Tentang Facial Yang Kita Harus Tahu


Bicara tentang facial bisa jadi mengerikan buat sebagian orang. Termasuk saya tentunya hahaha. Tapi ternyata facial tidak semenakutkan yang dibicarakan orang-orang asal dilakukan dengan benar dan tepat.

Apa sih facial itu?
Facial adalah proses pembersihan kulit wajah secara menyeluruh untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menyangkut di pori-pori dan mengangkat sel kulit mati. Facial diperlukan untuk mengangkat kotoran seperti komedo yang terletak di dalam kulit yang tidak bisa dikeluarkan hanya dengan scrub.

Kapan facial perlu dilakukan?
Facial tidak perlu sering-sering dilakukan. Cukup 2-3 minggu sekali.

Dimana tempat yang oke untuk melakukan facial?
Sebaiknya facial dilakukan di klinik atau dokter kulit yang terpercaya.

Pastikan langkah-langkah facial ini dilakukan oleh beautycian:
  • Pembersihan. Pastikan kulit dibersihkan dengan menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit kering, normal, atau berminyak.
  • Scrubbing. Scrubbing dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati.
  • Massage. Massage diperlukan untuk memperlancar peredaran darah. Namun, massage tidak perlu dilakukan pada kulit yang sedang berjerawat karena akan memperparah dan memperbanyak jerawat di wajah.
  • Ekstraksi komedo. Ekstraksi komedo merupakan proses pengeluaran komedo dengan alat bantu. Pastikan alat bantu yang digunakan dalam keadaan bersih. Ektraksi komedo dilakukan untuk mengangkat kotoran yang tak dapat dibersihkan dengan scrub.
  • Masker. Masker merupakan penutup serangkaian langkah facial. Masker dilakukan untuk mengurangi iritasi pada kulit.
---

Apakah facial dapat dilakukan di rumah?
Yap. Facial juga dapat dilakukan di rumah. Berikut beberapa langkah melakukan facial di rumah [link]:
  • Pembersihan. Bersihkan wajah sambil memijat kulit dengan lembut.
  • Pengelupasan kulit mati. Aplikasikan eksfoliator atau pembersih yang mengandung scrub pada kulit yang masih lembab.
  • Masker. Pilihlah masker yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit. Setelah kurang lebih 15-20 menit, bilas wajah hingga bersih. Keringkan dengan cara menekan-nekan lembut kulit dengan kain flanel atau handuk yang bersih.
  • Lembabkan wajah. Oleskan serum yang mengandung asam hyaluronic, karena kandungan tersebut mampu mengikat air pada kulit. Setelah serum, oleskan pelembab.
---

Apa saja persiapan yang dilakukan sebelum facial? [link]
  • Minum air lebih banyak sebelum dan sesudah facial agar kulit tidak dehidrasi. Namun, penambahan konsumsi air ini tergantung pada tingkat aktivitas.
  • Hindari melakukan facial di saat kulit mengalami sun burn. Sebelum facial, jaga kulit dengan menggunakan sun block.
  • Kenali alergi bahan tertentu. Beritahu dokter atau beautycian tentang adanya alergi dan reaksi tertentu terhadap kosmetik atau bahan kimia tertentu. Jika tidak memberi tahu, bisa saja facial malah membuat kulit wajah jadi alergi dan iritasi.
  • Jadwalkan facial dengan tepat dan lakukan facial beberapa hari menjelang acara. Maksudnya kalau ada pesta atau acara penting lainnya, jangan facial sehari-dua hari sebelum hari H. Lakukan facial beberapa hari sebelum hari H, untuk menghindari risiko kulit yang memerah dan iritasi saat menghadiri acara.
---

Kondisi apa saja yang tidak boleh difacial dengan alat facial profesional? [link]
  • Wajah dengan luka terbuka dan jerawat meradang.
  • Kulit hipersensitif.
  • Kontraindikasi logam. Saat ini alat 13 fungsi yang belakangan digunakan untuk facial sebaiknya dihindari oleh orang yang memungkinkan mengalami kontraindikasi logam. Di antaranya adalah orang-orang yang menggunakan behel atau orang yang baru saja menjalani operasi berupa pemasangan alat tertentu dalam tubuh. Walaupun pemasangan alat tersebut tidak dilakukan di wajah, alat facial yang mengeluarkan arus listrik yang menurut kita ngga masalah dapat menimbulkan efek tertentu pada tubuh, misalnya mempengaruhi detak jantung.
  • Hamil. Saat hamil, tidak diperlukan facial menggunakan alat yang menimbulkan arus yang mengalir ke tubuh. Arus yang mengalir ke tubuh dapat berisiko mempengaruhi perkembangan janin dan merangsang kontraksi.

Untuk menghindari risiko tertentu, lakukan diagnosa jenis kulit dan perawatan yang tepat oleh dokter atau beautycian yang mengerti dan memiliki pengetahuan medis. Oleh karena itu, sebelum memilih klinik facial, teliti terlebih dahulu prosedur facial yang dilakukan di tempat tersebut.

#FYI
  • Facial untuk tipe kulit kering, berminyak, dan kombinasi jelas berbeda [link].
  • Facial merupakan perawatan yang tepat untuk relaksasi dan memanjakan kulit wajah, serta membersihkan wajah dari kotoran dan minyak berlebih. Namun, facial tidak dapat menyembuhkan jerawat [link].

Informasi seputar facial dalam postingan ini aku peroleh dari Kompas Female yang sudah aku sertakan link-linknya dan Ebook Ristra September 2012 Edisi 2 yang bisa didownload di [link 1] ini. Dapatkan ebook gratis lainnya dari Ristra seputar kecantikan dan kesehatan kulit di [link 2] ini.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Blogging since 2011 // Twenty-something, but not quite grown up // Over-thinker // Acne-proner // Minguk admirer // Addicted to mineral water // Contact : haihanitisblog@gmail.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
10 Februari 2014 22.23 delete

wah mantap infonya :D Aku belum pernah nyoba facial, jadi nggak punya pengalaman apa2 seputar ini hehe :D
Thanks infonya ^^

www.mimoyoja.com

Reply
avatar
11 Februari 2014 04.42 delete

sama-samaaa ^^ semoga bermanfaat

Reply
avatar

Bisa juga kirim email ke haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis. EmoticonEmoticon