya sendiri. *hmm... kayaknya masih sampai sekarang, lol.

Saya pun membenahi artikel-artikel lama di blog Hai Hanitis. Dari situ, saya sadar bahwa meningkatkan kualitas blog tidak dapat dipaksakan. Berkembangnya blog benar-benar proses yang alami. Terjadi dengan sendirinya jika kita konsisten posting.

Kadang kita silau dengan kesuksesan blogger lain. Seolah-olah blog harus "sempurna" dulu jika ingin mengundang banyak pengunjung. Lupa bahwa sebagian besar blog populer juga diawali dengan artikel yang biasa-biasa saja, foto yang kurang jelas, dan sepi pengunjung.

Tips dan tutorial blogging yang beredar di internet pada dasarnya membantu konten dan tampilan blog kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bukan mendikte agar blog kita jadi sempurna.

Lagipula penilaian tentang blog itu subjektif sekali. Blog yang menurut saya bagus, menurut orang lain biasa saja. Begitu pula sebaliknya.

Akhir kata...
Blog yang populer bukanlah blog yang sempurna, melainkan blog yang menarik untuk dibaca. Entah karena kontennya informatif, kepribadian bloggernya menarik, gaya menulisnya mengalir, selera humornya renyah, tulisannya menyentuh, dan sebagainya.

Ngomong-ngomong, foto di bawah ini bagus jadi penyemangat :D

beautyholicsanonymous.com

Salam super.
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

Write komentar
10 Mei 2016 11.06 delete

Aku sadar diri banget harus banyak belajar nulis sama membenahi tampilan juga:') btw fotonya bagus hehe

Reply
avatar
10 Mei 2016 11.43 delete

:') Semangaaat. Keep calm and blogging on (tsah). Makasih, tapi yang paling atas itu foto gratisan, bukan aku yang motret. Aku cuma edit, kasih tulisan ^^;

Reply
avatar
10 Mei 2016 19.53 delete

Setuju! Justru perubahaan yang menjadi baik itu malah lebih baik :)

Reply
avatar
10 Mei 2016 20.23 delete

Perubahan blognya sis Lia salah satu yg luar biasa di komunitas blogger ^_^

Reply
avatar
10 Mei 2016 22.19 delete

Iya bangeeeet :))
Pertama nge-blog tulisanku paraaah banget, dulu aku suka nulis dengan banyak titik-titik .....
Trus suka juga nulis suatu kata dengan banyak vokal, kayaaaaak giniiiiii bhahaha...
Maksudnya sih biar terkesan lebih lebih ekspresif tapi setelah dibaca lagi, ternyata malah bikin sakit mata hehe.

Tapi semua itu emang butuh proses kok, suatu saat kita akan menemukan gaya kita sendiri dan prosesnya emang harus bener-bener dinikmati :))

Reply
avatar
11 Mei 2016 05.19 delete

Samaaa mba Erry :D Pas ngedit ulang sampe gumam sendiri, "koe meh ngomong opo toh?" hahaha. Sepakat. Dinikmati aja posting-posting di blognya.

Salam ya mba buat warung Mama Ajeng dan kulkas legendaris =D

Reply
avatar
Oca
20 Mei 2016 11.10 delete

Masih inget pertama kali mampir ke blog ini karena direct review skincare. Eh sekarang lebih cantik tampilannya yah dan kontennya makin banyak.

Keep bloging sis :D

Reply
avatar
21 Mei 2016 09.31 delete

Alhamdulillah ^_^ iya, ni juga lagi bikin blog baru selain Hai Hanitis hehe

Reply
avatar
28 Mei 2016 17.38 delete

Assalamu'alaikum, hai mbak hanitis...
salam kenal aku Andri, kalau berkenan reply email pertanyaanku ya mbak..
makasih sebelumnya :)

Salaam..

Reply
avatar
29 Mei 2016 08.56 delete

Wa'alaykumsalam warahmatullah wabarokatuh.
Salam kenal juga. Udah aku bales ya emailnya :)

Reply
avatar
4 Juni 2016 23.55 delete

Ih bener kadang mah silau ya terus pengen tulisannya oke. Padahal bener banget semua itu ngalir. Aku pun ngerasain pas fibaca ulang. Tapi gpp, itulah proses

Reply
avatar
5 Juni 2016 07.50 delete

Iya, dijalani aja :D thanks for sharing Erny

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon