Skin Care Talk // Personal Thought // Blogging Experience

Maskeran Bagusnya Pake Madu Apa?

Sabtu, 06 Juli 2013

Maskeran bagusnya pake madu apa?

Jawabannya sudah jelas yah. Hasil terbaik diperoleh dengan menggunakan madu asli atau madu murni.

Buat dikonsumsi (makan/minum) memang lebih top pake madu berkualitas tinggi. Tapi untuk maskeran, hasil tiap madu kurang lebih sama.

Karena itulah misal ada yang nanya "itu mesti pake madu apa?" maaf banget kalau aku jawabnya terserah, tergantung selera dan kondisi kantong, dst. Karena setelah coba maskeran pake beberapa merk madu, hasilnya ngga gitu beda jauh.

Etapi yang perlu dipahami, madu murah (yang ngga jelas asli atau campuran) itu kandungan yang baik-baik dan nutrisinya jelas kurang dibanding yang murni.

Hati-hati juga kalau beli madu, jangan di tempat yang ngga kredibel. Walau pengen yang murah terjangkau, sebaiknya tetap cari di supermarket ato minimarket terpercaya. Setidaknya mereka ngga akan masok barang abal-abal.





---

Ini 3 merk madu yang paling sering aku pake. Untuk maskeran 2-3 hari sekali, rata-rata ukuran jar segini cukup untuk sebulanan lebih.

Flora Madu Hutan Tropis 
(Tropical Forest Honey)

Isi bersih 100 ml.
Harga : sekitar Rp 13.000 di Indomaret.


Flora Madu Hutan Tropis aku pake pas lagi ngirit dan belom sempet belanja ke supermarket. Madu ini paling gampang dikerubutin semut. Jadi, aku taruh di mangkuk kecil berisi air biar ngga disemutin.

---

Madu Golden Age

Isi bersih 275 gr.
Harga : sekitar Rp 31.000 di Hypermart.


Madu ini biasanya aku beli pas stok madu Al-Shifa lagi kosong. Teksturnya terasa lebih pekat dibanding Flora dan Al-Shifa.

Kalau dilihat dari keterangan produk yang tercantum di jar, Golden Age ini 100% madu Australia dengan kualitas tertinggi. Diproduksi dari tumbuhan dan rerumputan yang hanya didapatkan di kawasan Australia Barat.

Tanpa ditambah pemanis, bahan pewarna, bahan kimia, maupun bahan pengawet. Golden Age adalah produk Australia yang dikemas oleh Madu Nusantara Solo - Indonesia.

---

Madu Al-Shifa

Isi bersih 125 gr.
Bonus 2 catering pack.
Harga : sekitar Rp 28.000 di Hypermart.

Buy 1 jar 125 gr FREE 2 catering pack

Madu Al-Shifa jadi lumayan affordable karena ada kemasan mininya. Kemasan sedangnya sekitar Rp 80.000an ke atas kalo ngga salah ingat. Ngomong-ngomong, di botol kacanya ada keterangan kalau madu ini impor dari Jeddah, Saudi Arabia.

---

Tampilan madu-madunya...



Buat pembaca yang menguasai madu-maduan, bisa sharing juga di kotak komen... Kenapa yah madu yang katanya ngga ada tambahan pemanis bisa ada endapan gula pasir di dasar jar/botol?

Awalnya aku pikir itu madu yang dioplos gula, tapi dari keterangannya itu 100% natural honey... Sekarang jadi bingung, apa itu bentukan yang wajar atau emang dicampur gula...?

Updated 7/7/2013

Sudah terjawab... kesimpulannya...

Madu (baik yang murni maupun yang aspal) bisa mengalami kristalisasi, ciri-cirinya kurang lebih seperti di foto. Kristalisasi terjadi jika madu ditaruh di temperatur yang dingin, dan kristal/granulnya itu bisa hilang kalo dipanasin. 

Tapi kalau dipanasin, kualitas madunya malah jadi ngga bagus, bisa rentan bakteri. Jadi, kalau madunya sudah dipanasin berkali-kali, madu tersebut sudah tidak layak konsumsi.

Kristalisasi itu bukan indikasi madunya sudah jelek, melainkan proses normal.


Selain itu, jenis tumbuhan asal madunya juga berpengaruh ke cepat atau tidaknya kristalisasi terjadi.

Kandungan glukosa dan tingkat kelembaban berpengaruh ke cepat atau tidaknya madu mengkristal. Madu dengan kandungan fruktosa yang tinggi (dari tupelo) bisa tahan tidak mengkristal selama setahun, sedangkan yang berasal dari dandelion lebih cepat mengalami kristalisasi.

Kristalisasi juga dipengaruhi oleh proses yang dialami madu sebelum dipasarkan.

Madu yang melewati semi-processed dan madu yang sudah diproses mengalami kristalisasi yang lebih cepat dibanding madu mentah (yang tidak diproses sama sekali).

Disemutin atau tidak itu bukan jaminan buat ngecek kemurnian madu.


Alasannya... Madu terdiri dari campuran gula dan senyawa lain (intinya ngandung fruktosa, glukosa, maltosa, sukrosa, gula, air, abu, dan lain-lain). Semut butuh suplai karbohidrat dan protein, dan madu itu ngandung karbohidrat... Jadi yagitu deh :D

Sejauh ini belum ada tes rumahan yang bener-bener bisa menguji kemurnian madu yang beredar di pasaran (kecuali buat kalian-kalian yang ngambil madu langsung dari tempat budidaya madu, pasti tau dong kalo itu madu asli hehehehe).

Uji kemurnian madu yang paling reliabel adalah AOAC Stable Carbon Isotope Ratio Analysis.

----

Madu relatif cocok digunakan untuk semua tipe kulit. Tapi, ada juga orang-orang yang kulitnya alergi madu. Jadi, kalau memang ngga cocok, jangan dipaksain ya :D

Sekali lagi, hasil maskeran pake 3 madu itu ngga beda jauh.


Tiga-tiganya bisa menghaluskan, melembabkan, dan mengencangkan kulit. TAPI (in my opinion lho yaa...) yang hasilnya paling silky smooth adalah madu Al-Shifa dan yang bikin kulit terasa lebih kencang adalah madu Golden Age.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.