Ayo Membaca Buku : Sharing tentang Manfaat & Tips

Sabtu, 31 Oktober 2015

Belakangan ini aku udah jarang baca buku. Padahal awal tahun udah semangat baca buku, tapi kebiasaan itu jadi luntur hiiikkss T.T

***

Manfaat Membaca Buku
[1][2][3]

Meningkatkan kemampuan berbahasa (lisan dan tulisan)
Semua penulis sukses pun menyatakan bahwa untuk memiliki kemampuan menulis yang andal, banyak-banyaklah membaca setiap hari :| dan kamu akan terkejut dengan keterampilan menulismu yang semakin baik. Kosa kata yang bertambah (dari rutin membaca) juga dapat memperbaiki pengucapan kata (artikulasi).

Meningkatkan beberapa area kecerdasan
Semua hal yang kita baca akan menambah informasi ke otak. Karenanya, membaca dapat meningkatkan pengetahuan umum.

Kemampuan berpikir analitis (mengenali pola-pola tertentu secara lebih cepat) juga jadi lebih terasah. Membaca membuat kita memperhatikan alur dan mengkritisi detail bacaan. Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan untuk menyatakan opini secara jelas.

Meningkatkan fokus dan konsentrasi
Jaman sekarang, perhatian kita mudah terpecah karena terbiasa multitasking. Contoh, dalam 5 menit kita mengerjakan tugas, cek email, browsing social media, hingga ngobrol dengan teman di samping kita. Perilaku seperti ini menyebabkan level stres meningkat dan menurunkan produktivitas.

Dengan membaca, kita dilatih untuk fokus dan konsentrasi pada alur dan detail cerita.

Mempertajam pikiran
Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang melakukan aktivitas stimulasi mental, seperti membaca dan menulis, mengalami penurunan ingatan yang lebih lambat dibanding orang-orang yang tidak rutin membaca.

Saat membaca buku, kita mengingat karakter, latar belakang, nuansa, dan sub-plot dalam cerita. Setiap ingatan baru yang terekam, menempa sinapsis baru dan menguatkan sinapsis yang sudah ada. Dengan demikian, memori jangka pendek akan lebih mudah untuk diingat kembali (recall).

Menguatkan otak
Seperti halnya olah raga melatih kebugaran badan, membaca secara rutin meningkatkan fungsi memori. Bertambahnya usia dapat menurunkan fungsi otak, TAPI rutin membaca dapat memperlambat proses tersebut.

Orang dewasa yang memiliki hobi membaca atau bermain puzzle, cenderung tidak mengalami alzheimer. Aktivitas intelektual menguatkan otak untuk melawan penyakit seperti alzheimer dan dementia.

Meningkatkan empati
Empati adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi yang dialami oleh orang lain. Membaca buku fiksi misalnya, dapat membantu kita untuk memahami apa yang dipikirkan orang lain dengan membaca emosi yang digambarkan dalam cerita.

Meredakan stres
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 oleh University of Sussex menunjukkan bahwa membaca merupakan cara yang paling efektif untuk mengatasi stres, dibanding mendengarkan musik, menikmati teh atau kopi, dan berjalan kaki.

Hal tersebut diukur dengan mengevaluasi kecepatan detak jantung dan ketegangan otot. Hanya butuh 6 menit untuk rileks, terhitung sejak mereka mulai membaca. Keren yah... Ternyata alur bacaan dapat mendistraksi pikiran, melepaskan ketegangan, dan menstabilkan mood ^^ sehingga kita jadi lebih mudah rileks.

Meringankan depresi
Depresi melemahkan motivasi seseorang dan membuatnya sulit untuk percaya bahwa perubahan (hidup yang lebih baik, kebahagiaan, dst) adalah hal yang mungkin. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buku self help (bibliotherapy) atau buku-buku pengembangan diri yang dikombinasikan dengan sesi pendamping terbukti dapat meringankan depresi.

Tidur menjadi lebih nyenyak
Poin ini berkaitan dengan poin meredakan stres :D stres reda --- rileks --- mudah tidur --- tidur lebih lelap.

***

Caraku Membangun Kebiasaan Membaca

Ada orang yang excited melihat buku yang tebal, seolah-olah tidak sabar untuk melahap bacaan di dalamnya. Namun ada juga yang baru megang aja udah kewalahan :)) *kapan kelarnya?

Sebenernya prinsip ini aku terapkan ngga hanya untuk membaca aja, tapi juga untuk membangun kebiasaan lain :| Intinya adalah mulailah dari yang kecil, lakukan secara rutin, ketika sudah terbiasa, baru kemudian ditambah targetnya.

Untuk orang-orang yang merasa tidak punya waktu untuk membaca... 
Coba luangkan waktu sekitar 15 menit aja per hari (terserah di pagi atau malam hari) atau pasang target membaca 3 lembar per hari. Boleh lebih tapi ngga boleh kurang. Kalo kelewat atau lupa, jangan putus asa, tetap usaha untuk dilakukan secara rutin. Ntar juga terbiasa dengan sendirinya hihi.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Wardah Pore Tightening Toner

Jumat, 23 Oktober 2015
Beginilah ya kalo orang baru kesemsem dengan yang namanya toner. Rasa-rasanya pengen coba semuaa. Salah satu yang aku gunakan belakangan ini adalah Wardah Pore Tightening Toner. Aku pake ganti-gantian sama Viva Spirulina Toner :D


Wardah Pore Tightening Toner
Toner yang diperkaya dengan Aloe Vera Extract (sebagai moisturizer), Zinc Gluconate & Witch Hazel Extract (mengurangi produksi minyak berlebih dan mengecilkan pori). Formulanya efektif menjadikan kulit lebih segar, tidak tampak mengkilap.

Cara pakai
Setelah membersihkan muka, gunakan Pore Tightening Toner. Untuk hasil yang optimal, gunakan rangkaian Wardah Acne Series (Acne Cleansing Gel, Acne Treatment Gel, Pore Tightening Toner, Acne Perfecting Moisturizer Gel dan Acne Gentle Scrub).


Eniwei, apa yang perlu diperhatikan?
Orang-orang yang memiliki tipe kulit berminyak tentunya tertarik dengan label Oil-free formula. TAPI penting untuk dicermati, apakah formulanya tidak memaksa kulit menjadi kering dan iritasi? Karena salah satu basic rules dalam merawat kulit berminyak (dan acne prone hehe) adalah oil controlling, merawat tanpa memaksa kulit menjadi kering.

Seperti yang tercantum dalam deskripsi produk, Wardah Pore Tightening Toner masuk dalam rangkaian produk perawatan untuk kulit yang mudah berjerawat. Toner ini mengandung Zinc Gluconate yang dikenal efektif mengatasi jerawat. Sedangkan Witch Hazel, memiliki fungsi antiinflammatory, antiviral, antibacterial, dan antioxidant. Berkat fungsi-fungsi itulah Witch Hazel sejak dulu digunakan sebagai astringent alami untuk kulit.

Kalau sebegitu okenya, kenapa produk skin care yang mengandung Witch Hazel memiliki kemungkinan untuk mengiritasi kulit?

Namanya "produk jadi" kan ingredientnya ngga hanya Witch Hazel aja :D Selain itu, pemrosesan Witch Hazel (proses distilasi menggunakan alkohol) juga bisa menjadi alasan terjadinya efek negatif (kulit kering mengelupas dan iritasi) selama produk digunakan. [1][2]

***

Review

Harga relatif terjangkau, sekitar Rp 25.000-30.000an ukuran 100ml (tergantung beli dimana). Cairan tonernya lucuu haha, warna biru. Kesannya segar dan fresh :D Tapi, aku ngga suka dengan wanginya :( maskulin banget, kayak parfum cowo.



Wardah Pore Tightening Toner tidak dianjurkan untuk tipe kulit kering, maupun kulit yang sensitif dengan Witch Hazel dan zat pewangi.

Pun ngga recommended digunakan langsung setelah terpapar terik sinar matahari. Toner ini akan terasa pedih di kulit ^^;

Klaim?
Mengurangi minyak~ cukup baik. Tapi kalo keseringan dipake, kulit malah jadi kering. Sebaiknya atur frekuensi penggunaan yang pas sesuai kebutuhan kulit (mis. 1 hari sekali).

Mengecilkan pori~ ngga hahaha. Ngomong-ngomong, kalau pori kita bersih dari kotoran dan sebum build-up, tampilannya akan jadi lebih samar. Menyamarkan pori ngga cukup dengan toner, masih perlu produk pembersih lain, masker perawatan pori, dan lainnya.

Ngakalin cara pakai...
Biasanya, aku ngga pake toner saat wajah dalam keadaan kering. Setelah cuci muka, saat wajah masih dalam kondisi basah, langsung aku usap menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan Wardah Pore Tightening Toner. Cara ini juga aku terapkan saat menggunakan toner lain hehe.

Daya bersih...
Untuk membersihkan wajah (single use), toner ini dapat meringkas make up ringan meski tidak benar-benar sempurna. Hasil terbaik diperoleh dengan cara double cleansing. Aku combine dengan Wardah Olive Oil :D


Baca juga review produk Wardah lainnya
1). Minyak Zaitun Wardah
2). Wardah Peeling Cream
3). Wardah Olive Soft Scrub

Sekiaaan reviewnya :D Semoga bermanfaat
Thanks for reading and have a nice day~

Tipe dan Kondisi Kulit (+++ Tips & Info Lainnya)

Rabu, 21 Oktober 2015
Mengetahui tipe dan kondisi kulit akan memudahkan kita untuk menemukan tekstur dan formula produk yang pas dengan kebutuhan kulit. Terlebih lagi, menggunakan produk yang sesuai dengan kebutuhan akan menunjukkan hasil yang lebih memuaskan.


Artikel Tipe dan Kondisi Kulit ini berupa ringkasan atau cheat sheet, oleh karena itu aku upayakan agar penyampaiannya singkat, padat, dan (moga-moga) jelas :D

Noted!
Tipe kulit ibarat baseline kulit kita, sedangkan kondisi kulit adalah problem yang menjadi perhatian.

***

TIPE KULIT

Tipe kulit bisa berubah [1]. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tipe kulit antara lain genetik, siklus hormon, obat-obatan, rutinitas perawatan wajah, stres, masalah kulit, paparan sinar matahari, polusi, cuaca/iklim, diet, asap rokok.

Rutinitas perawatan wajah (termasuk produk-produk yang kita gunakan) juga berperan sebagai faktor yang mempengaruhi tipe dan kondisi kulit. Rutinitas yang tidak tepat dapat memperburuk masalah kulit yang berusaha kita atasi.

Contoh...
Terlalu sering scrubbing merusak skin barrier, sehingga kulit jadi lebih kering dan sensitif.
Produk anti acne dengan kadar alkohol tinggi memaksa kulit menjadi kering, sebenarnya justru memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak berlebih.

Tips Mengetahui Tipe Kulit [2][3]

Langkah 1
Cuci wajah.
Bersihkan make up, minyak, dan kotoran yang ada di wajah, kemudian basuh dengan air.

Langkah 2
Tunggu sekitar 1-2 jam.
Jangan gunakan produk apapun dan biarkan kulit berada dalam kondisi alami/sebenarnya.

Langkah 3
Setelah 1-2 jam, amati kulit.

---

Cocokkan dengan ciri-ciri tipe kulit berikut...

Normal
Tidak ada tanda kulit kering mengelupas.
Kulit terasa halus jika diraba.
Tidak berminyak/mengkilap.
Kulit tampak sangat sehat.

Tipe kulit normal adalah tipe kulit yang memiliki keseimbangan minyak dan air yang sangat baik. Perubahan lingkungan (suhu, cuaca, dll) tidak begitu berpengaruh pada kulit.

Berminyak
Kulit tampak mengkilap dan licin jika disentuh.
Kulit mati lebih tebal.

Tipe kulit berminyak memproduksi minyak berlebih sehingga pori lebih mudah tersumbat. Hal ini menyebabkan kulit rentan mengalami jerawat dan komedo.

Kering
Kulit terasa kering, kaku-ketarik.
Ada kalanya terdapat bagian yang mengelupas.
Kulit terlihat kusam dan tidak segar.

Pada dasarnya, tipe kulit kering memiliki kadar minyak yang rendah.

Kombinasi
Kulit berminyak di T-zone (dahi, hidung, dagu), sedangkan area lain cenderung normal atau kering.

Tipe kulit kombinasi adalah yang paling sulit dirawat, karena dalam satu wajah terdapat 2 tipe kulit (berminyak dan kering/normal). Oleh karena itu aturan dasar dalam merawat kulit berminyak dan kering sebaiknya diterapkan.

Noted!
Derajat dan detail masing-masing tipe kulit bisa berbeda.
Contoh: Tipe kulit kering tapi secara spesifik kulitnya sangat kering atau tipe kulit berminyak tapi tidak terlalu berminyak.

Agar lebih mudah mengetahui tipe kulit dan perawatannya, bisa langsung cek ke situs ini...
Skin Care Assessment (Personal Skin Evaluator) by webMD

***

Memilih Produk yang Sesuai dengan Tipe Kulit

Pembersih
Berikut adalah tekstur pembersih ideal untuk masing-masing tipe kulit. Tabel ini aku susun berdasarkan anjuran beauty expert dan produk pembersih yang memiliki reputasi baik untuk masing-masing tipe kulit.


*Syarat dan ketentuan berlaku.
Tekstur pembersih berupa air (watery) contohnya adalah micellar water.

Normal
Meskipun kulit normal dapat menggunakan berbagai tekstur pembersih, namun sangat dianjurkan untuk menggunakan tekstur yang ringan (seperti tekstur busa yang lembut dan tekstur air) yang mampu membersihkan kotoran dan mengangkat sel kulit mati tanpa mengiritasi.

Berminyak
Dianjurkan untuk menggunakan cleansing tools seperti pore brush yang dapat membantu membersihkan pori dengan baik. FYI, toner, pelembab, dan serum lebih mudah terserap di kulit yang bersih sehingga hasilnya akan lebih maksimal.

Tekstur pembersih berupa susu/lotion dan minyak dapat digunakan di tipe kulit berminyak sebagai bagian dari double cleansing.

Kering
Hindari produk yang membuat kulit jadi terasa kering ketarik, seperti toner yang mengandung alkohol dan/atau kadar alkoholnya tinggi, serta produk yang mengandung ingredient penyerap minyak.

Kombinasi
Tekstur pembersih yang paling baik untuk tipe kulit kombinasi adalah pembersih berbasis air (water-based). Di samping itu, dapat juga menggunakan tekstur yang sesuai dengan kebutuhan level kering dan berminyaknya kulit wajah.

Noted!
Apapun tipe kulitnya, sangat dianjurkan untuk melakukan double cleansing di malam hari, terutama setelah menggunakan make up. Utamakan pembersih yang pH balanced.

----------

Pelembab
Tabel aku susun berdasarkan anjuran dari beauty expert dan produk pelembab dengan reputasi yang baik untuk masing-masing tipe kulit.


*Syarat dan ketentuan berlaku.

Normal
Pelembab bertekstur balm dapat digunakan untuk tipe kulit normal saat udara kering.
FYI, cara menggunakan balm bukan dioleskan langsung ke kulit, tapi dilumerkan dulu (dengan mengusap di jari-jari) baru kemudian diratakan di wajah.

Kering
Gunakan pelembab yang menyeimbangkan kadar minyak dan air di kulit.
Tekstur lotion dapat digunakan di kulit yang tidak terlalu kering.
Tekstur balm untuk kulit yang sangat kering.

Berminyak
Gunakan pelembab yang kurang kandungan minyaknya. FYI, terlalu banyak produk (skin care berlayer-layer) justru ngga baik jika diterapkan di tipe kulit berminyak. Salah-salah kulit malah makin greasy/berminyak.

Tekstur gel dan liquid (water based, encer) sangat dianjurkan untuk tipe kulit yang sangat berminyak.

Tekstur lotion (dengan kadar air yang tinggi) dan tekstur minyak (dry oil yang cepat meresap) dapat digunakan di kulit yang tidak terlalu berminyak (slightly oily). Adapun minyak yang dapat dijadikan pelembab harian adalah argan oil dan jojoba oil (selain itu, aku belum dapat sumber yang meyakinkan hehe. Kalo ada yang lain, bakal aku update).

Noted!
Tektur lotion dan minyak bagi kulit berminyak baiknya hanya digunakan di malam hari.

Kombinasi
Tipe kulit kombinasi dapat menggunakan tekstur lotion, krim, dan minyak yang disesuaikan dengan level atau derajat kering dan berminyaknya kulit yang bersangkutan.

----------

Masker
Berikut jenis masker yang dianjurkan untuk masing-masing tipe kulit. Ngga saklek sih, tapi idealnya seperti ini...

Normal
Sheet mask dengan efek melembabkan dan menenangkan (moisturizing/hydrating and calming).

Berminyak
Masker dengan fitur deep pore cleanse atau pore purifying.

Kering
Lebih baik menggunakan masker wash off (yang dibilas), daripada masker peel off.

Kombinasi
Kalau perbedaan level berminyak dan kering di wajah cukup ekstrim, dianjurkan untuk menggunakan clay/pore purifying mask di T-zone dan hydrating/moisturizing mask di U-zone.

Noted!
Perhatikan frekuensi dan fitur masker.
Terlalu sering maskeran dapat menyebabkan kulit kering.
Tipe kulit kering dan normal dapat menggunakan masker dengan fitur pore purifying, cukup 1-2 kali dalam seminggu.

***

KONDISI KULIT

Noted!
Yang aku cantumkan di artikel ini adalah kondisi kulit yang paling sering ditemui.

Acne prone
Bukan berarti setiap saat berjerawat, TAPI kulit sangat mudah mengalami jerawat. Bisa diakibatkan hormon, stres, perubahan lingkungan, dan lainnya.

Baca juga : 15 Gosip Seputar Jerawat

Eczema (eksim) [4]
Kondisi kulit yang mengalami radang dan iritasi. Gejalanya adalah gatal. Mengenai area yang biasanya sangat kering, tebal, dan bersisik.

Rocasea (baca: roh-zay-shuh) [5][6]
Masalah yang umum terjadi di atas umur 30 tahun atau pada orang yang berkulit putih dan mudah bersemu. Ditandai dengan kemerahan yang sulit diredakan di hidung, pipi, dagu, dan dahi.

Aging (penuaan) [7]
Dialami siapa saja, tapi tanda-tanda paling jelas mulai tampak sejak umur 25 tahun. Perubahan yang terjadi adalah kulit semakin kasar, kendor, menipis, ringkih, dan mudah memar.

Sensitive [8]
Kulit sensitif tidak termasuk tipe kulit, melainkan kondisi kulit.
Menurut Yokota et al, kulit sensitif dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu:
  1. Kelompok dengan fungsi skin barrier yang menurun. Fungsi skin barrier yang menurun akan menyebabkan TEWL (trans epidermal water loss) meningkat, sehingga penguapan mudah terjadi di kulit.
  2. Kelompok yang mengalami proses radang (inflamasi). Fungsi skin barrier normal, tapi kulit menjadi sensitif karena mengalami radang.
  3. Kelompok neurosensitif. Fungsi skin barrier normal. Namun kulit menjadi sensitif dikarenakan adanya stimulasi/rangsang pada akhir syaraf yang hipersensitif sehingga timbul sensasi tidak nyaman, gatal, nyeri, dst.

Dehydrated (dehidrasi) [9]
Berikut perbedaan antara kulit kering dan kulit yang mengalami dehidrasi menurut Caroline Hirons.

Kulit kering
Umumnya merupakan tipe kulit, tapi bisa juga menjadi kondisi kulit temporer.

Disebabkan kurangnya kadar minyak di kulit.
Pori-pori kecil.
Kulit terasa kaku.
Mudah mengelupas.
Walau kadar minyak rendah, tapi komedo, jerawat, dan milia masih bisa muncul.
Kulit kusam.
Kulit tampak kendor.
Tidak mudah menyerap produk.
Mudah iritasi.
Diperburuk oleh penggunaan produk yang tidak tepat.

Kulit dehidrasi
Kondisi kulit yang bisa dialami semua tipe kulit (yap, termasuk tipe kulit kering ^^;)

Disebabkan kurangnya kadar air di kulit.
Bisa dialami orang-orang yang berpori-pori kecil maupun lebar.
Kulit terasa kaku dan kering --meskipun terlihat berminyak dan mengalami jerawat.
Menyerap pelembab dengan cepat.
Tidak asing dengan komedo dan jerawat.
Make up cepat memudar dan terlihat patchy (ndemblok), akibat kulit yang menyerap kandungan air dalam foundation/bb/cc dan sejenisnya.
Kulit tampak kelabu (ashen).
Diperburuk oleh gaya hidup dan lingkungan.

Penyebab kulit dehidrasi, yaitu...
  1. Lingkungan. Angin, udara dingin, udara kering, AC, paparan sinar matahari, dan pemanas ruangan.
  2. Pola makan. Alkohol, kafein, jarang minum air putih, jarang makan-makanan yang berair (goreng-gorengan, dll).
  3. Gaya hidup. Stres, rutinitas skin care yang tidak tepat, penggunaan produk yang tidak sesuai, obat-obatan (termasuk KB), merokok.
  4. Genetik. Siklus menstruasi dan kehamilan.


***

Ngomong-ngomong...
Apakah kulit wanita dan pria berbeda? [10][11]

Selain memilki lebih banyak rambut di wajah, terdapat perbedaan struktur pada kulit wajah pria dan wanita. Tekstur kulit pria lebih kasar. Stimulasi androgen (testosterone) juga menyebabkan kulit lebih tebal sekitar 25% dibanding kulit wanita.

Setelah puber -berkat sekresi androgen, produksi sebum pria lebih banyak dibanding wanita. Hal ini pula yang melatarbelakangi kenapa jerawat lebih lama sembuh di kulit pria.

Kulit pria juga memiliki kepadatan collagen yang lebih tinggi dibanding wanita. Kepadatan collagen berkaitan langsung dengan tanda-tanda penuaan. Karena itulah wanita bisa terlihat lebih tua dibanding pria dengan umur yang sama.

Lalu, apakah pria benar-benar membutuhkan produk skin care yang berbeda dengan wanita? Lebih lanjut silakan baca Tips Belanja Produk Skin Care.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Gizi Super Cream

Senin, 12 Oktober 2015
Gizi Super Cream adalah salah satu produk skin care lokal yang bertahan selama puluhan tahun dan berkembang di tengah kerasnya(?) persaingan dunia kosmetik saat ini.

Sekarang, Gizi memperbarui formulanya. Aku pake yang kemasan jar biasa :D bukan yang tube berteknologi nano.


***

Bedanya apa?

Gizi Super Cream versi Lama
Vitamin kulit yang terbuat dari 90% bahan alami berdasarkan resep kecantikan tradisional dengan 4 unsur super dari alam yang efektif memberikan kelembutan sekaligus nutrisi dan vitamin pada kulit.

Pemakaian teratur pada pagi, sore dan malam hari memberikan nutrisi dan vitamin pada kulit wajah serta seluruh tubuh agar tetap sehat tampak cantik alami.

Gizi Super Cream versi Baru
Ramuan baru! Gizi Super Cream kini hadir dengan 7 bahan aktif herbal, dibuat untuk wanita yang mendambakan kulit sehat, cantik ayu alamiah. Kandungan ramuan tradisionalnya tidak hanya memberi nutrisi, melembabkan, menghaluskan dan membantu mencerahkan kulit, tetapi juga melindungi kulit terhadap radikal bebas dan sinar matahari (UV).

Cara pemakaian: setelah membersihkan wajah dan leher, oleskan Gizi Super Cream secara merata pada wajah dan leher.


Rumput laut, kedelai, dan bligo yang jadi andalan dan ciri khas formula lama masih dipertahankan di formula baru. Sama seperti Gizi lama, meskipun ada fitur UV protection, tapi ngga tercantum SPF/PA berapa.

Berikut fungsi kandungan andalan Gizi Super Cream baru dan lama yang tercantum dalam kemasan ^^

Rumput laut | Polifenol (antioxidant), Vit A, C, D, & B Complex
Mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat meningkatkan metabolisme dan kekenyalan kulit, membantu proses memperbaiki jaringan kulit yang rusak, mengangkat sel kulit mati, membantu menegah penuaan dini (anti aging & anti wrinkle), dan melindungi kulit dari sinar matahari (UV).

Kedelai | Isoflavonoid (antioxidant) & Vit E
Mengandung vitamin E dan B kompleks yang baik untuk kesehatan kulit, membantu mencerahkan kulit kusam, flek hitam, dan mengatasi iritasi.

Buah Bligo | Triterpenoid, Vit B1, B2, & C
Memiliki sifat mendinginkan, membantu melembabkan serta menghaluskan kulit, anti jerawat, dan melindungi kulit dari sinar matahari (UV)

Almond (tidak ada di Gizi in jar formula baru)
Berkhasiat sebagai anti bakteri, anti fungi, anti virus, dan anti oksidan.

Formula baru mengandung ekstrak pepaya, beras, jeruk nipis, dan lidah buaya.

Pepaya | Enzyme Papain & Alkaloid (antioxidant)

Lidah Buaya | Lignin (moisturizer) & Amino Acid

Jeruk Nipis | Flavonoid (antioxidant) & Vit C

Beras | Gamma Oryzanol, Ferulic Acid, & Vit E


Ingredient list jadi makin panjaaang :D


Karena di forum FD banyak yang komplain ngga cocok dengan formula baru Gizi Super Cream, dan juga ada komen dari Lintang di review Gizi Super Cream Racun Warna-warni, aku jadi penasaran :|

Setelah browsing, nyaris semua ingredient yang terkandung dalam Gizi Super Cream ini aman. Dalam artian, risikonya rendah untuk menyebabkan alergi dan iritasi. Terlebih Gizi juga udah lama terdaftar di BPOM dan dijamin Halal oleh MUI.

Yang perlu diwaspadai adalah pengawet alternatif paraben yang ada di produk ini.

Noted!
Potensi masalah dalam formula produk pada dasarnya tergantung jumlah kadar yang digunakan. FYI, ingredient list umumnya diurut secara proporsional.

Pengawet alternatif tersebut tercantum di urutan akhir dalam ingredient list, jadi kemungkinan kadarnya kecil. Hanya saja, walau kadarnya kecil, tidak menutup kemungkinan tetap ada kulit-kulit yang bakal responsif dengan zat-zat ini :D

Potassium Sorbate [1][2]
Berfungsi untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan mikroorganisme dalam produk. Potassium sorbate efektif melawan jamur dan ragi, tapi kurang efektif melawan bakteri. Keciiiil kemungkinan untuk mengiritasi kulit jika konsentrasi kadarnya di bawah 10% .

Phenoxyethanol [1][2]
Fungsinya untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Memungkinkan memicu reaksi iritasi dan alergi pada sebagian orang. Jadi, jika menggunakan produk yang mengandung phenoxyethanol, pastikan untuk peka terhadap reaksi negatif yang muncul di kulit ^^

Di kosmetik, phenoxyethanol aman digunakan dalam kadar < 1%.

Jika kamu menemukan phenoxyethanol di awal-awal ingredient list, kemungkinan produk tersebut menggunakan phenoxyethanol di atas 1%. Phenoxyethanol yang terkandung dalam Gizi tercantum di akhir-akhir ingredient list ^^

Methylisothiazolinone [1][2]
Efektif melawan bakteri, namun kurang efektif mengatasi jamur. Dikenal sebagai allergen, pengawet yang berisiko mengiritasi kulit. Biasanya hanya direkomendasikan untuk produk yang pemakaiannya dibilas (rinse off products) seperti pembersih atau shampoo.

Dianjurkan untuk menghindari leave on products (pelembab, sunblock, dan sejenisnya) yang mencantumkan methylisothiazolinone di tengah-tengah ingredient list. Hal ini harus diperhatikan, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Sama seperti phenoxyethanol, methylisothiazolinone juga tercantum di akhir-akhir ingredient list Gizi Super Cream ^^


Gizi Super Cream formula lama bertahan 1 bulan setelah dibuka, sedangkan Gizi Super Cream formula baru layak digunakan selama 2 bulan setelah segel jar dibuka.

Di dos emang tercantum layak digunakan selama 2 bulan, tapi aku perhatikan lewat 1 bulan teksturnya jadi lebih pekat, ngga secreamy biasanya. Biar cepat habis, aku ngga pake untuk muka aja, tapi juga untuk leher, siku, lutut, dst :|

Karena terbuat dari ramuan jamu-jamu asli (tidak memakai bahan pewarna kimia), maka warna Gizi Super Cream tidak selalu sama.


***

Asli atau Palsu?


Yang kanan, segel putih-bening, itu temenku beli di toko rumahan. Temenku bingung, kok isinya aneh. Akhirnya dia ngga pake ^^; trus dioper ke aku. Makaci, Lufi :D

Jadi, selama ini, aku beli Gizi Super Cream di Superindo. Sebagian besar bersegel hologram hijau. Ada sih yang segelnya putih bening, tapi isinya sama persis dengan Gizi bersegel hijau. Yang aku perhatiin, segel putih bening itu tanggal expirednya Februari - Maret 2017, sedangkan segel hijau itu produksi baru, tanggal expirednya Mei 2017 ke atas.

TAPI, Gizi bersegel putih-bening punya temenku itu beda dengan Gizi yang biasa aku beli. Teksturnya berupa krim padat kecokelatan. Susah dicolek, kayak Kelly Pearl Cream. Di foto udah bergelombang karena pernah melting/lumer akibat panas.

Sedangkan Gizi yang biasanya aku beli, teksturnya creamy menyerupai lotion, berwarna putih kuning atau putih gading.

Aku ngga tau krim yang padat kecokelatan itu asli atau palsu ^^; Kalaupun asli, mungkin kualitas isinya yang berubah hehe. Untuk menghindari keraguan, sebaiknya beli Gizi Super Cream di tempat yang tepercaya.

***

Review
Gizi Super Cream in Jar (formula baru)

Aku udah lumayan lama kenal sama Gizi :D jadi aku usahakan seobjektif mungkin menyusun reviewnya. Ngomong-ngomong, sekitar 2-3 tahun lalu, aku sempat pake Gizi setelah kulit sembuh dari break out, cuma kayaknya belum pernah aku bahas di blog ini.

Saat kulitku baru sembuh (bruntusan di pertengahan tahun 2014 hehe), yang pertama kali aku pikirkan adalah mencari pelembab biasa. Pilihan jatuh ke Gizi yang dikenal ringan di kulit dan kantong hahahaha.

Selama hampir 3 bulan sejak lepas dari obat, aku cuma pake Gizi (pagi-siang-malam ^^;). Setelah kulitku udah tahan, baru kemudian aku pake di pagi-siang hari. Malamnya pake produk lain seperti serum atau krim malam.

Reaksi negatif?
Walau kulitku rentan, tapi aku ngga mengalami reaksi reject (penolakan) seperti alergi atau iritasi. Keluhan yang aku rasakan adalah krimnya terasa gerah di kulit. Setelah diratakan, beberapa menit kemudian sekitar kumis jadi keringetan. TAPI, ini di bulan-bulan awal doang sih, sekarang udah ngga.

Hasilnya?
Kalo dikasih rating, hmmm... 3,8 dari skala 5.

Efek melembabkan dan melembutkan kulit~ standar pelembab pada umumnya ^^

Efek mencerahkan~ Alhamdulillah setelah 1-2 bulan pake Gizi kulit wajah jadi lebih cerah. Keliatan bedanya, karena tahun lalu mukaku kusam banget berkat tretinoin dkk. Sekarang udah biasa aja, cerahnya kulitku emang mentok segini-gini aja --"

Untuk memudarkan noda bekas jerawat, sepertinya ngga gitu ngefek di kulitku.

Repurchase atau ngga?
Beberapa bulan lalu sempat nyetok, jadi mau abisin yang ada aja dulu. Setelah itu bakal pake pelembab yang gampang didapet ^^; Susah nyari Gizi Super Cream di Makassar (belum masuk supermarket).


Semoga bermanfaat
Thanks for reading and Have a nice day

Lucu ya... Aku iri sama Kamu, Kamu iri sama Aku

Senin, 05 Oktober 2015
Ada satu anime lama yang masih aku simpan sampai sekarang. Fruit Basket. Kisahnya emang fiksi, tapi pesan yang disampaikan tiap episodenya berkesan semua. Salah satu yang jlebb menurut aku adalah saat dua karakter cowo utama saling iri satu sama lain.


Tepatnya di episode 7 - Fruit Basket. Yuki adalah ketua kelas yang smart, kalem, dan cakep. Karena itu pula dia dijuluki "Pangeran" di sekolah. Sebaliknya, Kyo anak yang badung, berisik, kasar, dan sering jadi bahan ceng-cengan teman sekelas ^^;

Ceritanya~ Sekolah akan mengadakan festival. Saat mengumpulkan ide untuk konsep stand kelas, Kyo merasa idenya tidak dianggap. Dia makin tersinggung ketika orang-orang dengan mudahnya menerima masukan dari Yuki.

Sedangkan Yuki, ternyata iri melihat Kyo yang rame dan cepat akrab dengan temen-temen sekelas, meskipun Kyo anak pindahan.


Karena bete diceng-cengin sama temen sekelas, kaburlah Kyo ke atap sekolah. Disusul oleh Honda Tohru (cewe pemeran utama).

-------
Kata Kyo...

A guy like me wouldn't really matter. Yuki is the only one they need around, right? He's being trusted. Ever since young, he was always smarter, and more clever... more sociable too.

Naturally, everyone recognize and respect his abilities. Even with the martial art. I started first... But now, he's much stronger... Pisses me off.

If I could, I'd like to be someone like him, too.

Setelah tahu pendapat Kyo tentang Yuki, Tohru jadi keingat curhatannya Yuki...

I think Kyo is the type of person who attracks others. I think it's better to get along naturally with normal people. I wanted to be someone like that.

-------

Tohru pun jadi kepikiran, kenapa ya, orang-orang pada iri satu sama lain. Kenapa mereka tidak sadar dengan kelebihan yang mereka miliki? Malah ingin jadi someone they're not?

Akhirnya, Tohru dapet insight saat latihan membuat onigiri untuk stand festival sekolah. Insight-nya Tohru ini sederhana, tapi mengena banget (menurutku hehe)...

Maybe because it's on your back. For example, if a person's good point is something like umeboshi (dried plum) on a rice ball... Then, the umeboshi must be on his back.

In this world, there are umeboshi with so many different shapes... and with so many different colors and tastes on everyone's back.

"I have nothing," saying, "I have only white rice."


But that's not true. Everyone has "umeboshi" on their back.
The reason why people envy others is probably because you can see it better if the umeboshi is on others back.
-------

Why can't people stop envying other people?
Why can't they see it?
Their own beauty.

Someone might be envious of you right now.
Someone might be admiring something that you yourself hadn't realized yet.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and Have a nice day.

5 Langkah Dasar Memulai Perawatan Wajah

Minggu, 04 Oktober 2015

Postingan ini merupakan ringkasan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi mengenai 5 langkah dasar dalam perawatan wajah. Aku usahakan pembahasannya mudah dipahami.

***

Mengetahui Tipe dan Kondisi Kulit

Tipe kulit umumnya terbagi 4, yaitu:
(1) Normal
(2) Kering
(3) Berminyak
(4) Kombinasi

Kondisi kulit berbeda dengan tipe kulit... *kadang aku juga khilaf kebalik-balik, sorry T.T
(1) Acne prone
(2) Sensitive
(3) Dehydrated
(4) Rosacea

---

5 Inti Perawatan Kulit Wajah

(1) Membersihkan
(2) Toning
(3) Melembabkan
(4) Tabir Surya
(5) Eksfoliasi Sel Kulit Mati

Membersihkan-Toning-Melembabkan idealnya dilakukan setiap hari.

Tabir surya digunakan sekitar jam 10 pagi sampai jam 3 sore (terutama untuk aktivitas outdoor). Apply 2-3 jam sekali. Berarti jika kita menggunakan sunblock sekitar jam 9.30 pagi, ntar tabir suryanya dipakai ulang pas dhuhur.

Eksfoliasi sel kulit mati untuk kulit normal, kering, kombinasi idealnya 1x seminggu. Untuk kulit berminyak 2x seminggu. Gunakan exfoliant yang ringan atau scrub dengan butiran granul/beads yang halus dan tidak mengiritasi kulit.

Noted! 
Penting bagi yang baru mulai perawatan atau baru pulih dari break out...
Kita perlu mengamati kondisi dan perubahan-perubahan pada kulit. Bukan berarti tiap 1 jam sekali ngaca lho yaa. Cukup di pagi atau malam hari sebelum tidur. Fine fine ajakah, atau ada reaksi yang ngga wajar.

Reaksi tidak wajar di awal pemakaian produk, yaitu perih, gatal, memerah, jerawat, komedo yang makin bertambah, kulit semakin berminyak, kulit terasa kering kaku ketarik, dan lainnya.

Jika kulit menunjukkan reaksi yang tidak wajar, hentikan penggunaan produk. Kemudian cek dan amati lagi produk apa yang mungkin memicu reaksi negatif dan produk apa yang aman untuk dilanjutkan pemakaiannya.

---

Memilih Produk yang Sesuai Kebutuhan

Trend produk skin care saat ini adalah tesktur yang ringan dan bersahabat untuk kulit yang rentan. Jadi, kemungkinan untuk menemukan produk yang cocok, insya Allah lebih besar dibanding beberapa tahun lalu. Apalagi produk skin care jaman sekarang jauh lebih beragam. Rajin-rajinnya kita aja browsing review dan cek produk di counter kosmetik :D

Baca juga : Tips Belanja Produk Skin Care

Memilih produk yang sesuai kebutuhan juga erat kaitannya dengan skala prioritas dalam merawat wajah. Pada kenyataannya, produk yang mengatasi segala masalah kulit (all-in-one) masih too good to be true. Karena masing-masing masalah kulit punya penanganan yang berbeda.

Sebaiknya kita fokus pada problem yang spesifik. Jika diurut, maka prioritasnya adalah...
1). Jerawat dan problem pori tersumbat lainnya (blackhead, whitehead),
2). Menjaga kelembaban kulit (keseimbangan kadar air dan minyak, skin barrier, pH kulit),
3). Mengencangkan (efeknya ke anti aging, menyamarkan kerut halus),
4). Mencerahkan (meratakan warna kulit, mengembalikan warna asli kulit setelah mengalami penggelapan).

Intinya, atasi masalah yang paling serius. Kalo udah sembuh, baru deh mulai pake produk pencerah, anti aging, dst.

Aku jerawatan, tapi pengen putihin muka, mukaku kusam :(
Disabar-sabarin aja sembuhin jerawatnya, baru kemudian menggunakan produk pencerah. Kalau masih jerawatan trus maksa pake produk pencerah hasilnya kurang maksimal dan dikhawatirkan jerawatnya malah makin parah.

Aku pengen punya muka kinclong ala artis Korea Selatan :(
Baca post Perawatan Kulit Wanita Korea Selatan : Apa sih Rahasia Cantiknya?

Baca juga : Tentang Produk Perawatan Wajah

---

Menentukan Seberapa Sering Perawatan Pendamping Dilakukan

Yang ditekankan dalam artikel ini adalah perawatan pendamping yang mudah dilakukan di rumah, seperti scrubbing, masker, dan massage ^^; bukan terapi sinar, terapi ozon, akupuntur, dst hehehe.

Jika sebelumnya kamu belum pernah menggunakan produk perawatan pendamping... ATAU pernah rutin melakukan perawatan pendamping kemudian udah lama berhenti.... Sebaiknya, cukup dilakukan seminggu sekali. Kemudian amati reaksi dan kondisi kulit setelah scrubbing/maskeran/massage.

Kalau dirasa perlu, baru kemudian ditambah frekuensinya jadi 2x seminggu.
Pengen nambah? Yaudah, coba scrubbing/maskeran 3x seminggu...

Hmmm, tapi kok kulitku malah ngga gitu fresh dan jadi lebih kering kalo 3x seminggu yaa?
Jika demikian, berarti yang paling pas adalah cukup 2x seminggu :D

Sekali lagi, kondisi dan kebutuhan kulit tiap orang beda-beda, jadi kita kudu peka dengan respon kulit terhadap produk atau treatment tertentu. Ada kalanya keseringan maskeran malah ngga bagus buat kulit (pengalaman pribadi lol).

Maskeran kan cuma sekitar 15-20 menit doang. Emang kalo 1-2x seminggu doang cukup?
Cukup :D Hal-hal kecil yang dilakukan rutin dan konsisten lebih ngefek buat jangka panjang, dibanding hal yang gencar di awal trus belakangnya malah angot-angotan.

---

Pasang Harapan & Target Yang Realistis

Aku udah pake skin care dari Korea Selatan ni. 
Aku udah pake skin carenya artis X, Y, Z! 
Aku pake skin care yang beken di holiwut. 
Kulitku pasti bakal mulus kayak artis-artis. 
Awas kalo ngga, aku bakal ngomel-ngomel, somasi, dan bla bla bla bla....

Kenapa banyak yang kecewa dengan produk skin care?
Karena udah keburu masang ekspektasi yang ketinggian.

Pertama, jangan menelan bulat-bulat klaim absurd yang merupakan strategi marketing produk tertentu.

Kedua, kita mesti mengenal dan memahami tipe dan kondisi kulit kita sendiri. Pas lagi bagus banget seperti apa, begitu pula sebaliknya. Kondisi kulit yang sebenarnya lho, dengan mempertimbangkan... 
1). genetik (faktor keturunan/bawaan),
2). aktivitas sehari-hari di indoor/outdoor,
3). paparan sinar matahari,
4). polusi air-udara,
5). bertambahnya usia,
6). level stres,
7). hormon,
8). konsumsi obat-obatan tertentu,
9). merokok atau beraktivitas di kawasan perokok, dll.

...dengan demikian, kita lebih realistis masang target. Lain cerita kalau kamu ngga keberatan mengeluarkan duit jutaan untuk perawatan jor-joran di klinik kecantikan ^^;

Khusus untuk pemilik kulit yang rentan break out (acne prone) dan sensitif, di awal pemakaian, standar ekspektasi yang wajib kita pegang adalah yang penting aman buat kulit deh, ngga micu reaksi aneh-aneh

***

Skip Skip Skip

Yang sering ngalamin hormonal acne mesti paham gimana zongnya udah telaten perawatan, tapi masih kecolongan jerawat. "Kalah" dengan yang namanya ketidakseimbangan hormon saat stres dan pms :))

Bagi pemilik kulit rentan bermasalah, kita mesti tau kapan waktunya skip atau ngerem penggunaan produk tertentu, dan kapan waktu yang tepat untuk mulai lanjut perawatan seperti biasa.

Saat kulit sedang bermasalah, cukup menggunakan pembersih wajah, pelembab, dan tabir surya jika beraktivitas di luar ruangan. Kalau perlu, gunakan obat jerawat atau clay mask (ditotol di spot jerawat).

Berikut hal-hal yang perlu kita skip saat mengalami minor breakout (mis. 3-6 jerawat) dikarenakan pms, stres, atau perubahan lingkungan:
1). Scrub dan peeling,
2). Masker pencerah atau masker yang terasa "berat" di kulit,
3). Face massage (pijatan saat kulit mengalami jerawat justru makin menstimulasi kulit),
4). Serum pencerah.

Kalo kulit udah menjinak, jerawat udah kering, baru deh dilanjut lagi perawatan seperti biasa. TAPI, mulainya juga pelan-pelan. Ngga langsung scrub, maskeran, pijet wajah, serum di hari awal, baiknya dilakukan bertahap aja :D supaya kulitnya ngga kaget dan ngga rewel.

***

Ada beberapa artikel yang masih coming soon hahaha. Selama nyusun kok jadinya malah panjang bener, gegara kebanyakan bahan untuk artikel ini... --" Akhirnya aku pisah-pisah aja supaya ngga melebar dan lebih rapi dibanding Catatan Pribadi tentang Rangkaian Perawatan Wajah.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day