HANITIS

White-Neng Skin Whitening Cream

Senin, 16 Januari 2017
Halo halo. Beberapa tahun lalu, produk pemudar noda yang kita ketahui masih terbatas. Tak jarang kita melirik produk luar, karena ragu dengan keampuhan produk lokal. TAPI, sekarang sebagian produk lokal pun tak kalah bagusnya. Terlebih teknologi di bidang kosmetika saat ini sudah maju. Salah satunya ya White-Neng ini...


WHITE-NENG
Skin Whitening Cream
Membantu menyamarkan noda-noda hitam

WHITE-NENG adalah krim yang diperkaya dengan Alpha Arbutin, Vitamin C, ekstrak Mulberry, ekstrak Licorice, dan Niacinamide (Vitamin B3) yang dapat membantu mengurangi kekusaman dan membantu menyamarkan noda-noda hitam. Serta ekstrak Aloe Vera yang dapat membantu melembabkan kulit.


Cara Penggunaan
Oleskan pada permukaan kulit tertutama pada bintik-bintik hitam atau noda hitam, dua kali sehari pada pagi dan malam hari setelah kulit dibersihkan. Pijat secara lembut sampai krim terserap sepenuhnya ke dalam kulit. Tunggu selama 10 menit sebelum menggunakan kosmetik.

Pada waktu siang hari, gunakan krim tabir surya pada wajah untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Perhatian!
Hindari daerah sekitar mata.
Hindari kontak langsung dengan mata, mulut, dan membran mukosa.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari.
Hanya untuk pemakaian luar.

Jika terjadi iritasi/kemerahan, hentikan penggunaan.
Jangan gunakan jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 12 tahun.


---

FYI

White-Neng punya kemiripan formula dengan Verile Acne Blemish Cream. Ngga sama persis, tapi mirip. Selain Niacinamide dan ekstrak Licorice, White-Neng juga mengandung Alpha Arbutin, Vitamin C, dan ekstrak Mulberry. Intinya, ingredients dalam dua produk tersebut dapat mengatasi hiperpigmentasi akibat radang tanpa memicu masalah baru.

Alpha Arbutin bekerja dengan menghambat pembentukan melanin, tanpa efek samping seperti hydroquinone. Zat ini efektif mencerahkan, meratakan warna kulit, dan mencegah kulit menggelap setelah terpapar sinar matahari. Alpha Arbutin juga lebih stabil dan bekerja lebih cepat dibanding Beta Arbutin.

Ngga heran kan kenapa Alpha Arbutin ngetop banget di dunia skin care. Ngomong-ngomong, produk lokal lain yang terkenal dengan Alpha Arbutin-nya adalah Biokos Derma Bright dan Wardah White Secret Intense Brightening Essence.

Tentang Vitamin C sudah ada postingannya sendiri ya.

Baca juga : Vitamin C dalam Produk Kosmetika

---

Review

Kesan pertama, tekstur produk ini seperti balm yang agak lumer. Lebih pekat dibanding Verile Acne Blemish Cream. Tekstur White-Neng kurang disukai tipe kulit berminyak, karena biasanya malah bikin kulit makin greasy. Bdw, kulit saya kombinasi dengan area kering yang dominan.


Umumnya produk spot treatment cukup ditotol atau oles tipis, tapi produk ini perlu dipijat lembut hingga meresap ke kulit. Kalau tidak dipijat hingga meresap, produknya tidak bekerja dengan maksimal dan terasa agak lengket di kulit.

Menurut saya, hasilnya lebih bagus dibanding Verile Acne Blemish Cream. White-Neng mampu memudarkan noda yang lebih lebar dan gelap dalam kurun waktu yang sama. Errr... tapi bisa juga karena produk ini saya gunakan bersamaan dengan Glycore 8% (di malam hari, bukan dilayer).


Perbedaan lainnya... Di kulit saya, progres White-Neng lambat di awal pemakaian. Di minggu pertama berasa ngga ada perubahan. Setelah produknya habis, baru deh kelihatan nodanya sudah memudar. Kebalikannya, Verile Acne Blemish Cream progresnya cepat di awal, setelah itu melambat.


Secara keseluruhan hasilnya memuaskan, walau namanya agak-agak....

Harganya sekitar Rp 30.000an. Saya beli di Guardian. Kalau susah dapetinnya, bisa cek di Tokopedia.

Oh iya, silakan baca postingan Verile Acne Blemish Cream ya, di sana juga bahas perbandingan dengan produk pemudar noda lain seperti Melanox Cream 2% Hydroquinone ^^

Baca juga : Verile Acne Blemish Cream

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Mazaya Masker Peel Off : Acne & Anti Aging

Rabu, 04 Januari 2017

Dulu saya salah menggunakan Mazaya masker peel off. Saya pikir ini masker bubuk biasa, eeh ternyata rubber mask. Jadi, penggunaannya tidak seperti masker bubuk lain yang bisa dihemat.

---

Mazaya Masker Peel Off terdiri dari tiga varian, yaitu Acne, Anti Aging, dan Whitening. Yang saya review di postingan ini hanya seri Acne dan Anti Aging.

Mazaya Masker Peel off Acne
Masker yang mengandung bahan aktif calcium sulphate, alginate, dan LHA sebagai anti acne agent. Berfungsi mengangkat kotoran, komedo, dan mengecilkan pori-pori sehingga kulit tampak lebih halus.


Mazaya Masker Peel Off Anti Aging
Masker yang mengandung bahan calcium sulphate, alginate, dan vitamin A sebagai anti aging agents. Berfungsi mengangkat kotoran dan memperlambat tanda-tanda penuaan dengan memperbaiki struktur kulit dan mengencangkan kulit yang menua.


Cara penggunaan
Tuang masker ke dalam wadah, masukkan air secukupnya, oles ke wajah secara merata, diamkan hingga kering, lalu bilas.

Mazaya Masker Peel Off adalah masker sekali pakai (bubuk maskernya langsung dihabiskan). Kesalahan saya, dulu pake maskernya sedikit-sedikit. Biar irit gitu maksudnya haha.



Tekstur
Maskernya kental dan lengket. Seperti adonan kanji. Saya butuh sekitar 4-5 tutup botol air mineral untuk mendapat konsistensi yang pas. Setelah jadi, harus cepat-cepat diaplikasikan ke kulit wajah. Kalau tidak, adonannya bisa menggumpal, sehingga sulit dioles dan diratakan.


---

Review

Sebelumnya saya penasaran, kenapa ya masker ini lengket banget. Susah pula dibersihkan. Yah ternyata cara pemakaiannya yang salah. Nyesel deh baru tau belakangan.

Ngomong-ngomong, yang saya posting ini maskernya rada menggumpal. Padahal adonannya cuma didiamkan di wadah ngga sampai 5 menitan (buat foto).

Jadinya kayak gini... Tapi ngga didiamkan juga memang susah sih pakenya. Mesti diratakan dengan spatula masker.


Saat mulai mengering, maskernya memadat dan kenyal seperti karet.


Kelihatan ngga? Masker bagian dalam (yang kontak dengan permukaan kulit) masih agak basah.


Kalau maskernya langsung dipakai dan diratakan dengan baik (hingga ke bawah rahang dan dagu), jadinya seperti di bawah ini.


Sori. Horor.

Ini fossil masker yang sudah mengering. Pas dikupas, berasa lepas topeng silikon. Seperti di film-film eksyen. Kontur muka kita jadi kecetak gitu.

---

Ini kali pertama saya mencoba peel off mask yang mampu mendinginkan kulit. Setelah dikupas pun ampas maskernya masih terasa dingin lho. Padahal saya hanya menggunakan air mineral biasa (bukan air es/dingin). Efek lembabnya juga top. Kulit jadi terasa kenyal dan kencang (sementara).

Saya juga ngga merasa masker ini harsh atau apalah. Kan ada ada tuh masker peel off yang malah bikin kulit jadi terasa pedih, kering, atau memerah. Meski demikian, baiknya Mazaya Masker Peel Off cukup dipakai 1-2 kali saja dalam seminggu.

Awalnya saya ngga berharap banyak dari varian Acne dan Anti Aging. TAPI dua varian ini juga punya efek mencerahkan (sementara) yang bagus. Jadi, asumsi saya kalau ada yang ingin mengatasi kusam, varian Whitening lebih recommended.

Secara keseluruhan, hasil akhir setelah maskeran dengan Mazaya Masker Peel Off memuaskan banget. TAPI proses pembuatan dan pemakaiannya itu lho, bikin emosi hahaha. Lengket kemana-mana :))

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Pesan dalam Surat Al Kahf (untuk Muslim)


Saya hanya mengulas apa yang disampaikan Ustadz Nouman Ali Khan ya. Bahasan mengenai surah Al Kahf sangat penting untuk dipahami kaum muslimin, terutama di akhir zaman yang penuh fitnah (ujian). Surat ini diajurkan untuk dibaca setiap hari Jumat. Maksud dari nasihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam adalah membaca dengan merenungkan maknanya.

Bismillahirrahmanirrahim.

Materialisme (underestimate vs overestimate)

Surat Al Kahf memiliki susunan yang unik. Di dalamnya terdapat empat kisah, yang berhubungan satu sama lain.

Pesan di bagian awal surat Al Kahf salah satunya mengenai hakikat materialisme. Materialisme bukan hanya tentang mencintai uang, kekayaan, dan status. Materialisme juga berarti meyakini bahwa hanya materi yang bisa menolong.

Allah mematahkan doktrin materialisme melalui dua kisah di paruh pertama surat Al Kahf. Kita tidak boleh terjebak dalam keindahan dunia, karena itu semua hanya untuk menguji siapa yang lebih baik amalnya (QS. Al Kahfi ayat 7).

Kisah pertama tentang sekelompok pemuda yang bertahan dari ujian berat dan tetap berpegang teguh pada keyakinannya. Allah menidurkan mereka di dalam gua selama ratusan tahun lamanya dan tidak ada seorang pun yang tahu.

Orang-orang bisa saja meremehkan (underestimate) pemuda-pemuda tersebut. "Jika mereka sembunyi di gua, tahan berapa lama? Kan bisa mati kelaparan... Atau bisa juga mereka ditangkap. Memangnya anak muda bisa apa sih?"

Yang perlu kita pahami, Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang meninggalkan kesenangan dunia demi mentauhidkanNya. Dia mampu membengkokkan hukum alam untuk menolong para pemuda ini. Kita tidak boleh meragukan kekuasaan Allah, karena sumber materi itu sendiri tunduk kepada Allah.

Kisah kedua tentang dua orang pekebun. Salah satunya sangat kaya, memiliki banyak properti, kebunnya luas dan ada sungai yang mengalir di tengahnya. Sedangkan pekebun yang lain memiliki aset yang sangat kecil, sehingga pekebun yang kaya merendahkannya. 

Pekebun yang kaya menilai aset materinya terlalu tinggi (overestimate), sehingga dia menjadi angkuh. "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku kira hari Kiamat itu tidak akan datang, dan sekiranya aku dikembalikan pada Tuhanku, pasti aku mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini." (QS. Al Kahf ayat 35-36). Allah pun memberi pelajaran dengan mengambil semua aset pekebun yang kaya.

Jadi, jika kita tidak memiliki apa-apa, masih ada Allah yang menjaga kita. Dan jika kita punya segalanya, jangan sombong. Allah bisa mengambilnya, agar kita paham bahwa sedari awal kita memang tidak punya apa-apa (ref. makna innalillahi wa inna ilaihi roji'un).

---

Ada rencana besar di balik semua kejadian

Allah mengajarkan hal lain dalam paruh kedua surat Al Kahf. Di antaranya adalah kisah nabi Musa alaihissalam - Khidir dan kisah Zulqarnain. Keduanya sama-sama melakukan perjalanan, berhenti di tiga tempat, dan berusaha melakukan hal yang benar. 

TAPI salah satu dari mereka benar-benar tak kuasa untuk mengubah situasi.

Nabi Musa alaihissalam diinstruksikan oleh nabi Khidir, "Kamu tidak boleh protes." Kemudian Nabi Musa menyaksikan pengrusakan kapal. Ada pula seorang anak lelaki dibunuh di depan matanya. Beliau pun harus melakukan pekerjaan berat tanpa kompensasi.

Di sisi lain, Zulqarnain melihat ketidakadilan dan berusaha memperbaikinya. Dia diberi kemampuan untuk memecahkan masalah dimanapun dia pergi. 

Yang Allah bandingkan dalam kisah Musa alaihissalam dan Zulqarnain adalah terkadang kita bisa turun tangan dan memperbaiki hal-hal yang terjadi di hadapan kita. Sebaliknya, kadang kita hanya bisa menyaksikan ketidakadilan tanpa mampu berbuat apa-apa.

Orang yang beriman harus paham bahwa satu saat mereka memiliki materi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Sedangkan di lain waktu mereka tidak berdaya sama sekali. Dalam hidup, kita akan selalu terjebak dalam salah satu kondisi tersebut.

Melalui surat Al Kahf, Allah mengajarkan tentang bagaimana kita menyikapi kehidupan di dunia yang fana. Jika kita memiliki materi dan kekuasaan, gunakan dengan baik. Allah bisa mengambilnya kapanpun sekehendakNya.

Jika tidak, pahamilah bahwa ada alasan mengapa Allah tidak memberikan kekuasaan dan kemampuan tertentu pada kita. Mungkin saja ada hikmah yang tidak kita ketahui dan rencana besar yang sedang berlangsung di balik semuanya.

Lengkapnya bisa tonton video di bawah ini ya...


Ustadz Nouman Ali Khan - Quran Weekly Ramadhan 1437 H/2016
Get to know - Surah Al Kahf (10 menit)
Diterjemahkan oleh Nouman Ali Khan Indonesia

Tafsir kisah Ashabul Kahfi juga pernah disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA. di Yufid TV. Sedangkan Story of Musa and Khidr : Surah Al Kahf in-depth bisa ditonton di Bayyinah TV, dibawakan oleh Ustadz Nouman Ali Khan (6 sesi, masing-masing sekitar 20 menit).

---

Reality check

Dengan memahami surat Al Kahf, orang beriman diharapkan tidak terpana dan terpesona dengan hal-hal duniawi yang ditemuinya. Tahu bahwa dunia dan semua yang di dalamnya bersifat sementara. Bukan berarti muslim tidak boleh kaya, tapi jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama kita. Dunia hanya sarana untuk meraih akhirat.

Selain itu, orang beriman harus sadar bahwa di balik segala yang terjadi, ada kuasa Allah yang sedang berlangsung. Kepercayaan kita seutuhnya harus ditujukan pada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Pesan dari Ustadz Firanda... "Apapun fitnah yang terjadi, yang penting kita beribadah. Selama kita beribadah, tidak meninggalkan sholat malam, menyisihkan waktu untuk pengajian dan baca Quran, insya Allah, Allah akan menjaga kita. Kalaupun meninggal, kita meninggal dalam kemuliaan."


Wallahu a'lam.
Semoga Allah memberikan hidayahNya dan senantiasa menjaga kita.

Reminder, terutama buat saya.
My posts don't make me pious.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Shampoo Hijab : Sariayu & Sunsilk

Minggu, 01 Januari 2017

Postingan ini lanjutan dari review Shampoo kemarin. Saya pisah karena kedua shampoo ini sama-sama seri Hijab. Btw, Rejoice iklannya menampilkan muslimah berhijab juga. Tapi karena saya sudah males coba shampoo baru jadi yasudahlah dua ini saja yang direview haha.

Noted.
Saya cari shampoo yang enak di kulit kepala. Rambut saya cuma bisa dijinakkan dengan conditioner dan vitamin hehe.

Baca juga : Sharing Seputar Scalp Care dan Shampoo Reviews

---

Sariayu Hijab Shampoo

Rawatlah rambut berkerudungmu dengan Sariayu Hijab Shampoo. Shampoo yang mengandung bahan-bahan alami Urang Aring, Lidah buaya, Mangkokan, Cabe Rawit, Mint, dan bahan lainnya yang bermanfaat membersihkan sekaligus merawat kehitaman dan kekuatan rambut. Mengurangi ketombe dan rasa gatal karena ketombe, menjaga kesegaran rambut agar tidak lepek.

Lengkapi dengan Sariayu Hijab Conditioner, Hair Tonic Lotion, dan Hair Mist untuk perawatan optimal rambut berkerudung.

Hentikan pemakaian bila terjadi alergi/iritasi.



---

Sunsilk Hijab Recharge
Hijab Refresh Shampoo

Dikreasikan bersama Jamal Hammadi, pakar perawatan rambut dengan bahan alami. Buah Tin yang mengandung Antioksidan dan Fragrance Release Pearls yang memberi kesegaran pada rambut sepanjang hari.


---

Review

Selama menggunakan Sunsilk, rambut saya jadi ngga mudah lepek dan wangi apel(?)nya juga tahan lama. Sedangkan Sariayu Hijab shampoo membuat rambut saya kering, bener-bener mesti dibantu dengan conditioner.

Dari segi tekstur, Sariayu Hijab shampoo yang lebih encer. Jadi, yang paling enak di kulit kepala saya adalah Sariayu. Rasanya dingin semriwing. Kepala jadi ngga gatel dan begah. Sebaliknya, Sunsilk Hijab Recharge biasa aja di kulit kepala.


In my opinion...

Sariayu Hijab shampoo recommended untuk kamu yang menginginkan sensasi segar di kulit kepala. Sementara Sunsilk Hijab Recharge lebih cocok buat orang-orang yang ngga gitu masalah dengan kulit kepala dan ingin shampoo yang wanginya tahan lama.

Ngomong-ngomong, wajar sih kalau banyak produk kecantikan yang berlabel "Hijab". Muslimah yang berjilbab banyak banget sekarang, jadi iklannya lebih relatable kali ya. TAPI kurang lebih shampoo hijab sama saja dengan shampoo biasa. Yaa kirain bakal ada apanya gitu ya... (hah? apa?)

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Beberapa Pertanyaan Seputar Skin Care (2016)

Jumat, 30 Desember 2016

#1 Kenapa ya sabun pembersih membuat kulit saya bermasalah?

Baca : Apakah Sabun Menyebabkan Purging?

---

#2 Produk xyz aman ngga?

Baca : Produk Skin Care ini Aman Ngga ya?

---

#3 Siisss, aku purging karena produk skin care :(

Baca : Reaksi Kulit terhadap Produk Skin Care = Purging?

---

#4 Pake bedak apa sis?

Saya sudah lama ngga bedakan ^^; Kulit saya dehidrasi dan mudah muncul dry patch. Paling banter cuma pake bb cream saja. Kalau wajah mulai kilap, tinggal diblot dengan kertas minyak.

Baca juga : Kertas Minyak Acnes, Clean & Clear, Ovale, & Oxy

---

#5 Kapan kita memutuskan untuk mengobati kulit di dokter?

Saat jerawat sudah menahun dan tidak dapat sembuh hanya dengan produk over the counter. Kalaupun sembuh, sewaktu-waktu balik jerawatan parah lagi. Atau saat mengalami masalah kulit yang tidak wajar, seperti perubahan warna, gatal/ruam yang tak kunjung reda, penanganan bekas luka, dan lainnya.

---

#6 Dokter mana yang bagus?

Mana aja insya Allah bagus sis. Cuman tetep ya... cari dokter yang reputasinya oke dan sreg di hati hehe. Setelah sharing dengan temen-temen reader lain (yang juga berobat ke dokter), sebenernya obat buat mengatasi masalah kulit (bruntusan, jerawat, flek), muter itu-itu aja. Yang paling penting kitanya mesti disiplin, rutin kontrol dan konsultasi.

Baca juga : Pengalaman Mengatasi Bruntusan Alergi

---

#7 Bagaimana mempercepat purging?

Purging tidak bisa dikira-kira. Tergantung seberapa serius masalah kulitnya dan seberapa cepat kulit kita merespon obatnya. Kulit yang mengalami jerawat parah dan nyebar, jelas lebih lama sembuhnya. Jadi ya tunggu seselesainya saja.

Cuman, dari pengalaman saya dan teman-teman lain, kita bisa bantu mempercepat proses pemulihan kulit dengan mengurangi penggunaan produk kecantikan (terutama yang berisiko menyumbat pori), jaga makanan, memperbaiki gaya hidup, dan meningkatkan kualitas tidur.
---

#8 Saya sedang berobat. Minder banget nih keluar rumah, jerawat pada mateng semua.

Ini salah satu produk andalan orang yang sedang purging...


Kalau ada yang tanya kenapa, bilang saja lagi masa pengobatan. Mungkin bakal ada yang komen, "Ih ngobatin jerawat kok malah jadi parah gitu?" Sabar aja. Emangnya jerawat parah bisa sembuh kayak di iklan-iklan. Yang sekali pake obat, besokannya langsung kinclong xD

Mengobati jerawat di dokter jelas bakal dituntasin.... dan ngga instan ya. Kadang butuh waktu berbulan-bulan.

---

#9 Apa yang jadi pertimbangan untuk memilih skin care dokter dan skin care over the counter?

Skin care dokter

Pro
Praktis. Kita tidak perlu pusing-pusing pilih formula, ngecek ingredients, dan lain sebagainya. Sudah tinggal terima beres. Kalau ada masalah, bisa langsung konsultasi ke dokternya.

Kontra
Paketan krim dan treatmentnya relatif mahal. Sebagian orang juga mengalami efek rebound setelah lepas dari skin care dokter atau klinik kecantikan.

Catatan
Krim dokter insya Allah aman lho ya, karena penggunaannya di bawah pengawasan dokter. Yang penting kitanya disiplin, rutin kontrol dan konsultasi. Ikuti anjuran pakai. Jangan ujug-ujug mendadak lepas.

Baca juga : Tentang "Krim Dokter" (Pengakuan Dosa, lol)

Skin care over the counter

Pro
Banyak pilihan. Saking banyaknya bikin bingung hahaha.
Anggaran skin care bisa disesuaikan dengan budget.
Ngga gitu khawatir dengan yang namanya efek rebound.

Kontra
Butuh waktu dan trial-error hingga akhirnya bisa ketemu produk yang bener-bener cocok.
Kadang hasilnya tidak sekinclong dan "sebening" krim dokter.

Catatan
Biasanya, orang-orang yang memilih produk over the counter juga ngeboost kualitas kulitnya dengan suplemen dan treatment bulanan di dokter/klinik kecantikan (face spa, chemical peeling, dst). Bagi yang tight budget bisa diakali dengan rutin minum air putih sekitar 2 liter per hari, minum smoothies, ngejus, nyeduh teh hijau tanpa gula, olahraga, dan lainnya.

---

#10 Kapan kita butuh suplemen kulit?

Saat asupan gizi kita tidak seimbang dan butuh booster untuk kesehatan kulit. Ingat, yang digarisbawahi adalah kesehatan kulit, bukan semata-mata untuk memutihkan. Mencari suplemen kulit itu harus hati-hati. Ngga cuma sekedar, "Oh ini bikin putih, berarti bagus".

Saya dulu pernah jerawatan karena minum suplemen vitamin E 250 IU. Kalau dipikir itu standar banget ya. Tapi kata dokter, orang yang kulitnya seperti saya lebih cocok minum suplemen omega 3 (minyak ikan). Vitamin E kadar segitu bagusnya untuk orang yang kulitnya kering.

Baca juga : Obsesi Kulit Putih Sebagian Orang Asia

---

#11 Kenapa sista ngga pake krim pagi-krim malam saja yang praktis?

Saat ini kulit saya lebih cocok kalau regimennya dibagi per fokus perawatannya, bukan dengan krim pagi-malam atau melayer beberapa produk skin care sekaligus.

Contoh...
Pagi fokus di moisturizing/hydrating -- Hada Labo
Siang fokus di proteksi dari sinar matahari -- sunblock
Malam fokus di mencerahkan dan memudarkan noda -- Glycore

Please note, saya ngga bilang cara saya ini yang paling benar ya.

---

#12 Sis kamu peeling/scrubbing pake apa dan berapa kali dalam seminggu?

Sebelum menggunakan Glycore, saya scrubbing 2-3 kali dalam seminggu. TAPI, karena Glycore itu sendiri sudah 8-10% AHA glycolic acid, jadi saya skip eksfoliasi sel kulit mati dengan menggunakan produk seperti peeling atau srubbing. Khawatir jadi overpeeled kulitnya :D

---

#13 Susah dapetin sunblock yang cocok :(

Sampai sekarang saya belum buat postingan khusus yang membahas tentang tabir surya (sunscreen/sunblock). Bagi sebagian orang, ingredient yang dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV justru memicu reaksi alergi.

Ternyata lebih rumit kan dibanding "cocok-cocokan" cari pelembab. Jadi, cek ingredient produk tabir surya sebelum membeli dan kalau perlu konsultasikan ke dokter saat kulit kita mengalami alergi.

Tanda alergi produk tabir surya, yaitu kulit jadi memerah, ruam, dan gatal. Chemical absorber seperti mexoryl, avobenzone, oxybenzone, dan PABA yang paling sering menyebabkan iritasi dan alergi. Namun, physical blocker seperti zinc oxide dan titanium dioxide juga dapat memicu break out jika konsentrasinya sangat tinggi. [1]

Di samping ingredient tersebut, seperti biasa zat pewangi dan pengawet pada produk tabir surya juga bisa menjadi dalang kulit yang bermasalah.


Ngomong-ngomong, menurut pengalaman saya, BB Cream bertabir surya tidak bisa memberi perlindungan yang maksimal. Terlebih jika BB cream tersebut digunakan dari pagi, karena efektivitas tabir surya hanya sekitar 2-3 jam saja.

Baca juga : Skin Aqua BB Cream

---

#14 Pori-poriku lebar, bagaimana ya mengecilkannya?

Pori yang sudah terlanjur melebar tidak dapat dikecilkan kembali hanya dengan produk skin care. Yang paling efektif untuk mengecilkan pori itu microneedling dan laser (cmiiw). Produk skin care hanya mampu membersihkan pori, mengencangkan kulit, sehingga pori tampak lebih samar.

---

#15 Setelah selesai berobat, saya harus pakai skin care apa?

Sebagian besar orang yang kelar berobat tentu bakal hati-hati menetapkan regimen skin care yang baru. Biasanya pada pake produk-produk basic saja seperti pembersih-pelembab-sunblock.

Merk yang masih jadi favorit adalah Viva Cosmetics, Himalaya Herbals, Acnes, Hada Labo, Sebamed, Cetaphil, The Body Shop, Paula's Choice, atau produk-produk asal Korea Selatan yang mahsyur dengan formula dan teksturnya yang ringan.

Selebihnya pada banting setir menggunakan skin care organik (minyak, balm, diy mask, dst). Cuman yaa, rata-rata skin care organik itu dari home industry atau produk luar negeri, jadi akses belinya susah.

Iya, tapi saya bagusnya pake produk yang mana?

Ngga tau haha :D

Ini pertanyaan yang paling membingungkan. Produk buat diri sendiri aja masih perlu trial and error dulu, apalagi buat pilihkan orang lain.

---

#16 Produk-produk skin care yang saya gunakan sudah ngga ngefek.

Umumnya, hal tersebut disebabkan karena tipe dan kondisi kulit yang berubah. Jadi, bukan salah produknya.

Tipe dan kondisi kulit kita memang bisa berubah seiring berjalannya waktu. Entah karena faktor penuaan, sun damage, polusi, perubahan iklim, penggunaan obat-obatan tertentu, dan lainnya.

Ada kalanya kita memang harus mengganti total regimen skin care harian. TAPI kadang kita hanya perlu mengganti 1-2 produk saja (misal pembersih dan pelembab). Cari yang tekstur dan formulanya sesuai dengan tipe dan kondisi kulit terkini.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit

---

#17 Memutihkan kulit atau Merawat Pori?

Contoh...
Kulit kusam, sangat berminyak, dan banyak noda bekas jerawatnya.

Idealnya, kita menggunakan produk yang fokus di perawatan pori, agar porinya bersih, minyak di wajah lumayan terkontrol, sehingga risiko kemunculan jerawat bisa ditekan. Sedangkan untuk noda jerawat, bisa ditotol tipis dengan produk spot treatment.

TAPI, biasanya kita justru memilih produk-produk pencerah kulit, karena fokus di kusamnya, bukan penyebab kusamnya.

Baca juga : 5 Langkah Dasar Memulai Perawatan Wajah

Ingat! Pemilihan produk yang tepat dapat meningkatkan kualitas kulit. Kulit yang sehat akan glowing dengan sendirinya.


---

#18 Oil Cleansing Method/minyak pembersih bikin jerawatan :(

Pembersih berbasis minyak memang dapat mengangkat kotoran, sebum berlebih, hingga make up waterproof. Hanya saja, kita mesti menemukan jenis minyak, kombinasi minyak (evoo+castor oil atau lainnya), dan takaran perbandingan yang cocok untuk kulit kita.

Kalau nyerah, coba cari produk pembersih lain yang teksturnya lebih sesuai dan gentle untuk kulit kita. Misal cleansing water, cream, balm, dst.

---

#19 Produknya bagus, di kulit juga enak. Tapi kenapa jadi muncul bruntus/jerawat/bumps?

(1) Baiknya produk yang mengandung AHA, BHA, atau retinol tidak langsung digunakan 2 kali sehari di awal pemakaian. Coba dimasukkan pelan-pelan dalam regimen kita, misal awal pakai cukup 2 malam sekali saja. Kalau tidak ada reaksi negatif, baru kemudian ditambah frekuensinya jadi tiap malam pakai, dst.

Baca juga : Apakah Kamu Berlebihan Merawat Kulit Wajah?

(2) Contoh kulit bermasalah karena layer produk (dari pengalaman teman saya).

Produk yang dilayer : Garnier micellar water, SK II FTE, Wardah Renew You serum. Saat mulai regimen baru, tiga-tiganya dilayer sekaligus. Eh malah muncul bumps, padahal produk-produknya enak di kulit.

What should we do?

Saat kulit bermasalah, segera hentikan pemakaian produk-produk baru. Setelah kulit diistirahatkan, amati kondisinya membaik atau tidak.

Jika sudah membaik, coba satu-satu dulu, misal FTE atau serum Wardah saja. Kalau kulit tidak bermasalah saat pemakaiannya dipisah, berarti memang bentrok kalau dilayer.

Trus?

Tinggal atur frekuensi pakainya saja. Misal FTE pagi, serumnya setiap malam. Atau FTE pagi-malam, serumnya dua malam sekali (tanpa dilayer dengan FTE).

Sebaliknya, jika kulit tetap bermasalah meski hanya menggunakan salah satunya, berarti dasarnya memang ngga cocok.

Kalau khawatir mengalami kejadian seperti ini, baiknya gunakan skin care yang satu seri dari merk yang sama.

---

#20 Maskeran itu perlu ngga sih?

Seingat saya, dulu ada dokter kulit yang bilang, "Maskeran itu useless." Statement tersebut bikin saya syok, karena masker yang saya gunakan ngefek kok.

"Ahh, mungkin dokternya ngga update. Kan sekarang banyak masker-masker yang bagus, sudah di-infuse dengan essence segala macam." Begitulah pemikiran saya sebelumnya.

Makin kesini, saya jadi sadar. Saat produk skin care utama yang kita gunakan sudah benar-benar klop dengan kebutuhan kulit, kita ngga gitu butuh masker lagi. Karena ya sesuai fungsinya, masker itu hanya perawatan pendamping (hanya digunakan 1-3 kali dalam seminggu), bukan perawatan utama.

Wajar kalau dokternya bilang begitu, karena skin care dari dokter punya efek meremajakan kulit yang lebih unggul dibanding sebagian besar produk yang beredar di pasaran. Jadi, pake masker atau tidak, kulit pasiennya tetep kinclong gitu lho :D

---

Lainnya insya Allah akan saya buat postingan sendiri, karena ternyata lumayan panjang kalau mau digabung semua di sini.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Sharing Seputar Scalp Care & Shampoo Reviews

Rabu, 21 Desember 2016
Saya tidak begitu memperhatikan kesehatan kulit kepala. Baru deh sekitar tahun lalu, kulit bagian belakang kepala saya terasa tidak nyaman. Pas dicek, bukan ketombe, tapi seperti endapan daki gitu.

Saya coba browsing, ternyata itu yang disebut sebagai build up di kulit kepala. Inilah salah satu penyebab kulit kepala jadi ngga sehat, sehingga rambut mudah kusam, patah, dan rontok. Cirinya putih kekuningan dan jika diusap dengan jari rada waxy. Biasanya karena menggunakan produk rambut secara berlebihan dan/atau pembersihan yang tidak efektif.

Dry shampoo, wax (styling product), conditioner dan hair mask juga bisa meninggalkan build up. FYI, conditioner hanya digunakan di batang rambut. Baiknya diperhatikan pemakaiannya agar tidak mengenai kulit kepala :( terutama jika tipe kulit kepala kita berminyak.

Ngomong-ngomong, kulit kepala yang berminyak biasanya mesti 2 kali shampooan saat keramas. Shampooan pertama busanya sedikit, karena foamnya menyerap sebum di kulit kepala. Pas shampooan yang kedua kali baru deh busanya banyak. Saya baru tahu dari beauty show Korea hehe.


No Poo Method (No Shampoo)

No Poo Method (membersihkan rambut tanpa shampoo) adalah yang paling sering direkomendasikan untuk mengatasi problem build up. Orang yang sukses dengan No Poo Method punya kulit kepala yang bersih dari build up dan rambut yang berkilau.

No Poo Method mampu menormalkan produksi sebum di kulit kepala. Teorinya sama dengan kulit wajah. Jika sebumnya diangkat dengan formula shampoo yang harsh, produksi minyaknya akan semakin melonjak, sehingga build up-nya semakin menumpuk.

Caranya mudah, keramas dengan air saja sebanyak 1-3 kali dalam seminggu. Cara lainnya bisa dengan menggunakan baking soda dan apple cider vinegar. Cuman ya kalo dipikir-pikir baking soda kan terlalu basa buat kulit, saya khawatir kalo kondisi kulit kepala saya nantinya malah tambah kacau.

Baca juga : Baking Soda untuk Kulit?

Baru minggu pertama, saya sudah menyerah. Kulit kepala jadi luar biasa gatal dan bau langu (yaiyalah). Rambut di dekat kulit kepala jadi lepek. Katanya sih itu normal(?) karena lagi masa transisi. Biasanya orang-orang butuh 1 bulan hingga kulit kepalanya bisa beradaptasi dan produksi sebumnya terkontrol. 

No Poo Method mungkin ngga cocok ya buat diterapkan di Indonesia yang iklimnya tropis. Kalau di Eropa atau US sih emang bisa-bisa aja. Waktu itu saya coba karena penasaran -_-

---

NATUR

Ternyata ada alternatif lain kalau kita ngga cocok dengan No Poo Method. Bisa dengan sabun homemade organik (seperti yang dicontohkan Eunice dari Wishtrend) atau dengan shampoo organik.

Hanya saja, shampoo organik harganya mahal untuk ukuran budget saya. Tetiba jadi ingat, Momzhak (dulu Cantiknya Qonita, sekarang Hala Bea) pernah review tentang shampoo Natur. Kemasannya terlihat menjanjikan ya, karena ada label Jamu dan Halal.


Natur membuat kulit kepala saya terasa enteng. Wangi shampoo-nya juga enak, antara bau jamu dan bensin(?). Masalahnya, di bulan-bulan awal pemakaian, rambut saya jadi gesrek kayak ijuk. Tapi karena targetnya buat menyehatkan kulit kepala, jadi disabar-sabarin. Kalau ngga salah ingat ya, baru sekitar 2-3 bulan rambut saya menjinak selama menggunakan Natur.

Nah, tau-tau... Natur ganti kemasan dan formula. Kurang lebih, formulanya jadi mirip shampoo lain yang beredar di pasaran.



Efek formula baru dan lama beda tipis sih, begitu pula dengan masing-masing varian. Cuman gimana gitu rasanya... Jadi yasudah, saya putuskan untuk coba shampoo-shampoo lain hehe. Pasrah aja, karena memang rambut saya mau diapain juga udah macam rambutnya Hong Seol.

---

Kracie Ichikami

Informasi mengenai produk tertulis dalam bahasa Jepang (yang saya ngga ngerti haha). Hanya cara pemakaian, peringatan, ingredient, dan keterangan produsen dan distributornya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.



---

Rudy Hadisuwarno Hair Loss Defense

Diformulasikan dengan kombinasi ekstrak Ginseng dan Active HL Defense Complex untuk membantu mengurangi kerontokan dengan menutrisi akar rambut sehingga rambut tetap kuat dan sehat berkilau.

Gunakan secara teratur rangkaian lengkap Hair Loss Defense untuk hasil terbaik.

Step 1 : Daily shampoo
Step 2 : Hair mask
Step 3 : Conditioner
Step 4 : Hair tonic


Saya coba produk ini karena sering direkomendasikan untuk rambut rontok. Sayangnya saya ngga cocok. Malah tumbuh jerawat. Awalnya ngga yakin (masa iya jadi jerawat?). Tapi setelah cek selang seling selama beberapa hari dengan shampoo yang lain, hanya setelah menggunakan shampoo Rudy Hadisuwarno jerawat muncul di hair line. Ngga parah sih, cuma 1 biji gitu. Dan ini ngga bisa digeneralisir ke orang lain ya. Karena banyak kok yang baik-baik saja memakai shampoo ini.

---

Herbal Essences Hello Hydration

Replenish your beautiful yet dry hair with my(?) formula fused with essential moisturizers, orhid and coconut milk. It leaves hair silky and supple. Use me : lather up, soak your head, rinse, and repeat.


---

TRESemme Total Salon Repair

Dengan teknologi terkini dan pengalaman di dunia salon, TRESemme didukung oleh para hair stylist profesional untuk menghasilkan rangkaian produk perawatan rambut profesional berkualitas salon. Dengan Nourishing Power Ionic Complex, merawat kerusakan rambut dengan cepat dan mencegah rambut rontok.


Kayaknya saya bakal bias mengulas produk TRESemme, lol. Karena shampoo dan conditionernya TRESemme yang paling lama saya gunakan. Yang saya review kali ini adalah varian baru TRESemme : Total Salon Repair. Setelah beberapa kali pakai, memang shampoo ini top banget (menurut saya hahaha).

Baca juga : Review Produk TRESemme, Lucido L, & Neril

---

Reviews

Ini berdasarkan pengalaman pribadi.
Hasilnya bisa berbeda untuk masing-masing orang.
Saya mencantumkan merknya saja, tidak dengan judul varian.
Supaya ngetiknya ngga kepanjangan ^^;

Wangi

(1) Kracie Ichikami - (2) Herbal Essences - (3) TRESemme

Wanginya Ichikami yang paling enak (Sakura flower scent). Cuman, karena wanginya lembut banget, jadi kurang tahan lama. Herbal Essences wanginya paling segar (fruity-floral) dan tahan lama. Sedangkan TRESemme? Mungkin karena saya sudah lama pake, jadi lebih familiar aja.

Tekstur
Dari yang paling encer ke yang kental.

(1) Kracie Ichikami < (2) Natur < (3) TRESemme < (4) Herbal Essences & Rudy Hadisuwarno


Paling Enak di Kulit Kepala
Ini berkaitan juga dengan poin sebelumnya. Tekstur shampoo yang encer dan ringan bantu meringankan problem sebum/product build up di kulit kepala saya.

(1) Kracie Ichikami
(2) Natur
(3) TRESemme
(4) Herbal Essences
(5) Rudy Hadisuwarno

Bagus, meski tanpa conditioner

(1) TRESemme
(2) Herbal Essences
(3) Kracie Ichikami
(4) Natur
(5) Rudy Hadisuwarno

TRESemme, Herbal Essences, dan Kracie Ichikami membuat rambut jadi halus dan tidak musah kusut.

---

Akhir kata

Dulu saya sempat telaten keramas dengan air hangat. Tapi karena saya rasa bedanya tidak terlalu signifikan, jadi saya skip saja. Lagian males juga kudu manasin air dulu sebelum keramas huhu. Padahal air hangat itulah yang ampuh buat meluruhkan sebum dan ampas shampoo/conditioner. Air dingin baru kita gunakan untuk bilasan terakhir.

Sebenarnya inti dari scalp care adalah menggunakan produk seringan dan sesedikit mungkin. Karena itu orang-orang yang menjalani No Poo Method berusaha mengatasi problem rambutnya justru dengan tidak menggunakan produk apapun, kecuali air, bahan-bahan alami (tea tree oil, madu, clay, apple cider vinegar), dan hair brush.

Cara untuk mengatasi build up yang belum saya coba adalah detox kulit kepala dengan menggunakan bentonite clay dan appel cider vinegar. Cara ini bisa mengatasi problem ketombe, build up, dan gatal. Sebagian besar reviewnya positif, lebih lanjut bisa browsing sendiri yaa :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

NIVEA Make Up Clear Cleansing Water

Sabtu, 17 Desember 2016
Sekitar tiga bulan lalu, saya cerita kalau sudah tidak memakai sabun wajah. Kulit saya lebih kalem jika dibersihkan dengan cleansing water (pembersih bertekstur air). Apalagi kondisinya masih suka naik turun. Kadang bebal, kadang reaktif. Karena itu penting banget untuk menggunakan pembersih yang ringan dan ngga memperparah kulit yang bermasalah hehe.

Baca juga : Hada Labo Tamagohada Face Wash


Deskripsi produk

NIVEA Make Up Clear Cleansing Water
Untuk kulit normal atau berminyak

Formula inovatif yang dapat membersihkan make up di wajah dan bahkan di area mata tanpa meninggalkan rasa berminyak. Membersihkan secara menyeluruh, melembabkan, dan menyegarkan kulit dengan formula pembersih yang efektif dan ringan, serta tidak meninggalkan sisa-sisa make up.

Tidak mengandung pewarna, parfum, alkohol, paraben, dan silikon. Telah diuji secara dermatologi dan optalmologi cocok untuk kulit.

Cara pemakaian
Gunakan dengan kapas, pijat wajah dengan perlahan dan lembut.



Review

Botolnya minimalis, tapi cakep deh pilihan warnanya, kelihatan fresh. Ukurannya juga pas 200 ml. Kadang ya ukuran 100 ml terasa cepat banget habisnya. Sedangkan yang gedebokan juga bikin gregetan sendiri, kok produknya kayak ngga abis-abis... padahal udah bosen pengen coba yang lain haha.


Daya bersihnya standar. Baiknya tetap didobel dengan pembersih seperti cleansing oil. Kita butuh 3-4 kapas untuk membersihkan make up ringan (bb cream-lipstik). Kurang lebih sama dengan Pixy Cleansing Express. Hanya saja, karena dia no parfum-dkk jadi lebih tenang pakenya.

Baca juga : Pixy Cleansing Express Anti Acne


Produk ini aman digunakan saat kulit saya berjerawat (pms -,-). Nivea Cleansing Water ngga bikin kulit jadi pedih dan memerah. Poin ini sih yang paling penting buat saya yang acne proner. Biasanya kan obat jerawat rada cekit-cekit ya kalo produk pembersih yang kita pake too harsh.

Jadii... Secara keseluruhan, produk ini bagus. Tidak meninggalkan rasa lengket dan berminyak. Sangat ringan untuk pemakaian sehari-hari. Setelah menggunakan produk ini, tanpa pelembab pun kulit tetap supel, ngga berasa kering kerontang. Cocok buat kulit saya yang kombinasi-dehidrasi.

Updated! 18 Desember 2016
Awalnya, saya pikir Nivea Cleansing Water itu produk yang berbeda dengan Nivea Micellar Water yang saya lihat di pinterest. Secara label dan tulisannya beda. Setelah dikasih tahu Sherly, saya cek ke situs Nivea Indonesia. Botol kemasan dan warnanya persis, tapi tulisannya bukan cleansing water, melainkan micellar water (lah gimana?). Kalau dilihat dari ingredientsnya sama sih hehehe, my bad.

Tertarik?
Bisa dibeli di drugstore seperti Guardian. Terakhir cek belum masuk supermarket. Harganya sekitar Rp 50.000an.

Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.