HANITIS

5 Hal yang Bikin Saya Kepikiran Saat Blogging

Sabtu, 11 Februari 2017

#1 Comparison is the thief of joy

Bahasan tentang ini beberapa kali saya ulang... Terlalu sering blogwalking membuat saya -sadar tidak sadar- jadi membandingkan blog Hai Hanitis dengan blog lain (lagi), macam Viva Woman atau Wellness Mama :') jomplang banget emang hahaha.

Saya jadi merasa tulisan saya tidak cukup baik, foto saya tidak begitu tajam, pengen pindah ke wordpress.org... Gitu teruusss ntar malah ngga posting-posting.

Capek haha.

Kenyataannya, masing-masing blog ditulis dan dikelola oleh orang yang berbeda. Jadi ngga fair kalo mengkritisi blog sendiri kayak gitu :| apalagi ngebandingin sama blog yang usianya lebih 10 tahun.

Camkan itu Tis!

Baca juga : Rumpi tentang Blog

#2 Kata ganti orang pertama

Sepele banget ya hahaha, tapi membuat saya kepikiran. Sebelumnya, blog Hai Hanitis berisikan review produk, screenshot game, dan pengalaman sehari-hari. Dalam setiap artikel, kalimat-kalimatnya seperti obrolan biasa antar teman. Aku-Kamu.

Tahun 2015, saya mulai tertarik untuk sharing reminder dan hal-hal yang menguatkan saya saat down. Tapi saya khawatir, kalau tetap menggunakan Aku-Kamu kesannya menggurui. Apalagi banyak pengunjung blog ini yang lebih tahu dan lebih senior dibanding saya.

Awalnya hanya untuk bahasan tertentu di kategori Personal dan Blogging Experience. Eh, lama-lama kebawa deh ke semua artikel xD (kalau di sesi komen sih tetep...).

Tapi ngga apa-apa deng, penyampaian seperti ini membuat saya jadi lebih hati-hati. Selama ini sudah banyak hal-hal ceroboh yang saya lakukan karena ngga jaga lisan dan tulisan.

Ngomong-ngomong tentang gaya bahasa... untuk membahas sesuatu yang teknis dan penting memang sangat disarankan menggunakan penuturan yang baku, supaya lebih mudah dipahami dan tidak terjadi misinterpretasi. Contohnya untuk blog fotografi, tutorial hp, dst.

#3 Warna foto

Saya ngga jago pake DSLR. Baru-baru ini aja belajar setting manual. Sayangnya, saya tidak punya aplikasi olah foto Raw. Memotret warna produk jadi sangat tricky, karena saya hanya mengandalkan sinar matahari.

Warna kulit saya rada tanggung (Light Medium). Kuning langsat khas Indonesia. Ada kalanya, warna foto produk sudah tepat, tapi warna kulit saya jadi setingkat lebih cerah. Daan saat mendung, kulit saya malah jadi lebih cokelat daripada aslinya.

Jadi, jangan mengira kulit saya "putih" seperti porselen. Itu karena pencahayaannya pas lagi bagus aja ^^;

#4 Credit credit credit!

Bukan source : google.com - melainkan source : contoh-apasih.com

Google.com itu bukan sumber referensi, tapi mesin pencari. Jadi amannya kita mencantumkan link, nama situs, atau channel tempat kita memperoleh kutipan dan informasi. Untuk foto, baiknya ambil dari situs penyedia foto gratis yang bisa dikomersialkan tanpa atribut.

Credit adalah hal yang sangat sensitif. Makanya kadang saya suka kepikiran aduh ini kutipan dapat dari mana ya. Soalnya kalo baca-baca sepintas lalu, trus ngga discreenshot suka lupa T.T

Eniwei, kita ngga bakal kelihatan bodoh atau ngga kompeten kok saat memberi credit ke situs atau orang lain. Hanya karena kita menyusun konten kan bukan berarti kita tahu segalanya. Justru sebaliknya, saat mencantumkan link informasi, kita keliatan lebih credible dan respect dengan karya atau pengetahuan orang lain.

Cuman, di Indonesia masalah credit sering diabaikan (termasuk saya dulu hiks). Bahkan banyak peng-copas yang sengaja crop foto supaya watermark creator-nya hilang. Tapi giliran karya original mereka yang dicopas malah lebih murka. Kan ngga lucu -__-

Baca juga : Hai Hanitis' Blogging Insights

#5 Komentar gagal masuk (Sorry...)

Dulu saya sempat ngebatin, kenapa ya jumlah komentar jadi menurun, padahal traffic blog ini meningkat. Waktu itu saya ngga ambil pusing. Mungkin karena saya jarang ninggalin komen pas blogwalking. Ditambah lagi blog Hai Hanitis juga saya arahkan jadi personal blog kali ya... makanya udah ngga relevan buat sebagian orang.

Eehhh ternyata ada pengunjung yang gagal komen ^^; Pertama kali tahu dari Anna-Fii "Suika Lovers" (Jazakillah khayr!). Saya beneran ngga ngeh, karena pas dia kabarin, masih ada komen yang bisa masuk. Tapi belakangan, ngga hanya dia yang ngasih info serupa...


Setelah browsing-browsing, penyebabnya karena template blog bermasalah, browser commenter yang belum di-update, atau akun commenter terdeteksi sebagai spam oleh sistem. Selain itu saya ngga tahu. Untuk blog saya sepertinya bukan karena template, karena setelah ganti ternyata masih ada juga yang gagal komen.

Saya sangat mengapresiasi semua komen dan email yang masuk. Apalagi yang udah ngetik panjang-panjang di kotak komen, trus pas gagal rela ngetik ulang di email huhu... Maaf banget ya :(

Bagi yang kesulitan komen atau mau ngasih masukan, bisa lewat email haihanitisblog@gmail.com atau direct message instagram @haihanitis (aktif pas weekend).

Wallahu a'lam.
Thank you so much for reading this blog and have a nice day :D

Mineral Botanica Fresh Face Mist : Gulfstream Sea Water & Acne Care

Selasa, 07 Februari 2017
Mau curcol dulu ah... Sampai tahun kemarin, susah banget dapetin produk-produk Mineral Botanica di Makassar. Kalaupun ada, varian produknya ngga lengkap huhu. Kudu online. Tapi makin kesini alhamdulillah akses belinya lumayan mudah.

Produk MiCa yang pertama kali saya coba adalah Face Mist. Dulu pernah saya gunakan sebagai alternatif pelembab saat kulit sedang bermasalah. Saat itu pelembab bertekstur krim terasa berat di kulit... Jadi pengen cari yang ringan-ringan aja hehe.

Baca juga : Mediklin TR


Mineral Botanica
Gulfstream Sea Water
Sodium Hyaluronate
Face Mist

Face Mist dengan pH seimbang dan lembut pada kulit yang membuat wajah terasa segar seketika. Diformulasikan untuk semua jenis kulit.


---

Mineral Botanica
Salicylic Acid Acne Buster
Acne Care Face Mist

Semprotan wajah yang mengandung bahan anti acne, anti irritant, dan anti oksidan, sehingga cocok digunakan untuk kulit berminyak. Dapat melindungi kulit dari radikal bebas, menjaga kelembaban, dan menyegarkan kulit wajah. Formula Face Mist ini mudah diserap oleh kulit.


---

FYI!

Menurut saya pribadi, walau Mineral Botanica ngga masuk supermarket, tapi prospek ke depannya menjanjikan sekali. Mineral Botanica bisa menjawab tuntutan konsumen Indonesia yang mulai concern ke produk kosmetika yang ramah lingkungan, cruelty free, paraben free, halal, dengan harga yang terjangkau.

Bdw, ada seri Mineral Botanica "Whitening" baru. Kalau dilihat dari captionnya, kayaknya ni produk well formulated deh. Sekilas packagingnya mirip Wardah White Secret. Cuma terakhir cek belum dijembreng sih ingredient aktifnya apa aja :D


---

Review

Seri "Acne Buster" baru muncul belakangan (tahun lalu kalau ngga salah). Harga produk (60 ml) sekitar Rp 30-40ribu. Karena ini botol spray biasa, jadi semprotannya jelas tidak sehalus botol aerosol atau nano mist ya. Bisa kuyup banget kalau semprotinnya terlalu dekat :D


Bagusan yang Mana?

Highlight ingredients di seri Gulfstream Sea Water adalah Sodium Hyaluronate, Sodium Chloride (Gulfstream Sea Water), Hamamelis Virgiana Leaf Extract, Aloe Barbadensis Extract, dan Allantoin.

Sedangkan highlight ingredients di seri Acne Care adalah (banyak, lol)... Salicylic Acid, Glycolic Acid, Glycerine, Allantoin, Panthenol, Amylopectin, Betain Anhydrous, Pear Juice Ferment Filtrate, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Houttuynia Cordata Extract, Phellodendron Amurense Bark Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Rehmania Chinensis Root Extract, Melia Azadirachta Leaf Extract, Glycine Soja (Soybean) Protein.

Jika disimpulkan, kedua produk ini sama bagusnya untuk melembabkan kulit. Walau kelihatannya lebih komplit yang Acne Care, tapi untuk menjawab pertanyaan "bagus mana" itu dibalikin ke kondisi dan kebutuhan kulit kita ^^;

Seri Gulfstream Sea Water fokusnya di melembabkan dan bantu menghidrasi. Relatif cocok untuk semua tipe kulit. TAPI yang kulitnya sensitif dengan Witch Hazel mesti hati-hati karena mungkin bisa mengiritasi.

Baca juga : Wardah Pore Tightening Toner

Dibanding Gulfstream Sea Water, seri Acne Care lebih bersahabat untuk kulit berminyak dan acne prone.

Seri Acne Care mengandung banyak antioksidan untuk melindungi kulit dari stressor yang disebabkan oleh lingkungan (polusi, sinar UV, dkk). Selain itu, formulanya juga bantu mempercepat proses pemulihan kulit dan "ngontrol" jerawat dengan meredakan radang (supaya ngga makin parah).

Imho, "Acne Buster" itu lebih ke penamaan aja. Bukan berarti hanya dengan produk ini semua komedo dan jerawat langsung tuntas. Fungsinya memang lebih ke perawatan, yaitu melembabkan, menenangkan kulit yang rentan bermasalah, dan me-refresh dengan wangi yang relaxing.

Baca juga : 15 Gosip seputar Jerawat

---

Bisa ngga Face Mist ini dijadikan Toner?


Errr... Ngga. Setelah dijadikan toner-toneran, saya baru sadar kalau pewangi dalam produk ini tajam banget. Alhamdulillah kulit saya ngga alergi pewangi, tapi saya yakin di sebagian orang produk ini bakal memicu break out (iritasi dkk) jika digunakan sampai basah.

Baca juga : Perlu Toner atau Tidak?

Jadi, penting banget untuk memperhatikan cara pemakaian Face Mist (terutama yang mengandung fragrance).

(1) Sesuai namanya, yang kita manfaatkan dari Face Mist adalah kabut airnya. Jadi ngga perlu digunakan sampai basah banget. Cukup disemprot sambil lalu saja dengan jarak sekitar 20-30 cm.

Yah ngga ngefek dong...
Ngefek kok. Kulit tetap lembab dan supel :D

(2) Kulit bisa bermasalah jika penggunaannya tidak tepat (terlalu basah).

Saya pernah menggunakan Gulfstream Sea Water Face Mist saat kulit sedang diobati dengan tretinoin, tapi alhamdulillah ngga kenapa-kenapa. Bantu banget malah. Cuman ngga bisa jamin juga di orang lain hasilnya bakal sama... :|

(3) Jika penggunaan sudah tepat, tapi kulit masih bermasalah, berarti memang ngga cocok ^^; Imho, untuk kulit yang sangat sensitif lebih baik menggunakan Face Spray semacam Evian atau Avene.

Baca juga : Evian Facial Spray

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Jangan Su'udzon kepada Allah (untuk Muslim)

Selasa, 31 Januari 2017
Postingan ini berisi rangkuman kajian Ustadz Nuzul Dzikri di Rumah Ilmu Al Hilya Cinere. Sayang banget videonya di youtube sudah tidak ada. Padahal bagus lho kajiannya.

---

Bismillah...

Kita sepakat kalau manusia itu "kolektor dosa", baik disengaja maupun tidak. Dalam sehari ini saja, ada ngga dari kita yang hanya melakukan tiga kesalahan? Kenyataannya, mungkin lebih dari itu.

Boros air dan tidak menyempurnakan gerakan wudhu. Menunda-nunda sholat, udah gitu sholatnya terburu-buru dan ngga khusyu. Bikin jengkel orang tua. Gosip. Meremehkan, menyinggung, atau menyakiti orang lain. Pamer, ujub, iri dengan nikmat orang lain, dan sebagainya.

Dengan manusia yang sama-sama banyak salahnya aja kita ngga boleh buruk sangka [1]. Apalagi kepada Allah? :(

---

Saat Takdir seolah tidak berpihak padamu

Saat kita berhadapan dengan takdir Allah, berupa musibah, penyakit, dan lainnya... Jangan su’udzon.

Hati-hati, berprasangka buruk kepada Allah hanya akan mendatangkan azab (ref. QS Al Fath ayat 6). Tidak ada alasan bagi kita untuk berburuk sangka pada Allah, karena…

(1) Setiap dosa ada konsekuensinya.

Banyak orang yang marah pada Allah ketika diberi musibah. Padahal Allah sudah wanti-wanti...
“Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura, ayat 30)
Musibah, pahit, dan getir yang kita alami itu disebabkan kesalahan-kesalahan kita sendiri. Itupun sudah didiskon sama Allah, ngga semuanya. Misal hari ini kita ngelakuin 200 dosa, besoknya kita diuji atau dapat musibah karena 100 dosa saja. Yang 100 lainnya dimaafin sama Allah.

Jadi, aneh kalau kita yang salah, kita juga yang marah-marah ke Allah (iya, ini ngetik sambil kegampar haha).

(2) Karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menyampaikan, kira-kira seorang ibu tega ngga melemparkan bayinya ke kobaran api? Ngga kan? Allah lebih sayang sama kita, daripada kasih sayang ibu ke anaknya. Tidak mungkin Allah memberi takdir yang menghancurkan kita. Sebagaimana firman Allah...
“Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (QS. Al Ahzab, ayat 43)
Allah tahu perjalanan kita masih panjang. Masih ada alam kubur, masih ada hari Kiamat yang begitu mengerikan dan lamanya luar biasa. Allah tidak mau kita gagal di sana. Adapun dunia itu ngga ada harganya di sisi Allah.

Kalau kita melakukan kesalahan yang bisa merusak kehidupan kita di alam kubur dan akhirat, Allah tegur dengan musibah dan takdir yang tidak menyenangkan. Supaya kita terhentak, sadar, dan memperbaiki diri. Bukankah banyak orang yang baru mengenal dan kembali pada Allah setelah ditimpa musibah?

Selain itu, musibah meninggikan derajat dan pahala sabar pun ditetapkan tanpa batas. Jika kita tidak menangkap hikmah ini, salah-salah kita berpikir bahwa Allah sedang menyengsarakan kita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik)
Lebih lanjut baca juga : Orang yang Diinginkan Kebaikan oleh Allah


(3) Karena apa yang kita alami, itulah yang terbaik.

...asal disikapi dengan tepat. Kuncinya syukur saat diberi kesenangan dan sabar saat menghadapi kesulitan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan orang yang beriman, semua urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia tertimpa kesenangan maka bersyukur. Maka itu baik baginya. Dan apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar. Maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)
Baca juga : Hakikat Sabar

Contoh sederhananya... Saat kena macet kita ngedumel. Bisa jadi kemacetan itulah yang menyelamatkan kita dari bahaya. Mending kena macet 1 jam, daripada diserempet kendaraan yang ugal-ugalan di jalan lain.

Hikmah kejadian biasanya tidak langsung diberikan. Mungkin kita baru menyadari sebagian hikmahnya setahun atau bahkan bertahun-tahun kemudian. “Oh, begini hikmahnya. Ternyata seperti ini alurnya…” Dan setelah tahu, kita tidak menyesal dengan apa yang kita alami.


---

Buruk sangka dengan syariat Allah

Terkadang keluar dari lisan kita statement yang mengarah ke buruk sangka. “Duh, pake jilbab ribet banget sih. Udah ribet, panas, pengap, keringetan.” Seakan-akan kita menuduh Allah hendak menyusahkan dan memberatkan hidup kita.

Ada juga yang nyeletuk, “Ribet banget sih sholat 5 waktu. Akhirnya kan shopping kita di mol jadi terganggu. Harus cari tempat buat sholat maghrib lah. Udah gitu musholla-nya di basement, tempat parkir. Sumpek, gerah.”

Kita anggap ucapan-ucapan seperti itu sepele, padahal fatal menurut Allah. Kita tidak boleh buruk sangka saat berhadapan dengan perintah dan laranganNya, karena...

(1) Allah tahu, manusia kalau ngga diatur itu "liar".

Ada beberapa contoh dalam keseharian kita agar mudah memahami hal tersebut.

(a) Coba kalau kita punya anak, “Mah aku mau pergi yaa, pulangnya jam 2 malam.” Kira-kira diizinkan ngga? Biasanya bakal dilarang karena itu kemalaman. Pada hakikatnya, larangan diterapkan untuk melindungi si anak.

(b) Tanpa lampu merah, jalanan akan kacau. Kalau semuanya pengen jalan ya bakal stuck, deadlock di pertigaan atau perempatan. Tidak masalah berhenti 1 menit, yang penting jalanan ke depannya lancar dan semuanya selamat sampai tujuan.

(c) Sebuah perusahaan saja harus ada aturannya supaya bisa sukses. Kita pun mendaftarkan anak ke sekolah yang penerapan aturan dan disiplinnya bagus kan?

Dengan kata lain, kita tahu kalau manusia butuh diatur. Tapi yang jadi masalah, banyak orang Islam yang ngga mau diatur sama Allah, Tuhannya sendiri. Maunya semua halal. Kalau ustadznya bilang haram, malah ngeles, “Ustadznya ngga bener nih, aliran keras.”
Allah menghalalkan segala yang baik dan mengharamkan segala yang buruk (ref. QS. Al A’raf, ayat 157). 
Salah satu cara Allah menunjukkan kasih sayangNya adalah dengan mengatur dan melarang kita. Jadi, saat Allah bilang kita ngga boleh begini, ngga boleh begitu... itu bentuk kasih sayangNya Allah. Terlepas kita tahu hikmah dan side effectnya atau tidak.

Hal-hal yang Allah larang sejatinya akan menghancurkan kita, baik itu berkaitan dengan makanan, minuman, penampilan, gaya hidup, tutur kata, dan lainnya. Ini yang tidak ditangkap dengan jeli oleh sebagian orang. Akhirnya mereka merasa dibelenggu oleh aturan agama. Merasa dipersulit sama Allah.

(2) Peraturan Allah itu mudah. 
"Allah menginginkan kemudahan untukmu dan tidak menginginkan kesukaran untukmu." (QS. Al Baqarah, ayat 185)
Menariknya, statement ini Allah sebutkan dalam ayat tentang puasa. Padahal puasa identik dengan lapar, haus, “tersiksa”.

Kalau kita merasa berat (meskipun mampu), jangan salahkan syariatnya. Allah sudah bilang syariatnya mudah. Jangan-jangan karena hati kita yang lagi sakit. Namanya hati berpenyakit, sesuatu yang mudah jadi terkesan berat. Nabi sholat tahajjud baca Al Baqarah ngga ngeluh. Kita yang sholat baca Tri Qul (Al Ikhlas, Al Falq, An Naas) ngeluhnya banyak banget.

---


Sekali lagi... 
Yang terbaik adalah apa yang Allah pilihkan untuk kita.

Sayangnya karena ilmu kita terbatas, jadi komplain melulu. Kebanyakan sok tahu dan menyimpulkan sendiri T.T Akhirnya gampang sakit hati dan sering berburuk sangka sama Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berpesan bahwa semua yang kita alami itu yang terbaik. Rasulullah tidak pernah bohong lho, dan beliau tidak pernah berbicara dengan hawa nafsunya, namun dari wahyu yang sampai pada beliau.

Terakhir, yang perlu kita pahami... Allah sengaja tidak mengungkapkan seluruh hikmah kejadian dengan segera. Dirahasiakannya hikmah kan juga ujian buat kita :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.

My posts don't make me pious.
Yang posting justru lebih butuh reminder ini.
Thanks for reading and have a nice day.

TRESemme Conditioner : Keratin Smooth & Total Salon Repair

Jumat, 27 Januari 2017
Setelah kemarin tuntasin review Shampoo, kali ini saya mau share tentang Conditioner favorit dari TRESemme. Yang Keratin Smooth sudah saya gunakan selama bertahun-tahun :D baru coba yang lain setelah varian Total Salon Repair dipasarkan.

Baca juga : TRESemme Keratin Smooth - Smooth & Shine Conditioner

---

TRESemme
Keratin Smooth & Total Salon Repair
Conditioner

Deskripsi produk dikutip dari situs TRESemme Indonesia.


TRESemme Keratin Smooth Conditioner

Kondisioner ini mengandung keratin untuk memberi nutrisi ke tiap helai rambut untuk menjadikannya lembut dan mudah diatur. Sistem TRESemme Keratin Smooth Shampoo dan Conditioner membuat rambut halus, mudah ditata, dan bebas kusut.


TRESemme Total Salon Repair Conditioner

TRESemme Total Salon Repair Conditioner merawat kerusakan rambut dengan cepat dan menjadikan rambut kuat untuk mencegah kerontokan*.

*) Berdasarkan tes laboratorium terhadap kelembutan rambut, proses penyisiran rambut, dan rambut patah, memperbandingkan rambut yang menggunakan shampoo + conditioner dan non-conditioning shampoo.


Cara Penggunaan

(1) Setelah keramas, gunakan pada rambut dari batang hingga ujung (dari tengah hingga ujung rambut). Sisir dengan jari agar merata.
(2) Diamkan selama 2-3 menit.
(3) Bilas hingga bersih.

---

In my opinion...

Dari tekstur, kelihatannya Total Salon Repair lebih light karena mirip gel yang moist. Tapi sama aja kok. Sama-sama mudah dibilas. Trus, saya coba bandingkan Total Salon Repair di bagian kanan rambut dan Keratin Smooth di bagian kiri. Hasilnya di rambut saya juga sama.


Cuman, yang mesti dijadikan pertimbangan itu kesesuaian formula dengan kondisi rambut. Total Salon Repair memberi hasil yang lebih instan, karena kandungan silikonnya lebih banyak dibanding Keratin Smooth. Rambut yang kasar dan kusam bisa jadi halus dan berkilau dengan cepat. Kekurangannya hmm... kalau ngga hati-hati, berisiko meninggalkan residu yang nantinya jadi build up di kulit kepala.

Sedangkan Keratin Smooth lebih cocok untuk menutrisi rambut rusak dan rapuh akibat treatment (catok, blow dry, mewarnai rambut, dll). Cara kerjanya dengan memperbaiki dan menguatkan struktur rambut. Rambut kita sendiri juga tersusun dari keratin. Jadi, keratin dalam produk perawatan rambut ibarat menambal bagian keratin yang hilang (cmiiw).

Eniwei, keratin yang digunakan dalam produk ini adalah hydrolyzed keratin. Itu terbuat dari tanduk dan kuku binatang yang biasanya diproses dengan asam dan suhu panas yang ekstrim. Karena melalui proses kimiawi yang harsh, jadi efektivitasnya tidak sebaik functional keratin yang asalnya dari wol domba (keratinnya lebih lekat di rambut).

---

No Conditioner?

Sebenarnya ngga semua orang cocok dengan conditioner (tepatnya yang silicone-based). Karena itu banyak yang "back to nature", menggunakan conditioner alami seperti coconut oil dan kawan-kawan. Banyak juga orang yang ngga perlu conditioner karena rambutnya sudah bagus dari sananya.

Saya? Ha-ha -__- conditioner macam barang wajib. Jadi walau ada yang bilang conditioner silicone-based itu ngga bagus buat rambut (luarnya smooth, tapi batang rambut aslinya rapuh), tapi saya ngga bisa lepas karena belum menemukan produk atau alternatif lain sebagus conditioner yang bisa menjinakkan rambut saya. Ngga tau sih kedepannya gimana haha.

Baca juga : Sharing Seputar Scalp Care & Shampoo Reviews

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Jangan Pamer : 'Ain itu Nyata

Jumat, 20 Januari 2017

Dulu saya sama sekali tidak tahu apa itu 'ain (evil eye). Pertama kali kenal dengan istilah 'ain adalah saat melihat foto bayi yang diblur. Kalau foto perempuan yang diblur wajar ya, supaya bantu cowo-cowo menjaga pandangannya. Tapi kalo bayi?

"Takut kena 'Ain", jawab ibunya.

Saat itu saya tidak ngeh dengan bahaya 'ain. Jadi ya info tersebut saya anggap sebagai angin lalu saja. Baru setelah beberapa lama, saya dengar kajian tentang 'ain, dan itu bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh.
‘Ain diambil dari kata ‘ana-Ya’inu (bahasa Arab) artinya "apabila ia menatap dengan matanya". Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu dan diikuti oleh jiwanya yang keji. Kemudian orang tersebut menggunakan tatapan mata untuk menyampaikan racun jiwanya. (Nurfitri Hadi, Konsultasi Syar'iah)

Lebih lanjut bisa baca Hakikat 'Ain (Konsultasi Syar'iah)

Intinya, 'ain adalah "pandangan mata berbahaya" yang muncul karena kedengkian orang yang memandang atau kagum. Saat orang yang dengki mengagumi sesuatu dari diri kita, tanpa mendoakan keberkahan (Masya Allah, Tabaarakar-Rahmaan, Barakallah, -semoga Allah memberkahi, dan semisalnya [1]), maka pandangan matanya bisa merusak.

'Ain tidak hanya dapat terkena pada anak (biasa kan ada ibu-ibu yang membangga-banggakan kepintaran dan paras rupa anaknya), tetapi juga orang dewasa, barang, bahkan pernikahan pun bisa pecah. Rencana kita juga bisa batal lho karena 'ain.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Bantulah kesuksesan hajat-hajat kalian dengan merahasiakannya, karena setiap orang yang memiliki nikmat itu akan menjadi sasaran hasad orang lain." (Ath Thobarani dan Al 'Uqalli, dishahihkan oleh Syekh Albani dalam silsilah al ahadits ash shahihah no 1453)
Dih, apaan sih udah 2017 masih percaya gituan.

Memang ngga semua kejadian buruk berasal dari 'ain :D Tapi sebagai orang beriman kita harus percaya dengan semua yang dikabarkan RasulNya Shallallahu 'alaihi wasallam.
Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim)

Tapi kan aku juga susah :( ngga ada yang bisa di-iri-in.

Kita bisa bilang begitu karena kita tidak menilai diri dari persepsi orang lain. Justru orang yang sudah dengki akut, malah makin seneng kalau tau kita ada masalah dan ditimpa kemalangan.

Trus harus gimana?
Kunci utama agar terjauhkan dari ‘ain adalah mendekatkan diri pada Allah dengan tawakkal pada-Nya, juga selalu rutinkan dzikir setiap harinya. Hanya kepada Allah tempat berlindung sebagaimana disebutkan dalam surat Al Falaq, kita berlindung dari kejelekan orang yang hasad ketika ia hasad. (Muhammad Abduh Tuasikal, Rumaysho.com)
---

Akhir kata

Kebahagiaan, kebanggaan, dan kemewahaan memang selalu menggoda untuk dipamerkan. Tapi kita harus hati-hati dengan yang namanya 'ain. Orang yang hidupnya sederhana dan ngga pamer aja masih bisa jadi sasaran hasad orang lain. Jadi, jangan overexposed kehidupan pribadi kita. Pilah mana yang bisa dishare, mana yang tidak.
Don't show off and then blame the evil eye. You show off everything you own, then cry about evil eye. Nobody is saying don't own nice things, but why rub it in people's faces? We should be considerate of others. Don't talk about your wealth next to the poor. Don't talk about children next to those who can't have kids, etc. (@alidawah via instagram)

Baca  juga : Pamer di Social Media

Allahul musta'an.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

White-Neng Skin Whitening Cream

Senin, 16 Januari 2017
Halo halo. Beberapa tahun lalu, produk pemudar noda yang kita ketahui masih terbatas. Tak jarang kita melirik produk luar, karena ragu dengan keampuhan produk lokal. TAPI, sekarang sebagian produk lokal pun tak kalah bagusnya. Terlebih teknologi di bidang kosmetika saat ini sudah maju. Salah satunya ya White-Neng ini...


WHITE-NENG
Skin Whitening Cream
Membantu menyamarkan noda-noda hitam

WHITE-NENG adalah krim yang diperkaya dengan Alpha Arbutin, Vitamin C, ekstrak Mulberry, ekstrak Licorice, dan Niacinamide (Vitamin B3) yang dapat membantu mengurangi kekusaman dan membantu menyamarkan noda-noda hitam. Serta ekstrak Aloe Vera yang dapat membantu melembabkan kulit.


Cara Penggunaan
Oleskan pada permukaan kulit tertutama pada bintik-bintik hitam atau noda hitam, dua kali sehari pada pagi dan malam hari setelah kulit dibersihkan. Pijat secara lembut sampai krim terserap sepenuhnya ke dalam kulit. Tunggu selama 10 menit sebelum menggunakan kosmetik.

Pada waktu siang hari, gunakan krim tabir surya pada wajah untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Perhatian!
Hindari daerah sekitar mata.
Hindari kontak langsung dengan mata, mulut, dan membran mukosa.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.
Hanya untuk pemakaian luar.

Jika terjadi iritasi/kemerahan, hentikan penggunaan.
Jangan gunakan jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 12 tahun.


---

FYI

White-Neng punya kemiripan formula dengan Verile Acne Blemish Cream. Ngga sama persis, tapi mirip. Selain Niacinamide dan ekstrak Licorice, White-Neng juga mengandung Alpha Arbutin, Vitamin C (Ethyl Ascorbic Acid), dan ekstrak Mulberry. Intinya, ingredients dalam dua produk tersebut dapat mengatasi hiperpigmentasi akibat radang tanpa memicu masalah baru.

Eniwei, umumnya Niacinamide tidak disandingkan dengan Vitamin C (L-Ascorbic Acid) [1]. Tentang Vitamin C sudah ada postingannya sendiri ya.

Baca juga : Vitamin C dalam Produk Kosmetika

Alpha Arbutin bekerja dengan menghambat pembentukan melanin, tanpa efek samping seperti hydroquinone. Zat ini efektif mencerahkan, meratakan warna kulit, dan mencegah kulit menggelap setelah terpapar sinar matahari. Alpha Arbutin juga lebih stabil dan bekerja lebih cepat dibanding Beta Arbutin.

Ngga heran kan kenapa Alpha Arbutin ngetop banget di dunia skin care. Ngomong-ngomong, produk lokal lain yang terkenal dengan Alpha Arbutin-nya adalah Biokos Derma Bright dan Wardah White Secret Intense Brightening Essence.

---

Review

Kesan pertama, tekstur produk ini seperti balm yang agak lumer. Lebih pekat dibanding Verile Acne Blemish Cream. Tekstur White-Neng kurang disukai tipe kulit berminyak, karena biasanya malah bikin kulit makin greasy. Bdw, kulit saya kombinasi dengan area kering yang dominan.


Umumnya produk spot treatment cukup ditotol atau oles tipis, tapi produk ini perlu dipijat lembut hingga meresap ke kulit. Kalau tidak dipijat hingga meresap, produknya tidak bekerja dengan maksimal dan terasa agak lengket di kulit.

Menurut saya, hasilnya lebih bagus dibanding Verile Acne Blemish Cream. White-Neng mampu memudarkan noda yang lebih lebar dan gelap dalam kurun waktu yang sama. Errr... tapi bisa juga karena produk ini saya gunakan bersamaan dengan Glycore 8% (di malam hari, bukan dilayer).


Perbedaan lainnya... Di kulit saya, progres White-Neng lambat di awal pemakaian. Di minggu pertama berasa ngga ada perubahan. Setelah produknya habis, baru deh kelihatan nodanya sudah memudar. Kebalikannya, Verile Acne Blemish Cream progresnya cepat di awal, setelah itu melambat.


Secara keseluruhan hasilnya memuaskan, walau namanya agak-agak....

Harganya sekitar Rp 30.000an. Saya beli di Guardian. Kalau susah dapetinnya, bisa cek di Tokopedia.

Oh iya, silakan baca postingan Verile Acne Blemish Cream ya, di sana juga bahas perbandingan dengan produk pemudar noda lain seperti Melanox Cream 2% Hydroquinone ^^

Baca juga : Verile Acne Blemish Cream

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Mazaya Masker Peel Off : Acne & Anti Aging

Rabu, 04 Januari 2017

Dulu saya salah menggunakan Mazaya masker peel off. Saya pikir ini masker bubuk biasa, eeh ternyata rubber mask. Jadi, penggunaannya tidak seperti masker bubuk lain yang bisa dihemat.

---

Mazaya Masker Peel Off terdiri dari tiga varian, yaitu Acne, Anti Aging, dan Whitening. Yang saya review di postingan ini hanya seri Acne dan Anti Aging.

Mazaya Masker Peel off Acne
Masker yang mengandung bahan aktif calcium sulphate, alginate, dan LHA sebagai anti acne agent. Berfungsi mengangkat kotoran, komedo, dan mengecilkan pori-pori sehingga kulit tampak lebih halus.


Mazaya Masker Peel Off Anti Aging
Masker yang mengandung bahan calcium sulphate, alginate, dan vitamin A sebagai anti aging agents. Berfungsi mengangkat kotoran dan memperlambat tanda-tanda penuaan dengan memperbaiki struktur kulit dan mengencangkan kulit yang menua.


Cara penggunaan
Tuang masker ke dalam wadah, masukkan air secukupnya, oles ke wajah secara merata, diamkan hingga kering, lalu bilas.

Mazaya Masker Peel Off adalah masker sekali pakai (bubuk maskernya langsung dihabiskan). Kesalahan saya, dulu pake maskernya sedikit-sedikit. Biar irit gitu maksudnya haha.



Tekstur
Maskernya kental dan lengket. Seperti adonan kanji. Saya butuh sekitar 4-5 tutup botol air mineral untuk mendapat konsistensi yang pas. Setelah jadi, harus cepat-cepat diaplikasikan ke kulit wajah. Kalau tidak, adonannya bisa menggumpal, sehingga sulit dioles dan diratakan.


---

Review

Sebelumnya saya penasaran, kenapa ya masker ini lengket banget. Susah pula dibersihkan. Yah ternyata cara pemakaiannya yang salah. Nyesel deh baru tau belakangan.

Ngomong-ngomong, yang saya posting ini maskernya rada menggumpal. Padahal adonannya cuma didiamkan di wadah ngga sampai 5 menitan (buat foto).

Jadinya kayak gini... Tapi ngga didiamkan juga memang susah sih pakenya. Mesti diratakan dengan spatula masker.


Saat mulai mengering, maskernya memadat dan kenyal seperti karet.


Kelihatan ngga? Masker bagian dalam (yang kontak dengan permukaan kulit) masih agak basah.


Kalau maskernya langsung dipakai dan diratakan dengan baik (hingga ke bawah rahang dan dagu), jadinya seperti di bawah ini.


Sori. Horor.

Ini fossil masker yang sudah mengering. Pas dikupas, berasa lepas topeng silikon. Seperti di film-film eksyen. Kontur muka kita jadi kecetak gitu.

---

Ini kali pertama saya mencoba peel off mask yang mampu mendinginkan kulit. Setelah dikupas pun ampas maskernya masih terasa dingin lho. Padahal saya hanya menggunakan air mineral biasa (bukan air es/dingin). Efek lembabnya juga top. Kulit jadi terasa kenyal dan kencang (sementara).

Saya juga ngga merasa masker ini harsh atau apalah. Kan ada ada tuh masker peel off yang malah bikin kulit jadi terasa pedih, kering, atau memerah. Meski demikian, baiknya Mazaya Masker Peel Off cukup dipakai 1-2 kali saja dalam seminggu.

Awalnya saya ngga berharap banyak dari varian Acne dan Anti Aging. TAPI dua varian ini juga punya efek mencerahkan (sementara) yang bagus. Jadi, asumsi saya kalau ada yang ingin mengatasi kusam, varian Whitening lebih recommended.

Secara keseluruhan, hasil akhir setelah maskeran dengan Mazaya Masker Peel Off memuaskan banget. TAPI proses pembuatan dan pemakaiannya itu lho, bikin emosi hahaha. Lengket kemana-mana :))

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.