Catatan Pribadi Tentang Rangkaian Perawatan Kulit Wajah


Karena lumayan sering dibahas di kotak komentar dan email, aku putuskan untuk membuat artikel tentang hal-hal yang menjadi pertimbanganku sebelum memilih rangkaian skin care :D

Noted!
Kalo kulit break out jerawatan itu bukan dirawat, tapi mending fokus ngobatin aja dulu.

***

Tentang Kulit Wajah Kita

Sesuaikan Skin Care dengan Kondisi dan Kebutuhan Kulit Wajah

Hanya karena produk XYZ dipuji banyak orang, belum tentu sesuai untuk kulit kita. Menemukan skin care yang cocok adalah "eksperimen" pribadi. Bisa jadi melalui trial and error berkali-kali.

Seaman apapun suatu produk, sebagus apapun ingredient yang ditawarkan, pasti ada aja orang-orang yang ngga cocok. Bukan salah produknya, tapi memang ada yang ngga match antara formula produk dan kebutuhan kulit.

Jadi, kalo udah cocok sama skin care Aga perlu latah menggunakan skin care B. Ngga ada jaminan kulit bakal jauh lebih baik kalo kita ganti skin care. Boleh ganti skin care, asal disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit (+++ Tips & Info Lainnya)

---

Cari Tau Zat-zat yang Ngga Cocok di Kulit Kita

Ingredient yang sering dihindari pemilik kulit acne prone adalah yang bersifat comedogenic, silicone, dll (supaya ngga nyumbat pori/komedoan/jerawatan).

Selain itu, ada pula kandungan-kandungan tertentu yang memicu reaksi alergi atau iritasi bagi sebagian orang misalnya zat pewangi, zat pewarna, ethanol, pengawet tertentu, dll.

---

Progres Skin Care (biasanya) Ngga Seheboh yang Diiklankan

Abaikan iklan-iklan yang mempromosikan "hasil tampak dalam 1x pemakaian" atau "rasakan perubahan hanya dalam sekian hari". Kenyataannya, produk skin care menunjukkan hasil yang signifikan setelah digunakan berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

Walau dalam 1-2 bulan progres produk-nya biasa aja, selama ngga ada reaksi reject atau ngga bikin break out, biasanya tetap aku telatenin. Kulitku akan tampak dan terasa membaik (entah itu dari segi tekstur atau tingkat kecerahan kulit) sekitar 4-6 bulan pemakaian.

---

Purging, Reactive Skin, Break Out

Banyak yang salah kaprah dengan istilah ini. Untuk lebih mudahnya...
  • Purging hanya terjadi dalam proses penyembuhan jerawat dan/atau pori tersumbat. Dipicu oleh ingredient seperti AHA (glycolic acid, lactic acid, dst), BHA (salycilic acid), tretinoin, dan zat-zat lain yang dapat mengatasi pori tersumbat ("dipaksa" mateng dan keluar, makanya purging).
  • Reactive Skin ini biasa ditandai dengan komedo, jerawat, kulit kemerahan, dll sebagai bentuk reaksi kulit terhadap skin care, make up, atau treatment baru. Tapiii... ini tuh ngga parah, ngga gitu ganggu, dan biasanya cepet kelar (bisa 2-3 hari). Kemudian udah, kita ngga ngalamin lagi karena kulit udah bisa mentolerir "kehadiran" produk baru di kulit. Biasanya penggunaan skin care baru tersebut diakalin dengan cara diselang-seling (sehari pake, sehari ngga). Kalo ragu cocok atau ngga, mending stop aja.
  • Break out karena ngga cocok dengan skin care itu perubahannya langsung jebret ngga wajar, mesti buru-buru distop. Mis. awalnya jerawatan di pipi trus tau-tau nyebar makin banyak, jadi bruntusan atau banyak brindil-brindil (hehe), kulit makin kering, dll. 

***

Tentang Produk dan Treatment Lainnya

Utamakan : Pembersih, Pelembab, & Tabir Surya

Kadang kita terlalu ribet mikirin mesti pake serum apa, essence apa, masker apa, tapi malah mengabaikan 3 hal penting itu. Percuma menggunakan produk mahal, kalau cara membersihkan wajahya kurang tepat. Yang ada malah produk tersebut ngga bisa bekerja dengan optimal, karena kulit ngga bener-bener bersih.

Tabir surya juga salah satu produk yang sering disepelekan. Padahal hampir 80% (cmiiw) masalah kulit itu berasal dari sinar uv lho. Banyak yang ngga pake tabir surya karena merasa repot (mesti apply at least 2-3 jam sekali), bikin muka keliatan kusam dan berminyak. Mungkin belum nemu yang cocok kali ya :0

---

Produk Lokal atau Luar Negeri?

Beberapa waktu lalu, aku sempat skeptis dengan produk dalam negeri maupun produk over the counter biasa yang dijual di supermarket lokal. Menurutku produk-produk tersebut ngga bersahabat buat kulit yang rentan bermasalah.

Lain halnya dengan produk-produk luar (mis. Korea Selatan :p) yang teksturnya ringan dan cocok banget buat kulitku yang rewel (nyaris tanpa keluhan deh kalo pake produk dari sono lol).

Tapi, setelah aku kelar ngobatin kulit dan mulai browsing-browsing lagi, ternyata banyak banget produk lokal yang dari segi kualitas maupun ingredientnya bisa bersaing dengan produk luar (berdasarkan pengamatan di kulitku lho). Kemaren-kemaren aku kurang telaten kali ya berburunya hehehe.


Intinya, ngga ada jaminan bahwa produk impor yang mahal pasti menunjukkan progres seheboh yang digembar-gemborkan orang-orang. Karena balik lagi ke prinsip awal perawatan kulit, masing-masing orang punya kondisi kulit yang berbeda (unik dan spesifik), jadi produk skin care pun cocok-cocokan. Cocok ya syukur, ngga cocok yaudah kita balik mencari produk yang sesuai buat kulit kita :D

---

Skin Care Berlayer-layer

Kalau emang kulitnya lagi butuh, ya kenapa ngga. Misalnya nih, kulit jadi kusam, menggelap karena abis ospek, outbond, dst. Karena dengan perawatan yang biasa (pelembab) kurang nampol, ya ngga apa-apa kalo mau pake brightening essence/serum sebelum pelembab untuk mencerahkan.

Pelembab, essence/serumnya (rangkaian skin care yang digunakan) mesti semerk atau satu seri ngga sih?
Sebenernya anjuran untuk menggunakan rangkaian skin care dalam seri yang sama (layer toner, preessence, essence/serum, pelembab) itu agar active ingredient seri skin care tersebut lebih efektif dalam merawat dan mengatasi problem di kulit.

Kalopun mau pake beda merk (combine toner merk A, serum merk B, dan pelembab merk C), selama emang sesuai dengan kebutuhan kulit (ngga sekedar napsu, tergiur cerita orang) dan produknya aman, ya ngga masalah. Oia, alhamdulillah kulitku belum pernah mengalami break out karena pelembab dan essence/serumnya beda merk :D

---

Kurangi Rangkaian Produk Perawatan Wajah

Kebalikan poin sebelumnya. Jika kulit kita rentan dan sedang bermasalah, baiknya kurangi produk skin care yang kita gunakan. Tujuannya supaya kulit ngga kaget dan lebih cepat sehat kembali. Misal sebelumnya tiap malam pake lengkap pre essence, essence, pelembab, baiknya dikurangi jadi tinggal pelembab aja.


Keuntungan lain, kita jadi lebih tau efek dan progres masing-masing produk di kulit. Dengan begitu, kita lebih teliti dan hati-hati dalam menata/menyusun kembali step-step rangkaian perawatan yang bakal kita telateni.

---

Perawatan Pendamping (Harian - Mingguan - Bulanan)

Perawatan pendamping harian misalnya maskeran dengan mask sheet yang menyegarkan, pake nano-nanoan, dipijet-pijet lembut, dll. Pastikan perawatan pendamping tersebut aman dipakai setiap hari, sesuai kebutuhan, dan ngga memperparah kondisi kulit kita.

Buat kulitku yang rentan komedo dan jerawat, perlu banget menggunakan masker clay (at least seminggu sekali) dan scrubbing/peeling 2-3 hari sekali. Ada juga orang yang kulit wajahnya perlu difacial/chemical peeling, terapi ozon, dst 1-2 bulan sekali.

Yaa... pastikan perawatan pendamping yang kita jalanin, emang sesuai dan diperlukan kulit ^^

---

Anggaran Khusus Skin Care

Sapa sih yang ngga tergoda dengan rangkaian skin care premium? x)) Bagus di kulit, tapi bahaya buat dompet. Kalo aku, awal belinya mungkin sanggup, tapi kontinuitasnya itu lhoo. Padahal kan masih banyak kebutuhan lain. Aku bukan orang yang nganggep produk skin care seharga 400ribu hingga jutaan rupiah itu "terjangkau". Jadi, sebelum beli skin care, sebagus apapun, ketersediaan dana untuk repurchase menjadi salah satu pertimbangan utamaku :D

---

Kemudahan Akses untuk Repurchase

Sekarang aku lebih milih skin care pokok (pelembab, pembersih, tabir surya) yang beredar di pasaran Indonesia (produk lokal yang dijual di supermarket dll) ketimbang beli online. Alasan pertama, karena belum tentu pas kita lagi bener-bener butuh, produknya ready stock (dan ngerestocknya kapan juga wallohu a'lam). Alasan kedua, repot kalo produknya udah discontinue atau emang udah ngga dijual lagi sama seller di Indonesia. Ujung-ujungnya mesti beli langsung dari negara asalnya =,=


---

Pemakaian Jangka Panjang dan Keamanan Produk

Ini ada kaitannya dengan keamanan zat-zat yang tergantung dalam produk. Bagus ngga sih, skin care A kalo dipake bertahun-tahun? Ada efek sampingnya ngga? dst dst dst.

Karena awareness mengenai chemical ingredients di skin care makin marak, jadi makin banyak pula yang beralih menggunakan DIY dan vegan skin care :D Kalo udah segitu strictnya dengan chemical ingredient dalam skin care, baiknya diimbangi juga dengan rutin olahraga dan makan-makanan yang sehat (no junk food, msg berlebihan, dll... kalo masih, ya sama aja boong dong hehe).

Sekarang banyak banget skin care gajebo yang beredar dan menawarkan hasil yang instan. Mirisnya, ngga jarang ada yang punya pikiran, "yang penting kinclong dulu, kalo udah putihan, ganti pake skin care biasa buat maintain". Iya kalo kinclong, kalo malah break out parah? ^^;

Dengan banyaknya informasi dan testimoni yang beredar, kita juga harus jeli ngeliat produk-produk yang kesannya too good to be true (biasanya merk antah berantah), mengatasi semua masalah kulit hanya dengan satu produk misalnya (ya, namanya juga orang jualan).

Produsen kosmetik internasional besar kayak L'OREAL, Amore Pacific, Kiehls, Shiseido, Estee Lauder, dst (yah sebut semua merk gede) punya dana dan fasilitas yang mumpuni buat riset. Meskipun begitu, mereka menawarkan skin care dengan seri terpisah (mis. khusus buat aging, brightening, pore care, dst), karena emang perawatan wajah yang tepat ya fokus di problem kulit spesifik dan progresnya pun tetep butuh waktu :D

Oiya, mungkin masih ada temen-temen yang belum tau ya. Sekarang izin registrasi BPOM itu dipermudah, makanya ngga heran makin kesini makin banyak merk skin care baru yang beredar. BPOM memberi nomor registrasi, kemudian produk diedarkan, dan BPOM melakukan pengawasan post market.

Jadi, kalo ternyata ada hal-hal yang ngga diinginkan (entah dari hasil pengecekan sampel secara acak setelah produk diedarkan atau melalui laporan/keluhan masyarakat), baru deh BPOM menarik produk dari peredaran. Dengan kata lain, produk yang dipasarkan itu sepenuhnya tanggung jawab produsen/perusahaan (cmiiw yaa).


***

Tentang Mind Set


Jangan Membandingkan Kondisi Kulit Wajah Sendiri dengan Orang Lain

Memang ada orang-orang yang secara genetik kulitnya bagus, meski pola makan dan tidurnya berantakan, minum alkohol, atau ngga telaten merawat muka. Ada juga orang-orang yang resiliensi kulitnya bagus, misal kulitnya lebih cepat pulih setelah mengalami break out, menunjukkan progres yang lebih cepat dan memuaskan dibanding kita (padahal menggunakan skin care yang sama).

Kalo ketemu orang-orang tersebut, ngga perlu membanding-bandingkan, ngga bakal ada habisnya. Yang ada ntar malah makin ngga sabar ngerawat kulit, ngeluh kesana-kemari, trus malah nyiksa kulit dengan gonta-ganti produk skin care dalam jangka waktu pendek karena ngga puas.

Mending evaluasi rangkaian perawatan yang kita jalani, apa yang perlu ditambah (mis. maskeran) atau dikurangi (mis. keseringan scrubbing)? Apa perlu atur pola makan lagi, apa karena ngga rutin pake sunblock, kurang minum air putih, dst dst dst.

---

Realistis

Buat aku yang bolak-balik break out, jangankan punya kulit cerah bersinar kayak lampu neon, punya kulit yang ngga bermasalah dan ngga gitu reaktif aja udah syukur alhamdulillah. Belajar dari pengalaman, makin kesini aku jadi lebih tau kulitku kalo lagi bagus, sebagus apa. Dengan begitu, aku jadi ngga ketinggian masang ekspektasi selama merawat kulit wajah.


Ada juga keluhan yang ngga realistis (aku pun juga ngalamin hehe). Misal ngerasa "item" banget, padahal biasa aja, malah kulitnya glowing tanned keren gitu. Heboh, kelabakan karena lagi jerawatan parah, eh pas diliat fotonya ternyata cuma jerawat pms 2-3 biji doang. Sadar ngga sadar, kadang kita mempersepsikan masalah secara berlebihan, akibatnya susah nemuin skin care yang cocok. "Ah, masa cuma pake gini doang? Ngga mempan ah," ---> udah ngomong kayak gitu setelah dapet saran dan resep yang biasa aja, padahal dicoba aja belom.

Keluhan lain yang sering aku dengar adalah, "produk A putihnya lama, produk B cepet mutihin".
Gini, produk pencerah atau pemutih pada hakikatnya berfungsi untuk meratakan warna kulit wajah, mengurangi kusam, sehingga kulit tampak lebih cerah (bukan mengganti skin tone asli kita). Jadi, jangan ngarep punya kulit putih khas kaukasian kalau kulit kita aslinya kuning langsat/sawo matang khas Indonesia. Hasilnya cepat atau lambat pun tergantung kondisi kulit masing-masing orang ^^;

"Poriku kok ngga kecilan yah? Produk A boong nih!"

Hmmm... :| sependek pengetahuanku, produk perawatan pori umumnya emang buat clarifying dan mengencangkan (pore tightening). Jadi, pori terlihat samar. Kalo untuk mengecilkan biasanya pake laser (mengembalikan ke ukuran semula cmiiw). Kalo secara genetis pori-pori kita udah gede ya ngga gitu signifikan perubahannya. Selain itu, yang jadi pertimbangan adalah biaya yang mahal dan perawatan pasca treatmentnya yang ribet (pori bisa melebar lagi karena aging, sinar uv, dll).

Ingat, fokus merawat kulit adalah untuk menyehatkan. Kulit yang sehat bakal keliatan cantik dan glowing dengan sendirinya. Kalo fokusnya menyehatkan, kita juga bakal lebih hati-hati nemplokin ini itu ke kulit kita ^^

***

Huwaaa catatan yang panjang :D 
Ngga apa-apa deh ya, daripada bolak balik dibahas di email dan komen hehehe.
Apa pertimbanganmu dalam memilih dan menggunakan skin care? Yuk share di mari :D

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

45 komentar

Write komentar
13 November 2014 05.59 delete

alhamdullilah punya kulit wajah yang "badak", tidur gak teratur, makan sembarang, jarang concern skincare, tapi tetep rutin minum air putih...
aku setuju sama pendapat kamu yang beli skincare lokal aja, kalau skincare kan kebutuhan sehari-hari, kalau abis masah harus nunggu PO 30 hari?
Oh ya salam kenal ya,
www.conietta.blogspot.com

Reply
avatar
13 November 2014 10.09 delete

makasih bahasannya aku lagi galau hani buat milih pelembab. Sebelumnya aku cocok pake naavagreen tapi kok di femaledaily rame ngebahas kalo krim dari klinik naavagreen ini nggak bagus dan ngandung steroid. Parahnya lagi, emang nggak ada label komposisi pd krim pagi & malamnya. Padahal pd tooner & sabun muka ada. Nah, bingung deh mau ganti apaa. takut malah break out soalnya selama ini kulitku aman-aman aja. Ups sorry curhat.

Reply
avatar
13 November 2014 23.17 delete

Syukur alhamdulillah (^o^)/* lucky you
iya bener, minum air putih... sering disepelein,
padahal beneran ngefek banget, terutama buat pemulihan kulit.
Naaah... PO 30 hari :'))) belom lagi kalo barangnya ketahan ckckck
Salam kenal juga :D

Reply
avatar
13 November 2014 23.20 delete

ngga apa-apa kalo ngandung kortikosteroid selama masih berada di bawah pengawasan dokter dan kitanya rutin kontrol/konsultasi. biasanya juga cuma buat jangka waktu tertentu. yang bahaya, kalo pake krim itu berbulan-bulan tanpa konsul samsek ke dokternya. krim racikan emang biasanya gada label ingredientnya.

aku udah mo 2 bulan ini lepas pake kortikosteroid buat ngatasin bruntusan (kemaren diresepin pake selama 2 bulan), alhamdulillah ngga break out :D

Reply
avatar
sila
15 November 2014 12.04 delete

Kulitku badak sih. Jerawatan gr2 sering pegang muka. Ak bgung kenapa orang-orang pada skeptis sama produk indo. Produk sendiri . klo kita support pasti industri indo tmbh maju. Langkah kecil tp berarti. Pdhl uda disesuaikan dg keadaan iklim dll (byk aspek ) untunglah ga skeptis sama masakan indo. :D

Reply
avatar
17 November 2014 15.28 delete

makasih mbak hanitis, tulisannya sangat menolong sekali buat org awam yg ga tau apa2 tentang skincare.
bener banget ya terkadang kebanyakan skincare malah ngebuat mukanya jadi lebih sensi, terus produk mahal juga belom tentu bekerja baik untuk wajah kalo emang ga cocok.
aku juga pengen bgt nih kaya mengurangi dana untuk beli skincare..kayak ketergantungan gitu deh sama product tertentu tp harganya ya gituu huhuu kan ribet jadinya :\

terus aku mau nambahin aja sih, pake produk alami contohnya oat meal, madu, yogurt, jeruk nipis termasuk bahan alami yg less irritation dan harganya ga mahal, asal rajin dan rutin bisa kok buat nenengin wajah #pengalaman

yozora94.blogspot.com

Reply
avatar
17 November 2014 19.27 delete

Dulu pas jaman bolak-balik break out, emang aku belom ketemu produk lokal yang bersahabat dgn kulitku say :D saking hopelessnya kenalan deh sama produk luar. aku susah dapetin yg tekstur dan ingredientnya klop dgn kulitku. produk lokal masih banyak yg teksturnya terlalu heavy buat kulit trouble prone, dan ada ingredient tertentu yang emang mesti aku hindari :D tapi alhamdulillah sekarang udah nemu yang cocok di kulit dan kantong hihihihi.

hidup masakan indo~ *loh? ( ^o^)/\(^o^ )

Reply
avatar
17 November 2014 19.40 delete

Sama-samaaa :D

Ada harga, ada kualitas, tapi belum tentu itu yang dibutuhkan kulit kita T.T #pengalaman

Beneeerr xD aku juga selalu sedia oatmeal dan madu buat maskeran hehe. Pertama kali pangkas-pangkas anggaran yaa aku akalinnya dengan cari bahan alternatif buat maskeran ^o^

Makasih udah sharing ( ^o^)/\(^o^ ) semangat!

Reply
avatar
Anonim
23 November 2014 08.56 delete

share skincare regime dong mba hani hehehe

Reply
avatar
27 November 2014 20.48 delete

maaf baru bales ^^;
awalnya mau aku pos, tapi berkat bruntusan kemaren jadi ganti lagi ni rangkaian perawatannya T.T insya Allah kalo ada kesempatan aku jembrengin dari A sampe Z heheheh

Reply
avatar
3 Desember 2014 07.39 delete

Assalamu'alaikum Mbak Cantik...
Keren Mbak..
Kulit q berminyak ni Mbak.. Jerawatan...
Niatny mo pakek yg pkok aj..
Pembersih.. Pelembab.. & tabir surya..
Tp q ga tw mesti pakek yg mana.. #awam...
Mngkin Mbak bisa usul/share...
Dan urutan pakekny yg mna dlu.. #pelembab.. Tabir srya..
:)
Trimakasih..

Reply
avatar
3 Desember 2014 18.55 delete

Waalaikumsalam Warrahmatullah Wabarokatuh

Pake pembersih dulu, trus pelembab, abis itu (sekitar jam10 pagi sampe 3 sore) pake sunblock.

kalo pembersih buat kulit berminyak, banyak kok yg recommended, gampang nyarinya. tapi malam sebelum tidur baiknya bersihin double (mis. minyak pembersih + sabun, atau susu pembersih + penyegar, dll), supaya pas tidur kulit bener2 bersih.

pelembab cocok-cocokan ya :| intinya, dipake tipis-tipis aja. aku ngga bisa rekomendasikan harus pake produk A/B/C, tapi waktu nyari2 pelembab (hasil browsing dan cek-cek deskripsi produk di supermarket ^^;) yang biasanya digunakan orang dgn tipe kulit berminyak dan jarang ada review negatif itu pelembabnya Acnes, Clean n Clear, dan Hada Labo Gokujyun (yang putih).

kalo sunblock juga cocok-cocokan -.- soalnya banyak juga yg sharing kulit jadi kusam karena ga cocok sama sunblocknya. yg standar sih parasol, sunblocknya ristra juga ringan di kulit, skin aqua juga bagus sebenernya, asal hoki dapet seri yg cocok buat kita (aku pake yg buat kulit berminyak, malah makin minyakan -.-).

kalo pagi dan siang gamau ribet ngelayer produk, cari aja pelembab yg udah ngandung tabir surya ^^

Reply
avatar
Anonim
25 Desember 2014 11.05 delete

ak junkie skincare bgt. tp perasaan kulit perubahannya g begitu signifikan. mgkin krn tllu lama g diurus kulitnya. mungkn org lain heran beli skincare ahjhdfsjsledj tp it kepuasan tersendiri hahaha. wlwpun ada guilty pleasure

Reply
avatar
26 Desember 2014 11.27 delete

aku sering dapet saran kayak gini, kalo perawatan luar kita efeknya gitu2 aja... coba cek makanan, minum, pola tidur kita (pola hidup) :D

( -,,,-)/\(-,,,- ) samaaaaaaa bahahahhahaha...
kayaknya kalo lagi jalan2 pengen beli semuanya :)))

Reply
avatar
9 Januari 2015 23.52 delete

aku juga lagi nyicip produk korea mba :) 3 bulan yang lalu sih aku berhenti pake perawatan N******, terus selang sebulan baru nyicip produk korea, terus selang beberapa minggu apa bruntusan :( entah purging atau breakout, sampe dikomen temen :(
kalo boleh tau ngilanging bruntusan pake apa ya mba ? :)

Reply
avatar
10 Januari 2015 00.34 delete

biasanya emang kayak gitu kalo komposisi skin care sebelumnya dan yg sekarang jomplang...
skin care yang diresepkan dokter/klinik estetik itu emang beda dengan skin care biasa/over the counter. jadi emang ga bisa ujug2 lepas. baiknya dikonsultasikan dulu.

skin care dari dokter/klinik kecantikan efek meremajakan kulitnya tokcer banget, jadi ketika lepas ya itulah kondisi kulit kita yg sebnernya (mengalami aging dst) *aku pernah baca dari blog dokter.

aku dan beberapa temenku juga gitu kok beberapa tahun yg lalu, setelah lepas langsung bruntusan sampe kelabakan nyari skin care yg cocok... sukur2 kalo nemu skin care yg klop, ada juga yg akhirnya ke dokter buat ngobatin bruntusan :D

tapi aku kurang tau juga kondisi kulit kamu pastinya gimana, kali aja kasusnya beda. kalo pengen cepet ilangin ya ke dokter aja (dikasih treatment/diresepin obat, bukan skin care). kalo untuk menghilangkan dengan cara alami aku belum nemu yg bener2 ngefek ke aku dan temen2ku. rata2 berobat ke dokter dlu, setelah sembuh baru bisa pake skin care biasa. ada sih yg tanpa berobat, pake skin care biasa yg bisa dibeli di supermarket, tapi tetep diboost dengan suplemen kulit dan bener2 jaga pola hidup dalam jangka waktu tertentu :D

semoga pengalamanku dan temen2ku bisa ngasih gambaran hehe
*maap kalo penuturannya kurang jelas ^^;

Reply
avatar
14 Februari 2015 14.06 delete

Udah 2 hari ini jalan jalan kesini secara nggak sengaja 😁😁 ngebantu banget sih mbak tp tetep aja agak agak nggak mudeng soalnya aku awam bgt masalah ginian pdhl dah mau kepala 2 😥😥
Kulitku cenderung kering kusem kusem gitu, ditambah akhir akhir ini banyak item2 bekas jerawat sm kantong mata yg iteeeem bangeettt lengkap deh pokoknya 😂😂😂😥😥 perawatan yg bener harusnya gimana yaaah? Udah desperate banget ni mbak :(((
Oh iya udah sebulan ini cuman pake ristra day sm night cream sm bedakan pake wardah, kalo siangan dikit dah balik kusem lagi wajahnya :(

Reply
avatar
14 Februari 2015 16.22 delete

Halo :D

Perawatan yang bener itu meliputi perawatan luar (skin care produk kayak sunblock, krim pagi/malam, pembersih, masker, peeling/scrub, facial massage, dll), gaya hidup (makan-minum-tidur-olah raga), dan manajemen stres. Jadi, jangan hanya terfokus dengan produk skin care yg kita gunakan :D karena emg masalah kulit itu kompleks/multifaktor :D

coba dicek lagi, udah banyak minum air putih belom? konsumsi buah dan sayurnya gimana? udah rajin pake sunblock sekitar jam10pagi-3sore? udah rutin eksfoliasi dan pake masker pencerah at least seminggu sekali? :D eniwei pola tidur berantakan dan gampang stres, itu juga ngaruh ke hormon dan kulit.

semoga membantu ^^;
good luck :D have a nice day

Reply
avatar
Anonim
24 April 2015 18.04 delete

kakkkkk
dulu kulitku putih (gak putih bule gitu tapi kuning banget gitulahhh) terus karna sering sepedaan dll akhirnya agak ngitem :-(
bisa balik gak sih kak kulitku? aku rencananya mau pake air beras sama kunyit dkk yang kakak saranin.... apa itu bisa ngembaliin kulitku? T_T
aku makin ngitem kelas 8... sekarang aku udah kelas 11 mau 12. TT___TT masih bisa balik nggak kak? dan ada tips apalagi yang bisa bikin kulitku kembali? aku sih gak pernah jerawatan... (tiap hari minum detox dan jamu apapun itu yang disuruh papa XD) tapi kulit agak itemku ini loh masalah T___T sedihhhh

Reply
avatar
27 April 2015 10.52 delete

Halo halo :D salam kenal ya, maaf baru bales

insya Allah bisa. Tapi kalo air beras kayaknya aku belom pernah nyaranin di sini :| apa aku lupa ya haha. Intinya perawatan aja seperti biasa, dan jangan lupa menggunakan tabir surya. Regenerasi kulit remaja masih bagus kok. Yang penting telaten. Jangan pake skin care macem-macem, takutnya malah memicu masalah kulit yang lain.

Kesimpulannya, ada 5 kunci perawatan kulit yang mesti kita pegang ^^;
Membersihkan - toning - melembabkan - proteksi dari sinar matahari - eksfoliasi sel kulit mati.

Tentang produk yg digunakan, bisa disesuaikan dengan tipe dan kebutuhan kulit, serta budget yang kita punya.

Semoga membantu :D semoga cepet kinclong lagi aamiin

Reply
avatar
Anonim
28 April 2015 17.58 delete

eh iya kak xD bukan air beras tapi TEPUNG beras WKWKWKKWWKKWWKKWKW

makasih ya kakkkkkk tips nya

kalau pelembab itu enaknya alami atau produk biasa kak???? sori tanya tanya basic kayak gini >___<

Reply
avatar
29 April 2015 08.47 delete

hoala x)))

maksudnya pelembab yg alami seperti apa? :D produk biasa juga banyak yang pake ingredient alami. apa aja bagus, asalkan bisa dipastikan aman, teregistrasi di BPOM, fitur produk sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit (meminimalisir reaksi reject dari kulit) :D

gapapa :D santai aja, kita belajar skin care bareng hehehe ( ^o^)/\(^o^ )

Reply
avatar
Anastasia
19 Juni 2015 19.30 delete

Sis mau nanya nih, aku kan punya kulit berminyak dan berjerawat berjerawat dan ingin ke klinik kecantikan. Ada rekomendasi klinik kecantikan di bekasi ga ya Trims

Reply
avatar
Sri Lestari
19 Juni 2015 19.35 delete

Mau sharing aja kemaren baru konsultasi dengan dokter kecantikan di Natasha cikarang nih trus setelah pake krim tersebut langsung merah dan perih bgt dan sdh aku stop. Takut wajahku kenapa kenapa. Ada yg pernah kesana ga ya ? Dan bgmn reaksinya . Aku pengen pindah Skin care dan di Cikarang ada beberapa klinik seperti LBC, GENOVA CLINIC, Farina tapi ga tau mana yg bagus.

Reply
avatar
22 Juni 2015 12.51 delete

Mbak postingan sangat membantu sekali untuk girls lebih berhati hati dalam memilih kosmetik,,,
kalau boleh bagi" tips cantik nya mbak memang pakai perawatan apa?
Terus aku mau nanya kalu kulit kita lagi purging kita harus gimana mohon jawabannya ya dear :)

Reply
avatar
22 Juni 2015 12.53 delete

Mbak postingan nya sangan membantuk sekali untuk para ladies dalam memilih kosmetik,,,
Kalu boleh bagi" tips cantik nya memang mbak sekarang lagi memakai perawatan merk apa?
Aku mau tanya dear kalo kulit yang sedang purging harus gimana ya? Mohon Jawabannya :)
Review KB dong dear

Reply
avatar
25 Juni 2015 06.05 delete

Wah maaf banget, kalo rekomendasi klinik kecantikan di Bekasi aku kurang paham :| yang aku tau klinik kecantikan yang udah punya nama kayak natasha dan erha ^^;

Reply
avatar
25 Juni 2015 06.14 delete

Sis baiknya kalo ada reaksi ngga wajar coba konsultasikan ke dokter yang bersangkutan, jangan langsung pindah klinik atau ganti skin care. Dengan konsultasi dan rutin kontrol, ketika skin care memicu kondisi kulit yang bermasalah, dokternya bisa ngasih treatment atau ganti formula skin care yang lebih sesuai dengan kulit kita.

Reply
avatar
25 Juni 2015 07.13 delete

Alhamdulillah :D senang kalo bermanfaat
Sekarang lagi ngobatin jerawat lagi hahahah
Tapi kalo skin care, lagi pake gizi super cream sama melanox premium serum :D

Kalo lagi purging, harus sabar :')
ni aku purging lagi :)) tapi alhamdulillah ngga parah, lumayan cepet keringnya.
baiknya kurangi penggunaan kosmetik (make up/skin care) dan fokus ngobatin. Hari-hari cukup dengan membersihkan, ngolesin obat tiap malam, ngelembabin kulit jika dirasa perlu, dan menggunakan tabir surya saat keluar rumah.

Aku belom pernah pake KB hehe :D

Reply
avatar
29 Juni 2015 00.00 delete

Pake tabir surya produk apa? Tolong infonya ya kalau bisa biasanya beli dimana dan brp? Trims:-)

Reply
avatar
1 Juli 2015 09.27 delete

Yang pernah aku coba The Skin Food Tomato Sun Cream (beli online, harga sekitar 80-90ribuan), Skin Aqua (di supermarket, kalo ga salah inget 40ribuan), sekarang pake pelembab gizi super cream yang udah ada fitur uv protectionnya (beli di superindo, 12ribuan) ^^;

Reply
avatar
Anonim
1 Juli 2015 16.08 delete

kalo boleh tau , mba pake pelembab , toner , serum , dan peeling merk apa ? berapa ? dan beli dimana ? maaf nih kalo banyak nanya , lagi cari cari perawatan untuk muka soalnya

Reply
avatar
3 Juli 2015 15.52 delete

Kalo sekarang, aku lagi ngobatin jerawat, jadi perawatannya diskip ^^
Ntar kalo kulitnya membaik insya Allah bakal diposting

Intinya ya, kalo aku nganggarin budget lebih di serum dan suplemen (karena dua ini yang menurutku penting buat kulitku, ngga tau buat orang lain gimana, karena kondisi dan kebutuhan kulitnya beda ^^;). Untuk pembersih, pelembab, dan perawatan pendamping lainnya pake yang biasa2 aja.

Pelembab yang aku pake Gizi Super Cream (cuma dipake pagi-siang), harganya 12ribuan, beli di superindo. Pembersih yang sebelumnya aku pake adalah pixy cleansing express brightening, tapi karena kemaren ngga nemu, akhirnya sementara pake viva milk cleanser dan toner. Sekali-kali pake oatmeal juga. Pembersih yang aku sebutin harganya di bawah 20ribu.

Scrub-Masker yang sedang aku pake adalah Himalaya, yang ukuran kecil harganya sekitar 15ribu, ukuran besar sekitar 23ribu. Scrub dan masker yang paling sering aku ganti.

Serum yang aku pake melanox premium (hanya dipake di malam hari), harganya tergantung beli dimana. Kalo kayak di century, guardian, dkk bisa 140ribuan, tapi kalo di counter toko kosmetik bisa dapet harga sekitar 120ribu. Kalo suplemen, sebelumnya aku minum minyak ikan (omega 3) atas anjuran dokter, tapi mahal 300ribuan, sekarang balik lagi minum klorofil dari KLink harganya sekitar 100ribuan beli di agen.

Iya gapapa santai aja :D

Reply
avatar
10 Juli 2015 17.53 delete

Mbak pernah coba cc cream hada labo ? Aku hbs bli di guardian lg cari2 review na ☺

Reply
avatar
11 Juli 2015 08.49 delete

Oh ya? Udah masuk ya? T.T waaa pengen... Berapaan? *malah balik nanya, maaf.
Belom say, aku belom pernah coba, tapi dari dulu aku ngiler liat reviewnya di youtube

Reply
avatar
Anonim
29 Oktober 2015 09.37 delete

mba skincare bodyshop vitamin e gimana? kulit aku kering dan ada garis dibawah mata, pusing banget aku mba tiap ngaca :'(

Reply
avatar
29 Oktober 2015 14.54 delete

The Body Shop seri vitamin E memang ditujukan untuk kulit kering, tapi maaf aku belum pernah coba jadi ngga bisa komentar bagus atau ngganya :(

Ngomong-ngomong udah baca post ini?
http://www.haihanitis.com/2015/10/tipe-dan-kondisi-kulit-tips-info-lainnya.html

TBS kan menyediakan tester,bisa dicoba oleskan di lengan atas bagian dalam atau belakang telinga (uji reaksi alergi/sensitivitas).

Maaf ya kalo ngga membantu :)

Reply
avatar
9 April 2016 08.26 delete

numpang tanya mbak, untuk produk lokal biasanya mbak menggunakan apa? terima kasih

Reply
avatar
9 April 2016 15.56 delete

Saat ini Viva pembersih :D untuk pelembab balik pake Hada Labo lagi

Reply
avatar
10 April 2016 15.49 delete

HaiHanitis ...
Makasih ya, dengan baca blog ini kamu bikin aku mikir dan merasa dapet pencerahan ..

Reply
avatar
10 April 2016 16.49 delete

Hai juga Miati, salam kenal ya.. Alhamdulillah kalo bermanfaat ^^

Reply
avatar
Anonim
1 Mei 2016 10.18 delete

Postingannya bener2 membantu buat aku yang mau mulai skin care.
Hanya bermodal cuci muka sama pelembab doang, tanpa embel2 lainnya. Gegara saking cueknya gk pernah merhatiin kulit, akhirnya sekarang sadar kalo kulitku bener2 gelap, kusam. Tpi alhamdulillah gk berjerawat. Dan kulitku ini termasuk kulit normal. Menurut kakak nih, ingredient apa aja ya yang cocok buat mencerahkan warna kulitku?

Reply
avatar
1 Mei 2016 15.36 delete

Banyak kok ingred pencerah yang bagus-bagus (tapi tentunya ngga instan ya), seperti arbutin, niacinamide, glycolic acid, vitamin C, dan lainnya. Hanya saja, yang perlu diperhatikan ngga hanya ingred, tapi juga tekstur produk dan rangkaian produk skin care yg kita gunakan :D

Coba baca juga..

http://www.haihanitis.com/2015/10/tipe-dan-kondisi-kulit-tips-info-lainnya.html

http://www.haihanitis.com/2015/10/5-langkah-dasar-memulai-perawatan-wajah.html

http://www.haihanitis.com/2015/07/perawatan-kulit-wanita-korea-selatan.html

Lucky you. Kulit normal relatif lebih mudah mendapatkan produk yg sesuai. Trus sunblock juga penting. Tanpa sunblock, perawatan apapun yang kita telateni bakal sia-sia ^^ semangat ya

Reply
avatar
24 September 2016 13.19 delete

Kak tisee,.. Skrg lagi pake sunblock merk apa kak ?? Hihi :D

Reply
avatar
25 September 2016 08.51 delete

Lagi coba skin aqua bb cream Nisa :)

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon