Cek Arti Simbol/Logo Kemasan Produk Kosmetika di Sini

Minggu, 07 Februari 2016
Setiap produk kosmetika biasanya mencantumkan informasi tertentu berupa simbol. Namun, masih ada simbol-simbol di kemasan produk yang belum dipahami dan seringkali diabaikan. Apa aja sih artinya? :D


---

Informasi Lebih Lanjut

Refer to Insert

Instruksi untuk membaca informasi yang tercantum di leaflet atau selebaran kertas petunjuk pemakaian.

Simbol ini adalah tanda bahwa informasi yang penting seperti daftar ingredients, petunjuk pemakaian, dan tabel peringatan tidak cukup untuk diuraikan di kemasan produk (kemasan produk terlalu kecil).


---

Volume

e-Mark (estimated symbol)

Jaminan bahwa produk diisi dengan akurat sesuai sistem pengukuran standar. Jadi, jika tertulis 60ml e berarti isi nettonya benar 60ml.


---

Hati-hati

Flammable 

Produk mudah terbakar. Taruh produk di suhu ruangan. Jangan menggunakan produk saat merokok, dekat api, atau saat terpapar suhu panas. Biasanya tercantum di produk hair styling, deodorant spray, dan cat kuku.


---

Label Perlindungan terhadap Sinar Matahari

Agar mudah diingat...


UVA --- Aging (sinar yang mempercepat tanda-tanda penuaan) - PA

UVB --- Burning (sinar yang membakar kulit/sunburn) - SPF

PA (Protection Grade) adalah sistem rating perlindungan dari UVA. Semakin banyak (+), semakin bagus perlindungannya. Contoh: PA+, PA++, PA+++. Selain label PA, proteksi dari UVA juga disimbolkan dengan huruf UVA di dalam lingkaran.

SPF (Sun Protection Factor) merupakan indikator jumlah perlindungan untuk melawan UVB. SPF 15 melindungi hingga 93%, SPF 30 melindungi hingga 97%, dan SPF 50 hingga 98%.

Kelihatannya beda tipis ya, tapi (menurut situs skincancer.org) kalau kulit kamu sangat sensitif terhadap sinar matahari atau punya riwayat kanker kulit, maka perbedaan kecil itu akan terasa signifikan.


SPF 15 dan 17 adalah standar minimal yang direkomendasikan dokter.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit (+++ Tips & Info Lainnya)

---

Jangka Waktu Pemakaian

MFE, MFG, M
Tanggal produk dibuat.

EXP, E
Tanggal kedaluwarsa produk sebelum kemasan dibuka (expiration date).

BB, BBE, BE
Jangka waktu pemakaian yang dianjurkan (best before).

6M, 12M, 24M (Period After Opening/PAO)
Jangka waktu pemakaian setelah kemasan dibuka pertama kali. 6M berarti produk layak digunakan selama 6 bulan sejak kemasan dibuka.


Produk asal Korea Selatan

​’사용기간180901’ berarti tanggal kedaluwarsanya adalah 1 September 2018.
‘2016.05.08.까지’ berarti "up to" 8 Mei 2016 dan dapat digunakan hingga tanggal tersebut.
‘2015.12.06.제조’ dibuat pada 6 Desember 2015.

Berikut rangkuman aturan umum masa penggunaan produk yang saya sadur dari situs Korea Depart dan Wish Trend.


Ada juga produk-produk yang PAO-nya hanya 1-2 bulan (karena tanpa pengawet buatan atau mudah teroksidasi). Jadi, meski sudah tau aturan umumnya, tetap cek keterangan di kemasan ya :D

---

Ramah Lingkungan

Recyclable (Mobius Loop)

Merupakan simbol yang dikenal secara internasional bahwa kemasan dapat didaur ulang. Jika simbol berada di dalam lingkaran, berarti kemasan itu sendiri adalah hasil daur ulang.

Jika simbol berada di dalam lingkaran dan mencantumkan persentase, berarti kemasan itu menggunakan sekian persen material daur ulang.

Simbol yang mencantumkan nomor di dalam segitiga dan huruf di bawahnya adalah indikasi resin yang digunakan dalam pembuatan plastik (untuk memudahkan memilah kemasan saat proses daur ulang).

Sumber gambar : http://incycleinc.com/category/recycling

The Green Dot

Simbol berupa panah yin-yang. Produsen berkontribusi dan bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan tempat pengambilan bahan baku, limbah pabrik, serta daur ulang kemasan.


Eniwei, "alu" dalam lingkaran berarti kemasan terbuat dari alumunium.

---

Produk Organik

Sependek pengetahuan saya, di Indonesia belum ada badan atau lembaga yang memberi sertifikasi atau mengatur klaim organik dan alami, cmiiw.

Di luar negeri, sertifikasi produk organik ada karena besarnya kebutuhan konsumen untuk menggunakan produk dengan substansi alami dan mengurangi/menghindari substansi sintetik seperti paraben, phenoxyethanol, partikel nano, PEG, silicon, GMO, pewangi/pewarna sintentik, dan seterusnya.

Kalau ketemu logo-logo organik seperti di bawah ini, coba baca-baca aja langsung ke situsnya, karena masing-masing lembaga punya standar yang berbeda [1][2][3][4].

FYI, USDA Organic (United States Department of Agriculture) dikenal sebagai salah satu lembaga dengan standar klaim natural dan organic yang paling ketat.


Ngomong-ngomong, jangan heran kalau di produk yang bersertifikat organik masih ada sedikit bahan sintetis.

Sangat sulit membuat produk kosmetika massal/pabrikan dengan ingredient 100% organik, kecuali yang berbasis minyak dan balsem (balm), cmiiw. Terlebih lagi, ada sebagian bahan yang tidak dapat diaplikasikan langsung ke kulit, harus ada carriernya, supaya tidak memicu iritasi.

Baca juga : Benarkah Produk Skin Care "Alami" Pasti Lebih Baik?

Berikut contoh/ilustrasi syarat sertifikasi produk organik dari Cosmebio.


---

Produk Cruelty-free dan Vegan

Cruelty-free

Kelinci menjadi simbol, karena binatang tersebut yang paling sering digunakan untuk uji coba produk.

Logo Cruelty-free menandakan tidak ada kekerasan atau uji coba terhadap binatang selama proses pengembangan dan produksi, termasuk pihak lain yang terlibat seperti laboratorium dan supplier bahan.

Saya baca di situs Cruelty-free Kitty [5]... Sejauh ini hanya simbol/keterangan dari tiga organisasi Cruelty-free di bawah ini yang reputasinya bagus, prosedurnya jelas, melalui proses audit, dan mengikat produsen kosmetik dengan kontrak legal.


Dari kiri ke kanan...

CCF Rabbit (Australia)
Organisasi : Choose Cruelty Free

Caring Consumer (Amerika Serikat)
Organisasi : PETA

The Leaping Bunny (Internasional)
Organisasi : CCIC dan BUAV (Cruelty-free International)



Vegan

Produk yang cruelty free belum tentu vegan.

Idealnya, produk vegan tidak diuji coba pada binatang dan tidak mengandung zat hewani. Ini berarti, produk Vegan tidak mengandung madu, beeswax, susu, lanolin (lemak domba), collagen, keratin, squalene, dan seterusnya.

Bahan yang sering digunakan produk vegan antara lain minyak alami, nut butter (mentega dari kacang-kacangan), dan tumbuh-tumbuhan. Karena itulah produk vegan biasanya juga mencantumkan simbol sertifikasi produk organik.

Berikut dua organisasi produk Vegan yang paling terkenal [6][7].


---

Lainnya dari Indonesia 

Halal MUI

Salah satu tugas LPPOM (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika) Majelis Ulama Indonesia adalah memfasilitasi penerbitan sertifikat halal.

Pengajuan sertifikat kosmetik halal dilakukan oleh pihak produsen atau distributor. Syarat dan prosedurnya bisa dilihat di situs LPPOM MUI [8].


Produk komestika halal adalah produk yang aman dan tidak menggunakan bahan-bahan haram (najis dan membahayakan tubuh). Jadi, bukan berarti semua jenis kosmetika (apalagi kutek/cet kuku) bisa digunakan untuk sholat (cmiiw). Wallahu a'lam.

Notifikasi Kosmetika BPOM RI

Nomor izin edar kosmetika terdiri dari 13 digit. 2 digit huruf dan 11 digit angka.

N = Notifikasi.
A/B/C/D/E = Kode benua.


Angka 1-11 = Kode negara, tahun notifikasi, jenis produk, dan nomor urut registrasi.

Contoh
NA18131204380

NA : Produk asal Asia.
18 : Kode negara.
13 : Tahun notifikasi.
12 : Jenis produk.
04380 : Nomor urut registrasi.

Cek notifikasi di situs Database BPOM RI [9].


Baca juga : Seputar Notifikasi Kosmetika BPOM RI

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.
10 komentar on "Cek Arti Simbol/Logo Kemasan Produk Kosmetika di Sini"
  1. Waaaaa thankyou mbak infonya jadi makin pintar *manggut manggut*
    Mbak sori nih oot, mbak hanitis kuliah di undip bukan yah? Cmiiw, kayaknya familiar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ^^ sama-sama. Iya :)

      Hapus
  2. Ini informatif banget, Mbak. Ga berhenti2 baca tulisan-tulisan Mbak dari mulai Belanja Skincare sampe ini. Makasih banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalo bermanfaat. Sama-sama :)

      Hapus
  3. artikelnya bikin nambah ilmu bagi saya nih mbak... semoga yang lain juga nih.. bisa lebih tau bnyak hal lagi... mksih bnyk mbak atas infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ^^ senang kalo bermanfaat

      Hapus
  4. Nice info mb. Next, bahas tentang produk halal atau vegan yg beredar di indo ya? Macam etude, dll. Thx before mb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan-kapan :D ya, sama-sama.

      Hapus
  5. Makasih makasih makasiiihhhhhhhhhhh❣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, iya say sama-samaa :D

      Hapus

Selain melalui kotak komentar, bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com. Also, please kindly check "Frequently Asked Questions" (FAQ tab on menu bar) before asking. Thank you! ^^