Lebih Bagus Produk Lokal atau Produk Impor?

Produk Kosmetika asal Korea Selatan saat ini digemari karena teksturnya yang ringan dan bersahabat untuk kulit yang sensitif sekalipun. Terlebih, brand ambassador produk-produk tersebut adalah selebritis yang berwajah mulus.

Aku sempat termakan  pencitraan bahwa dandanan aktris yang kinclong dan bagus banget itu tentulah menggunakan produk asal Korea Selatan. Tetapi, berkat youtube(?), aku jadi tahu, hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Berikut beberapa produk yang digunakan make up artist Korea Selatan dalam cuplikan video tutorial.
Beautymeets All about Lee Yubi's Beauty
Beautymeets Han Ji Min's Make Up Look from the K-drama Hyde, Jekyll, Me.
Pony's Beauty Diary (InsiteTv) Facial Cleansing & Skin Care Special

Dari situ aku jadi mikir, benarkah produk yang bagus hanya diproduksi oleh negara tertentu saja? Jika memang demikian, kok Make Up Artist Korea Selatan juga pake produk yang umum digunakan dimana-mana.

Jadi, Impor Pasti Lebih Bagus?

Embel-embel impor bukan jaminan kalo secara kualitas produk tersebut lebih unggul dibanding produk lokal. Sudah tau kan tentang harmonisasi kosmetika ASEAN? Yang berarti Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) di wilayah ASEAN sudah distandarkan.

Teknologi industri kecantikan Indonesia saat ini lebih maju dibanding 10-20 tahun lalu. Apalagi makin kesini konsumen semakin cerdas. Jadi, produsen kosmetik lokal dituntut untuk mengembangkan banyak inovasi dan mengeluarkan produk-produk yang ringan, ngga greasy, aman di kulit sensitif, organik, dst.

Walau kosmetik (make up/skin care) gajebo dan abal-abal masih marak di pasaran, tapi merk lokal yang bisa bersaing dengan produk impor juga makin banyak lho :D

Harga?

Bicara tentang produk impor, tentulah berkaitan dengan harga yang biasanya lebih tinggi dibanding produk lokal. Memang, produk-produk yang unggul secara kualitas umumnya dibandrol dengan harga yang fantastis. Namun, kalau jeli, kita juga bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menggunakan produk dengan harga yang lebih terjangkau. Asal rajin-rajin browsing hehe.

Banyak lho produk-produk yang ingredientnya biasa aja, tapi karena menang merk dan strategi marketingnya oke, harganya jadi mahal ^^; Kayak gini kan rada nyess nyess gimana gitu, kalau ternyata hasilnya ngga seperti yang kita harapkan.

Intinya...

Di tiap negara, selalu ada produk yang bagus dan produk yang kurang bagus. Ngga selamanya produk impor lebih bagus dari produk lokal. Begitu juga sebaliknya, belum tentu kualitas produk lokal di bawah produk impor.

Eniwei, wajar kalau produk berkualitas harganya mahal. Tapi, hati-hati dengan produk overpriced alias produk yang harganya ngga sesuai dengan fitur yang ditawarkan.

Merk bisa jadi pertimbangan untuk melihat reputasi produsen, tapi pertimbangkan juga fitur dan formulanya. Karena merk dan harga yang tinggi bukan jaminan produk kosmetika tersebut (make up maupun skin care) sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit kita.

Semoga bermanfaat
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

Write komentar
10 Desember 2015 05.52 delete

Bagus atau engganya kan tergantung kulit masing-masing ya :)

Reply
avatar
10 Desember 2015 07.57 delete

Karena itulah aku selalu cari review sebanyak banyaknya dan berpikir selama setengah tahun ke depan sebelum beli sebuah produk XDDD

Untuk produk luar, kayak korea nih biasanya, aku lebih suka belanja di situs globalnya daripada beli di counternya sini, karena tentu saja di counter jauuuuh lebih mahal XD manfaatin free shipping duong pastinya XD

Reply
avatar
10 Desember 2015 10.02 delete

Iyaa ^_^ balik lagi ke cocok-cocokan hehehe

Reply
avatar
10 Desember 2015 10.05 delete

Hahahaha aku juga suka maju mundur kalo mo beli produk luar. Worth it ga ya, worth it ga ya... Kudu semedi dulu *lebay... :D

Reply
avatar
11 Desember 2015 08.18 delete

produk indonesia yang mulai canggih banget harganya juga ga murah lho, bisa dibilang agak mirip pricenya dari yg di korea/us sana. contohnya biokos, terus wardah juga udah banyak ragamnya untuk skin concern tertentu.

again, sebenernya ingredients yang dipake itu mirip-mirip dan sama aja. karena ada bahan standart yang dipake buat menghasilnya suatu texture. sekang harus pinter-pinter aja cari product yg cocok tapi ga overpriced atau kemakan sama merek
hehe

yozora94

Reply
avatar
11 Desember 2015 08.58 delete

Uhuk, Biokos, uhuk, Dermabright :D harganya emang mahal, tapi sebagian besar reviewnya positif, banyak yg puas. Jadi, bisa dibilang totally worth the price lah ya ^_^

Iyaa, sepakat :ng Terima kasih banyak buat masukannya.

Reply
avatar
11 Desember 2015 18.08 delete

aah baru tau channel beautymeets itu.. thank you ya!
aku nih yang kemakan merk sekarang2 ini.. mungkin kesugesti juga kali ya, rasanya kalo pakai yang mahalan kulit lebih bagus gitu (skincare) huhu.. jadi aja beli merk luar

Reply
avatar
11 Desember 2015 20.09 delete

Ayooo ayooo ditontoon =D itu aku juga baru tau sekitar 2 bulanan yg lalu, gegara browsing korean skin care routine *teteuupp yaa...

Sebenernya wajar kalo dalam situasi tertentu (mis. terlalu banyak pilihan dgn harga yg relatif sama, baru pertama kali coba seri produk tertentu, dst) kita lebih percaya merk A, B, atau C. Bagaimanapun merk juga jadi salah satu pertimbangan (terkait jaminan mutu dan lainnya). Yah, apapun produknya yg penting sesuai dgn kebutuhan dan kondisi kulit :D

Reply
avatar
19 Desember 2015 18.07 delete

Semua itu tergantung kebutuhan kulit kita juga, ada yg kulitnya bagus padahal cuma modal pembersih viva aja.. Temenku ada yg kaya gitu, envy abis

Reply
avatar
21 Desember 2015 19.36 delete

Setubuh lah, aku dah mondar mandir nyembuhin wajah yang rusak karena kemakan iklan. Ujung2 nyembuhinnya pkk home made product perawatan harianya nya balik pakek cleanser ma toner viva murmer tapi cocok haha.. 20rb dah dapet macem2..

Reply
avatar
22 Desember 2015 06.11 delete

Terima kasih udah sharing pengalaman sis :D aku juga dulu sering kemakan iklan hahahahaha... aku juga masih pake toner Viva, udah 4x repurchase hihi.

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon