HANITIS

Parfum Arab Wangi Murah Meriah

Selasa, 10 Oktober 2017
Salah satu parfum Arab murah yang banyak beredar di Indonesia adalah Al Rehab. Kisaran harganya sekitar Rp 20.000 (6 ml) di toko oleh-oleh Haji. Bukan oleh-oleh lagi deng kalau banyak dijual di sini.

Walau cuma 6 ml tapi bisa untuk 2 bulanan lho :D


Saya "tahu" tentang Al Rehab dari Aulia beberapa bulan lalu (barakallaahu fiiki). Waktu itu saya antusias sekali, karena baru pertama kali dengar merk Al Rehab.

Setelah browsing-browsing, parfum Al Rehab tuh modelnya macam-macam. Selain dikemas dalam botol oles, dia juga ada di botol spray...

Saya kaget pas tahu ternyata selama ini saya pake Al Rehab!! Huahaha.

Mungkin dari tahun 2012, karena yang Al Rehab botol spray pernah saya post duluu banget sekitar tahun 2013 (sudah dihapus). Bener-bener ngga ngeh lho. Kirain merk-nya Champion, kayak merk nugget (itu sih "Champ" sist).

Lol, kedodolan yang haqiqi :))


Eniwei, wangi parfum-parfum Arab tuh enak banget. Bukan aroma yang ada sensasi alkoholnya... atau yang bikin eneg saking wanginya.

Relaxing dan soothing aja gitu.

Wangi-wangi khusus muslimah dari Al Rehab (roll on tutup silver) ada white musk, sabaya, sandra, green tea, lovely, dst.

Yang sabaya lebih baik digunakan di rumah saja. Dia ada hint wangi fruity nyekit-nyekit(?), ngga lembut (susah ya jelasin parfum.. haha soriii).

Karena ini parfum murah, jelas wanginya ngga tahan lama kalau dioles di kulit. Kena air dan keringat saja wanginya sudah langsung pudar. Tapi kalau dioles di kain atau sajadah gitu lumayanlah bisa tahan dua harian.


Selain Al Rehab, ada juga merk lain yang lebih murah (tutup warna gold). Wanginya ngga kalah enak, tapi kemasannya tidak sebagus Al Rehab. Bola roll on-nya suka lepas...

Saya suka parfum Attar Musk Al Madaen (label hijau tua, wanginya seperti vanilla dan musk cmiiw) dan Attar Sandal Rose (label cokelat). Sandal Rose wanginya feminin dan manis (wangi kayu cendana dan mawar).

Kalau yang lebih lembut, ada white musk dari Al Rehab, tapi saking lembutnya dia cuma tahan sekitar 2-3 jam saja.

Parfum lain?

Ini juga ada parfum cewe Tea Rose yang wanginya lucu(?). Sering dibeli ibu-ibu. Ada note spicy dan warm floral seperti rose, sandalwood, rosewood, bergamot, jasmine, dst. Ini hasil browsing ya, bukan karena hidung saya bisa kelompokkan aromanya.


Oh iya, saya pernah cium wangi parfum Arab (maskulin) yang aromanya kuat dan memorable banget, bikin bengong. Dia sudah lewat sekitar 5 meter, tapi wanginya tetap tinggal lho maasyaaAllah.

Kayak gitu parfum mahal yaa pastinyaa. Dia ada note musk, kayu, rada spicy... zzzz bingung! Soalnya saya ngga gitu ngerti parfum :(

Sampai sekarang saya masih penasaran cari-cari itu wangi apa. Pengen cari alternatif versi murahnya. Nyesel juga ngga cegat dia buat nanya itu parfum apa (lah ngapain hahaha).

Yaah intinya parfum Arab wanginya unik-unik dan eksotis. Bdw, tetangga saya sampai ada yang nanya lho Al Rehab beli dimana :)) Padahal ini parfum murah meriaah. Hmm, ada yang pernah coba atau sedang memakainya juga? :D

Baca juga : Krim Serbaguna : Creme21, Glysolid, dan Nivea Creme.

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Bersahaja itu Mengagumkan

Jumat, 06 Oktober 2017
Postingan ini tertahan lumayan lama di draft karena rada sensitif. Tapi insyaAllah akan berlanjut supaya nampak benang merahnya... Ke depannya juga ada postingan tentang kebahagiaan, kenapa kita mesti aware dengan hal-hal yang kita tonjolkan, apa maksud prasangka kita, dst.

InsyaAllah, semoga dimudahkan, aamiin.

Noted. Semua orang berpotensi salah, termasuk saya. Ini juga reminder dan pembelajaran buat saya pribadi.


Jaman sekarang, memamerkan apa-apa yang kita miliki menjadi suatu kelaziman. Respon yang datang membuat sebagian orang jadi ketagihan untuk menonjolkan diri lagi, lagi, dan lagi.

Ya, pujian dari orang lain kadang bisa memabukkan. Sampai-sampai kita tidak sadar kalau sedang pamer.

Seperti yang kita tahu, pamer tidak ada faedahnya. It's a lose-lose game, karena...

#1 Belum tentu dia atau mereka terkesan.

Berbangga-bangga tentang "siapa saya" justru membuat kita terlihat (maaf) konyol.

Contoh...

Kadang, sebagian orang pintar bukan paranormal ya maksudnya juga bisa kepleset.

Dia pikir pemakaian istilah yang kelewat ilmiah, bikin orang-orang berdecak kagum. Padahal orang-orang malah risih pas ngobrol dengan dia.

Baca juga : Pamer di Social Media

---

#2 Setinggi-tingginya gunung, masih lebih tinggi langit.

Kalau kita perhatikan, orang-orang yang lebih kaya, lebih cakep, lebih pintar, dst biasanya malah pada humble. Diem-diem aja, karena bagi mereka itu hal yang biasa.

Ada pengalaman menarik yang dishare di salah satu situs Q&A... Tentang seorang pria yang menyembunyikan kekayaannya.

Dia suka nongkrong di cafe pinggir jalan dan mengamati orang-orang.

Tidak ada yang menyangka kalau dia kaya raya, karena penampilannya biasa saja. Mobilnya ngga mewah, baju pun seadanya.

Barang mahal yang dia gunakan cuma jam tangan dan ponsel. Itu juga mungkin ngga ada yang perhatiin...

Dia ngerasa lucu lihat orang yang baru bawa mobil sport(?) aja sombongnya kek apa.

Hmmm... Kebayang ngga sih kalau kita pamer di hadapan orang yang sebenarnya lebih daripada kita? Subhanallah, itu ibarat mempermalukan diri sendiri tanpa sadar :(
You may be better than someone, but there will always be someone better than you. (via @acceptingqadr)
---

#3 Mengundang 'ain (evil eye).

Okelah, ada yang kagum. Tapi poin ketiga ini lebih bahaya...

Salah satu tanda kena 'ain, biasanya ada hal-hal buruk tidak menyenangkan yang terjadi setelah kita sharing sesuatu.

Guys, walau bibirnya manis memuji, tapi hati orang siapa yang tahu. Karena itulah kita dianjurkan meminta perlindungan dari hasadnya orang yang hasad (ref. QS Al Falaq, ayat 5).

Jadi, kalau lagi hepi banget, usahakan kontrol dan jangan sampai overexpose kehidupan pribadi kita.

Baca juga : Jangan Pamer, 'Ain itu Nyata

---

Ingat, segala puji HANYA milik ALLAH.

Bahasan tentang pujian juga bisa ditinjau dari sisi yang lain.

Jika memuji dan menerima pujian, tujukan pujian itu ke Allah Subhanahu wa Ta'ala. Contoh, alhamdulillah, maasyaaAllah, dst.

Ini juga jadi reminder buat kita dan lawan bicara kita... kalau segala hal terjadi atas izin-Nya Allah, bukan karena kehebatan orang tertentu.

Selain itu, kita mesti hati-hati saat memuji. Mungkin dia lebih butuh didoakan keberkahan, ketimbang dipuji berlebihan.

Atau lebih baik kita memuliakan dan membela nama baiknya tanpa sepengetahuan dia.

Bukan berarti kita ngga boleh mengapresiasi orang lain secara langsung, tapi ungkapkan dengan sewajarnya di situasi yang tepat.

Soalnya, tidak semua orang bisa menghadapi pujian dengan sehat. Ada yang malah kecanduan, trus jadi merasa berhak untuk dipuji, dan tersinggung kalau tidak diistimewakan.

Iya, iya... itu bukan kamu kok.

Lagipula kamu juga ngga mau kan jadi orang yang seperti itu? :')

---

Akhir kata

Tanyakan pada diri sendiri jika muncul hasrat untuk pamer...

(1) Siapa... yang nanya?
(2) Biar dikata apa?
(3) Terus kenapa?

Pertanyaan-pertanyaan simpel seperti itu bisa jadi rem... atau minimal kita bisa menilai dan meluruskan niat kita... Apakah beneran mau sharing atau hanya sekedar show off.

Kalau memang niatnya mau sharing, output-nya akan bersih dari... "Ini lho, AKU. Kekayaan-KU. kecakepan-KU, keistimewaan-KU. kegaulan-KU, dst." Allahul musta'an.
Kita tidak akan terhina jika kita bukan siapa-siapa. Akan tetapi, kita akan ditertawakan jika berlakon seolah kita "siapa". Percayalah, akan selalu ada yang tulus menerima kita apa adanya. Bersahaja itu mengagumkan. (via @echisofwan)
Wallahu a'lam.
Mohon maaf jika ada penyampaian yang tidak berkenan T.T
Lots of love and have a nice day (hug hug hug).

Cara Asyik Mengunakan Hand Cream

Jumat, 29 September 2017

Haloo!

Ini quick post aja ya. Rencananya mau digabung di post Krim Serbaguna, tapi lebih baik dipisah supaya ngga melebar.

Baca juga : Krim Serbaguna : Creme21, Glysolid, dan Nivea Creme

Cara ini recommended untuk orang-orang yang kulit badannya kering dan kasar. Dengan penggunaan rutin, insyaAllah kulit kamu akan jadi lebih lembab dan halus.

Triknya sederhana saja.... Untuk mendapat hasil yang lebih oke, campurkan hand cream dengan beberapa tetes Extra Virgin Olive Oil dan/atau Virgin Coconut Oil.

Kita juga bisa mencampur EVOO dan VCO di body butter, lulur, atau scrub.

Saya tahu tips ini dari kak Lulu (Lovely Lue's) di tahun 2013 [1]. Lama juga ya...

Ih... bau minyak dong sist!

Ngga kok. Awalnya saya juga ragu, apalagi baunya EVOO kan lumayan ngga enak huhu. Tapi ternyata baunya kalah dengan wangi hand cream yang kita pakai :D

Apa ngga minyakan banget tuh?

FYI, tesktur akhirnya tergantung tesktur asli produk dan berapa tetes minyak yang kita gunakan.

TAPI dari beberapa hand cream yang saya coba mix, tekstur akhirnya jadi paasss banget. Terasa ringan, namun lembabnya lebih tahan lama.

Baca juga : Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil)

---

Di post ini, yang saya jadikan contoh adalah Nivea Creme.

Teksturnya Nivea Creme pekat banget dan rada susah diratakan. Mesti dipijat pelan hingga akhirnya krim bisa terserap di kulit.


Minyaknya tidak langsung saya campur di dalam jar produk. VCO-nya saya simpan terpisah di botol pipet.

Jadi, saya ambil dulu krimnya, baru kemudian dimix di telapak tangan.


Begitu dicampur dengan VCO, krimnya jadi lumer seperti body lotion (yayalah).


Hasilnya?

Alhamdulillah, punggung tangan saya lebih halus dari kulit wajah hahaha. Entah harus senang atau sedih :))

Eniwei, biasanya saya gunakan mixture ini hanya di malam hari. Kalau untuk body scrub belum coba sih, insyaAllah kapan-kapan hehe.

Wallahu a'lam.
Selamat mencoba!
Thanks for reading and have a nice day.

Krim Serbaguna : Creme21, Glysolid, dan Nivea Creme

Sabtu, 23 September 2017
Lebay ngga sih kalau dibilang krim serbaguna? Errr...

Walau kelihatannya kurang meyakinkan, tapi produk-produk ini biasa digunakan untuk perawatan wajah dan badan lho :D

Ketiga produk yang akan kita bahas bukan barang baru. Dua di antaranya sering jadi oleh-oleh Haji dan Umroh. Karena itulah meski merk (ketiga produk ini) berasal dari Jerman, tapi justru dikenal sebagai krim Arab hehe.


#FYI

Kulit wajah saya (9/2017) kombinasi (dengan area kering yang dominan), rentan berjerawat, dan mudah dehidrasi.

Kulit badan kering.

Ngomong-ngomong, itu saya masukin Original Source di foto hanya untuk meramaikan(?) saja. Dia ngga serbaguna hehe. Reviewnya sudah ada sendiri...

Baca juga : Original Source Body Butter

---

Creme21

Creme21 All Day Cream
Intensive Care and Protection
with Pro-vitamin B5

Mencegah dehidrasi dan mengembalikan kelembaban alami kulit.

*Panthenol (Pro-vitamin B5 juga ada di Nivea Creme) bantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Creme21 Moisturizing Cream
Soft Care and Hydro-Balance
with Vitamin E

Melembabkan kulit secara intensif dan melembutkan kulit.

Harga sekitar Rp 30.000 (50 ml). Bisa dibeli di supermarket, drugstore, dan toko oleh-oleh Haji.


Sepengalaman saya, hasil dari dua varian Creme21 ngga ada bedanya. Deskripsi produk keduanya memang mirip-mirip sih... (fokus melembabkan).

Meski teksturnya berupa lotion yang ringan dan cepat meresap, namun produk ini mampu melembabkan kulit badan yang sangat kering.

Saya tidak menggunakan Creme21 di wajah, ngga tau kenapa ragu gitu rasanya haha. Jadi, produk ini hanya saya gunakan sebagai hand cream.

Etapi kalau baca-baca review lain, banyak yang wajahnya cocok lho pake Creme21 :D


---

Glysolid

Smoothes, Softens, and Protects.

Glysolid is the advanced European formula that helps to smooth, soften, and protect rough, chapped, and extra dry skin on the hands, feed, and entire body.

Klaim produk -- With Allantoin and a high Glycerine (vegetable-based) content, this proven skin care cream greatly improve the look and feel of the dry skin in just one application. Non-greasy Glysolid penetrates the skin in seconds and work for hours.

Glycerin dapat membentuk layer tipis yang menjaga kelembaban dan kadar air di kulit. Sedangkan Allantoin mampu merangsang regenerasi sel, menenangkan kulit yang mengalami iritasi, dan meredakan gatal.

Perhatian -- Hanya untuk pemakaian luar. Hindari kontak dengan mata. Jauhkan dari paparan panas dan kelembaban. Jangan digunakan jika segel kemasan sudah rusak.

Gunakan secara hati-hati untuk kulit normal dan kering. Produk ini juga aman digunakan di kulit yang sensitif.

Harga sekitar Rp 45.000 (175 ml). Bisa dibeli di toko oleh-oleh Haji.


Ketiga produk yang kita ulas kali ini mengandung Glycerin, tapi hanya Glysolid yang kadar Glycerin-nya mencapai 50%. Dengan kata lain, produk ini memang efektif untuk merawat kulit yang kering dan dehidrasi.

Tekstur Glysolid mirip Vaseline petroleum jelly, tapi lebih soft dan lebih blenyek kalau dicowel (ini apa sih bahasanya wkwk).


Anjuran pakainya dioles tipis-tipis. Krimnya tidak perlu dicolek, tapi cukup diusap permukaannya. Jadi, yang kita gunakan hanya krim yang menempel di jari.


Pertama kali mencoba Glysolid, saya takjub. Ini tuh baguss banget, maasyaaAllah. Pantesan Glysolid jadi salah satu barang wajib(?) yang dibeli ibu-ibu saat Haji dan Umroh.

Baru-baru ini kulit saya jadi lebih kering dan dehidrasi. Mungkin karena pancaroba (ngaruh ya bosque? Haha).

Iseng-iseng saya oleskan Glysolid, eh alhamdulillah kulit jadi terhidrasi, lembab, dan kenyal seketika.

Klaimnya beneran terbukti ya... Hanya dengan sekali pemakaian, kulit saya membaik dan lembabnya bertahan sampai hari berikutnya maasyaAllah :)) Padahal udah lewatin berapa kali wudhu, cuci muka, dll, tapi kulit wajah tetap terasa kenyal lho.

Saya juga menggunakan Glysolid untuk melembabkan bibir yang kering. Hasilnya cukup memuaskan. Bibir tetap lembab tanpa terlihat glossy dan berminyak.

Denger-denger, Glysolid juga ampuh untuk mengatasi kulit tumit yang pecah-pecah :D



Nivea Creme

Nivea Creme adalah krim legendaris yang digadang-gadang sebagai produk tersukses sepanjang masa. Sejak pertama kali launching di tahun 1911, kualitas krim ini terus ditingkatkan.

Deskripsi produk

Krim pelembab untuk seluruh keluarga. Nivea Creme mengandung pelembab alami Eucerit mampu melindungi dan merawat kulit.

Eucerit adalah emulsi water-in-oil pertama di dunia yang paling stabil. Ini pula yang membuat tekstur Nivea Creme rada unik. Dia tuh pekat seperti pasta gigi, tapi begitu dipijat pelan di kulit, krimnya berubah menjadi lebih basah.

Wanginya enak khas produk Nivea. Disadur dari situs resminya, aroma Nivea Creme berasal dari bargamot dan jeruk, yang dikombinasikan dengan lavender, mawar, lilac, dan bunga lily.

Cocok untuk digunakan setiap hari, dimanapun dan kapanpun.

Telah diuji secara dermatologis.

Dapat digunakan untuk...

Perawatan wajah sehari-hari.
Krim tangan.
Merawat bibir kering dan pecah-pecah.
Mengatasi redness.
Merawat kuku.
Meminimalisir stretch mark dengan penggunaan teratur sejak awal kehamilan.
Membantu memperlambat proses penuaan.

Cara pemakaian

Ambil krim secukupnya, kemudian pijat perlahan agar mudah terserap kulit.

Harga

Nivea Creme kemasan plastik 50 ml sekitar Rp 12.000.
Nivea Creme kemasan kaleng 60 ml sekitar Rp 25.000.

Beli di supermarket dan drugstore.


Seringkali kita mendengar ada Nivea Creme US dan Germany.

Namun yang beredar bukan hanya dua versi tersebut, karena nyaris di setiap negara ada perbedaan komposisi Nivea Creme (mis. versi Eropa, Canada, Thailand, Jepang, Arab, dst).

FYI, Nivea Creme dalam artikel ini bukan produksi US dan Jerman.

Yang kemasan kaleng, produksi Thailand (formulanya mirip versi US), dan yang plastik produksi lokal (kota Malang) dengan lisensi dari Nivea Jerman.

Secara keseluruhan (yang kemasan kaleng dan plastik) hasilnya sama saja. Padahal beda harganya bisa sampai dua kali lipat.

Sampai-sampai saya mikir, "Ini yang bikin mahal kalengnya kali ya?" (sotoy).

Imho, kalau hanya untuk hand cream, mending beli Nivea Creme kemasan plastik. Harganya lebih murah dan kualitas krimnya sama dengan yang jar kaleng.


Dupe krim mahaaal~

Nivea Creme (versi Germany) sering disebut sebagai dupe-nya Creme de La Mere... yang harganya sekitar 2 jutaan (30 ml). Wow.

Kalau kamu browsing lebih lanjut, base ingredient dari Nivea Creme dan Creme de La Mer memang mirip.

Keduanya mampu menghidrasi dan melembabkan kulit.

Hanya saja, Creme de La Mer lebih komplit karena mengandung fermentasi rumput laut, ekstrak tumbuh-tumbuhan, banyak antioksidan, vitamin, dan mineral lainnya.

Plot twist!

Di tahun 2013, Claire Cisotti membandingkan Nivea Creme dan Creme de La Mer.

Setelah pemakaian selama sebulan, perubahan yang signifikan justru tampak di sisi wajah yang menggunakan Nivea Creme.

Kulit yang menggunakan Nivea Creme lebih terhidrasi, kemerahannya berkurang, dan garis halus jadi lebih samar.

Baca juga : Claire Used ₤1 Nivea Creme & ₤ 105 Creme de La Mer

Tapi tetep cocok-cocokan~

Kalau kamu tertarik, pastikan Nivea Creme sesuai dengan tipe dan kondisi kulit wajah kamu. Soalnya, setelah baca-baca komentar di youtube, ada yang wajahnya malah jadi bruntusan.

Imho, produk ini lebih cocok untuk orang yang kulitnya sangat kering, dehidrasi, dan mengalami penuaan.

---

Final thought

Creme21, Glysolid, dan Nivea Creme sama-sama bagus untuk melembabkan dan melembutkan kulit badan. Selebihnya tinggal masalah selera dan kemudahan akses beli.

Sejauh ini, yang paling mudah diperoleh adalah Nivea Creme dan Creme21. Kalau Glysolid kayaknya jarang, paling cuma di toko oleh-oleh Haji dan online mal seperti tokopedia (cmiiw).

Kemasan Creme21 dan Nivea Creme (jar plastik) lumayan kokoh. Tutup ulirnya juga pakem. Tidak seperti kemasan kaleng yang mudah penyok dan tutupnya gampang terbuka.

Bagi orang yang higienis, kemasan jar yang bulat (seperti tekad) ini kurang praktis untuk dibawa pergi-pergi. Hmmm... Kayaknya baru Creme21 yang kemasan botolnya sudah diedarkan di Indonesia.


Di antara ketiganya, hanya Glysolid yang berani saya templokin ke wajah dan alhamdulillah ngga bikin break out. Mungkin Glysolid akan tetap saya gunakan sewaktu-waktu, saat kulit mengalami kering dehidrasi.

Sedangkan Creme21 dan Nivea Creme cukup saya gunakan sebagai krim tangan (plus kaki, lutut, dan siku hehe).

Eniwei, kalau kamu tertarik menggunakan produk-produk ini untuk perawatan wajah, baiknya hati-hati... Karena serbaguna di orang lain, belum tentu serbaguna di kulit kita :D

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Gratitude Journal

Senin, 18 September 2017
Pernah ngga ketemu orang yang kelihatannya hepi-hepi aja walau sebenarnya lagi banyak masalah? Sikapnya bikin kita mikir... "Ni orang kesambet apa sih? Lagi susah masih bisa optimis gini..."

Eniwei, hal yang membedakan dia dengan orang kebanyakan adalah mindset yang positif. Karena itulah dia bisa lebih tenang dan terkesan easy going, meski dalam kondisi yang stressful.

Baca juga : It's How We Respond

Salah satu cara sederhana untuk membangun mindset yang positif adalah gratitude journal, yaitu menulis kejadian-kejadian baik atau hal-hal yang kita syukuri di buku catatan [1].

Gratitude journal melatih otak kita untuk mengarahkan fokus pada hal-hal yang positif, serta mengekspresikan kebersyukuran yang kita rasakan.

Kenapa harus gratitude? Kenapa bukan joy atau inspiring journal?

Karena kebersyukuran dapat mengalahkan emosi negatif seperti marah, sedih, cemas, dan kecewa.

Secara psikologis, seseorang yang pandai bersyukur juga lebih bahagia, karena dia mampu melihat sisi terbaik dari situasi yang paling buruk sekalipun.

Faedah lainnya?

Seperti yang telah kita bahas di post sebelumnya... Seringkali, kejadian-kejadian baik terlupakan begitu saja. Nah, dengan menulis hal-hal yang kita syukuri, kita bisa merasakan kembali pengalaman positif sedalam-dalamnya.

Berikut beberapa manfaat dari gratitude journal...

(1) Menghitung-hitung nikmat dapat membuat kita semakin bersyukur dan lebih optimis.

(2) Mengembalikan energi positif saat kita sedang down.

(3) Memberi sudut pandang baru mengenai apa yang menjadi prioritas dalam hidup kita.

(4) Meredakan stres.

(5) Memperbaiki kualitas tidur (penting nih wkwk), dst.

FYI, manfaat gratitude journal akan lebih terasa jika sedari awal kita niatkan untuk pengembangan diri [2].


Kapan waktu terbaik untuk menulis gratitude journal?

Banyak yang menganjurkan gratitude journal ditulis setiap malam sebelum tidur.

Tapi sebenarnya ngga ada jadwal dan aturan yang saklek, karena menulis gratitude journal 1-2 kali seminggu efeknya juga tetap signifikan.

---

Gimana sih caranya?

Menulis gratitude journal sangat mudah. Ini bukan tentang seberapa bagus tulisanmu, tapi tentang mengekspresikan kebersyukuran dari sudut pandangmu sendiri.

Cukup luangkan waktu sekian menit (kapanpun sebisa kamu) dan coba rutinkan.

Kamu bisa menulis tentang apa saja. Bisa dimulai dengan...

(1) 3 hal yang kamu syukuri (mis. keluarga, kesehatan, lingkungan yang aman),

(2) keterampilan atau kelebihan yang kamu miliki,

(3) pengalaman menyenangkan bersama keluarga dan teman,

(4) keberhasilan yang pernah kamu capai,

(5) hal-hal tak terduga (mis. ditolong orang asing, nemu uang kelipet di saku baju), dst.

Tips!

(a) Pilih media yang mudah kamu gunakan. Kalau kamu suka menulis, belilah buku untuk journaling. Kalau lebih suka ketik-ketik, bisa download aplikasi jurnal digital (rata-rata bisa attach photo dan berpassword).

(b) Pilih buku jurnal yang terlihat fun (red. warna-warna segar bisa jadi mood booster kita). Kalau kamu pengen buku yang tampilannya lebih spesial, bisa browsing pake keyword "custom notebook". Desainnya bagus-bagus lho dan harganya cukup terjangkau.

(c) Baiknya simpan buku jurnal di tempat yang mudah kamu lihat dan jangkau. Misal di meja dekat tempat tidur.

(d) Apresiasi hal yang berbeda setiap kali menulis jurnal. Dengan begitu, kita jadi tertantang untuk mencari hal-hal yang sebelumnya luput kita syukuri.

(e) Jabarkan, kenapa sih hal itu kamu syukuri? Apanya yang istimewa?

Contoh dari terjemahan kutipan populer…

Alhamdulillah hari ini masih bisa makan masakan ibu. Di saat sebagian orang tidak bisa makan, dan sebagian yang lain sudah ditinggalkan ibunya…

Bisa juga dengan me-reframe kejadian yang sebenarnya tidak menyenangkan, dengan menggali sisi positifnya…

Contoh

Listrik sekompleks mati. Mungkin supaya ngga koslet kali yaa, secara hujan terus dari semalam (alhamdulillah, tidur jadi lebih pulas hihi).

Kalau dipikir-pikir, mati listrik hari ini adalah blessing in disguise.

Kok bisa?

Ya bisa dong…
Apa sih yang ngga buat kamu. (dih ngga nyambung)

Weekend ini aku lebih produktif. Buku yang dibeli bulan lalu akhirnya bisa selesai dibaca, aku juga bisa beres-beres isi lemari (tanpa keganggu notifikasi hape), aku ngga perlu nyiram taneman, daaan poin pentingnyaa hujan-hujan gini indomie jadi terasa lebih nikmat. Alhamdulillah :D

---

Akhir kata

Kejadian baik dan buruk adalah bagian dari hidup. Tapi, kita bisa memilih kemana fokus kita diarahkan. Usahakan untuk mencari makna yang positif dari situasi-situasi yang kita alami. (iya, ini note to myself too)

Gratitude journal mengajarkan bahwa untuk menjadi lebih hepi, kita hanya perlu memperhatikan dan mengapresiasi hal-hal baik yang sebenarnya sudah ada.

Oh iya, sebagian orang kadang merasa terbebani saat menulis jurnal harian. Berasa dapat PR yang harus perhatiin kosa kata, struktur kalimat, dan bla bla bla lainnya hahaha.

Pesan saya pribadi, nikmati saja...

Cari cara yang paling nyaman agar mudah kamu telateni.

Lama-lama, kebiasaan ini akan membangun kesadaran dan kebersyukuran terhadap kejadian baik, serta membentuk mindset yang lebih positif.
Enjoy the little things in life, because one day you'll look back and realize they were the big things. (Kurt Vonnegut Jr)
Baca juga : Bahagia Tanpa Sadar

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Bahagia Tanpa Sadar

Selasa, 12 September 2017
Judulnya aneh ya hahaha. Saya juga rada asal sih ketik judulnya. Memangnya ada gitu bahagia yang tidak disadari?

Tapi mungkin kamu sudah bisa menebak apa isi artikel ini :D
Disclaimer! This is a reminder to myself too.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

Coba kita merenung sejenak dan menilai "settingan default" hidup kita secara objektif.

Kalau kita jujur sama diri sendiri, kita akan menyadari bahwa kejadian baik mengisi sebagian besar waktu kita.

Hanya saja, tak jarang sekian menit pengalaman negatif dapat merusak mood kita sepanjang hari (atau mungkin berhari-hari?).

Contoh… Setelah ngobrol, chatting, atau presentasi, ingatan mengenai apa yang telah kita ucapkan biasanya terus terulang, "Aduh, harusnya aku ngga ngomong kayak gini." …dan hal sepele seperti itu membuat kita stuck. Rasa-rasa pengen lari dan teriak, tapi sudah kejadian hahaha.

Padahal di hari itu lebih banyak hal positif yang terjadi, seperti lingkungan yang aman, melihat kutipan inspiratif atau meme yang lucu, bertemu dengan orang-orang yang ramah dan fun, kita tiba di tujuan dengan selamat, dst.

Inilah yang dikenal sebagai bias negativitas [1].

Pengccualian untuk orang-orang yang mengalami gangguan seperti depresi dan kecemasan, atau sedang berada di masa-masa sulit (bullying, kdrt, perang, dst).

---

Hey, emosi positif ini mungkin sering kamu alami...

Kita menyangka emosi positif bisa dijelaskan dengan satu kata saja, yaitu bahagia. Kata "bahagia" tidak bisa mewakili emosi positif dengan tepat, karena ada beragam emosi positif.

Dr. Barbara Fredrickson [2] menjelaskan 10 emosi positif [3][4] dalam bukunya Positivity [5]. Teori beliau dapat membantu kita untuk mengidentifikasi emosi-emosi positif yang muncul...

#1 Joy - Kegembiraan.

#2 Gratitude - Kebersyukuran. Biasanya disertai dengan dorongan untuk membalas budi.

#3 Serenity - Ketenangan/Ketentraman.

#4 Interest - Ketertarikan. Ditandai dengan rasa ingin tahu dan keinginan untuk mengeksplor.

#5 Hope - Harapan. Emosi positif yang muncul di situasi buruk; mengetahui bahwa pengalaman buruk pasti berlalu. Kita yakin kesabaran dan perjuangan akan berbuah manis.

#6 Pride - Rasa bangga. Dialami saat kita meraih pencapaian yang diakui secara sosial. Emosi ini membangun kepercayaan diri untuk meraih sesuatu yang lebih besar dari pencapaian sebelumnya.

#7 Amusement - Terhibur. Misalnya saat kita tertawa setelah melihat hal-hal lucu.

#8 Inspiration - Inspirasi muncul ketika kita menyaksikan keunggulan dan kelebihan orang lain, sehingga terpicu untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri.

#9 Awe - Kagum. Misal saat kita melihat fenomena alam seperti matahari terbit, berada di puncak gunung, dan hal lainnya yang membuat kita terpesona dan merasa "kecil".

#10 Love - Cinta (hahaay~). Saat mengalami emosi cinta, tubuh kita memproduksi hormon yang dapat meredakan stres. Emosi ini ngga melulu tentang romansa lho ya, tapi juga cinta keluarga dan kelekatan personal lainnya.

---

Masalahnya?

Sifat emosi positif tidak seintens emosi negatif. Biasanya, perubahan yang dirasakan tubuh, dorongan berperilaku, dan raut wajah yang dihasilkan masing-masing emosi positif tidak sejelas emosi negatif (mis. jijik, sedih, marah).

Selain itu, otak kita lebih mudah mengenali dan merekam hal-hal negatif yang terjadi. Informasi negatif tersebut diperlukan untuk mengantisipasi bahaya dan situasi yang tidak menyenangkan.

Hal ini dapat menjelaskan kenapa waktu kita tersita untuk memikirkan hal-hal negatif dan mengesampingkan informasi positif.

Seperti yang sudah disinggung di awal... sebenarnya kita punya banyak kesempatan untuk merasakan emosi positif dibanding emosi negatif. Namun, menerjemahkan pengalaman positif menjadi emosi positif adalah "pilihan".

Pengalaman positif sulit kita rasakan dalam-dalam, karena seringkali dianggap sebagai sesuatu yang netral (atau bukan apa-apa).

Misal, menurut kita... tinggal di rumah yang nyaman, air lancar, bisa makan 3 kali sehari, browsing tentang hobi baru, bercanda dengan teman, ngegoler di kasur empuk adalah sesuatu yang biasa dan tidak istimewa.

Akhirnya, kita melewatkan kesempatan untuk menghayati emosi-emosi positif lebih lama.

---

Oke, trus gimana?

Emosi yang kita alami saat ini akan berpengaruh pada emosi di momen berikutnya.

Maka biasakan diri dengan pengalaman positif. Kemudian kenali dan rasakan dalam-dalam emosi positif yang muncul.

Bisa dimulai dengan mengondisikan dan membangun rutinitas tertentu. Misal membaca buku (atau pin di pinterest hehe), follow akun-akun yang inspiratif, unfollow akun yang... yah toxic, olahraga rutin, bergabung jadi volunteer kegiatan sosial, menulis gratitude journal, dst.

Ekspresikan pula apresiasi pada kejadian atau hal-hal sederhana yang sebelumnya luput kita syukuri.

Lambat laun pikiran kita terlatih jadi lebih positif dan hal-hal baik akan menjadi bagian dari diri kita, insyaAllah :D
Hati yang baik seperti magnet yang menarik berjuta kebaikan. Bila Anda ingin mengarungi hidup ini dengan penuh kebaikan, mulailah dengan membenahi dan menata hati. (A. Rinanda via @actalgharantaly)
---

Akhir kata...

Saya harap artikel ini bisa memberi gambaran... ada kalanya hari-hari yang kita lalui tidak seburuk yang kita pikirkan.

And maybe... the happiness is already there.

Baca juga : Gratitude Journal

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.

Kulit Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Rabu, 06 September 2017
Memahami problem kulit itu penting banget, karena regimen skin care berputar di masalah kulit yang sedang kita alami.

Sayangnya banyak yang tidak sadar kalau kulitnya dehidrasi. Sebab istilah tersebut identik dengan tipe kulit kering. Padahal kulit normal dan berminyak pun bisa mengalami dehidrasi.

---

Apa itu kulit dehidrasi?

Kulit yang sehat memiliki kadar air dan minyak yang seimbang. Dehidrasi terjadi saat suplai air di kulit kita berkurang [1].

Dari sini bisa kita simpulkan, bahwa perbedaan yang mendasar antara kulit kering dan dehidrasi adalah...

Dehidrasi = kurang kadar air.

Kulit kering = kurang kadar minyak.

Kulit kering adalah tipe kulit yang bertahan lebih lama (cenderung menetap). Sedangkan dehidrasi adalah kondisi kulit yang temporer (cenderung datang dan pergi).

Ciri lain dari kulit dehidrasi... meskipun berminyak, namun kulit terasa kering dan bahkan mengalami dry patch.

Baca juga : Tipe dan Kondisi Kulit

Fun Fact!

(1) Dehidrasi membuat kulit jadi lebih rentan bermasalah.

(2) Saat mengalami dehidrasi, kulit merespon dengan memproduksi minyak berlebih. Akhirnya kulit kita semakin greasy dan risiko pori tersumbat pun meningkat.

(3) Selain itu, dehidrasi juga mempercepat proses penuaan. Hal ini ditandai dengan kulit yang mudah kendor dan mengkerut.


Penyebab kulit dehidrasi

Kulit dehidrasi dapat disebabkan oleh banyak faktor. Problem ini lumayan kompleks, karena berkaitan dengan lingkungan dan gaya hidup.

Beberapa di antaranya...

Lingkungan. Terpaan angin, udara kering, paparan terik matahari, beraktivitas di tempat yang memasang pendingin dan pemanas ruangan.

Gaya hidup. Stres, kebiasaan minum minuman keras (beralkohol), konsumsi obat-obatan tertentu, dan merokok.

Salah memilih produk pun menyebabkan kulit dehidrasi. Begitu pula jika kita berlebihan menggunakan produk yang mengandung AHA, BHA, retinol, dan vitamin C.

Produk yang mengandung alkohol kadar tinggi, menthol, peppermint, dan strong fragrance juga dapat mengeringkan permukaan kulit serta membuat kulit semakin sensitif .

Baca juga : Perlu Toner atau Tidak?

---

Perawatan harian untuk kulit dehidrasi

(1) Gunakan produk pembersih yang gentle.

(2) Hindari penggunaan scrub dan cleansing brush yang kasar.

(3) Hindari astringent (toner dengan kadar alkohol tinggi untuk meringkas pori).

(4) Gunakan produk yang mengandung antioksidan dan humectant seperti hyaluronic acid, sodium hyaluronate, dan glycerin.

Kamu juga bisa sedia face mist, meletakkan handuk basah di sandaran ranjang (selama tidur), atau menggunakan air humidifier (ada yang berupa usb portable, jadi bisa ditaruh di meja kerjamu).

Noted! Penanganan kulit dehidrasi akan lebih tricky bagi kulit berminyak yang acne prone. Kamu harus cari formula produk yang teksturnya ringan (encer/watery) dan tidak menyumbat pori. [2]

Baca juga : Bingung Pilih Produk Pembersih? Cek Quick Post Ini!


Asupan gizi dan level hidrasi kulit

Bahan makanan yang dapat menjaga level hidrasi kulit adalah yang kaya fatty acids seperti walnut, flaxseed, salmon, dan minyak zaitun (extra virgin olive oil) [3].

Oh iya, kulit dehidrasi tidak serta merta membaik hanya dengan minum air putih. Kondisi kulit dehidrasi lebih efektif jika ditangani secara topikal. Meski demikian, tetap dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 2 liter per hari.

Perbedaan istilah Hydrating dan Moisturizing

Seringkali keduanya diterjemahkan dengan kata yang sama : melembabkan. Kadang saya juga kebalik-balik hehe.

Hydrating adds water into the skin. Moisturizing locks it in. Your skin needs both. (Gio via Beautiful with Brains) [4]

Hydrating = menambah kadar air.

Moisturizing = memastikan agar air di permukaan kulit tidak menguap.

Oleh karena itu, moisturizer yang bagus dapat membentuk barrier dan menjaga kelembaban kulit.

FYI, kulit kita memang punya layer untuk menjaga kelembaban kulit, tapi menjadi rapuh karena sering terpapar terik matahari, angin, udara kering, kekurangan sebum, kontak dengan ingredient yang harsh, dan lainnya.

Setelah menghidrasi kulit, orang dengan tipe kulit kering baiknya menggunakan moisturizer berbasis minyak seperti argan dan jojoba oil atau yang berbasis silicone.

Baca juga : Ovale Essential Vitamin : Lightening and Rejuvenating



Quick Fix

Masing-masing metode Quick Fix di artikel ini bisa kamu lakukan kurang dari 20 menit. Idealnya, diaplikasikan di malam hari sebelum tidur.

Hasilnya kurang lebih sama. Kulit yang terhidrasi tampak lebih glowing, fresh, dan plump.

Jadi, pilih salah satu yang kira-kira paling nyaman buat kamu. Amati juga respon kulit. Siapa tahu masih ada yang perlu diakali atau disesuaikan.

Noted! Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Karena ini "Quick Fix", maka cukup diaplikasikan 2-3 kali dalam seminggu. Jika dilakukan setiap hari, skin barrier kita akan melemah. Jadi, saat kondisi kulit membaik, kamu bisa kembali ke rutinitas skin care biasa [5].

7 Skin Method

...yaitu melayer toner sebanyak 7 kali.

Sarah Lee dari Glow Recipe menjelaskan bahwa toner juga disebut "skin" di Korea Selatan. Karena setelah menggunakan toner, seolah-olah kita memiliki "kulit baru" [6].

Metode ini pertama kali ditemukan saat musim panas 2016. Orang-orang dengan tipe kulit berminyak mengeluhkan kulit yang terasa kering, tapi khawatir jika menggunakan pelembab, kulitnya akan semakin greasy.

Sejak itu, sebagian orang dengan tipe kulit berminyak (yang merasa terbantu dengan 7 Skin Method) menggunakan toner 2-3 layer toner setiap harinya sebagai ganti pelembab.

Begitu masuk musim dingin 2016, rave review dari tipe kulit kering pun bermunculan. Ternyata, cara ini juga mampu mengatasi problem dehidrasi untuk kulit yang kering.


Toner yang dimaksud bukan toner untuk meringkas ampas pembersihan (astringent atau 2-in-1 cleanser), melainkan toner yang menyiapkan kulit untuk step perawatan berikutnya.

Jadi, hindari toner yang mengandung alkohol kadar tinggi, strong fragrance (zat pewangi yang tajam), AHA, BHA, dan exfoliating agent lainnya.

Toner yang saya gunakan untuk 7 Skin Method adalah Hatomugi Skin Conditioner, karena ekstrak Jali (Coix Seed extract) juga mampu menghidrasi kulit [7].

Eniwei, kamu bisa pake toner atau pre-essence lain ya. Ini contoh aja...

Caranya...

(1) Bersihkan wajah.

(2) Pilih toner dengan formula yang ringan dan tekstur yang encer (watery).

(3) Tuang toner di telapak tangan dan ratakan.

(4) Tepuk-tepuk permukaan kulit dengan menggunakan dua telapak tangan yang sudah dibasahi toner.

(5) Mulai dari U-zone (area yang lebih kering), baru kemudian di T-zone.

(6) Beri jeda melayer sekitar 2-3 menit, hingga toner benar-benar terserap.

(7) Coba dulu 3 layer, baru kemudian ditambah jika perlu.

(8) Kamu juga bisa memanfaatkan botol spray untuk mempermudah aplikasi.

*Lebih jelasnya bisa nonton video tutorial 7 Skin Method.

Baca juga : Hatomugi Skin Conditioner

---

Chizu Saeki Method (CSM)

Sebenarnya metode ini bukan cara baru. Tapi jadi lebih populer setelah dikenalkan oleh Chizu Saeki melalui bukunya Japanese Skin Care Revolution.

Kalau diperhatikan, metode sejenis CSM merupakan cikal bakal sheet mask yang ngetren beberapa tahun belakangan ini.

Do's and Don'ts seputar pemilihan tonernya kurang lebih sama dengan 7 Skin Method. Toner yang biasa saya gunakan untuk CSM adalah Hada Labo Lotion.


Caranya...

(1) Bersihkan wajah terlebih dahulu.

(2) Aplikasikan toner tipis-tipis di permukaan kulit wajah.

(3) Basahi cotton pad, kemudian tempelkan di wajah kita.

(4) Diamkan selama 20 menit.

Cotton pad yang ada di video-video tutorial CSM rada beda dengan yang beredar di Indonesia. Tapi bisa diakali dengan merenggangkan kapas kecantikan biasa.

Atau kalau mau yang lebih praktis, kamu bisa beli compressed paper mask.


---

Sheet Mask

Sheet mask adalah quick fix yang paling praktis.

Cara penggunaan... 

Oleskan dulu cairan sheet mask secara merata di kulit wajah, baru kemudian tempelkan sheet mask di wajah.

Umumnya, sheet mask hanya digunakan sekitar 20 menit (pasang timer gaes). Lebih dari itu sudah tidak efektif atau malah sheet masknya yang menarik kelembaban alami kulit.


Yang saya gunakan sebagai Quick Fix adalah My Beauty Diary Hyaluronic Acid Moisturizing Mask. Deskripsi produknya lumayan menjanjikan hehe.



Walau sheet mask kelihatan creepy, tapi hasilnya memuaskan lho :D

Baca juga : Mazaya Masker Peel Off

---

In my humble opinion...

Pemilihan metode Quick Fix juga disesuaikan dengan jenis toner yang kita gunakan.

Misal toner seperti Hada Labo lotion agak pekat, jadi kurang cocok untuk 7 Skin Method. Cukup 2-3 layer saja, kulit sudah lembab banget. Karena itu saya pake Hatomugi yang teksturnya persis seperti air.

Sedangkan untuk CSM-an, ketimbang Hatomugi saya lebih suka pake Hada Labo lotion. Kapasnya jadi lebih nempel di kulit dan cairannya juga ngga netes-netes.

Kalau mau yang praktis jelaslah yaa pake sheet mask haha.

Next?


Setelah Quick Fix, wajah kita tidak perlu dibilas ya mba, mas :D

Tipe kulit normal dan berminyak bisa skip pelembab (moisturizer) kalau khawatir kulit menjadi greasy.

Tipe kulit kering wajib menggunakan pelembab untuk mengunci kelembaban kulit.

Jika perlu, tipe kulit kombinasi bisa menggunakan pelembab di U-zone saja (pipi, rahang, dan dagu).
Noted! Kalau kamu tidur atau beraktivitas di ruang ber-AC, apapun tipe kulitnya sebaiknya menggunakan pelembab setelah Quick Fix.

Baca juga : Tips Cantik/Ganteng yang Paling Penting : Minum Air Putih!

Wallahu a'lam.
Semoga bermanfaat.
Thanks for reading and have a nice day.