Apakah Kamu Berlebihan Merawat Kulit Wajah?

Hayoo ngakuuu... siapa yang suka berlebihan merawat wajah?
*ngacung sambil ngaca hahahaha.

Topik ini sebenernya udah sering dibahas (tiap sharing pengalaman) :)) tapi belum pernah aku uraikan secara khusus di blog. Hanya sepintas di artikel Jangan Merawat Wajah dengan Cara "Alami" ini, bagian overwashing.

Berlebihan Merawat Kulit Wajah

Sebagai gambaran, perilaku overdoing yang sering dibahas dalam sharing melalui email atau sesi komentar, antara lain...

1 | Memilih produk dan menekuni regimen perawatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan kulit. Meski sekarang tren produk skin care ada booster, pre essence, sealer, segala macam... Tapi, ngga semua kulit butuh produk skin care berlayer-layer.

2 | Penggunaan rangkaian produk skin care yang tidak fokus pada problem spesifik kulit. Pake produk anti acne, anti aging, brightening dalam waktu bersamaan.

3 | Menggunakan bermacam-macam produk anti acne dalam satu waktu. Misal lagi ngobatin kulit pake tretinoin, trus pake toner yang ngandung salycilic acid.

4 | Ngolesin produk tebel-tebel.

5 | Berlebihan dalam membersihkan wajah dan eksfoliasi (scrubbing, peeling, dll).

6 | Hampir setiap hari menggunakan masker dengan fitur deep pore cleanse/gentle exfoliation.

...dst :D

***

Dampaknya...

Kering, Dehidrasi, dan Mengelupas
Pernah ngga ngalamin jerawat, tapi kulit malah kering? Dehidrasi bisa terjadi jika kita berlebihan menangani jerawat dan kulit berminyak. Menggunakan sabun atau pembersih yang ngga pH balanced juga menimbulkan sensasi kulit kering, kaku, dan ketarik.

Kondisi kulit kering mengelupas juga umum terjadi jika kita berlebihan menggunakan eksfoliator seperti scrub, chemical peeling, alpha hydroxy acid (AHA), salycilic acid (BHA), dan retinoid.

FYI, retinoid mempercepat regenerasi kulit. Jadi, ngga perlu keseringan scrubbing kalo udah pake produk yang ngandung retinoid/retinol.

Sebenernya ya, kita hanya perlu scrubbing/eksfoliasi sel kulit mati 1x dalam seminggu. Sedangkan untuk tipe kulit berminyak, sel kulit matinya lebih tebal sehingga dianjurkan 2x dalam seminggu jika perlu.

Solusinya? 
Mengurangi frekuensi penggunaan produk.

Iritasi (kemerahan, meradang, atau melepuh)
Penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kondisi/kebutuhan kulit dapat menyebabkan iritasi. Glycolic acid, malic acid, lactic acid (AHA), salicylic acid (BHA), dan retinoid juga bisa mengiritasi kulit jika digunakan terlalu sering atau jika kadarnya terlalu tinggi.

Solusinya?
1 | Ikuti anjuran pemakaian.
Misal petunjuknya hanya untuk malam hari, jangan dipake pagi-siang-malam.

2 | Kurangi frekuensi.
Contoh : Dari 2x sehari, jadi 1x sehari. Atau sehari sekali jadi dua hari sekali.

3 | Hentikan pemakaian produk.
Kalau kamu ngga yakin, produk mana yang bikin kulit jadi iritasi, lakukan tes sederhana. Hentikan pemakaian salah satu produk selama 2 minggu dan amati apakah kualitas kulit meningkat atau menurun.

Baca juga : 5 Langkah Dasar Memulai Perawatan Wajah

Makin Sering Mengalami Break Out
Break out yang dimaksud adalah membludaknya komedo (whitehead-blackhead) dan munculnya jerawat meradang. Dampak ini biasanya diawali dengan kulit yang makin berminyak. Bisa terjadi karena penggunaan produk yang kandungan dan teksturnya terlalu berat atau terlalu rich untuk kulit kita.

Yang paling parah adalah jika kita mengalami jerawat pasir, karena itu tanda lapisan kulit terluar sudah rusak. Umumnya disebabkan oleh pemakaian skin care berbahaya, terlalu sering gonta-ganti produk skin care, mengkombinasikan/melayer produk skin care yang tidak sejalan, atau pengobatan kulit dengan cara yang tidak tepat.

Solusinya?
1 | Perhatikan tekstur dan ingredient produk yang kita gunakan.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit (+++ Tips & Info Lainnya)

2 | Atur frekuensi pemakaian produk.

3 | Kurangi penggunaan produk yang dapat menyumbat pori.

Khusus untuk tipe kulit berminyak dan kombinasi.
Jika memungkinkan, hindari produk yang mengandung mineral oil. Sudah aku bahas di post #NTMS Mineral oil. Mineral oil tidak menyumbat pori, dia tetap stay di atas permukaan kulit. TAPI yang jadi masalah adalah jika dalam formula produk tersebut ada zat yang sifatnya comedogenic. Nah, mineral oil akan menyebabkan zat itu terperangkap dan menyumbat pori-pori kita.

4 | Kalau kondisi kulit makin parah, mending berobat aja ke dokter.

Dandanan Ngga Smooth
Sebelum tau kondisi kulitku ternyata mudah dehidrasi, aku sering menyalahkan kualitas alas bedak kalau hasilnya ndemblog atau tidak "menyatu" di kulit. Padahal, itu terjadi karena kulit menyerap kandungan air dalam foundation/bb/cc cream untuk mengatasi kekeringan.

Solusinya?
Menyehatkan kulit. Menjaga keseimbangan kadar minyak dan kelembaban kulit.

---

Ada juga yang saat menggunakan foundation, goresan kuas dan kerut halus tampak jelas. Fungsi silicone dan turunannya dalam produk make up adalah untuk "mengisi" pori dan kerut halus. Tapi kalo produk tersebut sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, kemungkinan karena kita udah kebanyakan pake produk yang mengandung silicone (numpuk di atas permukaan kulit).

FYI, di list ingredient silicone dan kawan-kawannya tercantum sebagai dimethicone, cyclopentasiloxane, cyclohexasiloxane, atau phenyl trimethicone.

Solusinya?
Jika bisa, kurangi produk (skin care dan make up) yang mengandung silicone dan turunannya.
Kalau ngga bisa, pake produknya tipis-tipis aja, gausah tebel-tebel.
Bersihkan wajah dengan benar (tapi bukan berarti overcleansing lho).

***

Mah Curhat, dong 
Iya, dong

Kebiasaan burukku adalah berlebihan dalam mengamati kulit mukaku sendiri. Tiap ngaca, aku risih melihat titik-titik hitam di hidung, pori-pori yang lebar, atau kulit yang mengelupas --" Itu salah satu hal yang melatarbelakangi kenapa sebelumnya aku berlebihan dalam merawat wajah.

Jadi, kalo ada yang sharing udah rajin bahkan lebay merawat kulit, tapi ngga ada progres yang berarti, ya aku ngga heran.... karena aku juga pernah ngalamin hahaha.

Kesalahanku yang lain adalah terlalu intens merawat kulit saat pms. Padahal berlebihan merawat wajah saat hormon lagi ngga seimbang justru makin menstimulasi kulit.

Perubahan hormon menyebabkan kulit jadi rentan meradang (inflamasi) dan mudah bengep (swelling). Kondisi tersebut akan diperparah dengan penggunaan eksfoliator atau skin care yang mengandung AHA, BHA, dan retinoid secara berlebihan.

Karena itulah, sejak 4 bulanan terakhir, aku udah ngga gitu panik saat pms. Aku biarin aja (ngga overtreated). Ternyata kulitku bisa pulih dengan sendirinya. Kalopun ada jerawat yang muncul, tinggal oles obat jerawat, selesai perkara. 

***

Akhir kata...

Telaten, bukan berarti kita berlebihan dalam merawat wajah. Titik hitam di hidung, jerawat PMS, kerut halus, kulit yang kusam karena faktor A, B, C, dst adalah hal yang MANUSIAWI.

Mengenai treatment seperti facial, terapi segala macem, menurutku bukan hal yang berlebihan jika memang dibutuhkan (bukan karena napsu). Pastikan juga treatment tersebut mengikuti prosedur yang aman dan di bawah pengawasan orang yang kompeten, seperti dokter spKk atau dokter estetik.

#NTMS
Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat
Thanks for reading and have a nice day *salim :D

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

18 komentar

Write komentar
29 Desember 2015 11.21 delete

Kayaknya aku juga berlebihan deh merawat kulit wajah. Kalo sering cuci muka karena muka berminyak itu berlebihan juga ya?


http://frombeautytoheart.blogspot.co.id

Reply
avatar
29 Desember 2015 13.19 delete

Jangan keseringan sis :) overwashing malah merusak skin barrier. Cuci muka pake sabun pembersih idealnya cukup 2x sehari. Untuk minyak berlebih, bisa diakali juga dengan kertas minyak/oil control film/blotting paper.

Reply
avatar
21 Januari 2016 16.19 delete

Hahahaha,,, bahasan ini aku banget dulunya~ Aku dulu OVER banget dalam merawat kulit. Sekarang untungnya udah insyaf #apapula XD

Aku sekarang layering tuh cuma malam doang, karena malam kan gpp tuh minyakan, gak ada yang lihat XD tapi kalau pagi, sunscreen doang XD

Exfoliating juga gitu, dulu tuh 2-3 hari sekali, sekarang seminggu cuma sekali XD

Reply
avatar
21 Januari 2016 17.32 delete

Thanks for sharing. Aku juga setelah insyaf, ngerem-ngerem pake produk ini itu, kondisi kulitku malah adem ayem aja haha. Scrubbing juga 1x seminggu udah cukup =D

Reply
avatar
22 Januari 2016 08.01 delete

Wakakakak~ toss lah kita, memang sesuatu yang berlebihan juga gak baik, gak baik di kantong cyin #ealah XDD

Reply
avatar
8 Februari 2016 22.48 delete

Kak mo nanya sih, yg dimaksud jerawat pasir gimna ya? Pipi kiri ku jerawatnya emang kecil2 tapi berdeketan gitu. Emang suka ganti skincare sih, takutnya efek itu. Tapi sejak kemaren aku telatenin cuci muka pake teh ijo basi n face spray mawar jadi mendingan.

Reply
avatar
9 Februari 2016 08.26 delete

Jerawat pasir itu yang mrintisan kecil-kecil kayak biang keringat ^^ waa bagus ya face spray mawar? Thanks for sharing...

Reply
avatar
19 Maret 2016 18.33 delete

Halo, kak! Salam kenal yah. Aku mau curhat dikit dong. Jd aku tu pake masker jeruk madu tiap sblm tidur, tp wajahku malah jd kusam, berjerawat dan ga segar. Pdhl sblmnya enggak gitu. Aku pun baca2 di female daily, ternyata aku over exfoliate. Aku jd takut kak, apakah kulitku bisa balik normal sprt dulu lg? kira2 apa ya yg bisa dilakukan biar kulit balik spt dulu? Mohon pencerahannya ya kak, aku mohon banget. Makasih :(

Reply
avatar
19 Maret 2016 19.27 delete

Halo Maria ^^ salam kenal juga ya. Insya Allah bisa membaik asal dihentikan pemakaiannya. Kan kulit kita masih bisa beregenerasi hehe.

Kalo sedang bermasalah gitu baiknya pelan-pelan aja untuk mulai perawatan lagi. Jangan panik dan jangan sampe overtreated.

Untuk menetapkan regimen skin care, baca juga...

http://www.haihanitis.com/2015/09/jangan-merawat-wajah-mengatasi-jerawat.html

http://www.haihanitis.com/2015/10/tipe-dan-kondisi-kulit-tips-info-lainnya.html

http://www.haihanitis.com/2015/11/tips-belanja-produk-skin-care-catat.html

http://www.haihanitis.com/2015/10/5-langkah-dasar-memulai-perawatan-wajah.html

Semoga membantu, semoga lekas pulih juga kulitnya, aamiin aamiin aamiin.

Reply
avatar
7 April 2016 18.53 delete

hallo,salam kenal yaa,aku mau tanya,kalo pake masker organik setiap hari itu termasuk berlebihan ngga si?tapi kondisi muka aku itu cenderung acnepro dan banyak bekas jerawatnya,thx yaaaa kalo udah mau jawab

Reply
avatar
8 April 2016 00.11 delete

Halo Erika :D salam kenal juga. Idealnya maskeran cukup 2-3 hari sekali selama 15-20 menit. Itu untuk tipe masker yang mengering yg perlu dibasuh air untuk dibersihkan.

Awalnya maskeran tiap hari memang bikin kulit terasa "enak", tapi lama-lama malah jadi mudah kering (ada juga yg sharing kulitnya malah mudah mengelupas). Aku juga pernah ngalamin soalnya ^^; hasil terbaik justru diperoleh jika kita ketemu frekuensi yg pas. Semoga membantu ya...

Reply
avatar
2 September 2016 23.20 delete

Wah saya sepertinya udah mulai masuk tahap awal over perawatan wajah... setelah kerja (akibat punya duit sendiri) mudah tergiur skincare yg review nya menjanjikan, belum kena batunya sih tapi ya makasih banget atas artikelnya. saya juga suka ngaca lama-lama cuma ngeliatin pori-pori wajah, padahal it's so useless... untung kecempllung di blognya mbak, saya jadi harus reminder myself jangan over bgt masalah wajah. Nggak tau kenapa saya itu concern banget sama komedo di hidung dan kalo sampe ada kerutan halus (di bagian mata yang paling rawan)

Reply
avatar
3 September 2016 05.17 delete

Samaaaa, suka gregetan sama komedo di hidung =D Udah diusir, trus muncul lagi. Gemes!

Hahaha (((kecemplung))). Thanks for stopping by ya :D

Reply
avatar
23 Oktober 2016 06.03 delete

Wah terima kasih blog kamu sangat membantu. Skrg aku lg tahap menyembuhkan jerawat yg tiba2 nongol2 meradang,sebelumnya ga jerawatan. Awal gara2 pakai cream f** selama 4 tahun. Katanya bermerkuri aku stop. Sejak itu ganti2 produk dalam 3 bulan ada 5 produk yg aku coba. Semua nya malah jerawatan maksud hati biar ilangin jerswat karna produk sebelumnya malah nongol dan skrg aku jerawat pasir, bagian dagu jerawat sampe hitam2 besar bekasnya . Keliatan kaya jenggotan huhu..

Mbak, baiknya apa aku foto ya ingredient produk2 sebelumnya supaya kedepannya ga kaya gini lagi, atau memang kulit aku udh harus ke spkk ?

Reply
avatar
23 Oktober 2016 13.04 delete

Alhamdulillah kalo bermanfaat :( turut sedih ya, semoga kondisi kulit sista makin membaik, aamiin aamiin aamiin.

Kalo mau tuntas, baiknya memang berobat. Urusan setelah kelar berobat mau pake skin care dokter atau skin care biasa (yg dijual di supermarket/department store/drugstore) itu bisa dipertimbangkan nanti.

Kalaupun mau pake skin care biasa (macam The Body Shop kah, Hada Labo kah, Sebamed, Olay, dll dll) baiknya disampaikan dari awal ke dokternya "cuma mau berobat". Pas sembuh pengen pake skin care biasa. Jangan ujug2 lepas ^^

Sebenernya untuk meminimalisir risiko kulit bermasalah, ngga semata-mata ttg zat aktif skin carenya aja sis, tapi juga pemilihan tekstur produk yg sesuai dgn tipe dan kondisi kulit ^^ kulit yg rentan bermasalah (blemish prone) dianjurkan pake skin care yg teksturnya gel atau liquid/watery.

Reply
avatar
26 November 2016 09.50 delete

kak umur aku 17 thn udh suka ganti2 produk wajah tapi knp wajah aku lebih gelap drpd tangan dan badan aku, dan itu tuh kaya bener2 gelap. apakah pemakaian produk perawatan yg berlebih sgt mempengaruhi? sudah dr lama saya sehari bisa 4x cuci muka&memakai pelembab dan bagaimana cara mengembalikan kulit sy yg sudah terlanjur gini? tolong jawabannya ya kak:(

Reply
avatar
26 November 2016 09.55 delete

oiya kak dan aku pernah maskeran dan scrubbing 2x sehari waktu itu saking stressnya muka begini, kalo udh terlanjur mesti gimana ya..

Reply
avatar
26 November 2016 13.40 delete

Biasanya juga karena tidak menggunakan sunblock di siang hari, saat matahari sedang terik-teriknya. Ngga usah stres, kamu masih remaja, regenerasi kulitnya masih bagus. Jadi insya Allah kulitnya akan membaik, asal rutinitas perawatannya diperbaiki pelan-pelan.

Hati-hati ya, jangan gegabah. Karena kalau kamu salah langkah, itu akan mempengaruhi kondisi kulit kamu saat dewasa. Wallahu a'lam.

Coba baca di laman FAQ dan kategori Skin Care Basics di blog ini ^_^ Semoga membantu.

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon